11 April 2026
Beranda blog Halaman 36407

Presiden Jokowi Resmikan Kampus IPDN Papua

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo menandatangani prasasti sebagai tanda pengoperasian kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Regional Papua di Bumi Perkemahan (Buper) Distrik Heram, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu.
Penandantanganan prasasti itu didampingi oleh Rektor IPDN Regional Papua Margaretha Rumbekwan, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, Panglima TNI Jenderal Moeldoko dan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti.
Menkumham Yasona Laoly, Menko Polhukam Tedjo Edhi Purdijatno, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen G Siahaan dan Kapolda Papua Irjen Pol Yotje Mende serta Forkompimda juga hadir dalam acara peresmian itu.
“Hari ini saya meresmikan IPDN Kampus Papua. Untuk membangun tanah Papua yang menjadi harapan kita ke depan, kita harus mempersiapkan aparatur yang handal, pemerintahan untuk pelayanan publik dan masyarakat yang lebih profesional. Saya titip seluruh praja, Pak Rektor,” katanya.
“Ke depan memang kita lebih prioritaskan pelayanan publik dan pelayanan kepada masyarakat yang semua dimulai dengan e-governance baik e-performen, e-buggetting, e-purcesing, e-katalog, semua dengan e, kenapa seperti itu? Karena kita ingin mempercepat semua pelayanan publik yan ada dinegara kita,” katanya.
Presiden Jokowi menegaskan bahwa selama masa kepemimpinannya akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat khususnya di Papua, yang tentunya harus mengelola anggaran dengan baik dan benar sehingga pembangunan yang diharapkan bisa tercapai.
“Kita ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kita ingin semua anggaran yang ada baik anggaran APBD kabupaten/kota, APBD provinsi dan APBN Pusat semua terkontrol dengan baik. Semua diawasi dengan mudah, semua akan kita bangun ‘cash management system’ yang bisa dilihat setiap waktu ‘real time’ penerimaan dan pengeluaran, pemasukan dengan sistem yang ingin kita bangun,” katanya.
Apalagi, lanjut Presiden Jokowi, persaingan yang terjadi saat ini hingga ke depan nanti, bukan saja antar daerah atau provinsi, tetapi sudah tingkat negara, sehingga membutuhkan SDM yang mengerti dan paham untuk mengantisipasi hal itu.
“Karena persaingan sekarang bukan persaingan antarota/kabupaten, bukan antarprovinsi tetapi persaingan antarnegara. Jadi persaingan antarnegara ini kalau SDM yang baik dengan kompetitif yang tinggi ini yang akan memenangkan persaingan. Ini saya kita kira perlunya dipersiapkan praja-praja yang profesional,” katanya.
Usai meresmikan gedung IPDN Regional Papua, Presiden Jokowi melanjutkan kunjungan kerja ke Lapas Abepura, Distrik Abepura, Kota Jayapura, guna memberikan grasi kepada lima orang tahanan politik.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pemadaman Kebakaran Pasar Johar Diiringi Gema Adzan

Jakarta, Aktual.co — Kumandang adzan dari Masjid Agung Semarang mengiringi proses pemadaman Pasar Johar Semarang, yang terbakar Sabtu malam.
Adzan mulai berkumandang sekitar pukul 23.00 WIB dari masjid yang tidak jauh dari pasar yang pernah dinobatkan sebagai yang terbesar di Asia Tenggara ini.
Mobil pemadam kebakaran terus dikerahkan untuk memadamkan api yang belum terlihat mereda kobarannya.
Para pedagang pasar berlantai dua tersebut masih tampak sibuk menyelamatkan barang dagangannya.
Warga masyarakat menyemut di sepanjang Jalan Agus Salim untuk menyaksikan peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran yang melanda bangunan pasar yang sebagian merupakan benda cagar budaya tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Kebakaran diduga berawal dari salah satu kios pakaian.
Belum diketahui penyebab awal kebakaran, namun dugaan awal peristiwa itu disebabkan hubungan pendek arus listrik.
Bangunan lantai satu pasar tersebut dihuni sebagian besar oleh pedagang pakaian, sementara lantai dua dihuni para pedagang buku.
Pasar yang dibangun tahun 1937 tersebut merupakan hasil rancangan arsitek asal Belanda Thomas Karsten

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Polisi Selidiki Kapal Fery Terbakar

Jakarta, Aktual.co — Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polresta Banjarmasin sedang mendalami kasus kapal fery penyeberangan yang terbakar pada Jumat (8/5) siang.
“Kami lakukan pemeriksaan intensif terhadap para saksi utama dalam peristiwa terbakarnya kapal fery itu,” ucap Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Drs Wahyono MH di Banjarmasin, Sabtu (9/5).
Ia mengatakan ada bebera saksi yang diperiksa secara intensif di antaranya penumpang kapal fery atas nama Ihsan yang diduga membawa derigen yang berisikan bensin.
Selanjutnya, pemilik kapal fery Asmani dan Juragan kapal fery yang diketahui bernama Sahrudi sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Sat Polair.
Wahyono juga mengatakan Ihsan diperiksa karena membawa bensin sedangkan untuk juragan kapal Sahrudi diperiksa terkait apakah memenuhi standart pelayaran dan bagaiman pola pengaturan terhadap penumpang yg membawa barang-barang mudah terbakar.
“Yang jelas pemeriksaan ini untuk mengetahui sejauh mana faktor kelalaian mereka yang mengakibatkan kapal fery itu terbakar,” tutur orang nomor satu di lingkungan Polresta Banjarmasin itu.
Wahyono terus mengatakan kasus ini terus dilakukan penyidikan karena belum seluruhnya saksi dapat diperiksa dari pihak penumpang diperkirakan masih shok.
Untuk diketahui, kejadian fery terbakar itu terjadi pada Jumat (8/5) siang sekitar pukul 11.30 Wita saat umat Islam bersiap-siap untuk melaksanakan Salat Jumat.
Kapal fery yang terbakar itu diketahui memilki nama KM.Berkat dengan rute Halinai – Mantuil Banjarmasin Selatan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kronologis kejadian pada saat itu kapal fery membawa penumpang dan lima unit sepeda motor menyeberang dari Mantuil ke Pulau Astra Bina.
Pada saat melakukan penyeberangan tiba-tiba kapal fery tesebut terbakar pada posisi bagian belakang buritan kapal dan dengan cepat membesar karena kapal terbuat dari bahan kayu mudah terbakar.
Lanjutnya, api yg diduga berasal dari barang bawaan salah satu penumpang itu dengan cepat membakar seluruh bagian kapal sehingga semua penumpang yang berada di dalam fery langsung melompat ke sungai guna menyelamatkan diri.
Dalam peristiwa tersebut satu penumpang atas nama Suyitno meninggal dunia karena tenggelam di sungai dekat dengan tempat kejadian.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

27 Perguruan Tinggi Ikuti Kontes Robot Nasional

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 27 perguruan tinggi di kawasan regional V mengikuti kontes robot nasional yang diselenggarakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Ketua Pelaksana Kontes Robot, Rudy Haryanto di Banjarmasin, Sabtu (9/5), mengatakan, kontes robot kali ini, terdiri atas empat kategori yaitu, kategori Abucon Indonesia (KRAI), dengan tema badminton, kemudian robot pemadam api Indonesia (KRPAI), kategori beroda dan berkaki, kemudian robot seni tari (KRSI) dan sepak bola Indonesia (KRSBI).
Menurut Rudy, ke 27 perguruan tinggi tersebut berasal dari Kalimantan, Sulawesi, Papua, Maluku, Nusa Tenggara dan Bali.
“Total peserta kontes yang diselenggarakan di Gedung Sultan Suriansyah tersebut mencapai 160 orang ditambah 67 orang dosen pembimbing,” katanya.
Dalam kontes tersebut, Gedung Sultan Suriansyah, diubah layaknya lapangan olah raga, terdapat lapangan sepak bola, badminton dan lapangan futsal, untuk tempat bertanding robot yang ikut kontes.
Khusus tuan rumah yang diwakili Poliban Banjarmasin, kata Rudy, semua kategori diikuit, kecuali sepak bola.
“Kita belum bisa mengikuti kontes sepak bola, karena harga robot yang cukup mahal, yaitu Rp15 juta untuk satu robot,” katanya.
Sedangkan robot untuk kontes kategori lainnya, seperti robot pemadam api, badminton dan penari, harganya antara Rp5 juta hingga Rp10 juta satu robot.
Sejak diadakan kontes robot tahunan secara nasional, kata dia, perkembangan kemampuan dan kreativitas teknologi mahasiswa Kalimantan Selatan meningkat cukup pesat.
Sebab, para mahasiswa memiliki wahana untuk memacu kreativitasnya, untuk bisa mengikuti kontes demi kontes yang dilaksanakan bukan hanya pada tingkat nasional tetapi juga internasional.
Melalui kontes tersebut, tambah dia, diharapkan juga akan mampu menggali potensi dan meningkatkan kreativitas anak bangsa, untuk mengejar dan meningkatkan kemampuan teknologi agar lebih maju dibanding negara lainnya.
“Salah satu kendala dalam mengikuti kontes ini antara lain adalah mahalnya harga robot yang bisa untuk diikutkan kontes, kita berharap, mendapatkan bantuan dan dukungan dari pemerintah,” katanya.
Salah seorang peserta kontes dari Poliban Banjarmasin, Laila Adawiyah mengatakan, dia bersama timnya cukup antusias dalam mengikuti kontes robot ini.
Sebab, melalui kontes ini, dia bersama rekan-rekannya, terpacu untuk terus menggali kemampuan dan kreativitas untuk bisa memenangkan kontes kali ini.
Berdasarkan situs http://kri2015reg5.poliban.ac.id, pemenang lomba kontes untuk katagori KRAI adalah juara satu, Cendana dari Universitas Nusa Cendana (Kupang), juara dua, Daeng Ramang dari Universitas Hasanuddin (Makassar), juara tiga IC Roata dari Universitas Tadulako dan juara empat tuan rumah, Bauntung dari Politeknik Negeri Banjarmasin.
Selanjutnya, juara kontes Lomba KRPAI Beroda 2015 Regional 5, yaitu juara satu, Spongestron dari STMIK Handayani Makassar, juara dua, Karaeng V.2 dari Universitas Hasanuddin, juara tiga, PK-10 dari Politeknik Negeri Ujung Pandang, dan juara empat, Barong dari Politeknik Negeri Bali.
Sedangkan dua kategori lainnya, belum diumumkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PSSI: Tak Ada Gunanya Komentari Tim Transisi

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia La Nyalla Mattalitti tidak menghiraukan adanya Tim Transisi yang telah dibentuk oleh Menteri Pemuda dan Olahraga guna menangani kompetisi Liga Indonesia 2015 untuk sementara.
“Sama sekali tidak ada gunanya kami mengomentari tim transisi itu. PSSI akan terus berjalan ‘istiqomah’ dan saya sebagai pemimpin siap menjalankan semua program yang kami buat,” kata La Nyalla seperti dilansir dari tim media PSSI di Jakarta, Sabtu (9/5).
La Nyalla bersikukuh untuk menjalankan pekerjaannya seperti biasa, tanpa memusingkan keberadaan Tim Transisi yang dibentuk untuk mengambil alih kewenangan PSSI dalam menjalankan kompetisi ISL 2015.
Ketua umum hasil kongres di Surabaya pada 18 April tersebut mempertanyakan anggota dan klub yang akan berada di bawah kepengurusan PSSI baru yang diinginkan oleh Kemenpora selama Tim Transisi mengambil alih sementara kewenangannya.
“Kalau nanti Tim Transisi bentuk PSSI baru, ya nanti itu anggotanya siapa saja? Terus peserta atau klub yang ikut kompetisi mereka juga darimana? Ini kan aneh,” ujar La Nyalla.
Selain itu, La Nyalla juga merasa yakin bahwa klub-klub peserta ISL tidak akan yang bersedia berkompetisi di bawah penanganan Tim Transisi.
“Saya yakin, Liga dan klub-klub anggota PSSI tidak akan mau berkompetisi di bawah tim yang dibentuk oleh Menpora. Dan seperti yang sudah diketahui, klub-klub sudah sangat tegas tidak ingin berkompetisi di bawah Tim Transisi,” ucap La Nyalla.
Menpora Imam Nahrawi secara resmi telah merilis 18 nama Tim Transisi yang terdiri dari berbagai kalangan profesi pada Jumat (8/5).
Tim Transisi yang diketuai oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudiatmo tersebut beranggotakan Lodewijk F Paulus, Ridwan Kamil, Edy Rumpoko, Ricky Yacobi, Bibid Samad Rianto, Darmin Nasution, Cheppy T Wartono, Tommy Kurniawan, Iwan Lukminto, Francis Wanandi, Saut H Sirait, Andre Darwis, Farid Husaini, Zuhairi Misrawi, Diaz Faizal Malik Hendropriyono, dan Velix W Wanggai.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Tercemar Pupuk, 20 Hektare Rumput Laut Gagal Panen

Jakarta, Aktual.co — Seluas 20 hektare tanaman rumput laut yang dikelola tiga kelompok tani di Perairan Melahing, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kota Bontang, Kalimantan Timur, gagal dipanen karena diduga tercemar puluhan karung pupuk amoniak.
Ketua Kelompok Tani Nelayan Sipatuo Melahing, Nasir Lakada ketika dihubungi di Bontang, Sabtu (9/5), mengungkapkan, matinya rumput laut itu membuat petani menderita kerugian cukup besar dan karung pupuk tersebut telah diangkat untuk dilaporkan ke kelurahan setempat serta instansi terkait.
“Awalnya warga beranggapan karung itu hanya berisi pasir biasa, tetapi setelah dua kali mengalami gagal panen, akhirnya warga memutuskan untuk mengangkat karung tersebut dan kemudian melaporkan ke kelurahan Tanjung Laut,” kata Nasir.
Kelompok tani nelayan lain yang juga mengalami kerugian adalah Kelompok Nelayan Sipatuo II dan Kelompok Nelayan Alam Jaya.
Menurut Nasir, kasus ini baru pertama kali terjadi, karena biasanya tanaman rumput laut terserang hama “ice-ice” dan “lapa-lapa” dengan gejala bintik-bintik putih di sekitar daun. Jika dibiarkan, hama itu menyebar dan menyebabkan rumput laut mati.
“Kalau yang sekarang terbilang baru, karena tiba-tiba daun rumput laut itu menguning dan tanaman mati,” ujarnya.
Sebelum menemukan puluhan karung berisi pupuk amoniak itu, Nasir dan anggota kelompoknya sempat melakukan dua kali pembibitan rumput laut, namun semuanya gagal dipanen.
“Dugaan sementara mungkin karena tercemar puluhan karung berisi pupuk amoniak itu,” ujarnya.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Bontang, Agus Amir saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya telah mendapatkan contoh karung dan rumput laut tercemar dari kelompok tani itu.
Hingga kini, BLH masih menunggu hasil penelitian laboratorium yang dilakukan Dinas Perikanan, Kelautan dan Perikanan setempat.
“Kasus ini masih dalam proses observasi guna memastikan penyebab rusaknya tanaman rumput laut milik warga. Kemungkinan pekan depan hasilnya bisa diketahui,” katanya.
Agus Amir menambahkan, pihaknya sudah mengumpulkan sejumlah bukti dari lokasi kejadian, seperti karung berlogo Pupuk Kalimantan Timur (PKT) berikut nomor seri produksinya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain