3 April 2026
Beranda blog Halaman 37851

Pimpinan DPR: Apa Urgensi Wakil Panglima TNI

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan perlu adanya penjelasan pemerintah mengenai dengan rencana akan dihidupkannya kembali jabatan Wakil Panglima TNI. Posisi tersebut dinilai hanyalah bentuk pemborosan dan lahir dalam kondisi yang tidak mendesak.
“Saya melihat perlu ada tambahan penjelasan pemerintah keperluannya apa nomenklatur ini, kalau keperluannya itu masuk akal saya kira tidak ada masalah, tapi jangan sampai mubazir menambah nomenklatur jabatan tetapi sebetulnya overlap,” ujar Fadli kepada Aktual.co, di kantor Partai Gerindra, Jakarta, Jumat (20/3)
Fadli menuturkan, Jokowi harus menjelaskan secara gamblang tentang urgensi posisi tersebut. Jika tidak, publik akan banyak bertanya dan mengeluarkan pertanyaan balik.
Menurutnya, selain tumpang tindih dan tak efektif, Fadli khawatir penambahan jabatan wakil panglima hanya akan menambah anggaran TNI.
“Jika jabatan ini benar-benar diperlukan, saya minta pemerintah memberikan penjelasan,” tutupnya.
Seperti diketahui, rencana penambahan posisi Wakil Panglima dan Kowilhan (Koordinator Wilayah Pertahanan) dalam struktur TNI menuai pro dan kontra terkait urgensinya.

Artikel ini ditulis oleh:

Terkait Waktu Piala Dunia dan PD Wanita, Ini Hasil Keputusan FIFA

Jakarta, Aktual.co — Sebuah satuan tugas FIFA bulan lalu sudah mengusulkan agar kejuaraan sepak ola terpenting dunia itu digeser dari musim panas -seperti biasanya- ke musim dingin.

Dengan penyelenggaran final pada 18 Desember mendatang, maka tradisi pertandingan sepak bola di Inggris yang berlangsung pada ‘Boxing Day’ atau sehari setelah Natal masih bisa digelar.

Perubahan waktu Piala Dunia Qatar tersebut disampaikan oleh juru bicara FIFA, Walter De Gregorio, pada hari pertama pertemuan Komite Eksekutif FIFA, pada Kamis (19/3), di kota Zurich, Swiss.

“Akhirnya kita mengetahui akhir kejuaraan. Itu hari Minggu dan, kebetulan, hari libur nasional di Qatar. Jadi sempurna,” tuturnya.

Keputusan untuk menggeser putaran final Piala Dunia ke musim dingin itu, karena cuaca yang amat panas di Qatar. Pada pertengahan tahun, suhu bisa mencapai di atas 40 derajat celcius. Kondisi itu memicu kekhawatiran akan kesehatan para pemain.

FIFA juga memberi indikasi bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2022 bisa jadi dipersingkat menjadi 28 hari dan bukan 31 atau 32 hari seperti biasanya.

Jika memang berlangsung 28 hari, maka pertandingan yang diikuti 64 tim sudah dimulai pada 21 November.

Keputusan lain yang diambil oleh FIFA adalah memilih Prancis sebagai tuan rumah Piala Dunia Perempuan 2019 dan bukan Korea Selatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus UPS Tetap di Polda Metro, Rikwanto: Mabes Polri Hanya Mengawasi

Jakarta, Aktual.co — Kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) tetap ditangani Polda Metro Jaya. Dalam perkara ini, Mabes Polri hanya mengawasi sejauh mana penanganan kasus tersebut.
Pengawasan tersebut menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Rikwanto untuk memastikan agar kasus tersebut terus berjalan.
“Ya supervisi dengan meminta gelar perkara sudah sampai di mana penanganannya apakah ada hambatan ataukah perlu ada bantuan dan lain-lain,” kata Rikwanto saat dihubungi, Jumat (20/3).
Rikwanto mengatakan, penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sudah memeriksa 70 saksi dalam kasus tersebut. “Minggu depan akan dilakukan gelar perkara lagi untuk menentukan tersangkanya,” kata dia.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Martinus Sitompul mengaku, sudah ada calon tersangka dalam kasus itu. Namun, Martinus masih enggan membeberkan siapa calon tersangka yang dimaksud.
Apakah dari unsur penyelenggara negara atau swasta. Alasannya, menurut dia, Polda Metro Jaya masih perlu untuk melakukan pendalaman.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kurs Rupiah Melemah, Garuda Merugi USD373 Juta Pada 2014

Jakarta, Aktual.co — Maskapai penerbangan plat merah, PT Garuda Indonesia Airlines (Persero) Tbk mencatatkan kerugian sebesar USD373 juta sepanjang 2014. Padahal, di tahun sebelumnya, Garuda mampu membukukan keuntungan sebesar USD10,78 juta.

Direktur utama Garuda Indonesia, Arif Wibowo mengatakan, ada beberapa hal yang menyebabkan perseroannya merugi. Yang pertama adalah faktor eksternal di mana kondisi kurs yang berfluktuatif.

“Yang kedua, ada investment state. Yakni ada tambahan 34 pesawat di 2014 dan Citilink dalam proses menjadi besar. Jadi, saat itu sedang mempersiapkan diri semakin kuat di domestik, regional, dan internasional,” kata Arif di Jakarta, Jumat (20/3).

Selain kerugian, pendapatan Garuda meningkat, dari USD3,76 miliar pada 2013 menjadi USD3,93 miliar pada 2014. Penyumbang terbesar pendapatan ini adalah pendapatan penerbangan berjadwal sebesar USD3,38 miliar, penerbangan tidak berjadwal USD203,9 juta, dan penerbangan lainnya sebesar USD345,37 juta.

“Kami membukukan pendapatan naik 4,6 persen pada tahun 2014 dibandingkan tahun 2013,” imbuh Arif.

Sementara itu, Direktur Keuangan Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengungkapkan bahwa kontributor kerugian di tahun 2014 berasal dari biaya sewa (rental cost).

Ia mensinyalir, banyaknya pesawat baru yang didatangkan Garuda tidak sebanding dengan penjualan tiket. Rental cost tersebut berperan 28 persen dari total cost Garuda.

“Mungkin itu datangnya dari rental cost. Banyaknya pesawat baru yang datang, tapi penjualan belum siap. Jadi ada gap yang menyebabkan loss,” ujarnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, selain tercatat rugi bersih sebesar USD373 juta, maskapai ini juga membukukan rugi usaha mencapai USD399,31 juta pada tahun 2014, lebih buruk dibandingkan dengan perolehan laba usaha setahun sebelumnya sebesar USD62,94 juta.

Rugi sebelum pajak juga tercatat USD460,53 juta pada 2014, padahal tahun 2013 laba sebelum pajaknya sebesar USD13,65 juta. Maskapai ini juga mencatat kerugian komprehensif. Pada tahun 2014, angkanya sebesar USD333,97 juta dan meningkat dari tahun 2013 yang sebesar USD3,92 juta. Beban usaha maskapai ini tahun 2014 sebesar USD4,29 triliun. Dibandingkan tahun 2013 yang sebesar USD3,74 miliar, beban usahanya melonjak tajam.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jelang Kongres Demokrat, Waspadai Pecah Belah Partai

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan partainya kini solid, namun tetap mewaspadai apabila ada indikasi upaya memecah belah partai menjelang kongres pada Mei 2015.
“Semua hal yang tidak baik harus diwaspadai, namun kami yakin banyak orang tahu bahwa seluruh pemegang hak suara ingin SBY menjadi ketua umum,” kata Agus di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat (20/3).
Dia mengatakan dirinya yakin partainya tetap solid namun kewaspadaan harus tetap ada seperti kecurigaan sekecil apapun harus diperhatikan.
Menurut dia terkait manuver yang dilakukan para pendiri partai, sebagian kecil pendapat tidak boleh disepelekan.
“Namun jangan takut (suara pendiri Demokrat) karena yang punya keinginan itu memiliki hak suara atau tidak,” ujarnya.
Agus mengatakan para pendiri partai tidak memiliki hak suara sehingga dorongan untuk memajukan calon lain ibarat mendorong tembok.
Dia mengatakan seluruh kader dan masyarakat masih menaruh hormat kepada SBY sehingga yang bersangkutan masih pantas menjadi ketua umum Partai Demokrat.
“Beliau satu-satunya yang layak dan diharapkan memegang amanah sebagai Ketua Umum Demokrat,” katanya.
Agus mengatakan kepemimpinan SBY lima tahun mendatang diharapkan dapat mengembalikan kemenangan Partai Demokrat seperti Pemilu 2009.
Menurut dia diharapkan perolehan suara Demokrat pada Pemilu 2019 sama minimal sama seperti Pemilu 2009 atau lebih tinggi.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan Pak SBY, Demokrat menjadi pemenang di Pemilu 2019. Dan memperoleh suara minimal seperti Pemilu 2009,” katanya.
Agus menjelaskan pelaksanaan Kongres Partai Demokrat tahun 2015 akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2015. Menurut dia saat ini sedang disiapkan prasarana dan hal-hal teknis kongres.

Artikel ini ditulis oleh:

Massayu Anastasia Beberkan Berpetualang Mendaki Gunung

Jakarta, Aktual.co — Meskipun sudah bertatus sebagai ibu rumah tangga. Hobi berpetualang (adventure,red) masih melekat dengan Massayu Anastasia. Ia mengaku hobi berpetualang itu sudah dilakukan sejak dirinya masih remaja.

“Biar sekarang sudah punya suami, tapi aku masih tetap berpikiran muda, Soalnya, sampai sekarang gue masih sering melakukan hobi gue yakni adventure, ” kata Massayu Anastasia kepada Aktual.co, ditemui di acara Magnum di kawasan Mall Pondok Indah (PIM), Jakarta Selatan.

“Cuman kalau gue pas naik gunung, dia (suami) pesannya hati-hati, aja. Karena  hobi mendaki gunung itu ada dari sebelum gue nikah. Buat gue mendaki gunung itu memacu adrenalin banget soalnya. Yang pasti ada kepuasaan batin yang gue rasakan, ” ungkapnya.

Sekarang, bintang film ‘Horror House’ sendiri belum tahu kapan bisa mengakhiri hobi berpetualang-nya itu. Ia beralasan masih banyak tempat terindah di Indonesia yang masih ingin dikunjunginya.

“Gue beum tahu kapan hobi gue berakhir. Jujur aja, sampai sekarang ini masih ada beberapa tempat yang kepengin gue datangin diantarannya Gunung Kerinci dan Raja Ampat. Disana gue pengin diving untuk ambil lisent dan gue pengin belajar surving sama mendaki, ” terangnya.

“Terus terang gue ini perempuan, tapi gue, bukan perempuan yang hanya bisa manis duduk manis, shooping dan suka dandan.  Disisi lain sebagai perempuan gue juga bisa jadi tomboy. Makanya, gue suka sekali sama yang namanya adventure, ” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain