Pernikahan Ala Pramuka
Pernikahan Ala Pramuka

Jakarta, Aktual.com – Pernikahan bagi setiap pasangan merupakan hal yang sakral. Namun bagi pasangan Ahmad Maftuh-Miftakhul Khoiroet, pernikahan mereka dilangsungkan dengan cara yang spesial dan berbeda seperti umumnya. Mereka menikah memakai seragam Pramuka lengkap, mulai dari rumahnya hingga lokasi resepsi pernikahan. Pernikahan keduanya sempat membuat heboh tetangga karena pengantinnya memakai seragam Pramuka. Masyarakat makin dibuat takjub, resepsi pernikahan keduanya diawali dengan upacara tradisi tongkat pora khas Pramuka Wijayakusuma. Para petugas upacara juga memakai seragam Pramuka.

“Ini dilakukan sebagai suatu penghormatan yang dilakukan oleh Pramuka Penegak dan Pandega Kwarcab Cilacap dalam mengantarkan sesama rekan Pramuka yang akan menempuh kehidupan baru dan melepas masa lajangnya,” terang Ahmad Maftuh dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (1/7).

Para pejabat, anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat umum turut menghadiri pernikahan tersebut. Usut punya usut, ternyata keduanya adalah anggota Gerakan Pramuka. Ahmad Maftuh adalah Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Pramuka Cilacap. Sementara Miftakhul Khoiroet dulunya anggota Dewan Adat Racana di Stikes Paguwarmas Maos Cilacap.

Keduanya sejak duduk di bangku SMP sama-sama aktif di Gerakan Pramuka. Bahkan, keduanya pertama kali bertemu di kegiatan Pramuka di SMP.

“Dulu istri saya Wakil Ketua Dewan Kerja Ranting (DKR), saya Ketua DKR-nya. Saya di DKC, dulu istri saya aktif di Racana. Karena memang istri saya ini mengakui bahwa dia anak Pramuka. Aktivis organisasi. Ada kegiatan bareng di Pramuka. Mungkin istilah dalam bahasa Jawanya, witing trisno jalaran soko kulino. Lama-lama bibit-bibit cinta itu timbul,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kedua orang tuanya sama-sama mendukung. Mereka mengaku bangga dengan apa yang mereka raih dengan aktif di Pramuka. “Karena ini salah satu organisasi yang bisa mengarahkan, mendidik saya menjadi insan yang lebih punya makna hidup,” akunya.

“(Melalui pernikahan ala Pramuka ini) saya ingin menginspirasi bahwasanya menantu idaman adalah Pramuka. Di situ benar-benar membuktikan bahwa Pramuka tidak hanya nyanyi-nyanyi, bisa memberikan kontribusi akhlak, dan bisa menjadi teladan di masyarakat,” harapnya.

(Eka)