Jakarta, Aktual.co — Ratusan ribu orang di Brasil melakukan aksi unjuk rasa, menentang aksi korupsi yang terjadi di pemerintahan.
Dilansir dari BBCNews, Pengunjuk rasa menuduh Partai Pekerja telah terlibat dalam dugaan kasus suap di sebuah perusahaan minyak.
Presiden Brasil, Dilma Rousseff membantah terlibat dan dinyatakan bebas oleh pihak Kejaksaan Agung.
Di tempat berbeda, pihak oposisi mengatakan, bahwa banyak terjadi dugaan suap terhadap politisi ketika Rousseff menjabat sebagai kepala di perusahaan minyak tersebut.
Meski dibebaskan dari tuduhan, pengunjuk rasa percaya Rousseff mengetahui terkait skandal tersebut. Beberapa diantaranya bahkan meminta Presiden diturunkan.
Pihak Kepolisian setempat menyebutkan sebanyak 696 ribu pengunjuk rasa turun ke jalan pada Minggu (12/4) kemarin. Mayoritas pengunjuk rasa mengenakan kostum tim sepakbola ‘Negeri Samba’. (Laporan: Karel Ratulangi)
Artikel ini ditulis oleh:













