Ilustrasi

Jayapura, aktual.com – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Jayapura Abdul Rahman Basri mengajak umat beragama di daerah itu menolak radikalisme, terorisme, dan penyebaran hoaks karena bisa membuat masyarakat resah.

“Kami menolak radikalisme, terorisme, hoaks, dan hal negatif lainnya, sehingga apa yang menjadi suatu imbauan kepada seluruh masyarakat dan seluruh umat untuk menjaga Kabupaten Jayapura, kabupaten yang penuh kerukunana kedamaian dan kesejahteraan, sesuai dengan motto Kabupaten Jayapura, ‘Kenambay Umbhai Rei Mai’, yakni satu utuh ceria berkarya meraih kejayaan,” katanya di Jayapura, Jumat (13/3).

Pernyataan itu disampikan di sela pembukaan MTQ XXVIII Tingkat Kabupaten Jayapura di Kompleks Sekolah Islam Terpadu Yayasan Insan Cendikia Jayapura, Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. Pembukaan kegiatan itu dilakukan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dengan menekan tombol sirene.

Ia mengatakan pembinaan kepada umat untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan komitmen menjaga stabilitas dan keutuhan berbangsa dan bernegara.

Ia menyebut MTQ sebagai bagian dari upaya mewujudkan daerah setempat sebagai kabupaten zona integritas kerukunan.

“Maka MTQ ini merupakan bagian-bagian yang tak terpisahkan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Jayapura sebagai kabupaten zona integritas kerukunan dari semua aspek, sehingga ini juga merupakan hal yang menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pemahaman masyarakat mencegah, menangkal dan juga melakukan komitmen untuk menjaga keutuhan, kekompakan wujudkan zona integritas kerukunan di Kabupaten Jayapura,” katanya.

Mengenai imbauan Bupati Jayapura agar warga “Bumi Kenambay Umbai” –sebutan lain dari Kabupaten Jayapura– menyukeskan PON di daerah itu pada Oktober mendatang, Abdul Rahman Basri yang juga Asisten I Sekretaris Daerah Pemkab Jayapura itu, mengatakan MTQ juga bagian dari upaya menyampaikan informasi, sosialisasi, dan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat.

“Kepada seluruh umat, mari bersama-sama mendukung dan juga memantapkan persiapan-persiapan dan semua aspek untuk menyukeskan PON XX pada 20 Oktober 2020 hingga 2 November 2020 di Papua, khususnya di Kabupaten Jayapura,” katanya.

(Eko Priyanto)