Jakarta, Aktual.com-Seorang pemuda berusia 23 tahun dikabarkan berhasil mencuri pelontar roket militer dan sejumlah peluru dari kereta kargo di Kawasan Prancis Selatan. Atas peristiwa ini pihak kepolisian setempat dengan sigap melakukan penindakan.
Seperti dikutip AFP pada Senin 3 Juli 2107, pencurian senjata sendiri dilakukan saat kereta tengah melaju antara pangkalan logistik militer di Miramas dekat Marseille dan pangkalan di Brienee-le-Chateau, 200 kilometer Timur Paris. Saat itu penyidik menemukan senjata tersebut dalam kondisi tak tersegel.
Pelakunya diduga telah mengambil empat peluncur roket dan empat kotak pelindung peluru lapis baja.
Dengan cepat pihak otoritas setempat dapat mengidentidikasi pelaku untuk penyelidikan motifnya. Petugas mengetahui jika pria yang dimaksud kerap mencuri di kereta kargo, seketika pelaku ditangkap di rumahnya, di Miramas. Begitu pula senjata-senjata curiannya juga ditemukan.
Penyidik kini tengah menindaklanjuti penyidikan penuh, untuk mengetahui apakah pria itu sekedar melakukan pencurian biasa atau melalui misi khusus berusaha mendapatkan senjata tersebut.
Kementerian Pertahanan pun telah mengerahkan penyelidik internal demi mengetahui kondisi pemindahan amunisi oleh kereta kargo, dan akan “Mengusulkan langkah… untuk menguatkan keamanan,” sebut sumber pemerintahan.
Peristiwa ini bukan kali pertama sejumlah besar senjata tentara telah dicuri di Prancis. Pada bulan Juli 2015, pencuri berhasil masuk ke basis Miramas dan mencuri setidaknya 150 detonator dan stok bahan peledak plastik.
Bulan September 2016, kasus yang serupa juga terjadi. Komponen pistol dicuri dari pangkalan militer Istres di tenggara Prancis. Empat orang, termasuk kopral master, dijatuhi hukuman pidana atas aksi pencurian ini.
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs














