Jakarta, Aktual.co — Pakistan, Minggu (15/2) membebaskan 172 nelayan India, yang ditahan karena melanggar batas wilayah perairannya di Laut Arab, kata pejabat pemerintah.
“Hari ini, Minggu, kami membebaskan 172 nelayan India,” kata Muhammad Hassan Sehto, pengawas penjara distrik Malir di Karachi, tempat nelayan tersebut ditahan, kepada AFP.
Peristiwa itu bertepatan dengan pertandingan penting di Piala Dunia Kriket antara Pakistan dengan pesaingnya, India, yang dihelat di Adelaide, Australia.
Namun, Sehto mengatakan bahwa 349 warga India masih berada dalam tahanan.
Sehto menambahkan nelayan yang dibebaskan akan dibawa ke timur Laore, tempat mereka akan diserahkan ke pejabat India di Wagah, satu-satunya daerah perbatasan aktif di antara kedua negara itu.
Tetapi, belum jelas berapa lama nelayan tersebut ditahan sebelum dibebaskan.
Penangkapan nelayan oleh Pakistan maupun India sering dilakukan karena batas wilayah di Laut Arab belum jelas dan banyak kapal yang teknologinya tertinggal sehingga tidak dapat menentukan posisi dengan pasti.
Selain itu, hubungan buruk diplomatik antara kedua negara tersebut membuat banyak nelayan ditangkap dan harus menjalani hukuman kurungan di penjara.
Pada bulan lalu, angkatan laut menangkap 38 nelayan India yang tersesat di perairan Pakistan.
Hubungan antara Pakistan dan India telah memburuk dalam beberapa terakhir yang ditandai dengan penembakan di perbatasan Kashmir.
Artikel ini ditulis oleh:













