17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37156

Kenaikan Elpiji Bisa Dikendalikan Jika Pemerintah Turun Tangan

Jakarta, Aktual.co — Direktur Energi Watch Mamit Setiawan menyebut kenaikan gas elpiji 12 kg ini harusnya bisa dikendalikan oleh pemerintah. Sebab, kenaikan gas tersebut seharusnya tidak begitu besar jika pemerintah turun tangan.
“Harusnya kenaikannya tidak sebesar ini. Pemerintah harusnya bisa menahan kenaikan hingga situasi yang pas. Kan masyarakat baru mengalami kenaikan BBM dan beras. Kalau untuk Tarif Dasar Listrik (TDL) tahun ini engga tahu, semoga masih bisa ditahan,” ujar Mamit di Jakarta,  Jumat (3/4).
Waktu pengumuman kenaikan gas Elpiji 12 kg pun dirasa kurang tepat karena masyarakat baru saja mengalami kenaikan harga BBM dan sejumlah bahan pokok.
Meski demikian, terkait sikap Pertamina yang menaikkan harga tanpa memberi sosialisi, Mamit menyebut ini sudah tepat dilakukan agar tidak terjadi migrasi besar-besaran dari gas 12kg ke gas 3kg sehingga tidak menimbulkan kelangkaan.
Namun, pemerintah semestinya adil dalam menentukan kenaikan harga sehingga perubahan harga gas elpiji dimasyarakat bisa stabil.
“Kenaikan inikan memang menyesuaikan harga pasar. Memang seharusnya dilakukan agar tidak terjadi besar-besaran elpiji 3kg. Harusnya, kalau mau adil pemerintah harus mensubsidi elpiji 12 kg juga. Tapi itu kan engga dilakukan karena engga mungkin Pertamina bakal menanggung rugi besar. Elpijikan sudah menjadi kebutuhan masyarakat, pemerintah harus bisa menstabilitaskan harganya,”ujarnya.
Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) resmi kembali menaikan harga jual gas elpiji non subsidi atau Elpiji 12 kilogram (Kg) pada April 2015. Adapun kenaikan harga tersebut berkisar Rp6.300 sampai Rp8.000 per tabung dan juga tergantung jauh dan dekatnya suatu daerah.
Sementara itu, alasan utama BUMN energi ini menaikan harga jual Elpiji 12 kg adalah harga CPA dan tentunya nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pertaminapun berasalan agar para agen tidak menimbun untuk mencari keuntungan lebih. 

Artikel ini ditulis oleh:

Naiknya Harga LPG 12 Kg, Warga Surabaya Beralih ke Gas LPG Melon

Surabaya, Aktual.co — Naiknya harga gas LPG berukuran 12 kg yang berlaku sejak kemarin, membuat sebagian besar pelanggan gas LPG 12 kg beralih ke gas LPG 3 kg.
Bahkan, beberapa agen LPG di kawasan Kampung Malang, Surabaya terpaksa enggan menjual  LPG 12 Kg. “Lha, semuanya sekarang pada tukar yang ke 3 Kg. Biasanya mereka beli yang 12 kilo. Sekarang ramai-ramai malah pindah ke 3 kg. Kalau begini, berarti stok 3 kg harus saya perbanyak,” terang A Kiong, salah satu agen LPG di Kampung Malang, Surabaya, Jum’at (3/4).
A Kiong mengatakan, sehari biasanya bisa menjual hampir 50 tabung LPG 12 kg. Namun, sehari kemarin dirinya hanya 15 tabung yang terjual. Sementara, untuk ukuran 3 Kg justru melonjak, dari yang biasanya bisa menjual 200 tabung, kini bisa mencapai hampir 500 tabung 3kg sehari. Hal senada juga dikatakan Ernawati, salah satu pelanggan. Biasanya memang menggunakan LPG 12 kg untuk keperluan usaha makanannya. Namun, pasca adanya kenaikan dengan selisih 8 ribu rupiah, dia beralih ke beberapa tabung LPG 3 kg.
Apalagi, harga LPG yang dibeli Ernawati ke agen bukan sebagai harga tengkulak, melainkan harga eceran. Sehingga, jika biasanya  ukuran LPG 12 kg seharga 136 ribu per tabung, kini menjadi 144 ribu rupiah. Padahal, sesuai ketetapan pemerintah, untuk wilayah Surabaya, kenaikan 8 ribu rupiah tersebut dari Rp 131.700 menjadi Rp 139.700 rupiah.
Dengan kenaikan ini, Ernawati berharap agar pemerintah bisa mengendalikan harga LPG.
“BBM naik, LPG naik. Biasanya kalau BBM dan LPG naik, tidak hanya bahan mentah yang naik. Tapi makanan yang sudah siap saji itu juga ikutan naik. Nah, ini yang dikeluhkan ibu-ibu rumah tangga seperti saya,” tutup Ernawati.

Artikel ini ditulis oleh:

Rel Ambles, KA Semarang-Solo Terganggu

Jakarta, Aktual.co — Perjalanan kereta api dari Solo-Jakarta tertahan karena rel ambles setelah Stasiun Gundih, Kabupaten Grobogan ke arah Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/4).
Berdasarkan informasi petugas Stasiun Gundih, ada longsoran di jalur antara Stasiun Gundih dan Karangsono sehingga tidak bisa dilewati.
Petugas mengumumkan kereta akan dilewatkan melalui jalur alternatif Gundih-Gambringan-Stasiun Tawang Semarang.
Amblesnya rel ini membuat perjalanan Kereta Api Majapahit dari Malang ke Pasarsenen, Jakarta, tertahan di Stasiun Gundih dari pukul 03.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB belum bergerak.
Menurut petugas, tertahannya kereta karena banyaknya kereta yang tertahan dan harus bergantian, baik dari arah Solo-Semarang maupun sebaliknya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eggi: Saya Go Show ke DPP Golkar, Tidak ada Niat Apa-apa

Jakarta, Aktual.co — Praktisi hukum Eggi Sudjana membantah kedatangannya ke Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis lalu (2/4) untuk membahas masalah hukum dengan Ketua Umum DPP Golkar Agung Laksono seperti yang diberitakan di beberapa media sebelumnya. Eggi mengaku kedatangannya itu hanya bertamu saja tidak ada tujuan lain.
“Kedatangan saya hanya go show tidak ada niatan apa-apa,” ujar Eggi saat dihubungi di Jakarta, Jumat (3/4)
Eggi mengaku tidak membicarakan mengenai proses hukum yang sedang berjalan terkait dualisme kepengurusan Partai Golkar.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar kubu Agung, Zainuddin Amali, membenarkan bahwa sejak Kamis siang, Agung Laksono bersama pengurus bidang hukum DPP Partai Golkar tengah mengadakan rapat tertutup.
Saat ini, pengurus DPP Golkar kubu Agung sedang mempersiapkan upaya hukum untuk menghadapi putusan sela Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), yang menunda pengesahan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM mengenai kepengurusan Golkar.

Artikel ini ditulis oleh:

Ahok Ancam Pakai Pergub Lagi 2016, Kemendagri: No!

Jakarta, Aktual.co —Kementerian Dalam Negeri tanggapi serius pernyataan ‘nyeleneh’ Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mengaku tak masalah bila DKI bakal kembali gunakan Peraturan Gubernur (Pergub) dalam proses penyusunan APBD.
Dimana Ahok mengatakan kalimat itu sebagai antisipasi kalau eksekutif dan legislatif kembali tak capai kata sepakat di penyusunan APBD tahun-tahun ke depan.
“Pak gub (Ahok) kemarin bilang kalau bakal ada Pergub 2016 dan pergub selanjutnya lagi. Jujur saya bilang NO,” kata Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri Reydonnyzar Moenek saat rapat pembahasan Rapergub di Kemendagri, Kamis (2/4).
Dalam rapat yang dihadiri Ahok beserta jajaran SKPD DKI dan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi itu, Donny menegaskan penggunaan Pergub atau Peraturan Daerah (Perda) bukan ditentukan seorang kepala daerah seperti Ahok. 
“Pergub 2016 bergantung pada seberapa besar KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Anggaran Sementara),” ujar dia.
Waktu pembahasan KUA PPAS 2016, ujar Donny, dijadwalkan Juni-Juli 2015. Dia pun berharap dalam rentang waktu tersebut Ahok dan dewan bisa duduk bersama membahas rancangan program DKI. 

Artikel ini ditulis oleh:

Kembali, Kla Project Gelar Tour 16 Kota

Jakarta, Aktual.co — Pada 24 April 2015 mendatang, Kla Project, grup band yang dimotori Katon Bagaskara (vokal), Lilo (gitar) dan Adi (keyboard) akan menggelar konser di 16 kota di Indonesia.
Rencananya, di konser bertajuk ‘Klaborasi’ kali ini dari 16 kota yang siap sambangi ketiga punggawa ini, baru 11 kota antara lain : Banjarmasin, Palembang, Bandung, Surabaya, Malang, Lombok, Ambon, Medan, Aceh, Denpasar, dan Makassar menyatakan kesiapannya.
Menurut Katon Bagaskara meski tur bukanlah hal baru bagi Kla Project. Namun gimick-gimick saat konser berlangsung nanti telah disiapkan untuk menghibur idolanya.
“Biar nggak boring, aja intinya penonton ketika menyaksikan konser kami. Jadi, itu tantangan buat kami melakukan aransemen baru. Yang jelas banyak kejutan beda karena beda dari versi CD dan live,” ungkap Katon dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (2/4).
Lebih lanjut, Katon mengatakan di konser “Klaborasi” kali ini, KlaProject akan menggaet sejumlah musisi lokal untuk berkolaborasi dengannya.
“Bagi kami ini hal yang baru. Karena konsep kolaborasi dengan musisi lokal menarik. Serunya ini dilakukan di beberapa kota. Terus, kami konsisten semua pulau kami datangi,” terangnya.
“Di tur kami nanti, bakal ada Sony, Anton “J Rocks,” dan Rini Wulandari, ” terangnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain