3 April 2026
Beranda blog Halaman 37832

Korsel Janji Cegah Peredaran Film “The Interview”

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Korea Selatan (Korsel), berjanji mencegah pegiat mengirimkan sekitar 10.000 keping film Hollywood berjudul “The Interview” ke wilayah Korea utara (Korut), yang rencananya dilakukan pada pekan depan.

“Jika pengiriman tersebut dilakukan, pemerintah akan mengambil tindakan tegas, karena itu mengancam keselamatan penduduk di wilayah tersebut,” kata juru bicara Kementerian Penyatuan Korea Lim Byeong-Cheol kepada pewarta, dikutip dari AFP, Jumat (20/3), dengan menambahkan bahwa selalu ada batasan atas kebebasan mengungkapkan pendapat.

Pemerintah Korsel memperingatkan pegiat bahwa walaupun secara demokratik memiliki hak mengirimkan salinan film dan selebaran, mereka tidak boleh memanas-manasi Korea Utara.

Pegiat Korsel berencana mengirimkan sekitar 10.000 keping “The Interview”, film komedi rekaan tentang pembunuhan Kim Jong-un oleh agen CIA, yang menimbulkan kemarahan Pyongyang, bersama 500.000 selebaran propaganda dengan menggunakan balon udara.

Pemerintah Korut kerap mengutuk peluncuran balon dan mengancam akan melakukan serangan balasan, yang membuat warga di wilayah tersebut mengkritik para pegiat karena menempatkan mereka dalam ancaman pertempuran.

Sementara itu, kepolisan Korsel juga melarang peluncuran karena bisa meningkatkan ketegangan di perbatasan yang membahayakan penduduk setempat.

Pada Oktober 2014, tentara Korut menembak jatuh beberapa balon udara, yang memicu baku tembak singkat dengan senjata berat di perbatasan.

Pegiat merencanakan peluncuran tersebut dilakukan untuk memperingati tenggelamnya kapal perang Korea Selatan pada tahun 2010 yang menewaskan 46 orang.

Pemerintah Korsel menuduh Korut ada dibalik kejadian tersebut dan sejak saat itu membekukan semua ikatan perdagangan dan investasi antara kedua negara.

Pegiat tidak memberi tahu rincian lokasi peluncuran dan waktu peluncuran balon.

Artikel ini ditulis oleh:

Optimalkan Dana Zakat, Lazis UII Gulirkan Gerakan ‘Zakat Galang Berdikari’

Jakarta, Aktual.co —  Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Universitas Islam Indonesia menggulirkan gerakan “Zakat Galang Berdikari” untuk mengoptimalkan dana zakat.
“Program tersebut berupaya mendayagunakan dana zakat untuk kegiatan ekonomi produktif dan membantu masyarakat kurang mampu untuk memulai usaha mandiri,” kata Ketua Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (LAZIS) Universitas Islam Indonesia (UII) M Sularno di Yogyakarta, Sabtu (21/3).
Menurut dia, salah satu langkah nyata implementasi program tersebut adalah LAZIS UII memberikan bantuan sebesar Rp60 juta kepada 20 orang terpilih sebagai modal untuk mendirikan usaha angkringan.
“Pemanfaatan dana zakat untuk kegiatan ekonomi produktif dan sosial dinilai merupakan cara yang tepat untuk mengoptimalkan manfaat besar yang terkandung dalam dana umat tersebut,” katanya.
Ia mengatakan tidak sedikit kalangan umat Islam yang sangat membutuhkan bantuan dari dana zakat untuk memperbaiki kesejahteraan taraf hidupnya.
“Dengan mengoptimalkan dana zakat untuk kepentingan tersebut, tidak hanya mendorong pemberdayaan umat tetapi juga membangun sifat kesetiakawanan sosial,” katanya.
Menurut dia, optimalisasi dana zakat untuk program bina usaha angkringan merupakan sebuah terobosan yang tepat.
“Sebanyak 20 peserta kami jaring melalui kerja sama dengan para takmir masjid di Yogyakarta untuk merekomendasikan jamaahnya yang memenuhi kriteria sebagai mustahiq dan aktif berjamaah di Masjid,” katanya.
Ia mengatakan para peserta selanjutnya harus melalui tahap survei dan tes wawancara sebelum menerima bantuan.
Para peserta kemudian diberi fasilitas berupa gerobak angkringan beserta peralatan dan modal awal sebesar Rp300 ribu.
“Keunggulan lainnya dari program itu adalah para peserta mendapat pelatihan kewirausahaan dan pembinaan keagamaan setiap dua bulan. Hal ini agar ada tahap monitoring dan evaluasi sehingga usahanya diharapkan terus berkembang,” katanya.
Menurut dia, LAZIS UII juga menyerahkan bantuan sebesar Rp177 juta kepada 15 panti asuhan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kegiatan itu bertujuan menggalang kepedulian masyarakat secara luas untuk bersinergi dengan LAZIS UII dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat kurang mampu di DIY.
“Anak-anak yatim juga memiliki hak dalam mengakses dana zakat. Melalui program itu LAZIS UII berupaya memberikan bantuan yang disesuaiakan dengan jumlah anak per panti dalam masa satu tahun,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Empat Pesawat Tempur F-16 Lakukan Patroli di Kawasan Udara Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Sebanyak empat pesawat tempur jenis F-16 dari Skuadron Udara 16 Pangkalan Udara Rusmin Nurjadin, Riau, Jumat (20/3), berpatroli di wilayah udara Aceh. Selain mengawasi udara, pesawat tempur itu juga mengawasi perairan Aceh dan sekitarnya. Keempat pesawat itu akan berpatroli di Aceh selama dua pekan ke depan.

Selain pesawat tempur, TNI AU juga menyertakan helikopter Puma dan Hercules untuk mengangkut logistik operasi tersebut.

Mayor Pnb Nur Alimi dari Skudaron 16, menyebutkan kawasan Aceh berbatasan langsung dengan negara lainnya. Sehingga, berpotensi terjadi pelanggaran wilayah udara

“Kita juga pantau praktik ilegal fishing atau kebakaran hutan. Jika kita temukan, itu akan kita laporkan ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti,” ujarnya. Dia menyebutkan, masyarakat Aceh tidak perlu panik dan khawatir jika melihat pesawat tempur terbang di kawasan udara Aceh.

Disebutkan, selama ini, TNI AU berhasil mengusir pesawat asing yang masuk ke udara Indonesia. Pada Februari lalu, sambungnya, TNI AU juga menggelar operasi di Aceh selama sepekan.

“Kita imbau masyarakat tidak perlu takut jika melihat pesawat tempur terbang di Aceh,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kalah dari PGN 0-3, Pelatih Bank DKI: Mereka Bermain Bagus

Jakarta, Aktual.co — Tim putri tuan rumah Jakarta Bank DKI, menelan kekalahan telak 3-0 dari pemimpin klasemen sementara Jakarta PGN Popsivo di putaran kedua Proliga 2015.

“Kami akui tim Popsivo bermain bagus. Mereka lebih kompak, lebih ngotot serta punya service yang keras. Pengalaman para pemainnya juga menentukan kemenangan,” kata pelatih Jakarta Bank DKI, Eko Waluyo usai pertandingan di Hall A Basket Senayan, Jakarta, Jumat (20/3).

Eko mengatakan, tim putri DKI yang dikapteni oleh Shinta Aini itu diharapkan bisa mendapat peluang, namun banyaknya bola yang keluar lapangan serta passing yang tidak berjalan mulus membuat Popsivo dengan mudahnya menaklukan tiga set berturut-turut (25-15, 25-19, 25-14).

Kekurangan lain yang menjadi pelajaran tim DKI adalah receiver dan service yang lemah serta koordinasi antarpemain.

“Memang di lapangan tadi, kami bermain kurang ngotot serta tidak kompak,” kata pemain DKI bernomor punggung satu, Rindu Puspaningrum.

Di sisi yang lain, tim PGN yang sebelumnya sudah dipastikan melangkah ke empat besar semakin mantap dengan permainan mereka.

“Kami memang tidak bermain begitu baik hari ini namun bisa tetap menang. Di empat besar nanti, atmosfer pertandingan akan berbeda dan kami semakin terpacu,” kata salah satu pemain asing PGN Popsivo, Ana Paula Lopes Ferreira.

Beberapa hal yang menjadi perhatian PGN Popsivo adalah cedera yang harus dihindari dan kelelahan pemain.

“Di babak empat besar nanti, harus pintar merotasi pemain karena banyak pemain yang sudah berumur dan yang penting pemain tidak terlalu ngotot agar tidak kelelahan,” kata pelatih PGN Popsivo Muhamad Ansori.

Ansori mengkhawatirkan ada pemain yang cedera di babak empat besar nanti, setelah pemain bernomor punggung 7, Ayu Cahyaning Siam, jatuh dekat papan pembatas sehingga menyebabkan memar pada lutut Aning.

Sabtu (21/3), PGN Popsivo akan berhadapan dengan tim lain yang juga masuk di babak empat besar, yakni Jakarta BNI 46.

Ansori mengharapkan tim PGN bisa membaca permainan dan strategi lawan karena keduanya akan bertemu kembali di babak empat besar.

Klasemen sementara tim putri Pertamina Proliga 2015 dipimpin oleh Jakarta PGN Popsivo dengan poin 28, Jakarta Electric PLN poin 24, Jakarta Pertamina Energi poin 21, Jakarta BNI 46 poin 18, Gresik Petrokimia poin 9, Jakarta Bank DKI poin 8 dan Manokwari Valeria Papua Barat poin 3.

Artikel ini ditulis oleh:

Menlu Tunisia: Penyerang Museum Dilatih di Libya

Jakarta, Aktual.co — Menteri luar negeri urusan keamanan Tunisia, Rafik Chelly, mengungkapkan dua pria bersenjata, yang menewaskan 21 orang dalam serangan terhadap pelancong-pelancong asing di sebuah museum di Tunis, mendapatkan pelatihan di sebuah kamp militan di Libya.

“Mereka meninggalkan negara (Tunisia) secara ilegal pada Desember lalu menuju Libya dan mereka bisa berlatih menggunakan senjata di sana,” kata Rafik Chelly kepada saluran televisi swasta AlHiwar Ettounsi, dikutip AFP, Sabtu (21/3).

Kedua pria bersenjata itu disebut namanya oleh pihak berwenang sebagai Yassine Abidi dan Hatem Khachnaoui.

Chelly mengatakan Abidi sudah ditahan sebelum berangkat ke Libya, namun ia tidak memberikan keterangan rinci.

Serangan pada Rabu (18/3) ke Museum Nasional Bardo di Tunisia pusat merupakan insiden terburuk yang terjadi di negara tersebut, sejak munculnya pemberontak pada 2011, yang kemudian menggulingkan sosok kuat Zine El Abidine Ben Ali.

Kepala badan keamanan mengatakan kedua pria bersenjata itu sudah menjadi anggota “rahasia kelompok teroris” yang ada di sejumlah wilayah.

“Kami mengetahui bahwa mereka bisa melancarkan serangan-serangan namun kami harus menghimpun petunjuk-petunjuk agar dapat melakukan penangkapan terhadap mereka,” kata Chelly pada Kamis larut malam.

Ia menyebut lokasi-lokasi yang dicurigai sebagai pusat-pusat pelatihan bagi para warga Tunisia di Libya, termasuk kota kedua Benghazi serta kota pesisir Derna, yang telah dijadikan benteng oleh para pejihad.

Pihak berwenang mengatakan sudah sekitar 3.000 warga Tunisia yang pergi ke Irak, Suriah dan Libya untuk bertempur bersama para pejihad.

Kenyataan itu meningkatkan kekhawatiran soal para milisi yang ditempa perang dan kembali ke tanah airnya untuk merancang serangan-serangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Taufik Hidayat Yakin Indonesia Lolos ke Semi Final Piala Sudirman

Jakarta, Aktual.co — Mantan pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, yakin jika Tim Merah Putih mampu lolos ke babak semi final Piala Sudirman 2015 di Tiongkok.

Juara Olimpiade Athena 2004 itu menjelaskan alsan Indonesia akan mampu lolos ke babak semi final kejuaraan beregu tersebut.

“Di atas kertas, Inggris masih di bawah kekuatan Indonesia. Peluang untuk jadi juara grup juga masih terbuka,” kata Taufik di Jakarta, Jumat (20/3).

“Lolos dari grup bisa. Dibanding tiga negara yang berada dalam satu grup, Denmark dan Inggris, kita cuma kalah di tunggal putra. Tunggal putri ada peluang. Tiga nomor lain 50:50,” tambahnya.

Pernyataan Taufik ini lebih rendah dari Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rexy Mainaky, yang meyakini jika Indonesia akan mampu untuk lolos ke final.

“Target kita bisa sampai ke babak final, tapi sekarang fokus dulu step by step. Kalau kita berhasil menjadi juara grup, kita tinggal menunggu lawan yang nanti akan diundi lagi. Paling tidak kita sudah bisa terhindar dari negara-negara kuat seperti Tiongkok, Korea, dan mungkin juga Jepang,” kata Rexy.

Piala Sudirman kali ini akan digelar di Dongguan, Tiongkok, 10-17 Mei. Dan Indonesia, masuk dalam grup C bersama Inggris dan Denmark.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain