13 April 2026
Beranda blog Halaman 36007

Pasca Kecelakaan, Jalur Utara Sudah Bisa Dilintasi Pagi Ini

Jakarta, Aktual.co — Jalur kereta api (KA) lintas utara tepatnya di Stasiun Waruduwur Cirebon sudah bisa dilintasi oleh rangkaian KA pada Minggu (24/5) pukul 06.00 WIB.

“Jalur utara sudah bisa dilintasi pagi ini, sudah ada tiga KA yang melintas dengan 5 km per-jam,” kata Kepala Humas PTKA Agus Komarudin ketika dihubungi.

Namun demikian, kata dia baru ada satu jalur rel yang bisa dilintasi yakni jalur rel satu, sedangkan jalur dua dan tiga masih dilakukan perbaikan pasca insiden senggolan KA Bangunkarta dengan KA barang di Stasiun Waruduwur Kabupaten Cirebon, Sabtu (23/5) pukul 18.30 WIB.

Jalur satu itu dilintasi oleh KA secara bergantian baik KA yang mengarah ke barat maupun timur. “Meski sudah bisa dibuka satu jalur namun keterlambatan arus KA masih akan terjadi hari ini karena jalur dua dan tiga masih dilakukan perbaikan.”

Sementara itu para penumpang KA Bangunkarta yang tengah menuju Semarang telah tuntas dilakukan overstpen atau, pengalihan penumpang ke daerah tujuan masing-masing pada Sabtu malam.

“Alhamdulillah tidak ada korban dari kejadian itu, sedangkan satu yang luka ringan adalah petugas KA barang kini dirawat di RS Cirebon.”

Dia menyebutkan, insiden yang terjadi di Stasiun Waruduwur Cirebon atau stasiun pertama arah timur dari Stasiun Cirebon itu terjadi pada Sabtu pukul 18.30 WIB.

KA Bangunkarta yang saat itu melaju masuk ke stasiun itu tergelincir dan menyenggol bagian KA barang yang sedang berhenti di jalur tiga stasiun itu.

Sementara itu proses normalisasi di Stasiun Waruduwur Cirebon saat ini masih terus dilakukan, termasuk melakukan evakuasi lokomotif dan beberapa kereta KA Bangunkarta.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Lampung Sabet Delapan Mendali di Olimpiade Sains Nasional

Jakarta, Aktual.co — Para pelajar dari Provinsi Lampung berhasil meraih delapan medali dalam ajang Olimpiade Sains Nasional 2015, yang berlangsung di Yogyakarta dari 18 Mei hingga 23 Mei kemarin.

Medali yang diperoleh pelajar Lampung sebanyak delapan medali itu diantaranya pelajar utusan Kota Bandar Lampung mendapatkan lima medali. Lima medali yang diraih pelajar asal Kota Bandar Lampung itu adalah pada ajang Olimpiade Kimia dua medali perunggu (siswa SMA Al Kautsar/Xaverius), Geografi satu medali perak (siswwa SMAN 9 Bandar Lampung), Kebumian satu medali perak (siswa SMA Al Kautsar), dan Astronomi satu medali perunggu (SMA Al Kautsar ).

Medali lainnya yang diperoleh para pelajar Lampung yang berasal dari luar Kota Bandar Lampung adalah untuk Astronomi satu medali perunggu (siswa SMAN 1 Gadingrejo Kabupaten Pringsewu), Kimia satu medali perunggu (siswa MAN 1 Metro), dan Biologi satu medali perunggu (siswa SMAN 1 Metro).

Menurut Kepala SMAN 9 Bandar Lampung Hendro Suyono, ada dua siswanya ikut bersaing pula dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2015, yaitu Zaki Raihan, siswa kelas XI IPA 4 yang mengikuti Olimpiade Fisika, namun belum berhasil mendapatkan nominasi.

Sedangkan satu siswa SMAN 9 lainnya yang mengikuti OSN tersebut, Deni Setiawan, siswa kelas XI IPS 2 berhasil meraih medali perak Olimpiade Geografi. “Keberhasilan siswa ini patut kami syukuri, dan diharapkan dapat memacu siswa lainnya untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ujar Hendro di Lampung, Minggu (24/5).

OSN 2015 digelar di Yogyakarta sejak 18 Mei lalu hingga 23 Mei 2015, diikuti sebanyak 2.562 pelajar dari berbagai daerah seluruh Indonesia. Peserta OSN berasal dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SLB, SD, SMP, SMA dan SMK. Khusus untuk jenjang SMP, penyelenggaraan dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, OSN menjadi sarana untuk mencari tunas-tunas bangsa yang berprestasi di bidang sains. OSN menjadi ajang identifikasi anak-anak yang berpotensi di bidang sains.

Menurut Anies, nantinya para siswa itu akan menjadi garda depan dalam kompetisi lintas bangsa, dan bagi pihak sekolah, OSN manjadi ajang pembelajaran untuk tangguh dan teguh bukan sekadar menang dan kalah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Rusia Masih Mempertimbangkan Larangan Impor Pengan

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev mengatakan, Pemerintah Rusia masih mempertimbangkan apakah akan memperpanjang larangan impor pangannya terhadap sejumlah negara Barat. Keputusan tersebut akan ditujukan pada kepentingan nasional negeri itu.

“Kami akan membuat keputusan ini dari sudut kepentingan nasional kami. Kami dipaksa mensahkan tindakan reaksi ini oleh tindakan mitra dagang dan tetangga kami, jadi kami perlu melihat apa keputusan yang akan mereka ambil,” kata Medvedev sebagaimana dikutip Kantor Berita TASS, Minggu (24/5).

Karena larangan tersebut akan berakhir pada Agustus, katanya, Rusia akan memutuskan apakah akan memperpanjangnya, menyesuaikannya atau sepenuhnya menghentikannya.

Medvedev menambahkan sanksi Barat dan tindakan pembalasan Rusia telah membantu negeri itu mendorong potensi dalam negerinya, sebab Rusia telah memberlakukan sejumlah tindakan pengganti impor dalam menghadapi sanksi Barat.

Barat, dengan mengutip pengambil alihan Rusia atas Krimea pada Maret 2014 dan dugaan keterlibatannya dalam konflik di Ukraina Timur, telah memberlakukan sejumlah sanksi atas sejumlah perusahaan dan pejabat Rusia.

Sebagai pembalasan, Rusia memberlakukan larangan satu tahun atas impor daging sapi, daging babi, unggas, ikan, keju, buah, sayuran dan produk susu dari Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Tindakan itu, menurut Medvedev, bertujuan untuk memperlihatkan Rusia yakin dapat mengubah situasi sehingga menguntungkannya sekalipun menghadapi sanksi Barat.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Wujudkan Ekonomi Kemaritiman, Pemkab Alor Gelar Festival Bahari

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan menggelar Festival Pariwisata Bahari pada Juli 2015. Festival itu untuk mewujudkan Kabupaten Alor sebagai kabupatan yang memiliki potensi ekonomi kemaritiman dan pariwisata yang layak dikembangkan.

“Potensi ekonomi kemaritiman dan pariwisata yang mencolok di Kabupaten Alor adalah taman dasar laut yang indah dan bersih, pantai yang pasir putih dan alamiah dan budaya dan kerajinan serta keunggulan pariwisata di Alor kecil tepatnya di Pulau Kepa,” kata Bupati Alor Amon Djobo, ketika dihubungi, Minggu (24/5).

Dalam festival bahari ini akan digelar berbagai tradisi nelayan Alor, sekaligus untuk memperkenalkan budaya dan keunikan kehidupan laut para nelayan. “Para warga nelayan dari berbagai daerah di NTT akan hadir dengan berbagai perlengkapan perabot perahu untuk melakukan berbagai atraksi yang menggambarkan tradisi kehidupan laut orang Alor.”

Selain itu katanya dalam festival itu juga akan ditampilkan budaya masyarakat pesisir, tarian-tarian dan atraksi-atraksi seni budaya dan pangan lokal. “Ini semata mau mengangkat masyarakat nelayan. Ini pesta nelayan yang pertama kali diadakan di NTT yang akan diselenggarakan secara rutin setiap tahun.”

Objek Wisata ini dipilih lokasi Pulau Kepa sebagai lokasi Festival Bahari, karena Pulau Kepa adalah salah satu objek wisata pantai terindah di Alor. Menurut Amon Djobo, Festival Bahari ini akan dihadiri juga oleh berbagai tamu pemerintahan baik dari Kementerian Pariwisata, Pemerintah Provinsi dan para wisatawan asing maupun lokal.

“Ini momentum kebangkitan pariwisata Alor. Karena itu, kami akan mengundang semua pihak terkait untuk menyaksikan Festival Bahari ini semata-mata lebih memperkenalkan potensi pariwisata Alor di Indonesia, Asia dan dunia Internasional.”

Momentum bersejarah itu, kata dia, harus dipromosikan ke dunia internasional. Sebagai pencetus kegiatan ini, sambung dia, meminta dukungan semua pihak untuk memberi perhatian terhadap pembangunan pariwisata Alor. “Saat ini pembangunan infrastruktur untuk kemajuan pariwisata di Alor terus dilakukan. Oleh karena itu, dia meminta dukungan dari semua pihak, baik DPR, Pemerintah Pusat dan Provinsi NTT, pengusaha/pelaku pariwisata dan terutama seluruh warga Alor.”

Mantan Ketua Bappeda Alor itu mengatakan pantai di Pulau Kepa, menawarkan kelegaan bagi mereka yang penat dengan keriuhan. Pulau ini memiliki hamparan pasir putih selembut tepung dan lautan biru jernih yang jauh dari keramaian. “Memandang laut di Alor dari pantai Pulau Kepa, ketenangan terasa menenteramkan jiwa.

Dia menyebut Pulau Kepa berjarak sekitar 12 kilometer dari pusat Kota Kalabahi, dan dapat ditempuh dalam waktu 10 menit berperahu motor dari Dermaga Alor Kecil. Dari Bandara Kalabahi di Alor, Pulau Kepa masih berjarak 1,5 jam perjalanan dengan mobil dilanjutkan dengan perahu.

“Pulau Kepa ibarat dunia yang terlupakan oleh laju peradaban. Sentuhan modernitas masih begitu minim. Tak ada jalan beraspal, kendaraan bermotor, atau pun warung yang menjual makanan. Penduduknya pun masih sedikit.”

Perairan Pulau Kepa masuk dalam taman laut Teluk Mutiara yang merupakan salah satu kawasan taman laut terindah di dunia dengan kekayaan keanekaragaman hayati biota laut terbaik di dunia. Suasana inilah yang menghadirkan eksotisme dan justru menjadi salah satu daya tarik Kepa. Hal ini rupanya juga disadari pemilik La P’tite Kepa, satu-satunya penginapan dan penyedia jasa penyelaman di pulau itu.

Penginapan milik pasangan asal Perancis itu didesain seperti perkampungan tradisional khas Alor, dibangun tepat di atas tebing di pinggir pantai. Cottage yang ada berjumlah lima buah dan mampu menampung sampai dengan 100 orang.

Pondok-pondok itu berbahan bambu dan beratap rumbia dengan tarif di bawah Rp 500.000 per malam. Meski sederhana, penginapan ini nyaris penuh sepanjang tahun dengan jumlah tamu 300-400 orang per tahun. Sebagian besar tamunya adalah turis mancanegara, terutama dari Perancis dan Jerman. Untuk memastikan mendapat kamar di La P’tite Kepa, sebaiknya memesan jauh-jauh hari sebelumnya

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ical Sebut Islah dengan Agung Demi Kepentingan Pilkada

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie atau Ical menyebut, islah dengan kubu Agung Laksono dilakukan untuk kepentingan pendaftaran calon kepala daerah dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Nanti itu belakangan, yang penting daftarkan saja. Kalau sudah daftar dan sebagainya baru keputusannya di tangan DPP,” kata Ical saat ditemu di rumah dinas Wapres di Jakarta, Sabtu (23/5) malam.

Menurut dia, hal yang paling penting saat ini adalah penjaringan calon kepala daerah yang akan diajukan Golkar dalam pilkada di sejumlah daerah. Dia menyebutkan, saat ini sejumlah calon kepala daerah sudah boleh mendaftar ke kantor DPD Partai Golkar di daerah.

Sementara itu terkait mekanisme islah, Ical mengatakan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla telah menghubungi Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono untuk mendiskusikan hal itu.

“Ini sementara kesepakatan untuk pilkada. Setelah itu ada proses hukum jalan terus,” ujar Ical.

Pada kunjungannya petang itu, Ical didampingi oleh Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham. Hingga pada Sabtu petang, masih belum ada rencana tatap muka antara Ical dan Agung untuk membahas islah partai.

Idrus memastikan Partai Golkar turut serta dalam pilkada di berbagai daerah di Indonesia pada 2015. “Partai Golkat ikut, karena semua punya komitmen yang sama, kemudian ditangani oleh tim,” ujar Idrus.

Ketika ditanya siapa yang akan mensahkan daftar calon kepala daerah dari Partai Golkar, Idrus mengatakan semuanya diselesaikan di kantor Golkar.

Sementara itu Kalla yang sebelumnya ditemui di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Sabtu petang, mengatakan bahwa dirinya akan melakukan pertemuan tahap kedua dengan Agung dan Bakrie guna membicarakan teknis islah.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ada Kecelakaan, Tiga Kereta yang Melewati Semarang Bakal Terlambat

Jakarta, Aktual.co — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang menyatakan, tiga kereta api (KA) dari Jakarta melewati Semarang akan terlambat datang akibat kecelakaan KA di Cirebon.

“Setidaknya ada tiga KA dari Jakarta menuju Semarang yang terlambat kedatangannya karena harus memutar,” kata Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang Suprapto di Semarang, Sabtu (23/5) malam (23/5).

Dia menyebutkan ketiga KA itu, yakni KA Brantas jurusan Jakarta-Kediri, KA Matarmaja yang melayani jurusan Jakarta-Malang dan KA Gumarang yang melayani jurusan Jakarta-Surabaya.

Menurut dia, keterlambatan ketiga KA itu karena harus melewati rute memutar, yakni dari Cirebon-Prupuk-Slawi-Tegal, sementara rute normal yang biasa dilalui dari Jakarta adalah Cirebon-Brebes-Tegal.

“Kami belum bisa mengestimasi berapa jam keterlambatan kedatangan KA-KA itu. Namun, kalau dari perhitungan kami, jarak memutar yang harus dilalui lewat Prupuk adalah sekitar 40 kilometer.”

Berdasarkan jadwal, Suprapto menyebutkan KA Brantas berangkat dari Jakarta pukul 16.00 WIB dan sampai Semarang pukul 23.27 WIB, KA Matarmaja dari Jakarta pukul 15.15 WIB dan sampai Semarang pukul 22.25 WIB.

“Untuk KA Gumarang, berangkat dari Jakarta pukul 15.45 WIB dan semestinya berdasarkan jadwal sampai di Semarang pulul 23.00 WIB. Sementara ini, kami belum bisa mengestimasi keterlambatan.”

Untuk KA yang menuju Jakarta, kata dia, sejauh ini tetap berangkat dari Stasiun Tawang Semarang sesuai jadwal dan belum ada laporan mengenai keterlambatan perjalanan KA tersebut.

“Ya, kami kan tidak bisa memprediksi terlambat atau tidak karena kami belum tahu kondisi di sana. Yang jelas, KA-KA yang menuju Jakarta dari Semarang tetap berangkat sesuai dengan jadwal.”

Kalaupun KA-KA yang menuju Jakarta itu harus memutar melewati rute lain, kata dia, kemungkinan juga mengalami keterlambatan kedatangan, namun pihaknya belum bisa memprediksi lama keterlambatan.

“Ada beberapa KA yang menuju Jakarta sekarang ini, berangkatnya malam hari, seperti KA Menoreh. Berangkatnya sesuai jadwal tadi. Apakah ikut terlambat, kami belum tahu.”

Kereta Api Bangunkarta jurusan Jakarta-Surabaya mengalami kecelakaan saat akan memasuki Stasiun Waruduwur, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (23/5) malam. KA itu anjlok dan menimpa gerbong KA barang.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain