12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36491

Pertandingan Persebaya VS Persiba Batal Digelar, Panpel Merugi

Surabaya, Aktual.co — Pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan Persiba Balikpapan dalam laga lanjutan Liga Indonesia 2015, yang rencananya digelar Minggu (26/4), di Gelora Bung Tomo Surabaya,  batal digelar.
Hal ini menyusul tidak adanya izin dan rekomendasi pengamanan  dari Polrestabes Surabaya.
Sekretaris panpel pertandingan Persebaya, Ade rio, mengatakan bahwa akibat dibatalkannya pertandingan, panpel merugi karena sudah mencetak 15.000 tiket dan terlanjur menyewa stadion sekaligus melunasi pajak.
Panpel sendiri tidak berani menggelar pertandingan meski tanpa izin seperti saat melawan Mitra Kukar di gelora Bung Tomo Surabaya pada dua pekan lalu.
“Setelah adanya surat dari menpora kepada mabes,  kita tidak bisa menggelar pertandingan. Ini beda dengan saat kita nekat bertanding melawan Mitra Kukar. Bedanya,  jika lawan Mitra Kukar masih ada ijin pengamanan. Ini tidak ada,” terang Ade, Sabtu (25/4).
Sejauh ini panpel sudah mengirim surat ke PT Liga, namun sebelum mengirim surat, pemain dan official Persiba Balikpapan sudah tiba di Surabaya dan panpel juga mempersilakan tim persiba untuk menjajal lapangan.
Bahkan, panpel Persebaya sudah mencoba menawarkan untuk berlaga tanpa penonton, atau memindahkan lapangan AL  Bumimoro, Surabaya, tetapi tetap saja tidak bisa digelar.
” Sudah mencoba tanpa penonton atau dipindah lapangan ke Bumimoro, tapi tetap tidak bisa. Dan kita  menyerahkan sepenuhnya kepada PT Liga.” lanjut Ade.

Artikel ini ditulis oleh:

Pakar ITB: Reklamasi dan GSW Bukan Solusi Atasi Banjir Jakarta

Jakarta, Aktual.co —Pakar kelautan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Muslim Muin Ph.D berpendapat pembuatan reklamasi pulau dan proyek Giant Sea Wall (GSW) jelas bukan sebuah solusi untuk mengatasi banjir di Ibu Kota DKI Jakarta. Proyek itu malah diprediksinya bakal bikin masalah membuat masalah baru.

Selain memakan biaya besar hingga ratusan triliunan, kata dia, proyek diprediksi akan memperparah masalah lingkungan di Jakarta.

“Banjir bakal semakin parah, merusak lingkungan laut Teluk Jakarta, mempercepat pendangkalan sungai, mengancam sektor perikanan lokal, dan menyebabkan permasalahan sosial,” ujar dia, saat dihubungi Aktual.co, Sabtu (25/4).

Kata Muslim, banjir bakal semakin parah lantaran kecepatan air sungai semakin berkurang akibat jauhnya muka air atau titik terendah untuk mengalirkan air.

Dijelaskan dia, di Jakarta ini ada tiga belas sungai yang semuanya bermuara di Teluk Jakarta. Sehingga debit airnya diperkirakan tidak sedikit.

Ketimbang bangun GSW, cara satu-satunya yang saat ini masuk akal untuk tangani banjir adalah dengan lakukan pengerukan sungai. “Untuk mengurangi pengendapan lumpur di dasar sungai (sedimentasi). Jika ini tidak rutin dilakukan yang terjadi adalah banjir,” ucap Muslim.

Sedangkan jika GSW dibangun, kata Muslim, maka diperlukan pompa air dengan kapasitas sedot besar agar debit air tetap aman. Tentunya, biaya yang dibutuhkan tidak sedikit agar si pompa tetap terus beroperasi 24 jam.

“Saya sudah hitung-hitung biayanya sebesar 300 miliar rupiah setiap tahun untuk keadaan normal. Itu kalau debit air membesar tentu biayanya lebih besar lagi karena butuh listrik yang lebih besar lagi,” ujar dia.

Lalu saat ditanya soal reklamasi, Muslim menjawab, itu hanya untuk kepentingan bisnis properti dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan upaya penanganan banjir.

“Jadi wacana yang dibangun Ahok bahwa itu demi menyelematkan Jakarta ya sama sekali tidak benar. Coba hitung berapa keuntungan berkali-kali lipat yang didapat dengan membuat pulau-pulau reklamasi itu. Ngga ada itu buat cegah banjir,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Polrestabes Semarang Ringkus Tiga Pelaku Begal Bermotor

Semarang, Aktual.co — Aparat Satreskrim dan Resmob Polrestabes Semarang meringkus tiga pelaku begal dengan sasaran korban perempuan yang kerap beraksi di wilayah hukum Kota Semarang. 
Pelaku tertangkap di jalan Kesehatan Semarang pada Jum’at (24/4), sekitar pukul 21.00 WIB, setelah diintai petugas sejak lama.
Kapolrestabes Semarang Kombes pol Burhanudin mengatakan aksi para pelaku ini kerap meresahkan masyarakat di wilayah hukum kota Semarang. Pelaku ditangkap setelah menjegal korban perempuan bernama Mila Triana Dewi, mahasiswa asal Banyumas, Jawa Tengah.
“Para pelaku diamankan setelah ada laporan korban yang barang bawaannya berupa handphone di rampas di tengah jalan,” ungkapnya, saat gelar di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (25/4).
Pelaku rata-rata masih berusia belasan tahun, yakni MFes (19) beralamat jalan Kuningan Semarang Utara, RF (15), warga Dadapsari Semarang Utara dan IAA (16) warga Dadapsari Semarang Utara.
Para pelaku biasa mencuri di pasar Kembang Kalisari, Semarang. Petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merk Iphone, satu unit powerbank, dan tas warna putih, serta satu unit kendaraan bermotor Yamaha Vixion warna putih.
Ketiganya dijerat pasal 363 ayat 1 ke (1)  KUHAP dengan ancaman penjara maksimal 7 tahun. 

Artikel ini ditulis oleh:

Tokoh Pluralisme, Gus Dur Berpeluang Dianugerahi Pahlawan Nasional

Jakarta, Aktual.co — Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tokoh pluralisme yang juga Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur, berpeluang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.
“Pengusulan Gus Dur sudah selesai di Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) tinggal melanjutkan ke dewan gelar,” kata Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Jakarta, Sabtu (25/4).
Hal itu disampaikan Khofifah usai peresmian patung Gus Dur masa kecil di Taman Amir Hamzah, Pegangsaan Jakarta Pusat.
Pengajuan ke dewan gelar akan dimulai pada Mei mendatang. Sementara proses penganugerah sendiri dilakukan menjelang 10 November bertepatan dengan Hari Pahlawan.
Dewan gelar sendiri diketuai oleh Menkopolhukam sementara sekretaris juga dari pihak militer.
Saat ini usulan yang masuk untuk Pahlawan Nasional cukup banyak dan ada beberapa yang di proses di TP2GP ke dewan gelar seperti usulan dari Banten dan Jawa Barat. Gus Dur dianggap sebagai bapak bangsa dan tokoh pluralisme.

Artikel ini ditulis oleh:

Satu-satunya di Dunia, Museum Sandi ada di Yogyakarta

Jakarta, Aktual.co — Museum Sandi Yogyakarta di Jalan Faridan M Noto, Kotabaru, Yogyakarta, merupakan satu-satuanya museum di dunia yang mengoleksi benda-benda dan peralatan untuk mengirimkan pesan-pesan rahasia.
“Museum Sandi di Indonesia hanya ada satu di Yogyakarta ini, bahkan di seluruh dunia mungkin hanya ada satu di Yogyakarta ini,” kata pengurus Museum Sandi Yogyakarta, Irawan Haris Wibawa, Sabtu (25/4).
Menurut dia, Museum Sandi Yogyakarta ini banyak mengoleksi sejarah persandian di Indonesia sejak zaman perang kemerdekaan.
“Koleksi tersebut diantaranya buku kode sandi, telegraf hingga berbagai jenis mesin sandi baik buatan dalam maupun luar negeri sejak 1946 hingga sekitar 1950-an,” katanya.
Mesin sandi yang merupakan karya bangsa Indonesia adalah SR 64, yang pada masanya dulu sempat digunakan untuk melakukan pengiriman pesan rahasia negara.
“Mesin sandi SR 64 ini juga pernah digunakan dalam konferensi Nonblok di Kota Algeri, Aljazair pada 1965,” katanya.
Pada masa perjuangan kemerdekaan, mesin-mesin sandi ini memiliki peran sangat penting untuk mengirimkan sinyal atau pesan penyerangan ke sarang musuh tanpa terdeteksi.
“Dengan bantuan mesin-mesin sandi tersebut, pejuang kemerdekaan Indonesia berhasil merebut daerah-daerah yang dikuasai penjajah.”
Mesin-mesin sandi tersebut saat ini sengaja dihadirkan dalam Museum Sandi Yogyakarta agar dapat dilihat oleh masyarakat luas sebagai bentuk pendidikan mengenai sejarah persandian Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Penuhi Kebutuhan Pangan, Bulog Meulaboh Targetkan Pengadaan Beras 3000 Ton

Jakarta, Aktual.co — Perum Bulog subdivisi regional Meulaboh, Provinsi Aceh menargetkan pengadaan beras dalam negeri di daerah itu pada tahun 2015 sebanyak 3000 ton guna memenuhi kebutuhan pangan di kawasan setempat.
“Saat ini tim terus bekerja untuk membeli hasil panen milik petani dan Insya Allah target itu akan tercapai,” kata Kepala Subdivisi Regional Perum Bulog Meulaboh, M Junaidi, di Banda Aceh, Sabtu (25/4).
Pengadaan beras dalam negeri yang ditargetkan pada tahun 2015 sebelumnya mencapai 6000 ton dan direvisi menjadi 3000 ton untuk tahun itu, karena tingginya harga beli di pasaran.
Junaidi menyebutkan harga beli beras di perusahaan milik pemerintah tersebut sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk beras sebesar Rp7.300/kilogram.
Menurut dia, realisasi pengadaan beras yang dilakukan Kasubdivre Meulaboh hingga April telah mencapai 700 ton. Pengadaan yang dilakukan itu salah satunya untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat miskin di kawasan itu.
Pengadaan beras yang dilakukan perusahaan plat merah itu di Meulaboh akan terus bertambah dan diperkirakan akan lebih banyak lagi pada musim gadu.
“Kami berharap pada musim gadu nanti target pengadaan beras dalam negeri tahun 2015 akan tercapai,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain