7 April 2026
Beranda blog Halaman 37801

Pertamina Bantah Proposal Kelola Blok Mahakam di Tolak Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) membantah kabar yang menyebutkan bahwa Pemerintah telah menolak proposal pengelolaan blok Mahakam yang diajukannya. Vice Presiden Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro menegaskan bahwa tidak ada penolakan proposal, revisi ataupun koreksi, namun yang terjadi sebenarnya adalah permintaan kelengkapan dari Pemerintah.

“Intinya, tidak ada penolakan proposal itu. Tidak ada juga semacam revisi atau koreksi yang ada adalah permintaan kelengkapan,” kata Wianda di Jakarta, Senin (22/3).

Ia menjelaskan, Pemerintah hanyalah meminta Pertamina melengkapi proposal dengan skenario kondisi yang ada saat ini.

“Tidak ada revisi, tidak ada penolakan atau koreksi, cuma bagaimana membuat proposal itu lengkap dengan skenario saat ini. Skenarionya kita tahu yah dengan harga minyak seperti ini, dan kondisi rupiah seperti ini, apa-apa saja yang kemudian Pertamina lengkapi,” ungkap dia.

Ia menambahkan, dalam proposal tersebut, pihaknya juga turut menyertakan target-target dan upaya Pertamina menjaga produksi. “Dalam proposal itu juga kita menyampaikan target-target kami dan bagaimana kami menjaga produksi agar tidak menurun dan berjalan dengan lancar,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Faktor Ekonomi, WNI Gabung ISIS

Jakarta, Aktual.co — Menko Polhukam Tedjo Edhy menyebut alasan WNI bergabung dengan kelompok ISIS dikarenakan faktor ekonomi.
Selain itu, faktor ideologi juga menjadi alasan ratusan WNI menjadi pengikut ISIS.
“Satu, masalah ideologi. Kedua, mereka mau mendapat kehidupan lebih baik di sana. Mereka dijanjikan mendapat gaji,” kata Tedjo, di Jakarta, Senin (23/3).
Hingga saat ini belum diketahui jumlah pasti WNI yang menjadi anggota ISIS. Para WNI menjadi anggota ISIS dikarenakan mendapat kehidupan yang lebih baik.
“Keterpengaruhan itu ada yang nyata dan ada yang tidak nyata, jadi fixnya itu belum. Hanya dari perkiraan-perkiraan yang disampaikan BIN maupun kepolisian itu yang kita anggap acuan,” ujarnya.
Sebelumnya, sebanyak 16 WNI masih berada di Turki dan tak mau kembali ke Indonesia. Diduga kehadiran mereka disana terkait dengan ISIS. Pemerintah berupaya melakukan pembicaraan dengan otoritas Turki untuk pemulangan mereka. Bahkan, ke-16 WNI terancam dicabut kewarganegaraannya bila tak mau kembali ke tanah air.

Artikel ini ditulis oleh:

Partai Demokrat Timor Leste Datangi Partai Nasdem

Sekjen Partai Demokrat Timor Leste berdialog dengan Ketua Bidang Organisasi Garda Nasdem saat pertemuan dalam kunjungannya ke kantor Partai Nasdem di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (23/3/2015). Pada Pertemuan tersebut, keduanya membahas hubungan dan kerjasama bagaimana pengkaderan pemuda di masing-masing partai. Pertemuan kemudian ditunda hingga besok karena pimpinan partai Nasdem sedang hadiri sidang paripurna di DPR hari ini. AKTUAL/MUNZIR

Dapat ‘Jatah’ di Pemerintahan, Pendukung Jokowi Diminta Sadar Diri

Jakarta, Aktual.co — Anggota Majelis Nasional Prodem, Bob Randilawe, meminta pendukung dan relawan Jokowi-JK untuk tidak memkasakan diri meminta jabatan di pemerintahan.
Dirinya menduga ada relawan atau pendukung Jokowi-JK yang memaksakan diri untuk meminta jabatan penting di instransi pemerintahan (BUMN).
“Saya menduga iya, yang maksa desak-desak, janganlah begitu. Lakukanlah secara wajar proporsional, tak menyalahi moral. Memang ada teman yang memang saya ngga tau sekolah dimana, kompetensi apa, maksa-maksa jadi komisaris,” kata Bob, Senin (23/3).
Dirinya yang mengaku sebagai salah satu ketua relawan Jokowi-JK, tak memaksa meminta posisi jabatan di pemerintahan atau BUMN. Menurutnya, tanpa menyebutkan nama, ada beberapa relawan dan pendukung yang tak jelas asal-usulnya meminta dan mendapatkan posisi itu.
“Cuma kalau saya, merasa kompetensi belum cukup jadi ngga maksa. Ini urusan negara, dia berhak dapat kompensasi politik, tapi nyadar dong. Saya komitmennya politik kenegaraan, pengelolaan negara harus beres,” ujar Bob.
Sebelumnya, beberapa relawan dan pendukung Jokowi menduduki posisi penting di pemerintahan dan BUMN. penunjukan relawan dan pendukung ini mendapat pro kontra dari kalangan masyarakat dan pendukung Jokowi-JK sendiri.

Artikel ini ditulis oleh:

Siapkan Dua Draf, Sekda ‘Ngarep’ DPRD Berubah Pikiran

Jakarta, Aktual.co —Pemprov DKI seperti menunggu ‘keajaiban’. Menyusul belum adanya keputusan resmi tertulis dari DPRD DKI mengenai sikap menolak membahas RAPBD 2015 hingga siang ini. Meskipun mengaku masih menunggu surat resmi dari DPRD, Pemprov ternyata masih berharap RAPBD 2015 bisa lolos.
Sekretaris Daerah DKI Saefullah mengaku sudah siapkan dua draf yang akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Yakni draf APBD 2015 dan APBD-Perubahan 2014. Jika ada perubahan keputusan di dewan, ujar Saefullah, maka sudah disiapkan draf RAPBD 2015. Diakuinya, kedua draf anggaran yang disiapkan sudah sampai rincian kegiatan. Berjaga kalau-kalau dewan berubah sikap.
“Kita sedang nunggu keputusan tertulis pimpinan dewan, tapi kita udah diperintah untuk jalan. Kita tunggu satu dua jam lagi,” kata Saefullah, usai rapat pimpinan di Balai Kota, Senin (23/3).
Namun, harapan Saefullah kecil kemungkinan bakal terjadi. Wakil Ketua Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI, Achmad Nawawi mengatakan meski surat resmi dari Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi belum dikeluarkan, namun sudah bisa dipastikan dewan setuju digunakannya APBD-P 2014 dan mendesak Ahok keluarkan Pergub.
“Mau apa lagi, saya kira sudah jelas dengan Banggar menolak kemarin untuk membahas, itu sudah keputusan resmi DPRD untuk gunakan Pergub,” kata Nawawi di DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (23/3).
Dia mengklaim mayoritas fraksi sudah sangat kompak mendukung Ahok gunakan APBD-Perubahan 2014. Sehingga, dia memastikan begitu pula keputusan Prasetio nanti. “Kita semua kompak kok, itu pun sudah jelas semua (Pergub), makanya nanti lebih jelasnya kan ada Rapat Jam 14.00 WIB, tapi sudah jelas sih diputuskan Pergub,” tutur dia.
Politisi Demokrat ini memastikan Fraksi Demokrat-PAN sepakat dukung Pergub. Kalaupun ada anggotanya yang ‘mbalelo’, dipastikannya itu bukan sikap fraksi. “Saya kira yang dua orang itu bukan atas nama fraksi, kalau dari partainya mungkin iya. Kita fraksi depan dukung Pergub,” ucap dia.
Seperti diberitakan sebelumnya siang hari ini DPRD DKI Jakarta akan memutuskan secara resmi  melalui Rapat Pimpinan Gabungan di ruang serba guna gedung DPRD pada pukul 14.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Bacakan Surat Dari Presiden Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan lembaganya telah menerima lima surat dari Presiden Joko Widodo yang di antaranya tentang pengangkatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia.
“DPR RI menerima lima pucuk surat dari Presiden RI dengan yang pertama tentang pengangkatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia,” kata Fahri saat membacakan surat-surat tersebut dalam pembukaan masa sidang paripurna DPR RI ke-III periode 2014-2015 di Gedung Nusantara II DPR Jakarta, Senin (23/3).
Surat kedua, menurut dia, terkait pembukaan hubungan diplomatik dengan Sudan Selatan dan ketiga soal usul calon Deputi Calon Gubernur Bank Indonesia.
Untuk surat keempat, lanjut Fahri, terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang mengenai perubahan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.
“Surat kelima terkait ratifikasi protokol perubahan tentang perdagangan bebas antara ASEAN dengan Australia dan Selandia Baru,” ujarnya.
Dalam sidang paripurna itu, anggota Fraksi Partai Golkar di DPR RI Fayakun mempertanyakan surat pergantian pimpinan Fraksi Golkar di DPR RI.
Menurut dia, surat itu sudah diterima bagian sekretaris jenderal DPR RI sehingga harus dibacakan dalam sidang paripurna tersebut.
“Tanda terima surat pergantian pimpinan Fraksi Golkar di DPR RI ada pada saya sehingga mohon dibacakan pimpinan DPR,” katanya.
Namun, Fahri mengatakan pimpinan DPR sudah berkomunikasi dengan bagian Setjen DPR bahwa surat itu belum masuk.
Menurut dia, sesuai mekanisme yang ada, seluruh surat masuk tidak masuk ke meja pimpinan tapi ke Setjen DPR RI.
“Apabila sudah masuk maka pasti akan kami bacakan, sehingga jangan khawatir,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain