Jakarta, Aktual.com – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan bakal tetap lanjutkan program gusur menggusur pemukiman warga Jakarta. ‘Korban’ selanjutnya, pemukiman warga di Bidara Cina, Jakarta Timur.

Anggapan dia, kondisi ekonomi yang semakin buruk akibat lemahnya rupiah bukan alasan untuk menunda, apalagi membatalkan penggusuran. “Enggak (pengaruh). Dengan penertiban ini, lalu kita bangun jalan, justru perekonomian akan semakin baik,” ujar dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (26/8).

Dia pun yakin isu-isu miring pasca penggusuran tidak akan muncul lagi seperti di Kampung Pulo. Pasalnya sebelum proses penggusuran, sosialisasi sudah dilakukan jauh-jauh hari. Dia juga optimis tidak ada bentrok di penggusuran Bidara Cina.

Pasalnya, dia menuding sebagian besar warga yang menolak penertiban dan membuat kericuhan merupakan oknum yang menyewakan tanah negara. Sedangkan warga yang menyewa atau mengontrak lahan dari penyewa malah sudah ‘tunggang langgang’ pulang ke kampung halaman.

“Orang juga pulang kampung kok yang nyewa. Justru kita mau bikin bagus wisatawan datang terus kita dapat duit. Ini cuma LSM-LSM aja, bukan datangin duit ini. Ini cuma cari-cari masalah, cari-cari duit buat dia jual lagi,” tuding dia.

()