Malang, Aktual.co — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menetapkan tanggal 12 Oktober sebagai hari Museum Nasional. Hal ini didapat setelah adanya pertemuan nasional museum 2015 di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (26/5).
Direktur Kebudayaan dan Permuseuman, Hari Widianto, mengatakan tanggal itu dipilih lantaran kongres nasional pertama membahas soal museum digelar pada 12-14 Oktober 1962 di Yogyakarta.
Kala itu, sebanyak sepuluh resolusi dihasilkan, sehingga mampu mewarnai dunia per-museuman hingga tahun 2015.
“Sebanyak 40 orang turut dalam kongres museum pertama di Indonesia, ada 10 resolusi, dan tujuh diantaranya masih dipakai hingga saat ini,” kata Hari di Malang, Jawa Timur, Selasa (26/5) malam.
Dijelaskannya, agenda pertemuan nasional museum saat ini selain penetapan hari museum nasional, juga membahas blueprint museum pada tahun mendatang.
“Kami juga membahas bagaimana potensi ekonomi kreatif yang bisa dihasilkan oleh museum,” tandasnya.
Sementara itu Dirjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kacung Marijan, mengatakan museum yang baik adalah tanda majunya sebuah negara.
“Museum banyak menyimpan benda-benda sejarah, karena sejarah inilah jalan masa depan bangsa bisa dirintis,” kata Kacung.
Lebih lanjut dijelaskan, kehebatan manusia Nusantara pada zaman dahulu, sebenarnya bisa digambarkan dari keberadaan museum disamping peninggalan sejarah.
“Karenanya membangun museum bukan kita lantas terpaku pada sejarah, melainkan metoda pembelajaran betapa hebatnya kita pada zaman dahulu,” pungkas Kacung.
Artikel ini ditulis oleh:
















