Jakarta, Aktual.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI sukses meraih “Best Asia Destination Marketing” (National Tourism Organisation) yang diselenggarakan oleh majalah Travel Weekly Asia melalui survei pembacanya se-Asia Pasifik.

Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Pemasaran Mancanegara Wilayah ASEAN Kemenpar Rizki Handayani Mustafa menyebutkan sebelum pelaksanaan ITB Asia 2016, salah satu media pariwisata terkemuka di Asia yaitu Travel Weekly Asia menyelenggarakan kegiatan tahunannya yaitu Travel Weekly Asia Readers Choice Awards 2016 pada 17 Oktober 2016.

“Pada event ini, Kementerian Pariwisata Indonesia berhasil memenangkan salah satu kategori yaitu Best Asia Destination Marketing (National Tourism Organisation) yang diselenggarakan oleh Travel Weekly Asia,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (17/10).

Media yang selama ini fokus di dunia pariwisata dalam lingkup Asia Pasifik itu menilai Kementerian Pariwisata Indonesia telah berhasil melakukan berbagai terobosan internasional dan reputasi di bidang pemasaran, pengembangan destinasi, sampai deregulasi, dan kelembagaan yang telah terbukti tertata dan mengarah terhadap kepentingan industri dan masyarakat.

Travel Weekly Asia melakukan survei terhadap jutaan pembacanya di kawasan Asia Pasifik untuk mendapatkan penilaian atas 46 kategori dalam Readers Choice Awards 2016.

Kementerian Pariwisata RI masuk dalam peta instansi paling berprestasi di kawasan Asia Pasifik versi Travel Weekly Asia setelah melalui proses nominasi yang sangat selektif.

Ceremony dan pemberian penghargaan kepada Kemenpar RI dilaksanakan pada 17 Oktober 2016 di Mandarin Orcard Hotel Shisen Hanten, Singapura.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh President Travel Group Northstar, Robert G Sullivan.

“Terima kasih Travel Weekly Asia, ini reputasi yang sangat mengharukan. Wonderful Indonesia semakin banyak diapresiasi oleh industri pariwisata di mana-mana,” kata Rizki Handayani.

Travel Weekly sendiri pertama terbit di Amerika Serikat pada 1958 dan menjadi surat kabar nasional terkemuka di Negeri Paman Sam sekaligus menjadi panduan bagi industri pariwisata.

Dari AS, Travel Weekly dikembangkan ke Asia dengan nama Travel Weekly Asia, lalu didistribusikan ke Tiongkok dengan label Travel Weekly China. Media yang berpusat di AS itu juga berkembang di Amerika Utara.

(Andy Abdul Hamid)