15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 36860

IHSG Dibuka Melemah 8,88 Poin ke Posisi 5.438,52

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka turun 8,88 poin atau 0,16 persen menjadi 5.438,52, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 melemah 2,25 poin (0,24 persen) menjadi 946,27.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan pelemahan. Kembalinya pelaku pasar melanjutkan aksi jualnya membuat IHSG kian terbenam di zona merah. “Tidak banyak indeks sektoral yang menguat dimana hampir mayoritas mengalami pelemahan. Penguatan yang terjadi lebih banyak dialami saham-saham lapis bawah,” ujar Kepala Riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.

Pada perdagangan Selasa (14/4) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.415-5.426 dan resisten 5.455-5.490. Menurutnya, laju IHSG gagal mendekati area target resisten, dan jika aksi jual tidak terbendung maka pelemahan dapat dimungkinkan terjadi.

“Meski kami berharap pelemahan dapat lebih terbatas, namun tetap cermati dan antisipasi bila terdapat potensi pelemahan lanjutan,” pungkasnya.

sementara itu, pada perdagangan hari ini (14/4), First Asia Capital memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dengan support di 5410 dan resisten di 5490 cenderung bergerak di teritori negatif.

“Pelaku pasar diperkirakan masih berhati-hati mengambil posisi beli menyusul kekhawatiran atas perlambatan ekonomi China dan domestik,” ujar Analis First Asia Capital, David Sutyanto dalam riset yang diterima Aktual, Jakarta, Selasa (14/4).

Selain itu, sambungnya, pelaku pasar juga tengah mengantisipasi pertumbuhan ekonomi domestik kuartal pertama tahun ini yang diperkirakan melambat di 5% dan antisipasi rilis laba emiten kuartal pertama.

“Pada perdagangan saham kemarin (Senin, 13/4), pergerakan IHSG didominasi aksi ambil untung di tengah tipisnya nilai transaksi. IHSG sepanjang perdagangan bergerak di teritori negatif tutup di 43,931 poin (0,8%) di 5447,409,” jelasnya.

Ia menambahkan, koreksi IHSG kemarin terutama dimotori pemodal asing yang mencatatkan nilai penjualan bersih Rp682,35 miliar setelah selama pekan sebelumnya mencatatkan nilai pembelian bersih Rp765,21 miliar.

“Koreksi IHSG kemarin tidak sejalan dengan tren pasar saham Asia yang umumnya bergerak di teritori positif terutama dimotori oleh saham China,” tambahnya.

Pasar saham China melonjak 2% setelah pasar berspekulasi otoritas China akan melanjutkan stimulus moneternya menyusul anjloknya surplus perdagangan China Maret lalu yang hanya USD3,1 miliar dibandingkan surplus Februari USD60,6 miliar.

“Hal ini mengindikasikan koreksi IHSG kemarin terutama dipicu sentimen domestik, terutama antisipasi pasar atas rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia 1Q15 yang diperkirakan melambat hanya mencapai 5% dibandingkan periode yang sama 2014 mencapai 5,2%,” papar David.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemedagri Jamin Akurasi DAK2 dan DP4

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) menjamin akurasi Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2) dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) untuk pilkada serentak Desember 2015.

“Akurasi data yang dikeluarkan ini sudah digunakan 52 lembaga nasional, empat diantaranya adalah lembaga perbankan yakni BNI, BRI, Mandiri dan BCA, sehingga tidak perlu diragukan lagi,” kata Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Irman di sela-sela Seminar Daftar Penduduk tahun 2015 di Makassar, Senin (13/4) malam.

Menurut dia, pentingnya akurasi data itu karena sebagai implementasi dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada serentak pada Desember 2015.

Dia mengatakan, untuk mencapai target hasil Pilkada yang berkualitas dan demokratis, maka perlu ditunjang dengan data kependudukan yang akurat.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, Kemdagri dalam waktu dekat mengeluarkan DAK2 dan DP4.

“Penyerahan DAK2 dan DP4 itu dilakukan melalui satu pintu yakni Kemdagri ke KPU pusat, selanjutnya pihak KPU Pusat mendistribusikan ke KPU provinsi dan kabupeten/kota,” kata Irman, Penyerahan DAK2 akan dilakukan pada 17 April 2015, sedangkan penyerahan DP4 dilakukan pada 3 Juni 2015. Dengan demikian masih ada waktu untuk melakukan validasi data.

Sementara itu, berdasarkan data Kemdagri, jumlah yang akan menggelar pilkada serentak pada Desember mencapai 269 daerah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, 224 daerah untuk pemilihan bupati dan wakil bupati, dan 36 daerah untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

Artikel ini ditulis oleh:

Siang Nanti, Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan

Jakarta, Aktual.co —Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pagi ini, Selasa (14/4), sebagian besar wilayah Jabodetabek berawan. 
Hujan dengan intensitas sedang turun diperkirakan mengguyur Kepulauan Seribu. Sedangkan Jakarta Utara diperkirakan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Siang hari, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat diperkirakan diguyur hujan intensitas ringan. jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Depok, Tangerang, Bekasi, Bogor.
Malam hari, sebagian besar wilayah Jabodetabek diguyur hujan dengan intensitas ringan. Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan mengguyur Depok.

Artikel ini ditulis oleh:

Polri dan KPK Siapa yang Bohong?

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak dilibatkan terkait rencana Bareskrim Polri melakukan gelar perkara secara terbuka atas penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK atas kasus dugaan kepemilikan rekening ‘gendut’.
Lembaga antirasuah itu membantah telah menerima undangan resmi dari korps Bhayangkara terkait gelar perkara yang akan digelar pada pukul 15.00 WIB sore ini itu.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Victor Edi Simanjuntak menyatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan undangan ke KPK kemarin sore.
“Ah diundang, gak bener itu,” ujar Victor saat dikonfirmasi, Selasa (14/4).
Selain telah melayangkan undangan secara institusi, lanjut Victor, Bareskrim juga mengundang dua Plt pimpinan KPK yakni Johan Budi SP dan Prof Indriyanto. “Tetap ke institusi. Meskipun ke personal dua orang itu, gak mungkin kasih undangan ke personal. Tetep ke institusi,” kata Victor.
Sementara KPK mengaku belum menerima surat undangan gelar perkara kasus Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan itu. “Saya belum dapat info soal itu. Belum ada undangan ke saya,” kata Pelaksana Wakil Ketua KPK, Johan Budi, saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, kepolisian mengatakan akan melakukan gelar perkara kasus Komjen Budi Gunawan. Kepolisian mengklaim telah mengundang KPK, Kejaksaan Agung dan beberapa media. Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Victor Edi Simanjuntak menyebut, hal itu dilakukan sebagai bentuk profesionalitas dan transparansi kepada publik terkait penanganan kasus jenderal bintang tiga itu.
Nantinya, gelar perkara itu rencananya akan menghadirkan beberapa ahli hukum.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sengkarut Penerbangan, Komisi V DPR RI Ancam Pecat Jonan

Jakarta, Aktual.co — Komisi V DPR RI akan tagih janji Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pecat direktorat jenderal perhubungan udara jika penerbangan tidak naik ke kategori 1.

“Kalau penerbangan kita nggak naik maka dirjen akan dipecat, itu akan kita tagih, kalau sudah pecat dirjen gak naik juga, menterinya yang kita pecat,” ujar Ketua komisi V DPR RI Fary Djemi Francis di Jakarta, Selasa (14/4).

Namun, Fary mengaku, Panja Komisi V tidak menghalang-halangi niatan menhub, justru mendukung penuh untuk bersama-sama benahi penerbangan dengan regulator.

Sementara itu, terkait keamanan bandara, Fary mengkritik, di saat panja komisi V sedang serius bicara keamanan dan keselamatan, justru aterjadi insiden memalukan dengan adanya penyusup di roda pesawat.

“ini saya katakan memalukan,” katanya

Atas peristiwa itu dan setelah meninjau beberapa bandara, Panja Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Penerbangan akan mendalami hasil temuan di lapangan bersama regulator-regulator terkait.

Artikel ini ditulis oleh:

Iran Hentikan Warganya Umroh ke Arab Saudi

Jakarta, Aktual.co — Ketegangan diplomatik antar dua negara yakni Iran dan Arab Saudi menuai dampak yang cukup siginifikan. Satu diantaranya Iran menghentikan menghentikan sementara semua perjalanan umroh ke Arab Saudi, Senin (13/4)

Keputusan itu diambil oleh Kementerian Kebudayaan Iran di tengah dugaan pelecehan yang dialami oleh dua orang peziarah pria Iran yang pergi ke Jeddah pada Maret lalu.

Juru bicara Kementerian Hossein Nooshabadi kepada stasiun televisi nasional menyebutkan bahwa perjalanan umroh itu akan ditunda hingga pemerintah Arab Saudi menerapkan sikap yang kuat untuk kasus tersebut.

Ia pun menegaskan bahwa pihaknya menuntut hukuman mati untuk kasus tersebut. Namun demikian, tidak dijelaskan lebih lanjut soal detil kasus pelecehan tersebut.

Seperti dikutip dalam laman Associated Press, setiap tahunnya ada sekitar 500 ribu warga Iran yang berkunjung ke Arab Saudi. Mereka mengunjungi dua tempat suci umat Islam yakni Mekkah dan Madinah.

Hubungan Iran dan Arab Saudi diketahui mengalami fase yang buruk sejak beberapa waktu terakhir, terutama terkait serangan udara yang dilakukan Arab Saudi kepada pemberontak Houthi di Yaman.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain