9 April 2026
Beranda blog Halaman 36174

FBI jadi Rujukan Gedung Baru Bareskrim

Jakarta, Aktual.co — Badan Reserse Kriminal Mabes Polri akan segera mengajukan gedung baru ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pengajuan itu terkait gedung, yang saat ini ditempati sudah tak laik pakai.
“Gedung di sini kurang laik, nanti kebakaran entar disangka dibakar lagi. Kabel-kabelnya, kalau di atas (gedung) mah pabaliut (acak-acakan),” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/5).
Apalagi, sambung Anton, ketika penyidik melakukan pemeriksaan sering merasa kegerahan. “Mau dinaikkan (suhu) AC-nya, ngejepret (listriknya).”
Anton berpendapat untuk pelayanan publik, tak ada salahnya jika pemerintah menganggarkan anggaran maksimal. Jika nantinya terealisasi, Anton ingin masyarakat memasuki kantor Bareskrim layaknya kantor Federal Bureau of Investigation (FBI), biro investigasi Amerika Serikat.
“Ya kalau untuk pelayanan masyarakat kan apa susahnya. Karena memang kita harus modern, laik.”
Dia pun mengaku, berencana membicarakan dengan Komisi III DPR sebagai mitra kerja termasuk dalam menentukan anggaran. “Kita berdasarkan proses yang benar. Harus sesuai dengan hukum yang benar. Karena rapat dulu dengan DPR.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Petempur Fanatik IS Pukul Mundur Tentara Irak

Jakarta, Aktual.co — Kelompok radikal Negara Islam (IS) pada Minggu (17/5) kemarin, berhasil memukul mundur pasukan keamanan Irak, yang sebelumnya telah menguasai Kota Ramadi, Ibu Kota Provinsi Anbar, Irak.

Satuan militer di Markas Brigade ke-8 di sebelah utara Ramadi, mundur sepenuhnya ke daerah sekitar 160 kilometer di sebelah barat Ramadi dan gerilyawan Daesh (IS) menguasai markas mereka.

Anggota IS terlibat bentrokan sengit dengan pasukan keamanan dan anggota milisi Sunni yang menjadi sekutunya di Ramadi Utara pada Minggu malam. Gerilyawan fanatik tersebut sepenuhnya merebut kota itu setelah tentara mundur dari markas Brigade ke-8 Angkatan Darat.

Dia menambahkan, petempur IS juga menahan ratusan keluarga yang gagal menyelamatkan diri. Pada Ahad pagi, sumber tersebut mengatakan anggota IS menguasai wilayah Al-Mal’ab dan kawasan Iskan di Ramadi Tengah, lalu mendesak ke daerah lain.

Gerilyawan IS melancarkan serangkaian serangan di Ramadi sejak Kamis malam (14/5) dan menguasai Kabupaten Jamiyah dan Albu Alwan di kota itu. Pada Jumat (15/5), anggota IS memperluas serangan di kota tersebut dan merebut kompleks pemerintah di bagian tengahnya pada Sabtu.

Petempur kelompok fanatik itu kemudian mendesak ke dalam kota dan melancarkan beberapa serangan, termasuk pemboman mobil bunuh diri, meskipun tiga brigade dikerahkan ke medan tempur di Ramadi guna mendukung pasukan keamanan dan anggota milisi sekutu pemerintah.

Angkatan Udara Irak telah memberi dukungan udara buat pasukan keamanan yang bertempur di Ramadi, serta pesawat tempur koalisi pimpinan AS yang melancarkan beberapa serangan udara terhadap posisi IS di dalam dan luar Ramadi.

Kelompok IS telah merebut sebagian besar Provinsi Anbar, yang terbesar di Irak, dan berusaha bergerak maju ke arah Ibu Kota Irak, Baghdad, tapi beberapa serangan balasan oleh pasukan keamanan dan anggota milisi Syiah telah memukul mereka mundur.

Situasi keamanan di Irak telah memburuk secara dramatis sejak Juni lalu, ketika bentrokan berdarah berkecamuk antara pasukan keamanan dan anggota IS. (Laporan: Wisnu Yusep)

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Komoditi Perkebunan di Maluku Merosot Tajam

Jakarta, Aktual.co — Harga komoditi unggulan hasil perkebunan Provinsi Maluku seperti cengkih, biji pala bundar, fuli pala, kopra, dan coklat di Kota Ambon kini mulai turun tajam. Pantauan yang dilakukan pada lokasi transaksi jual beli di Jalan Setia Budi, Senin (18/5), para pengumpul mulai menurunkan harga beli.
“Beberapa hasil perkebunan Maluku sudah turun sejak akhir April 2015 dan sekarang ini juga turun lagi,” kata Ceng, seorang pengumpul yang melakukan transaksi beli di toko miliknya.
Dia menjelaskan sekarang ini harga cengkih turun menjadi Rp108.000/kg dari sebelumnya Rp120.000, biji pala bundar Rp90.000/kg pada pekan lalu kini turun menjadi Rp72.000/kg, fuli juga turun dari Rp130.000 menjadi Rp125.000/kg.
Coklat juga turun dari Rp27.000 menjadi Rp25.000/kg, dan kopra Rp6.200/kg.
Dia menjelaskan, patokan harga beberapa jenis komoditi unggulan Maluku ini sesuai dengan harga yang dipatok di Surabaya yang selama ini dijakdikan sebagai pasar utama sekaligus pelabuhan ekspor komoditi asal Maluku.
“Kalau sekarang ini kami juga belum mendapat informasi jelas terkait penurunan harga komoditi unggulan ini, apa lagi di daerah lain termasuk Maluku tidak ada musim panen,” katanya.
Bisa saja, lanjutnya, perusahaan rokok yang ada di Jawa masih memiliki stok cengkih yang banyak sehingga mereka tidak lakukan pembelian yang akhirnya mempengaruhi harga turun.
Selain itu, kegiatan ekspor ke beberapa negara di belahan Eropa lagi menurun dan mungkin hal itu karena stok mereka masih ada juga.
“Jadi perkembangan harga juga bukan hanya tergantung dari masa panen, tetapi pembeli terutama cengkih untuk pembuatan rokok dan sebagainya di dalam negeri,” katanya.
Kalau mereka masih mempunyai stok yang cukup sudah pasti tidak ada pembelian, dengan demikian tidak terjadi perubahan harga naik di pasaran dan itu sering terjadi dari tahun ke tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Jejak Islam Menakjubkan di Mesir (2): Megahnya Masjid Al Azhar & Al Hussein

Jakarta, Aktual.co — Diberitakan Aktual.co sebelumnya, berikut beberapa peninggalan tempat-tempat berejarah di Mesir yang saat ini dijadikan objek wisata, seperti:

Masjid Al Azhar
Terletak di tengah-tengah kota Kairo, Masjid yang berada di depan Universitas Al-Azhar ini adalah Masjid pertama yang dibangun oleh Dinasti Fathimiyyah.

Kesan pertama saat Anda melihat Masjid Al-Azhar pastilah megah karena bangunan dan menaranya yang indah. Di sini banyak terdapat benda-benda kuno berusia ratusan tahun.

Masjid Al-Hussein
Masjid terluas di Kairo ini juga merupakan monumen Islam sehingga banyak umat Islam dari seluruh penjuru dunia menyempatkan datang ke sini saat berkunjung ke Mesir.
Masjid Al-Hussein sejak lama telah dinobatkan sebagai masjid negara.

Gereja di Kota Kairo
mengunjungi kota kairo tua untuk melihat gereja gantung, gereja abu serga. tempat pengungsian keluarga kudus ketika dikejar Raja Herodes. Sinagoge Ben Ezra,tempat dimana musa diambil oleh Raja Firaun dari sungai nile.

Dan, untuk mengunjungi Gereja Alkitab terapung dan Gereja Sampah (st.simon the tunner). kemudian menuju benteng kairo untuk melihat Masjid tercantik di dunia.

Artikel ini ditulis oleh:

KOBAR: Pimpinan DPRD DKI Adalah Pecundang

Jakarta, Aktual.co — Komando Barisan Rakyat (Kobar) kembali menggelar aksi di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. Massa yang berkumpul sejak pukul 13.00 WIB ini menuntut agar pimpinan DPRD segera melanjutkan Hak Menyatakan Pendapat (HMP) sebagai tindak lanjut Hak Angket.

Kordinator aksi, Zido Riziki mengatakan, pimpinan DPRD DKI Jakarta adalah pecundang, pasalnya sejak Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinyatakan bersalah dalam sidang paripurna hak angket 6 april lalu. Hingga kini pimpinan dewan belum juga menindaklanjuti rekomendasi hak angket pada tahap hak menyatakan pendapat (HMP)

“Meminta DPRD harus menjelaskan, kenapa HMP tidak dilanjutkan jangan kaya pecundang pimpinan, kita tidak membahas Ahok lagi, ini masalah DPRD. Mereka sudah seperti banci. Ahok sudah dinyatakan bersalah,” kata Zido di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (18/5)

Selain itu KOBAR juga menyebut sejumlah fraksi yang tidak mendukung digulirkannya HMP adalah fraksi-fraksi banci dan penghianat. Mereka meminta agar tidak dipilih lagi dalam pemilu berikutnya.

“Seperti PDI, PAN, PKB, Hanura dan Nasdem partai-partai penghianat warga Jakara, karena tidak menyikapi HMP. Kita sudah tidak bicara Ahok, dia sudah salah, jangan pilih lagi fraksi yang tidak dukung HMP,” ungkapnya

Sebelumnya Gubernur Basuki Tjahaja Purnama Ahok telah dinyatakan bersalah dalam sidang paripurna hak angket. Berikut ini adalah pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Gubernur Ahok yaitu : Pasal 34 ayat 1 undang-undang keuangan negara no. 17/2003, pasal 314 UU pemerintahan daerah no 23/2014, pasal 47 peraturan pemerintah (PP) pengelolaan keuangan daerah no 58/2005, dan pasal 1 ayat 9 peraturan menteri dalam negeri no.13/2006 tentang pedoman keuangan daerah.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Demi Kemanusiaan, Pemerintah Didesak Tangani Pengungsi Rohingya

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddik mendesak pemerintah menangani pengungsi Rohingya bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk LSM dan lembaga-lembaga internasional.
“Meski Indonesia belum tandatangani Konvensi PBB tahun 1951 tentang Pengungsi, bukan berarti pemerintah boleh menelantarkan pengungsi yang terancam jiwanya,” kata Mahfudz, di Jakarta, Senin (18/5).
Atas nama kemanusiaan, kata Mahfudz, pemerintah harus bisa membantu mencarikan solusi. “Ada tiga hal yang bisa dilakukan,” kata dia.
Pertama, bantuan darurat dengan membantu logistik bagi kapal-kapal pengungsi yang akan memasuki atau mendekati wilayah perairan Indonesia sehingga mereka bisa meneruskan perjalanan ke negara tujuan.
“Dan atau menyiapkan penampungan kepada mereka yang sudah bersandar di wilayah Indonesia seperti yang terjadi di Aceh,” kata politisi PKS ini.
Menurut dia, lembaga-lembaga kemanusiaan siap membantu pemerintah menangani ini. Saat ini sejumlah LSM kemanusiaan sudah terjun membantu warga Rohingya di Aceh.
Kedua, pemerintah berkoordinasi dengan badan PBB yang mengurus pengungsi (UNHCR) untuk penanganan pengiriman para pengungsi ke negara tujuan. Ketiga, Indonesia bersama Malaysia dan Thailand, dalam kasus warga Rohingya, harus bicara dan menekan Myanmar untuk menyelesaikan persoalan politik diskriminatif terhadap warga Rohingya yang sudah berdampak kepada kawasan.
Dalam kaitan ini, pejabat pemerintah seharusnya tidak mengeluarkan pernyataan yang ‘bertabrakan’ dengan prinsip kemanusiaan.
“Indonesia pernah bereaksi keras ketika Pemerintah Australia menghalau kapal pengungsi dari wilayah perairan Australia masuk ke wilayah perairan Indonesia.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain