jakarta, aktual.com – Sebuah ledakan dan kebakaran hebat terjadi di komplek pemrosesan minyak di Johor, negara bagian selatan Malaysia.

Ledakan yang terjadi pada Minggu malam (15/3) tersebut diketahui terjadi di unit diesel hydro treater milik Petronas dan Saudi Aramco. Menurut petugas pemadam kebakaran pada Senin (16/3), insiden tersebut menewaskan 5 orang dan banyak korban lain yang menderita 70 persen luka bakar.

Penyebab kebaran yang diperkirakan terjadi pada pukul 11.20 malam itu saat ini tengah diselidiki. “Setelah tiba di lokasi, tim menemukan bahwa ledakan dan kebakaran terjadi di unit hydrotreater diesel pabrik yang menggunakan hidrogen untuk menghilangkan limbah belerang dari diesel mentah,” ujar pemadam kebarakan seperti dimuat CNA. Atas insiden tersebut, Sultan Johor, Sultan Ibrahim menyampaikan belasungkawanya kepada para korban dan keluarga. Sultan Ibrahim juga menginstruksikan Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia untuk segera mencari penyebab kebakaran.

“Pada saat yang sama, saya ingin langkah-langkah keamanan di tempat kerja selalu diprioritaskan untuk mencegah kecelakaan,” katanya. Ini adalah kebakaran kedua dalam waktu kurang dari setahun di Kompleks Pengerang Terpadu (PIC) di negara bagian selatan Malaysia, Johor. [rmol.id]

(Eko Priyanto)