7 April 2026
Beranda blog Halaman 35964

Inna Lillahi wa inna ilaihi raji’un, Istri Yudi Latif Meninggal Dunia

Jakarta, Aktual.co — Kabar duka dialami oleh istri cendekiawan muslim Yudi Latif yang bernama Linda Natalia Rahma meninggal dunia akibat kecelakaan, Senin (25/5) dini hari.
Kabar duka tersebut diketahui berdasarkan pesan singkat yang dikirim Yudi Latif kepada sejumlah rekannya.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raajiun. Telah wafat istri saya tercinta, Linda Natalia Rahma, sekitar pukul 2 dini hari karena kecelakaan,” kata Yudi yang juga Chairman Aktual Network dalam pesan singkatnya, Senin (25/5) pagi.
Informasi yang diperoleh, istri Yudi Latif mengalami kecelakaan di Tol JORR. Istri Kang Yudi, sapaan akrabnya, mengendarai Mercy B 8538 GT menabrak pembatas jalan di Tol JORR KM 35 arah Cilandak, Jakarta Selatan, 
“Bagi kerabat maupun sahabat yang hendak melayat dapat mendatangi rumah duka di Jl. Bunga Lily No.18, Rt 002/001, Veteran Bintaro Jakarta Selatan,” demikian pesan singkat Kang Yudi.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengungsi Asal Bangladesh Akan Dipulangkan

Jakarta, Aktual.co — Kota Medan, Sumatera Utara akan menjadi tempat sementara pengungsi atau imigran asal Bangladesh yang berada Aceh sebelum mereka dipulangkan ke negaranya.
“Mulai minggu depan secara bertahap pengungsi yang di Aceh itu dipindahkan ke Medan sebelum dipulangkan ke Bangladesh. Diharapkan dalam satu bulan pemulangan 720 jiwa pengungsi Bangladesh itu selesai,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan yang diterima di Medan, Minggu (24/5).
Biaya untuk pemulangan pengungsi itu dari UNHCR dan IOM. Penanganan pengungsi Rohingya dari Bangladesh yang ada di Aceh terus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.
Dari 1.759 jiwa pengungsi di Aceh, sebanyak 720 orang dari Bangladesh yang sedang mencari pekerjaan dan menjadi korban perdagangan manusia.
Dia menjelaskan, dalam rapat pertemuan yang dipimpin Menteri Sosial dengan dihadiri pimpinan Pemda Aceh, UNHCR, IOM, Kemensos, TRC BNPB, SKPD dan beberapa NGO, Minggu, ada beberapa arahan Mensos yang diminta dijalankan. Mulai soal pemulangan imigran asal Bangladesh dan juga penanganan pengungsi Rohingya.
“Rencananya pada Selasa (26/5) dilakukan rapat koordinasi teknis di Kemenko PMK. Koordinasi yang efektif diperlukan untuk mengatasi pengungsi,” kata Sutopo.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkeu: Kita Masih Harus Utang Kalau Mau Membangun

Jakarta, Aktual.co —  Anggaran yang masih defisit membuat kondisi perekonomian Indonesia masih memerlukan utang dari luar negeri.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, di Jakarta, Minggu (24/5).
“Kondisinya belum memungkinkan (untuk tidak utang), kita masih harus utang kalau mau membangun lebih banyak,” kata Bambang.
Menurutnya, defisit anggaran harus segera diatasi jika Indonesia tak ingin bergantung pada luar negeri.
Salah satu yang bisa dilakukan dengan menggenjot penerimaan negara, namun sayangnya sektor pajak tak bisa diandalkan.
“Banyak orang bayar pajaknya nggak bener. Padahal kebutuhan pembangunan termasuk ke daerah besar. Kalau enggak mau utang, kurangi defisit. Itu saja,” ujar Bambang.
Pemerintah akan mencermati dengan menyesuaikan kebutuhan negara terkait tawaran pinjaman 12 miliar US dolar dari Bank Dunia.

Artikel ini ditulis oleh:

Empat Pengedar Sabu Diringkus Polisi di Pangkalpinang

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Resor Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, berhasil meringkus empat pengedar narkoba jenis sabu yang sudah menjadi target operasi sejak beberapa minggu terakhir.
“Empat tersangka tersebut merupakan jaringan yang berbeda. Untuk tersangka Bm (32) dan DAS (20) merupakan satu jaringan, sedangkan untuk tersangka RS (25) dan MA (45) merupakan jaringan lainnya,” ujar Kapolres Pangkalpinang AKBP Heru Budi Prasetyo melalui Kabag Ops Kompol Raspandi, Minggu (24/5).
Tersangka Bm dan DAS ditangkap pada Jumat (22/5) sekitar pukul 12.30 WIB ketika akan melakukan transaksi di depan toko elektronik di Kelurahan Opas Indah, Kecamatan Taman Sari.
“Dari tangan kedua tersangka, kami mendapatkan barang bukti satu paket sabu, satu buah alat penghisap sabu dan satu unit telepon genggam yang digunakan bertransaksi,” ujarnya.
Sedangkan untuk tersangka RS dan MA, keduanya ditangkap pada Sabtu (23/4) sekitar pukul 12.30 WIB di rumah tersangka RS di Jalan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam pada saat melakukan pesta narkoba.
“Dari tangan kedua tersangka, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 18 paket sabu ukuran kecil, satu buah alat penghisap sabu dan satu unit telepon genggam. 18 paket sabu tersebut sudah siap edar dengan harga sekitar Rp300 ribu hingga Rp500 ribu,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, penangkapan terhadap keempat tersangka merupakan dari hasil pengembangan terhadap tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya.
“Keempat tersangka tersebut akan kami kenakan pasal 114 ayat 1, pasal 111 ayat 1, pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kader PDIP Bantah Sebut Mentan Akan Diganti

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris DPD PDIP Sulawesi Selatan Rudi Pieter Goni membantah pemuatan sejumlah media soal isyarat pergantian Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang dia sampaikan.
Legislator Komisi D DPRD Sulawesi Selatan ini menjelaskan, tidak pernah menyampaikan adanya pembicaraan resmi ke media soal pergantian menteri, apalagi dalam konteks pelaksanaan Rakorda I PDIP Sulsel, yang digelar di Hotel Grand Clarion Makassar, Jumat-Sabtu (22-23 Mei) lalu.
“Kami tidak punya kewenangan memutuskan itu. Apalagi hanya dalam agenda Rakorda di Sulsel. Tidak pernah ada pembicaraan soal reposisi menteri. Teman wartawan bisa saja salah kutip soal itu,” kata Rudy melalui pesan resmi, di Jakarta, Minggu (24/5).
Dia menjelaskan, ranah pergantian jajaran menteri murni menjadi hak prerogatif Presiden Joko Widodo. Pihak PDIP menyerahkan penuh pada kepala negara.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Sulsel ini menjelaskan sepengetahuannya, Mentan Amran Sulaiman juga cukup berhasil selama menjabat menteri.
Apalagi secara geopolitik, menteri berlatar pengusaha dan akademisi itu dikenal berhasil menjalankan tugasnya bersama pemerintahan Jokowi.
“Saya mohon teman media meluruskan ini. Tidak pernah ada penyampaian seperti itu,” bebernya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wali Kota Pimpin Razia Syariat, Tiga Pasang Non Muhrim Diamankan

Banda Aceh, Aktual.co — Wali Kota Banda Aceh, Hj Illiza Saaduddin Djamal memimpin razia penegakkan syariat Islam dari Sabtu (23/5) hingga Minggu (24/5) dihinari di sejumlah karoke, warung kopi, hotel dan tempat hiburan lainnya di Banda Aceh. 
Hasilnya, tiga pasangan non muhrim ditangkap dan membubarkan turnamen domino. Awalnya, Illiza dan tim yang di-backup oleh puluhan aparat Satpol PP/WH dan kepolisian ini mendatangi sebuah cafe plus tempat karaoke di kawasan Simpang Lima sekitar pukul 23.30 WIB. 
Di sini, petugas mengamankan sepuluh wanita, lima pria dan satu waria. Mereka didapati sedang berada di ruang karaoke secara berpasang-pasangan yang merupakan non muhrimnya hingga larut malam.
Sebelum digelandang petugas ke Kantor Satpol PP/WH karena dugaan khalwat, para wanita yang rata-rata masih berusia muda itu berserta rekan prianya diberi nasehat dan peringatan oleh Wali Kota Illiza. Selain itu, pemilik usaha juga mendapat teguran keras karena menyediakan tempat yang dinilai rawan maksiat. 
Illiza juga sempat menegur karyawan di cafe tersebut karena tidak berbusana Islami. Berikutnya, Illiza dan rombongan menuju ke sebuah warung kopi di kawasan Lamnyong yang sedang menggelar turnamen Batu Domino. Di sana, Illiza mendatangi langsung para pengunjung yang sedang asyik bermain domino ke meja mereka dan membubarkannya.
Sementara pemilik Warkop berserta sejumlah barang bukti berupa Batu Domino, triplek alas permainan dan brosur turnamen turut diboyong pertugas ke Kantor Satpol PP/WH Banda Aceh.
Kemudian, dua hotel berbintang juga dirazia. Hotel pertama yang disambangi tim dinyatakan bersih, petugas tidak menemukan pelanggaran syariat apapun di sana. Namun pada target kedua, petugas berhasil mendapati tiga pasangan muda-mudi di salah satu kamar di lantai dua hotel tersebut. Saat diinterograsi petugas, ketiga wanita muda yang mengaku hanya mampir sebentar ke kamar rekan prianya itu tidak dapat menunjukkan kartu identitas apapun. 
Guna pemeriksaan lebih lanjut, keenam remaja tanggung itu ikut diamankan petugas dalam razia yang berakhir berakhir menjelang azan Subuh tersebut. 
Kasatpol PP/WH Banda Aceh melalui Kasi Perundang-Undangan dan Syariat Islam Evendi SAg, menjelaskan, selain menjadi agenda rutin, operasi yang digelar pihaknya semalam dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang sudah dekat. 
“Dan yang paling penting, ini merupakan bentuk komitmen kami untuk tetap menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat terkait pelanggaran syariat Islam yang terjadi di tengah-masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain