9 April 2026
Beranda blog Halaman 37782

Pemkab Tangerang Bakal Bangun 1.250 Unit Sanitasi Sekolah

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, membangun sebanyak 1.250 unit sanitasi sekolah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016.

“Tujuan pembangunan sanitasi sekolah tersebut untuk meningkatkan pelayanan sanitasi tingkat dasar, baik untuk mandi, cuci dan kakus (MCK),” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Selasa (24/3).

Ahmed mengatakan sejumlah sekolah dasar dan menengah belum memiliki MCK yang memadai supaya anak didik dapat menjaga kesehatan dengan baik.

Dia mengharapkan komunitas sekolah merupakan agen perubahan untuk perilaku hidup sehat dan dapat diterapkan pada lingkungan masing-masing.

Saat ini, sekitar 85 persen sekolah di wilayah ini telah dilengkapi dengan sanitasi yang baik dan memiliki sarana maupun prasarana penunjang.

“Bahkan tiap sekolah juga sudah mempunyai lapangan olahraga agar anak didik dapat hidup sehat,” ujarnya.

Menurut dia, sanitasi sekolah itu sangat penting terutama di kawasan Pantai Utara (Pantura) seperti di Kecamatan Kosambi, Teluknaga, Mauk, Sepatan, Sukadiri dan Pakuhaji.

Seringkali warga di Pantura kadang buang hajat di saluran irigasi dan kebun belakang rumah sehingga kurang memperhatikan pola hidup sehat, ujarnya.

“Masalah itu sudah menjadi kebiasaan sehingga perlu diubah diantaranya dengan membangun MCK komunal,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pola hidup hendaknya dapat dipelopori oleh anak didik yang terbiasa mengunakan sanitasi sekolah sehingga ketika sampai di rumah dapat dicontohkan kepada warga lingkungan sekitar.

“Kasus muntaber yang menyebabkan belasan warga meninggal di Sepatan beberapa tahun lalu, hendaknya dijadikan pelajaran berharga tentang pentingnya hidup sehat,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Polda Metro Terjunkan 982 Personil Amankan Demo GMJ

Jakarta, Aktual.co — Untuk menjaga keamanan dari aksi demostrasi yang dilakukan oleh Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ), Kepolisian Daerah Metro Jaya menerjunkan ratusan personilnya di kantor Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan gedung anggota dewan, Jakarta Pusat.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus Sitompul kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/3).
“Ada sekitar 982 personil yang diterjunkan untuk penguatan pengamanan di DPRD DKI,” katanya. 
Dikatakan Martinus bahwa penguatan personil ini tergabung dari Polres, Polsek dan Polda Metro Jaya serta Pemda DKI. Nantinya kata Martinus sejumlah personil akan disebar dibeberapa titik.
“Dari Brimob ada 160 personil, Tombak Polda Metro Jaya ada 160 personil, Polsek Gambir ada 20 personil, Propam Polda Metro ada 4 personil, Krimsus ada 5 personil, lalu lintas ada 6 personil, Patra Brimob ada 27 personil dan Satpol PP sebanyak 600 personil,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Diserbu Demonstran GMJ, Ahok Malah Tuding DPRD

Jakarta, Aktual.co — Aksi demonstrasi Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) digelar Selasa (24/3) pagi ini di depan kompleks DPRD DKI Jakarta. Ratusan massa yang sudah siap sejak pagi itu rencananya akan menggelar aksi dukungan terhadap DPRD DKI Jakarta.
Salah seorang pendemo yang enggan disebutkan namanya mengklaim aksi ini akan diikuti oleh 99 ormas yang tergabung dalam GMJ termasuk Front Pembela Islam (FPI). Aksi demo, bertujuan untuk mendukung pelayangan hak angket yang tengah dilakukan oleh DPRD DKI kepada Ahok untuk berlanjut ke tindakan pemakzulan.
Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) justru menyindir aksi demo masyarakat Jakarta tersebut. Ahok bahkan menuding, aksi demo yang diikuti ratusan orang itu sudah ‘disetting’.
“Lihat saja hari ini mereka sudah kirim lagi GMJ untuk demo. Pengecut saja,” kata Ahok di Balai Kota, Selasa (24/3).
Saat disinggung apakah dirinya takut jika nanti demonstarsi yang mendukung DPRD lebih besar ketimbang mendukung dirinya, Ahok mengambang.
“Kita lihat saja. Saya kira ini sebuah pertunjukan dan proses politik yang menarik,” tandasnya.
Seperti diketahui, ratusan masyarakat Jakarta mendukung DPRD DKI Jakarta untuk melanjutkan penyidikan hak angket. Hal itu menyusul telah diputuskannya sikap dewan terkait APBD DKI 2015 yang diserahkan kepada gubernur untuk dijadikan Peraturan Gubernur (Pergub). Aksi demo yang sudah berlangaung sejak pagi diklaim akan diikuti oleh 99 ormas yang tergabung dalam GMJ. 
“DPRD jangan cuma jadikan angket gertak sambal. Kami minta Ahok lengser dengan angket,” ujar pendemo yang hanya bersedia namanya dipanggil sebagai ‘Mujahidin’ di saat berorasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Wow, Ahok Anggap Bahasa ‘Toilet’ Biasa

Jakarta, Aktual.co — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus menuai kritik atas perkataan tidak pantasnya beberapa waktu lalu. Jika sebelumnya banyak pengamat sampai masyarakat yang nyinyir atas omongan Ahok yang kasar dan merendahkan, kemarin tepatnya,    giliran orang nomor dua di republik, Wapres Jusuf Kalla (JK) yang memanggil Ahok ke Istana Wapres.
Dalam pertemuan tersebut, JK mengkritik gaya bicara Ahok yang kasar. Entah bercanda atau serius, Ahok yang hari ini ditanya soal kritikan terhadap dirinya seakan tak tahu.
“Aku kira bahasa toilet biasa saja, tapi ternyata kasar,” ucap Ahok di Balai Kota, Selasa (24/3).
Ahok pun disarankan menggunakan jasa Juru Bicara (jubir) agar tidak terur-terusan dihujani kritik terkait gaya bahasanya sebagai pemimpin. 
“Kalau sekarang saya pakai jubir kalian tanya ke saya tapi saya bilang biar jubir yang jawab mau nggak? Gua rasa kalian langsung pulang nggak mau datang lagi,” ungkapnya serius.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

DPRD Pras Sebut Pernyataan Ahok Tak Stabil

Jakarta, Aktual.co — Sering berubah-rubahnya pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di beberapa media, dinilai Oleh Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi tidak pernah konsisten atau labil.
“Misalkan saya ketemu pada Kamis, pernyataannya di Jumat sudah berubah lagi. Cuma saya lihat di media juga beliau tidak pernah bisa stabil,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/3).
Dikatakan Pras bahwa dirinya sangat menyesalkan umpatan-umpatan Ahok yang kerap menuding DPRD maling atau perampok dalam kisruh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI. 
Ditegaskan Pras kalau memang ada oknum terkait itu, silahkan tunjung batang hidungnya dan ditangkap.
“Kalau ada maling tunjuk hidungnya, siapa orangnya. Bagaimana saya bisa tahu dengan masalah yang ada di SKPD kalau tidak diberi tahu orangnya, jangan teriak maling, rampok saya ini pengusaha Bos,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Demo Tolak Ahok, GMJ Bawa 25 Ribu KTP

Jakarta, Aktual.co — Ratusan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta menuntut Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk dilengserkan dengan hak angket yang saat ini sedang digulirkan Pansus angket DPRD DKI.
Dalam aksinya para demonstran membawa 20 ribu tanda tangan beserta KTP masyarakat Jakarta yang mendukung hak angket hingga berujung pada pemakzulan.
“Kita bawa 25 ribu tanda tangan dan KTP masyarakat Jakarta dukung angket, jadi kalo ada yang ngoceh di Twitter, di Facebook masyarakat yang mendukung Ahok itu palsu, ini resmi pernyataan 25 ribu orang yang menolak Ahok,ini asli warga di Jakarta, kalo di Twitter gak jelas,” kata Usatdz Jafar dalam orasinya di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (24/03).
Mereka pun menuding ada pengusaha-pengusaha yang mendukung Ahok yang menyiapkan dana sebesar Rp250 milliar untuk menggagalkan Pansus Angket DPRD DKI Jakarta.
“Kita udah tau siapa-siapa yang bermain, ada penguasa yang mau siapkan Rp.250 Milliar untuk gagalkan angket, kita minta DPRD kuat, wajar gak kita warga jakarta dukung angket, ini warga asli gak kaya di Twitter,” ungkapnya
Dari pantauan aktual.co wakil ketua DPRD Mohammad Taufik pun sempat mendatangi peserta aksi didepan gerbang gedung DPRD untuk bertemu Gubernur tandingan  Fahrurrozi Ishaq untuk menyapa dan berjabat tangan. 
Dia pun mengklaim masih ada massa dalam jumlah besar yang akan datang ke bilangan kebon sirih sambil membaca surat yasin. Akibat aksi ini arus lalu lintas di Kebon Sirih Jakarta Pusat menjadi tersendat.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain