Jakarta, Aktual.comDinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengklaim, momen “Earth Hour” berupa pemadaman listrik sementara di Jakarta pada Sabtu (2/7) malam bisa menghemat energi hingga setara Rp171 juta.

“Aksi pemadaman listrik serentak selama satu jam pada Sabtu kemarin menyebabkan penurunan emisi CO2 ekuivalen sebesar 110,61 ton, kemudian bisa memberikan penghematan konsumsi listrik sebesar 118 Megawatt atau setara Rp171 juta,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Senin (4/7).

Aksi pemadaman Earth Hour selama satu jam ini, kata dia, sebagai tindaklanjut implementasi lnstruksi Gubemur Provinsi DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu Dalam Rangka Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon.

“Tujuannya, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penghematan energi, penghematan ekonomi, serta penurunan emisi Gas Rumah Kaca,” ucap Asep.

Di Jakarta, lokasi Earth Hour dilakukan pada seluruh bangunan/gedung Kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kecuali rumah sakit, puskesmas, dan klinik. Kemudian jalan protokol dan jalan arteri di lima wilayah juga dipadamkan.

Selain itu lampu di tujuh simbol kota Jakarta juga dipadamkan yakni, Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Monas berikut air mancur, Patung Arjuna Wijaya, Bundaran Hotel lndonesia, Patung Pemuda beserta air mancur, Patung Pahlawan, dan Patung Jenderal Sudirman.

Beberapa gedung milik swasta, gedung komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel, dan apartemen juga diinformasikan agar ikut melakukan pemadaman.

(Wisnu)