2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37401

GMJ: Ahok Sumber Musibah dan Perusak Jati Diri Bangsa

Jakarta, Aktual.co — Ribuan massa Gerakan Masyarakat Jakarta siang ini menyerahkan petisi 35 ribu KTP masyarakat Jakarta yang mendukung digulikannya hak angket kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama hingga berujung pada pemakzulan.
Fahrurrozi Ishaq mengatakan bahwa Gubernur Ahok adalah musibah bagi masyarakat Jakarta dan perusak jati diri bangsa dari sikap arogannya yang dianggap sangat kasar.
” Ahok sumber musibah. Ahok perusak jatidiri bangsa. Perusak ahlak anak anak kita,” katanya saat menyerahkan petisi kepada ketua Pansus Angket Mohammad Ongen Sangaji, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/03).
Dikatakan Fahrurrozi bahwa Ahok sapaan Basuki untuk memimpin warga di tingkat rukun tetangga tidak pantes, terlebih untuk memimpin warga Jakarta yang memiliki warga dari berbagai macam suku dan ras. Terlebih menurutnya bahwa etika Ahok dinilai telah menciderai kaedah umat.
“Kalau menurut tokoh tokoh kami. Menyebut Ahok jadi rt aja gak pantes. Sangat kasar amat kotor. Kami masyarakat jakarta tidak setuju dengn pimpinan ahok. Emang kami dari awal sudah tidak ridho,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Sopir Tak Tunjukan Dokumen, TNI Sita Truk Bermuatan Kayu Ilegal

Jakarta, Aktual.co — Kodim 1013 Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berhasil menyita dua truk pengangkut kayu balau sebanyak 15 meter kubik tanpa dilengkapi dokumen yang sah.
Dandim 1013 Muara Teweh Letkol Inf Dwi Maryanto mengatakan, dua truk dengan nomor polisi KH 8239 E dan KT 8632 EB, mengangkut kayu berbentuk balok dan papan yang berasal dari Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, Senin (23/3) sekitar pukul 11.30 WIB.
“Saat ditanya, kedua sopir tidak bisa menunjukkan surat kelengkapan kayu tersebut,” kata dia di Muara Teweh, Selasa (24/3).
Maryanto mengatakan penangkapan kayu itu diduga hasil kegiatan penebangan liar yang sering terjadi di kawasan Desa Sikui. 
Penangkapan itu, katanya, sesuai dengan Undang-undang Nomor tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat 2 yang menyebutkan TNI membantu tugas pemerintah daerah, yaitu salah satunya menyangkut pembalakan liar.
“Kedua pelaku akan dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut dan proses hukum yang berlaku, ” kata Maryanto.
Berdasarkan informasi dari warga setempat, pada hari yang sama ada dua truk yang mengangkut kayu tanpa dokumen, lolos diduga di bawa ke wilayah Kalimantan Selatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

PDIP: Penggiringan Opini Jegal Megawati Tak akan Berhasil

Jakarta, Aktual.co — Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Trimedya Panjaitan menyatakan, upaya penggiringan opini yang dilakukan oleh lembaga survei Polltracking agar Jokowi menjadi Ketua Umum PDIP tidak akan berhasil.
“Saya yakin, upaya penggiringan opini tersebut tidak berhasil. Sebab, waktu yang dilakukan tidak cukup. Akan berhasil penggiringan opini tersebut bila Polltracking melakukan survei 6 bulan sebelum kongres. Tapi sekarang kan tinggal dua minggu lagi menjelang kongres,” kata Trimedya di Jakarta, Selasa (24/3). 
Kata Trimedya, lembaga survei biasa membuat survei menjelang ada kegiatan partai seperti pileg, pilpres, kongres. Tapi, posisi PDIP, kami tidak terpengaruh dengan survei dengan penggiringan opini untuk menjatuhkan Megawati Soekarnoputri.
“Kader dan simpatisan PDIP serta struktur partai, mengganggap sosok dari Megawati masih diharapkan untuk pmemimpin PDIP sampai tidak mampu lagi, apakah karena kendala dan kesehatan atau umur,” kata Trimedya.
Ia mengaku, upaya untuk memecah belah PDIP sangat kuat terjadi. “Kita sadar ada upaya menggiring itu dan kita tidak terpengaruh sama sekali. Ibu Megawati sudah ingatkan untuk tidak terpengaruh dengan upaya memecah belah partai,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu.
Ia menilai Polltracking dalam menggiring opini tidak punya latar belakang yang baik seperti tidak tahu bahwa Jokowi sendiri sudah mengusulkan bahwa Ketua Umum PDIP adalah Megawati dan Jokowi sudah katakan bahwa pengurus partai tidak bisa menjadi pejabat negara, apalagi bagi seorang presiden,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkab Tangerang Bakal Bangun 1.250 Unit Sanitasi Sekolah

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, membangun sebanyak 1.250 unit sanitasi sekolah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016.

“Tujuan pembangunan sanitasi sekolah tersebut untuk meningkatkan pelayanan sanitasi tingkat dasar, baik untuk mandi, cuci dan kakus (MCK),” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Selasa (24/3).

Ahmed mengatakan sejumlah sekolah dasar dan menengah belum memiliki MCK yang memadai supaya anak didik dapat menjaga kesehatan dengan baik.

Dia mengharapkan komunitas sekolah merupakan agen perubahan untuk perilaku hidup sehat dan dapat diterapkan pada lingkungan masing-masing.

Saat ini, sekitar 85 persen sekolah di wilayah ini telah dilengkapi dengan sanitasi yang baik dan memiliki sarana maupun prasarana penunjang.

“Bahkan tiap sekolah juga sudah mempunyai lapangan olahraga agar anak didik dapat hidup sehat,” ujarnya.

Menurut dia, sanitasi sekolah itu sangat penting terutama di kawasan Pantai Utara (Pantura) seperti di Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Mauk, Sepatan, Sukadiri dan Pakuhaji.

Seringkali warga di Pantura kadang buang hajat di saluran irigasi dan kebun belakang rumah sehingga kurang memperhatikan pola hidup sehat, ujarnya.

“Masalah itu sudah menjadi kebiasaan sehingga perlu diubah diantaranya dengan membangun MCK komunal,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pola hidup hendaknya dapat dipelopori oleh anak didik yang terbiasa mengunakan sanitasi sekolah sehingga ketika sampai di rumah dapat dicontohkan kepada warga lingkungan sekitar.

“Kasus muntaber yang menyebabkan belasan warga meninggal di Sepatan beberapa tahun lalu, hendaknya dijadikan pelajaran berharga tentang pentingnya hidup sehat,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Polda Metro Terjunkan 982 Personil Amankan Demo GMJ

Jakarta, Aktual.co — Untuk menjaga keamanan dari aksi demostrasi yang dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ), Kepolisian Daerah Metro Jaya menerjunkan ratusan personilnya di kantor Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan gedung anggota dewan, Jakarta Pusat.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus Sitompul kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/3).
“Ada sekitar 982 personil yang diterjunkan untuk penguatan pengamanan di DPRD DKI,” katanya. 
Dikatakan Martinus bahwa penguatan personil ini tergabung dari Polres, Polsek dan Polda Metro Jaya serta Pemda DKI. Nantinya kata Martinus sejumlah personil akan disebar dibeberapa titik.
“Dari Brimob ada 160 personil, Tombak Polda Metro Jaya ada 160 personil, Polsek Gambir ada 20 personil, Propam Polda Metro ada 4 personil, Krimsus ada 5 personil, lalu lintas ada 6 personil, Patra Brimob ada 27 personil dan Satpol PP sebanyak 600 personil,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Diserbu Demonstran GMJ, Ahok Malah Tuding DPRD

Jakarta, Aktual.co — Aksi demonstrasi Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) digelar Selasa (24/3) pagi ini di depan kompleks DPRD DKI Jakarta. Ratusan massa yang sudah siap sejak pagi itu rencananya akan menggelar aksi dukungan terhadap DPRD DKI Jakarta.
Salah seorang pendemo yang enggan disebutkan namanya mengklaim aksi ini akan diikuti oleh 99 ormas yang tergabung dalam GMJ termasuk Front Pembela Islam (FPI). Aksi demo, bertujuan untuk mendukung pelayangan hak angket yang tengah dilakukan oleh DPRD DKI kepada Ahok untuk berlanjut ke tindakan pemakzulan.
Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) justru menyindir aksi demo masyarakat Jakarta tersebut. Ahok bahkan menuding, aksi demo yang diikuti ratusan orang itu sudah ‘disetting’.
“Lihat saja hari ini mereka sudah kirim lagi GMJ untuk demo. Pengecut saja,” kata Ahok di Balai Kota, Selasa (24/3).
Saat disinggung apakah dirinya takut jika nanti demonstarsi yang mendukung DPRD lebih besar ketimbang mendukung dirinya, Ahok mengambang.
“Kita lihat saja. Saya kira ini sebuah pertunjukan dan proses politik yang menarik,” tandasnya.
Seperti diketahui, ratusan masyarakat Jakarta mendukung DPRD DKI Jakarta untuk melanjutkan penyidikan hak angket. Hal itu menyusul telah diputuskannya sikap dewan terkait APBD DKI 2015 yang diserahkan kepada gubernur untuk dijadikan Peraturan Gubernur (Pergub). Aksi demo yang sudah berlangaung sejak pagi diklaim akan diikuti oleh 99 ormas yang tergabung dalam GMJ. 
“DPRD jangan cuma jadikan angket gertak sambal. Kami minta Ahok lengser dengan angket,” ujar pendemo yang hanya bersedia namanya dipanggil sebagai ‘Mujahidin’ di saat berorasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain