Wali Kota Surabaya terpilih Tri Rismaharini ketika meninggalkan kediaman di kawasan Taman Pondok Indah, Wiyung, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (17/2). Tri Rismaharini bersama Whisnu Sakti Buana kembali terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya periode 2016-2021 yang akan dilantik di Gedung Negara Grahadi Surabaya oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc/16.

Jakarta, Aktual.com – Ada yang menarik dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menghadiri launching Kampung KB di RW XII Sidotopo Jaya, Semampir, Kamis (4/8).

Risma tiba-tiba menyebut bahwa saat ini adalah hari-hari terakhirnya dan meminta maaf ke warga atas nama jajaran SKPD Pemkot Surabaya. (Baca: Tertarik Risma-Uno, PKS Lobi PDIP)

“Ini adalah hari-hari terakhir, hari-hari penghabisan, oleh karena itu saya meminta maaf atas nama pribadi maupun semua pegawai dari kelurahan, kecamatan sampai SKDP. Mohon maaf bila ada kekhilafan dan kesalahan saya selama ini,” kata Tri Risma, dilansir dari suryamalang.com.

Risma tak menjelaskan apa maksud dari permintaan maafnya itu dan enggan berkomentar jauh.( Baca: Dukungan Lagi, ‘Rek Ayo Rek’ Dorong Risma ke Ibu Kota)

Diketahui, nama Tri Rismaharini digadang-gadang untuk maju pada Pilkada DKI 2017. Sejumlah kalangan elemen masyarakat hingga parpol (selain Golkar, Hanura, Nasdem) mengaku mendukung Risma jika diajukan menjadi calon kepala daerah DKI. (Baca: Risma Dipanggil Mega, Dukungan PDIP Akan Total di Pilgub DKI)

Sementara, PDIP, partai dimana Risma bernaung, masih belum memutuskan siapa calon yang akan diusung dalam Pilkada DKI 2017.

Artikel ini ditulis oleh: