Diplomasi Indonesia-Yordania Diuji dalam Kasus Penahanan Remaja WNI KL
Jakarta, aktual.com – Penangkapan remaja WNI, KL (16), oleh otoritas Yordania karena dugaan dukungan terhadap aktivitas ISIS secara daring dinilai tidak lepas dari sikap keras negara tersebut terhadap isu terorisme.
Pengamat Hubungan Internasional, Pizaro Gozali Idrus, mengatakan, Yordania dikenal memiliki aturan yang sangat ketat, terutama terkait keamanan nasional dan terorisme.
“Saya pernah ke Yordan, memang aturan di sana sangat ketat, apalagi terkait isu terorisme,” ujar Pizaro, ketika dihubungi, Jumat (9/1/2025).
Baca juga:
Anak WNI Di Bawah Umur Ditahan Aparat Keamanan Yordania, Dituduh Bergabung dengan Terorisme
Menurut dia, ketegangan kawasan turut memengaruhi kebijakan keamanan Yordania. Palestina dan Suriah hingga kini masih dilanda konflik, bahkan di Suriah kembali terjadi pertempuran antara pemerintah Suriah dan SDF, dengan keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam memerangi ISIS.
Peneliti pada Asia Middle East Centre for Research and Dialogue ini juga menjelaskan, Yordania merupakan bagian dari koalisi pimpinan AS dalam perang melawan ISIS. Kondisi itu membuat pemerintah Yordania bersikap tanpa kompromi terhadap segala bentuk dugaan keterkaitan dengan kelompok tersebut.
“Jadi Yordania punya sikap yang sangat tegas soal ISIS,” katanya.
Baca juga:
Keluarga Desak KBRI Besuk WNI Anak yang Ditahan di Yordania, Soroti Minimnya Empati Pemerintah
Kandidat Phd Hubungan Internasional di Universiti Sains Malaysi ini menilai, ketegasan inilah yang menjadi latar belakang Yordania menangkap KL. Meski demikian, ia menekankan pentingnya peran pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu), dalam memberikan pendampingan.
“Kemlu harus memberikan pendampingan kepada remaja WNI tersebut. Bagaimanapun dia adalah WNI,” kata Dosen Hubungan Internasional Institut Agama Islam Pemalang, Jawa Tengah ini.
Selain itu, kata Pizaro, investigasi penting dilakukan untuk mengetahui apakah yang bersangkutan benar-benar terlibat secara sadar, atau justru menjadi korban propaganda. “Kemlu perlu lakukan investigasi, apakah WNI anak ini jadi korban propaganda ISIS,” ucapnya.
Baca juga:
DPR Koordinasi dengan Kemenlu-KBRI Kawal Kasus WNI di Bawah Umur Ditahan di Yordania
Ia juga menyoroti lamanya masa penahanan yang telah berlangsung sejak Mei 2025, yang menunjukkan betapa seriusnya kasus ini di mata otoritas Yordania.
Namun, di tengah ketegasan hukum Yordania, Pizaro melihat masih adanya peluang penyelesaian hukum lain. Namun, ia mengingatkan, upaya tersebut memerlukan diplomasi tingkat tinggi, karena isu terorisme sangat sensitif di kawasan Timur Tengah.
“Di tengah ketegasan Yordania, menurut saya masih ada peluang dideportasi, apalagi statusnya masih di bawah umur,” katanya.
Baca juga:
Masuki Tahap Sidang, Kemenlu Terus Kawal Kasus WNI Anak di Yordania
Pizaro menambahkan, hubungan Indonesia dan Yordania selama ini terbilang baik dan sama-sama memiliki komitmen memerangi terorisme. Ia menilai salah satu opsi yang bisa ditempuh adalah memberikan jaminan bahwa WNI anak tersebut akan diproses di dalam negeri.
“Mungkin harus ada jaminan, bahwa anak ini akan segera dipulangkan ke Indonesia dan menjalani proses di Indonesia sepeerti rehabilitasi jika terbukti dia simpatisan ISIS,” pungkasnya.
Penjelasan Kemenlu soal Penangkapan KL
Sebelumnya, Plt. Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan, KBRI Amman menerima laporan dari diaspora WNI bahwa anaknya yang masih berusia 16 tahun ditangkap oleh Kepolisian Yordania pada 19 Mei 2025.
“Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS,” ujar Heni.
Menurut Heni, KL telah mengikuti lima kali persidangan di Pengadilan Anak di Amman dan sidang keenam akan dilanjutkan kembali pada 13 Januari 2026.
Heni menegaskan, Pemerintah Indonesia dan KBRI Amman akan memastikan proses hukum dilaksanakan dengan mengutamakan prinsip-prinsip pelindungan anak.
Ia juga menambahkan, Kemlu telah berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Yordania dan Kedubes Yordania yang ada di Jakarta.
Dia juga menyampaikan pertemuan pihak-pihak berwenang di pusat maupun di perwakilan telah dilakukan untuk memastikan akses pendampingan hukum dan perlakuan sesuai status WNI tersebut sebagai anak.
“Perkembangan terakhir pada 7 Januari, setelah mendapatkan izin dari Kementerian Luar Negeri Yordania, KBRI Amman telah mengunjungi KL di detention di Madaba di mana KL terkonfirmasi dalam kondisi sehat dan baik,” ujar Heni.
Heni pun menegaskan, Kemlu dan KBRI Amman akan terus mengawal kasus tersebut guna memastikan hak-hak WNI itu sebagai anak tetap terlindungi sepanjang proses hukumnya berlangsung.
Artikel ini ditulis oleh:
Eroby Jawi Fahmi
Jadi Tersangka, KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Staf Khususnya Gus Alex
Jakarta, aktual.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Penetapan status hukum tersebut disertai rencana penahanan dalam waktu dekat guna mempercepat proses penyidikan.
“Terkait penahanan nanti kami akan update. Tentu secepatnya, karena KPK tentu juga ingin agar proses penyidikan bisa berjalan efektif,” kata Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Januari 2026.
Budi menjelaskan kedua tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi yang menyebabkan kerugian keuangan negara. Namun hingga kini, nilai pasti kerugian negara masih dalam proses penghitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan.
“BPK saat ini masih terus melakukan kalkulasi untuk menghitung besarnya nilai kerugian keuangan negara yang ditimbulkan dari perkara ini,” ujarnya.
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Yaqut dan Gus Alex telah beberapa kali diperiksa KPK dengan status saksi dan juga sempat dicegah bepergian ke luar negeri. Kasus ini berkaitan dengan kebijakan pembagian tambahan 20 ribu kuota haji pada 2024, yang diperoleh Indonesia setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan lobi kepada pemerintah Arab Saudi.
Tambahan kuota tersebut semula ditujukan untuk mengurangi masa tunggu jemaah haji reguler yang di sejumlah daerah bisa mencapai lebih dari 20 tahun. Namun, KPK menilai pembagian kuota oleh Kementerian Agama saat itu tidak sesuai ketentuan karena dibagi rata, masing-masing 10 ribu untuk haji reguler dan 10 ribu untuk haji khusus.
Dalam aturan perundang-undangan, kuota haji khusus dibatasi maksimal 8 persen dari total kuota nasional. Pada penyelenggaraan haji 2024, Indonesia tercatat menggunakan kuota 213.320 jemaah haji reguler dan 27.680 jemaah haji khusus.
KPK menilai kebijakan tersebut berdampak pada sekitar 8.400 jemaah haji reguler yang telah mengantre lebih dari 14 tahun dan seharusnya bisa berangkat setelah adanya tambahan kuota, namun akhirnya gagal berangkat.
KPK menyebut terdapat dugaan awal kerugian negara yang nilainya mencapai sekitar Rp 1 triliun dalam perkara ini. Dalam proses penyidikan, penyidik telah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset, mulai dari rumah, kendaraan, hingga uang dalam bentuk dolar Amerika Serikat yang diduga terkait dengan perkara tersebut.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain
Hormati Proses Hukum, Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Sikap Kooperatif Kliennya
Jakarta, aktual.com – Penasihat hukum mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Mellisa Anggraini menyampaikan pernyataan resmi terkait penetapan kliennya sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi penentuan kuota haji Indonesia Tahun 2023–2024. Mellisa, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai langkah hukum yang diambil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.
“Kami telah menerima informasi terkait penetapan klien kami sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujarnya.
Ia menegaskan tim kuasa hukum menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Atas hal tersebut, kami menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan,” kata Mellisa.
Ia menjelaskan sejak awal pemeriksaan, Yaqut telah menunjukkan sikap kooperatif dan terbuka dengan memenuhi seluruh panggilan dan prosedur hukum. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen kliennya terhadap penegakan hukum.
“Sejak awal proses pemeriksaan, klien kami telah bersikap kooperatif dan transparan,” ujarnya.
Mellisa juga menekankan pentingnya prinsip-prinsip hukum yang melekat pada setiap warga negara. Ia mengingatkan bahwa hak atas perlakuan yang adil dan asas praduga tidak bersalah harus tetap dijunjung hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
“Setiap warga negara memiliki hak-hak hukum yang dijamin oleh undang-undang,” katanya.
Sebagai penasihat hukum, Mellisa memastikan pihaknya akan mendampingi kliennya secara profesional dan bertanggung jawab. Ia menyebut seluruh langkah hukum akan ditempuh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk melindungi hak-hak hukum kliennya.
“Kami akan mendampingi klien kami secara profesional dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Mellisa mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Ia juga meminta agar KPK diberikan ruang untuk menjalankan tugasnya secara independen dan objektif. “Kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang tengah berlangsung,” pungkasnya.
Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi kuota haji. Hal itu dibenarkan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto pada Jumat, 9 Januari 2026.
Dalam penyidikan, KPK menelusuri aliran dana dugaan korupsi kuota haji 2024 berdasarkan keterangan Yaqut, yang diduga mengalir ke Kementerian Agama (Kemenag) melalui pengelolaan kuota haji tambahan yang diperjualbelikan antara Kemenag dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau biro perjalanan haji, sebagaimana disampaikan juru bicara KPK Budi Prasetyo pada 16 Desember 2025.
Artikel ini ditulis oleh:
Rizky Zulkarnain
Bagaimana GYS Menghadirkan Long Steel Berkualitas Tinggi dengan Keahlian Jepang
Aktual.com – Indonesia tengah mengalami lonjakan pembangunan infrastruktur yang luar biasa. Dari proyek Ibu Kota Nusantara hingga perluasan jalan tol trans-Jawa, kebutuhan akan material konstruksi berkualitas tinggi menjadi semakin mendesak. Nah, di sinilah PT Garuda Yamato Steel (GYS) hadir sebagai game changer dalam industri long steel nasional.
Visi Menjadi Pemimpin Long Steel Indonesia
Berbasis di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, GYS hadir dengan visi yang jelas: menjadi pemimpin dalam industri baja panjang di Indonesia dengan standar internasional dan keahlian tingkat atas, sekaligus berkontribusi nyata dalam pengembangan sektor steel structure nasional.
Visi ambisius ini didukung oleh misi untuk memberikan kepuasan pelanggan maksimal melalui inovasi produk, produktivitas, dan kualitas luar biasa sambil menjunjung tinggi tanggung jawab lingkungan dan sosial perusahaan.
Kapasitas Produksi Pabrik Baja Terbesar di Indonesia
Sebagai salah satu pabrik baja terbesar di Indonesia dalam kategori long steel, fasilitas modern GYS memiliki kapasitas produksi mencapai 1 juta ton baja per tahun dan kapasitas rolling 900.000 ton per tahun. Angka fantastis ini menjadikan GYS siap memenuhi permintaan domestik yang diproyeksikan tumbuh 5-7% per tahun.
Ternyata, pasar besi baja Indonesia memang sedang dalam fase pertumbuhan eksplosif. Nilai pasar mencapai USD 12,6 miliar pada 2024 dan diperkirakan melonjak menjadi USD 16,58 miliar pada 2033. Khusus untuk segmen long steel, permintaan tumbuh luar biasa sebesar 21,4% year-on-year pada semester pertama 2024 saja.
Keunggulan Teknologi: Electric Arc Furnace dari Jepang
Yang membedakan GYS dari kompetitor adalah adopsi teknologi Electric Arc Furnace (EAF) dari Jepang. Teknologi canggih ini memastikan produk besi baja berkualitas tinggi dengan performa mekanis yang unggul.
Garuda Yamato Steel merupakan penyedia long steel dengan standar internasional, di mana produk-produk seperti besi WF (Wide Flange) dan besi h beam tidak hanya memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), tetapi juga standar Japanese Industrial Standards (JIS), ASTM International, dan European Norms (EN).
GYS berfokus pada tiga pilar utama yang menjadi nilai inti perusahaan:
Kualitas: Menghasilkan baja berkualitas tinggi yang melampaui ekspektasi dan memenuhi standar internasional.
Inovasi: Mendorong kemajuan melalui teknologi dan pengembangan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Keberlanjutan: Mengurangi dampak lingkungan melalui efisiensi energi dan praktik ramah lingkungan.

Seismic Grade Steel: Inovasi Pertama di Indonesia
Menariknya, GYS menghadirkan produk unggulan yang revolusioner: Seismic Grade Steel yaitu baja tahan gempa pertama di Indonesia. Produk ini dirancang khusus untuk mendukung konstruksi baja di wilayah rawan bencana gempa. Dengan duktilitas tinggi, baja ini mampu menyerap energi gempa dan mengurangi risiko keruntuhan bangunan secara signifikan.
Ini sangat relevan mengingat Indonesia berada di Cincin Api Pasifik dengan aktivitas seismik tinggi. Material konstruksi baja dengan elastisitas tinggi yang dapat menyerap energi gempa bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan vital untuk keselamatan jangka panjang.
“Kami tidak hanya membangun pabrik baja; kami merancang ketahanan infrastruktur nasional,” tegas Tony Taniwan, President Director GYS yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Asosiasi Industri Besi dan Baja Indonesia (IISIA). “Dengan menggabungkan standar mutu internasional dari Yamato Kogyo dengan ketangguhan pasar domestik, fokus kami adalah meluncurkan inovasi produk besi wf dan besi h beam yang superior.”
Produk Structural Steel untuk Berbagai Aplikasi
Produk structural steel GYS mencakup H-Beam dan Wide Flange (WF) beams dalam berbagai ukuran h beam yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik proyek. GYS adalah spesialis long steel untuk berbagai sektor konstruksi. Produk-produk ini banyak digunakan dalam:
Infrastruktur Transportasi: Jalan tol elevated, proyek kereta api, dan MRT membutuhkan ribuan ton besi h beam untuk struktur penopang
Bangunan Tinggi dan Komersial: Besi WF sebagai balok horizontal dan H-Beam sebagai kolom vertikal untuk gedung-gedung pencakar langit
Fasilitas Industri: Pabrik, warehouse, dan struktur Pre-Engineered Building (PEB) yang mengutamakan efisiensi material
Konstruksi Tahan Gempa: Steel structure dengan kekuatan tarik tinggi dan sifat elastis untuk bangunan yang aman
Solusi Komprehensif untuk Konstruksi Modern
GYS bukan sekadar steel manufacturer indonesia yang memproduksi material mentah. Perusahaan ini menyediakan rangkaian layanan value-added yang menghemat waktu dan biaya di lapangan, termasuk:
- Cold Sawing & Oxy Cutting untuk pemotongan presisi
- Boring, Drilling, dan Slotting untuk pembuatan lubang koneksi struktural
- Bending Services untuk pembentukan baja sesuai desain arsitektural
- Produksi T-Beam custom untuk kebutuhan khusus
Layanan terintegrasi ini menjadikan GYS sebagai mitra terpercaya bagi para insinyur, arsitek, dan pengembang proyek di seluruh Indonesia. Dengan lead time 14-21 hari untuk pesanan custom dan ready-stock untuk produk standar, GYS memberikan keunggulan kompetitif signifikan.
Komitmen Keberlanjutan Lingkungan
Masa depan industri baja tak bisa dipisahkan dari tanggung jawab lingkungan. PT Garuda Yamato Steel adalah pelopor long steel ramah lingkungan dengan mengadopsi teknologi Electric Arc Furnace (EAF) yang jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan Blast Furnace tradisional. EAF dapat mengurangi emisi CO₂ hingga 70% karena menggunakan scrap steel sebagai bahan baku utama dan listrik sebagai sumber energi, bukan batu bara.
Tak heran jika komitmen pada keberlanjutan menjadi salah satu pilar utama GYS. Perusahaan mempromosikan efisiensi energi dan praktik ramah lingkungan, memastikan bahwa setiap ton long steel yang diproduksi tidak hanya kuat secara struktural tetapi juga bertanggung jawab secara lingkungan.

Menghadapi Peluang Pasar
Sekitar 50% kebutuhan besi baja nasional masih dipenuhi melalui impor. Situasi ini menunjukkan bahwa GYS memiliki peluang besar untuk substitusi impor di segmen baja struktural premium. Keunggulan GYS terletak pada kemampuannya menggabungkan kapasitas produksi lokal dengan jaminan kualitas internasional—kombinasi yang biasanya hanya ditemukan pada produk impor namun dengan keuntungan geografis dan efisiensi logistik.
Dengan dukungan pengalaman global dari Yamato Kogyo Co., Ltd. yang memiliki lebih dari 80 tahun pengalaman di industri baja dan beroperasi di lebih dari tujuh negara, GYS memiliki fondasi kuat untuk memberikan performa produk yang tak tertandingi.
Kontribusi untuk Pembangunan Infrastruktur
Melalui produk unggulannya, GYS bertujuan menjadi mitra terpercaya dalam pembangunan infrastruktur Indonesia yang lebih kuat, aman, dan berkelanjutan. Dengan konsumsi baja nasional yang diproyeksikan mencapai 19,3 juta ton pada 2025, peluang pertumbuhan sangat besar. Pembangunan IKN saja membutuhkan 9,5 juta ton baja—demonstrasi nyata dari permintaan masif untuk material konstruksi baja berkualitas.
Kesimpulan
PT Garuda Yamato Steel bukan hanya pabrik baja di Indonesia dalam kategori long steel. GYS adalah katalisator perubahan menuju industri konstruksi baja yang lebih berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Dengan memanfaatkan teknologi Jepang terkini, komitmen terhadap standar internasional, dan dedikasi pada kualitas, inovasi, serta keberlanjutan, GYS siap memimpin transformasi industri baja struktural Indonesia.
Dari besi wf untuk balok horizontal hingga besi h beam untuk kolom vertikal, setiap produk steel structure yang keluar dari fasilitas modern Cikarang membawa DNA inovasi dan komitmen terhadap keunggulan. Indonesia sedang membangun, dan fondasi dari pembangunan tersebut adalah structured steel yang kuat, resilient, dan sustainable persis seperti yang diproduksi GYS setiap harinya.
PT Garuda Yamato Steel
Alamat : Jl. Perjuangan No.8, Sukadanau, Kec. Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
https://maps.app.goo.gl/ynzJPHXU2h6YBUNW7
Telephone : 62 21 890-0222
Email : [email protected]
Website : http://www.garudayamatosteel.com/
FAQ
- Bagaimana GYS menghadirkan long steel berkualitas tinggi dengan keahlian Jepang?
GYS mengadopsi teknologi Electric Arc Furnace (EAF) dari Jepang yang memastikan produk besi baja berkualitas tinggi dengan performa mekanis unggul. Produk-produknya memenuhi standar SNI, JIS, ASTM, dan EN, serta didukung pengalaman global Yamato Kogyo Co., Ltd. yang memiliki lebih dari 80 tahun pengalaman di industri baja.
- Apa keunggulan utama produk GYS dibanding kompetitor?
GYS menghadirkan Seismic Grade Steel yaitu baja tahan gempa pertama di Indonesia dengan duktilitas tinggi untuk menyerap energi gempa. Selain itu, GYS memiliki kapasitas produksi 1 juta ton per tahun, teknologi EAF ramah lingkungan yang mengurangi emisi CO₂ hingga 70%, dan layanan value-added seperti cutting, drilling, dan bending.
- Produk apa saja yang dihasilkan oleh GYS?
GYS memproduksi structural steel meliputi H-Beam dan Wide Flange (WF) beams dalam berbagai ukuran untuk infrastruktur transportasi, bangunan tinggi, fasilitas industri, dan konstruksi tahan gempa. GYS juga menyediakan layanan custom seperti cold sawing, boring, drilling, slotting, bending, dan produksi T-Beam.
- Berapa kapasitas produksi pabrik GYS?
Fasilitas modern GYS di Cikarang, Bekasi memiliki kapasitas produksi mencapai 1 juta ton baja per tahun dan kapasitas rolling 900.000 ton per tahun, menjadikannya salah satu pabrik baja terbesar di Indonesia dalam kategori long steel.
- Bagaimana komitmen GYS terhadap keberlanjutan lingkungan?
GYS mengadopsi teknologi Electric Arc Furnace (EAF) yang jauh lebih ramah lingkungan dengan mengurangi emisi CO₂ hingga 70% dibandingkan Blast Furnace tradisional. EAF menggunakan scrap steel sebagai bahan baku utama dan listrik sebagai sumber energi, bukan batu bara, memastikan produksi yang bertanggung jawab secara lingkungan.
Artikel ini ditulis oleh:
Rohadi M Raja














