5 April 2026
Beranda blog Halaman 37870

Tol Bali Mandara Tutup Total Saat Nyepi

Denpasar, Aktual.co — Tol Bali Mandara, akan ditutup sepanjang perayaan Nyepi pada Sabtu (21/3). Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk memberikan kekhusukan kepada umat Hindu yang sedang ibadah Nyepi.

Direktur Utama Jasamarga Bali Tol, Akhmad Tito Karim menegaskan, penutupan tol mengacu kepada surat edaran Gubernur Bali Nomor 003.1/5390/BKD, tanggal 16 Oktober 2014 dan Surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor UM.01.11-Mn/255 tanggal 17 Maret 2015.

“Tol akan ditutup total. Lampu kita matikan sendiri, kita ada panelnya. Penutupan mulai pukul 00.00 WITA 21 Maret 2015 dan dibuka pada Minggu 22 Maret 2015 pukul 07.00 WITA,” kata Tito di Denpasar, Kamis (19/3).

Dengan begitu, Tol Bali Mandara akan ditutup selama 31 jam. “Potensi lost-nya sekitar Rp300 juta lebih, traffick sekitar 540 ribu kendaraan, baik roda dua maupun roda empat,” jelasnya.

Kendati begitu, ia tak mempersoalkan kehilangan pendapatan tersebut. “Inilah kebudayaan Bali yang harus kita hormati,” kata Tito.

Kendati ditutup total, namun standar pelayanan tetap disiagakan petugas di lokasi. “Pengamanan kita lakukan. Tapi petugas di pintu tol memang diliburkan. Petugas kita tetap standby di sana,” papar dia.

Untuk pengamanan aset, selain berkoordinasi dengan aparat keamanan, Tito juga mengaku telah berkoordinasi dengan pecalang (petugas keamanan desa adat) setempat. “Kita sudah berkoordinasi dengan semua pihak untuk mengamankan aset, petugas keamanan termasuk pecalang,” ulasnya.

Selain petugas keamanan yang bersiaga, Tito mengaku telah menyiagakan mobil ambulance jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Ambulance siaga, keamanan juga siaga. Dengan perayaan Nyepi, kita menghemat sekitar Rp15 juta,” imbuh dia.

Tito melanjutkan, Tol Bali Mandara memberikan kontribusi berarti, khususnya dalam mengurai kepadatan lalu lintas di jalan utama di wilayah Bali selatan. “Distibusi barang dan jasa sekarang lebih lancar dan memberikan dampak positif terhadap perumbuhan ekonomi,” katanya.

“Kami ucapkan selamat menjalankan hari raya tapa brapa Nyepi bagi saudara-saudara kita yang menjalankannya,” ucap Tito.

Artikel ini ditulis oleh:

Sekda Akui Tunjangan Pegawai DKI Naik, Biar Pada Ngga ‘Nyatut’

Jakarta, Aktual.co —Besarnya anggaran yang dialokasikan untuk gaji dan tunjangan PNS DKI di RAPBD 2015 yang mencapai Rp16,5 triliun lebih atau 24,55persen dari total belanja daerah, mendapat sorotan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Lantaran anggaran itu lebih besar ketimbang alokasi belanja untuk penanggulangan banjir di Ibu Kota, yang cuma 7,94persen atau kurang dari sepertiganya tunjangan kinerja pegawai. Pertanyaan pun muncul. Apa sih sebenarnya yang melatarbelakangi Pemerintahan Ahok begitu ‘getol’ menggenjot tunjangan pegawainya?
Salah satu jawaban dilontarkan Sekretaris Daerah Pemprov DKI Saefullah. Dia berdalih Pemprov DKI sengaja meninggikan alokasi anggaran tunjangan, agar pegawai DKI tak lagi ambil ‘pungutan’ atau istilah Saefullah ‘fee’ dari tiap pelayanan kepada masyarakat. 
“Kita naikan tunjangan tinggi, tapi mereka tidak boleh ‎terima ‘fee’ apapun terhadap pelayanan yang diberikan,” kata dia, di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (19/3).
‎Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu yakin dengan menaikkan gaji dan tunjangan pegawai, kinerja dan motivasi mereka dalam melayani masyarakat juga bakal meningkat. Dia juga ‘berlindung’ di balik Undang-Undang untuk persentase besaran gaji pegawai, yakni dengan tak lebih dari 30 persen. “Masih dalam batas toleransi, sebab baru 24 persen,” ujar dia.
Kata Saefullah, usulan kenaikan tunjangan daerah pegawai di draft RAPBD DKI 2015 juga sudah dapat persetujuan Kemendagri. Hanya diminta ganti nama saja, kata dia. Yakni dari Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) statis dan dinamis, menjadi tunjangan kinerja.
Tapi saat Aktual.co menengok di evaluasi Kemendagri terhadap RAPBD DKI 2015 versi Ahok itu, justru malah didapati banyak evaluasi dari Kemendagri. Selain jadi pertanyaan karena lebih besar dari alokasi untuk penanganan banjir, alokasi untuk gaji dan tunjangan pegawai DKI juga lebih besar dari anggaran untuk kesehatan yang hanya 13,07 persen dari total anggaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkes: 20 Orang Tewas Dalam Serangan di Museum Tunisia

Jakarta, Aktual.co — Menteri Kesehatan Tunisia, Said Aidi mengumumkan bahwa, serangan di museum nasional pada Rabu (18/3), menyebabkan sebanyak 20 wisatawan asing tewas.

Pengumuman Kemenkes Tunisia ini, merupakan kabar berita terbaru korban jiwa, terkait dengan penyerangan oleh kelompok bersenjata itu.

“Tigabelas dari korban itu sudah dikenali dan tujuh lagi sedang diperiksa,” kata Said Aidi, dilansir AFP, Kamis (19/3).

Ia menyatakan yang tewas itu termasuk tiga warga negara Jepang, dua warga Spanyol, salah satunya wanita, satu orang Kolombia, seorang Australia, satu wanita Inggris, seorang wanita Belgia, dua warga Prancis, masing-masing satu orang Polandia dan Italia.

Aidi menyatakan, satu polisi juga tewas, namun ia tidak menyebutkan korban kedua asal Tunisia, yang semula dilaporkan pihak berwenang sesudah serangan pada Rabu tersebut.

Tidak ada kelompok mendaku serangan kelompok bersenjata berseragam tentara itu, yang menembaki pengunjung saat mereka turun dari bus dan mengejar mereka di dalam museum nasional Bardo tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Kebakaran di Tapteng Telan Satu Korban

Medan, Aktual.co — Kebakaran menghanguskan sebanyak tiga rumah di Kelurahan Nauli, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (19/3). Satu orang bocah, Fadri Aritonang (9) tewas dalam kebakaran itu.

“Tiga rumah, tapi beberapa rumah sempat di hancurkan. (Fadri) terjebak di dalam rumah,” tutur seorang warga Sitahuis M. Gultom.

Menuru informasi, kata Gultom, api mulai menyulut sekitar pukul 17.00 wib. Api terus membesar dan melalap ketiga rumah yang masing-masing pemiliknya bermarga Aritonang.

“Dua rumah milik Marga Aritonang, punya grosir. Satu lagi rumah juga marga Aritonang,” sebutnya.

Sementara itu, korban tewas Fadri Aritonang merupakan anak dari pemilik grosir yang diduga sedang bermain api. “Informasinya dia (Fadri) main api,” tutur Gultom.

Gultom menambahkan, api yang menyulut akhirnya berhasil dipadamkan empat jam kemudian atau pada pukul 21.00 wib. Pemadam kebakaran baru tiba di lokasi satu jam setelah kebakaran melanda.

“Api baru berhasil dipadamkan sekitar jam 21.00 Wib. Kalau pemadam jam setengah tujuh baru datang,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Nama Pelaku Penyerangan Museum di Tunia Sudah Diketahui

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri Tunisia, Habib Essid menyebutkan nama dua lelaki bersenjata di balik penyerangan museum di ibukota negara itu, yang menewaskan 19 orang, yaitu Yassine Abidi dan Hatem Khachnaoui.

“Kedua pelaku tersebut, kemungkinan adalah warga Tunisia,” katanya, dikutip AFP, Kamis (19/3).

Pihak berwenang tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai penyerang itu, namun mengatakan kemungkinan ada dua atau tiga rekan mereka masih dalam pengejaran.

Sebanyak 17 pelancong asing termasuk diantara korban tewas, Rabu (18/3), ketika sekelompok orang bersenjata yang mengenakan seragam militer menembaki para pengunjung saat turun dari bus dan mengejar mereka hingga ke dalam Museum Nasional Bardo.

Tidak ada kelompok yang mengaku melakukan penyerangan yang berlangsung selama sekitar empat jam dan juga menyebabkan dua warga Tunisia tewas dan lebih dari 40 orang cidera.

Tunisia menghadapi peningkatan ekstremis Islam sejak revolusi 2011 yang menggulingkan penguasa kuat Zine El Abidine Ben Ali serta memantik munculnya Kebangkitan Arab di sekitar kawasan itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Kualifikasi Piala AFC U-23 Tetap di SUGBK

Jakarta, Aktual.co — Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, menetapkan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, sebagai tempat pertandingan kualifikasi Piala AFC U-23, 27-31 Maret mendatang.

Padahal sebelumnya, PSSI berencana untuk memindahkan lokasi pertandingan ke Stadion Manahan Solo dan Jakabaring, Palembang. Hal ini diambil, karena dua hari sebelumnya, yakni pada 25 Maret, SUGBK, akan digunakan sebagai tempat konser boy band asal Inggris, One Direction.

“Gelora Bung Karno tetap menjadi venue pertandingan kualifikasi Piala AFC. Saya juga sudah melakukan komunikasi dengan negara peserta,” kata Sekjen PSSI Joko Driyono di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Kamis (19/3).

Menurut dia, secara prinsip negara peserta kualifikasi Piala AFC U-23 Grup H yaitu Korea Selatan, Timor Leste dan Brunei Darussalam bisa menerima kondisi yang terjadi di lapangan. Selain dengan tim, pihaknya juga melakukan komunikasi dengan match commissioner dari AFC.

Tetap digunakannya Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, kata dia, didasarkan beberapa hal diantaranya harus mendapatkan persetujuan AFC. Selain itu proses verifikasi stadion baru juga membutuhkan waktu yang lama.

“Kami juga mempertimbangkan waktu yang pendek saat ini. Terus AFC juga pasti tidak ada waktu lagi untuk memverifikasi venue yang diusulkan oleh PSSI seperti di Palembang, Solo dan Bali,” katanya menambahkan.

Pria yang juga CEO PT Liga Indonesia itu menjelaskan, meski sudah ada keputusan pihak federasi sepak bola Asia tetap menginginkan kepastian pada 27 Maret nanti lapangan yang akan digunakan untuk pertandingan sudah siap.

“Keputusan ini juga disambut gembira oleh PSSI karena tidak perlu memindahkan venue ke tempat lain. Sebelumnya kita sudah laporan ke AFC soal kondisi lapangan. Yang jelas PSSI siap bekerja keras untuk memastikan bahwa di tanggal 27 nanti pertandingan siap digelar,” katanya menegaskan.

Khusus untuk match commissioner dari AFC, kata dia, akan datang dua hari sebelum pertandingan. Tim ini selanjutnya akan memberikan asistensi dan supervisi terkait dengan kesiapan lapangan sebelum digunakan untuk pertandingan.

Yang saat ini masih menjadi ganjalan PSSI adalah kepastian uji coba sebelum pertandingan. Hal ini terjadi karena lapangan belum tentu siap karena sebelumnya ditutup dengan grass cover karena digunakan untuk konser.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain