Jakarta, aktual.com – Imam Abu Hanifah adalah seorang sosok Imam yang sangat berpengaruh dan memiliki peran besar terhadap tersebarnya Islam di Seluruh penjuru Dunia.

Kecerdasan beliau tidak terbantahkan lagi, hujjah-hujjah yang beliau sampaikan dapat mengalahkan segala tuduhan-tuduhan yang buruk terhadap Islam, sebagai contoh pertemuannya dengan seorang laki-laki yang menuduh bahwa Utsman bin Affan adalah Yahudi, berikut kisahnya:

Demi mendengar berita tersebut, Abu Hanifah bergegas menjumpainya dan berkata, “Aku datang kepadamu untuk meminang putrimu yang bernama fulanah untuk seorang sahabatku,”

Dia berkata, “Selamat atas kedatangan Anda. Orang seperti Anda tidak layak ditolak keperluannya wahai Abu Hanifah. Akan tetapi, siapakah peminang itu?”

Beliau menjawab, “Seorang yang terkemuka dan terhitung kaya di tengah kaumnya, dermawan dan ringan tangan, hafal Kitabullah, menghabiskan malam dengan satu rukuk dan sering menangis karena takwa dan takutnya kepada Allah Swt.”

Laki-laki itu berkata, “Cukup wahai Abu Hanifah, sebagian saja dari yang Anda sebutkan itu sudah cukup baginya untuk meminang seorang putri Amirul Mukminin,”

Abu Hanifah berkata, “Hanya saja ada satu hal yang perlu Anda pertimbangkan.”

Dia bertanya, “Apakah itu?”

Abu Hanifah berkata, “Dia seorang Yahudi.”

Mendengar hal itu, orang itu terperanjat dan bertanya-tanya: “Apakah Anda ingin saya menikahkan putri saya dengan seorang Yahudi wahai Abu Hanifah? Demi Allah aku tidak akan menikahkan putriku dengannya, walaupun dia memiliki segalanya dari yang awal sampai yang akhir,”

Lalu Abu Hanifah berkata, “Engkau menolak menikahkan putrimu dengan seorang Yahudi dan engkau mengingkarinya dengan keras, tapi kau sebarkan berita kepada orang-orang bahwa Rasulullah Saw telah menikahkan kedua putrinya dengan Yahudi ?”

Seketika orang itu gemetaran tubuhnya lalu berkata, “Astaghfirullah, Aku memohon ampun kepada Allah atas kata-kata buruk yang aku ucapkan. Aku bertaubat dari tuduhan busuk yang saya lontarkan,”

Waallahu a’lam

(Rizky Zulkarnain)