Jakarta, AKtual.com – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan proyek misi ke bulan, dengan target mendaratkan astronaut perempuan pertama dalam sejarah.

Misi dengan nama Artemis ini ditargetkan berjalan pada tahun 2024, dengan anggaran misi bernilai Rp419 triliun, dan jika berjalan lancar, astronaut NASA akan menjadi manusia pertama yang menjejakkan kaki di bulan sejak tahun 1972.

“Saya pikir penting bagi kami untuk mulai mengidentifikasi anggota tim Artemis lebih awal, terutama karena saya yakin itu akan menjadi sumber inspirasi,” kata pimpinan NASA, Jim Bridenstine menyatakan itu kepada CNN, Juli 2019.

Bridenstine menyebut, astronaut perempuan pertama yang akan berjalan di bulan adalah seseorang dengan rekam jejak tak terbantahkan. Yang juga sudah menjalani misi ke luar angkasa dan pernah bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional.

“Perempuan ini harus sudah secara resmi bergabung dalam korps astronaut NASA,” sebutnya.

Pada Juli 2019, kata Bridenstine, terdapat 12 astronaut perempuan yang aktif bertugas di NASA. Sejak saat itu, terdapat lima astronaut perempuan baru di NASA. Mereka dinyatakan lulus pelatihan awal tahun ini.

Namun belum jelas apakah lima astronaut baru itu dapat memenuhi kriteria untuk seleksi tim pendaratan di bulan tahun 2024.

“Kami berharap dapat memilih seluruh anggota tim astronaut dua tahun sebelum target terbang misi itu,” sebutnya.

(Warto'i)