Surabaya, Aktual.com-Menjelang peringatan hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyerukan gerakan “Ayo Hormati Guru”. Saat membuka Rapat Evaluasi Implementasi Pendampingan Kurikulum 2013 untuk Tahun 2016 di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jatim, di Surabaya, Senin (21/11), Muhadjir menyebut tidak ada satupun profesi yang tidak berhutang budi pada guru.

“Profesi itu hanya dua di dunia ini, yakni Guru dan Lainnya. Karena tidak ada profesi lain yg muncul kalau tidak ada campur tangan guru. “Seorang dokter tidak akan pernah menjadi dokter apabila tidak diajar oleh guru, seorang tentara juga tidak akan pernah menjadi tentara apabila tidak karena guru, begitu juga dengan presiden, sehingga profesi guru ini sangatlah penting,” tegasnya.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menilai guru sebagai pasti pernah melakukan pengorbanan luar biasa dalam karirnya.

“Seorang Guru bisa menjadikan muridnya untuk jadi dokter, bupati, atau presiden sekalipun, tetapi belum tentu dapat menjadikan anaknya menggapai cita-citanya. Ini pengorbanan yang luar biasa dari seorang guru, maka saya percaya guru lebih dekat jalan ke surga dengan bekal ilmu yang disampaikannya,” ujarnya.

*Adv

()