9 April 2026
Beranda blog Halaman 37982

Menkeu Romania Mundur Akibat Skandal Korupsi

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan Romania, Darius Valcov, mengundurkan diri di tengah belitan tuduhan korupsi, setelah seruan dari Presiden Klaus Iohannis untuk mengundurkan diri sebelum dugaan korupsinya menggerogoti kredibilitas pemerintah.

“Valcov telah mengajukan pengunduran dirinya,” kata Perdana Menteri Sosial Demokrat, Romania Victor Ponta kepada saluran televisi swasta Antena 3 yang dikuti AFP, Senin (16/3). Ia menambahkan bahwa ia berencana untuk menunjuk pengganti Valcov “dalam beberapa hari”.

Valcov sedang diperiksa oleh jaksa atas dugaan bahwa ia menerima dua juta euro (2,1 juta dolar AS) suap antara tahun 2010 dan 2013 saat menjabat sebagai walikota kota wilayah selatan, Kota Slatina.

Dia dituduh menerima suap sebagai imbalan untuk membantu perusahaan swasta memperoleh kontrak pekerjaan publik.

Penyelidikan terhadap dugaan korupsi adalah salah satu dari beberapa proses penyelidikan yang menyasar politisi tingkat tinggi dan pejabat pemerintah di Romania dalam beberapa tahun terakhir, yang mungkin telah memotivasi seruan Iohannis agar Valcov mengundurkan diri.

“Dengan jaksa anti-korupsi terlibat dalam proses penyelidikan terhadap Menteri Keuangan Darius Valcov, saya mengharapkan dia mengundurkan diri atas dasar kesadaran bahwa kehadirannya merusak kredibilitas pemerintah,” kata Iohannis, seraya mendesak Ponta untuk “memulai prosedur yang diperlukan untuk mencabut fungsi Valcov” jika perlu .

Valcov diangkat sebagai menteri keuangan pada bulan Desember, dan baru-baru ini meluncurkan kode pajak baru yang dijadwalkan untuk disampaikan kepada parlemen pada akhir bulan.

Tujuan dari revisi ini adalah untuk mengurangi berat struktur pajak Romania pada tahun 2020 sebagai sarana merangsang pertumbuhan ekonomi yang lamban.

Meskipun ada kekhawatiran dari Dana Moneter Internasional bahwa risiko pemotongan pajak yang direncanakan itu akan menyebabkan kekurangan pendapatan yang signifikan, Ponta menegaskan bahwa revisi itu “akan dilakukan apapun dampaknya, tidak peduli pada dampak politik”.

Artikel ini ditulis oleh:

Dituding Serobot Tanah, Warga Tapteng Hentikan Pekerjaan Perusahaan Sawit

Medan, Aktual.co — Puluhan warga dari dua Desa di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapteng, Sumatera Utara, mendatangi areal lahan yang diklaim milik perusahaan PT. Agro Mas, Senin (16/3). Dua desa itu adalah Desa Makarti Nauli dan Desa Unte Mungkur IV.

PT. Agro mas yang disebut-sebut akan membangun ratusan hektar kebun sawit, dituding telah melakukan penyerobotan tanah milik sejumlah Kelompok Tani (Koptan). Atas tindakan itu, warga pun memaksa agar pengerjaan menggunakan alat pengeruk itu dihentikan.

“Pengerjaan di atas lahan ini harus dihentikan. Yang mereka kelola itu tanah kami, jelas kami tidak mau kalau tanah kami di serobot begitu saja. Kami juga memiliki surat yang sah, jadi mereka gak boleh semena-mena melakukan penyerobotan seperti ini,” ujar warga asal Desa Unte Mungkur IV L Pasaribu, Senin.

Menurut Pasaribu, dirinya dan warga lain yang tergabung dalam beberapa Koptan meminta perusahaan untuk duduk bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

“Ya untuk mencari solusi agar tidak ada yang merasa tersakiti, maka kita menyuruh alat beratnya jangan bekerja dulu maupun pekerjaan lainnya dilakukan disini, karena ini tanah kami,” tandasnya.

Pak Puput, warga Desa Makarti Nauli menambahkan, dirinya dan warga lain merasa kesal atas sikap perusahaan itu. Kekesalan itu ditengarai, pemagaran jalan yang dilakukan di jalan umum oleh perusahaan.

“Jelas kita kesal, siapa mereka ini? Kita saja masuk ke rumah orang permisi atau ketok pintu dulu, nah mereka ini malah sesuka hati memagar jalan umum. Kita gak taulah atas dasar ijin apa mereka melakukan pemagaran ini,” katanya.

Di lokasi Mess perusahaan yang berada diatas lahan sengketa itu, seorang pekerja yang mengaku orang perusahaan, Junaidi tak mau mengungkapkan lebih jauh duduk persoalan yang terjadi.

Junaidi malah berkelit tidak mengetahui, saat ditanya apa nama perusahaan yang akan membangun perkebunan di lokasi lahan itu.

“Saya hanya disuruh kerja, kalau nama PT saya tidak tau karena itu urusan bos kami. Yang saya tahu ijin sudah ada, tapi untuk lebih jelasnya tanya ke pengurus (Kepala Desa) saja,” kata Junaidi berkelit.

Disinggung soal ijin untuk melakukan pengerjaan diatas lahan itu, Junaidi juga berkelit. Dirinya meminta agar awak media bertanya pada Kepala Desa.

“Tanya saja sama pengurusnya (Kepala Desa) bang. Yang jelas kami tidak mau ada masalah disini. Kami disini diperintahkan, dan kalau masyarakat minta diberhentikan ya kita berhentikan. Karena kami disini tidak mau mencari masalah,” kata dia.

Pantauan, usai menghentikan secara paksa alat keruk milik perusahaan. Puluhan warga itu melakukan aksi pemblokiran jalan di pintu masuk menuju perkebunan.

Artikel ini ditulis oleh:

Inggris: Bashar Tak Punya Peran Dalam Masa Depan Suriah

Jakarta, Aktual.co — Inggris menegaskan bahwa Presiden Bashar al-Assad tidak memiliki tempat dalam masa depan Suriah, setelah Amerika Serikat menyatakan bahwa Washington harus bernegosiasi dengan dia untuk mengakhiri perang saudara di negara itu.

“(Bashar) al-Assad tidak memiliki tempat pada masa depan Suriah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, sebagai tanggapan atas komentar Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, dikutip dari AFP, Senin (16/3).

“Seperti yang disampaikan Menteri Luar Negeri Inggris pekan lalu, kami akan terus memberi tekanan pada sanksi terhadap rezim sampai mereka melakukan penilaian ulang atas posisinya, mengakhiri aksi kekerasan dan terlibat dalam perundingan yang berarti dengan oposisi moderat,” tambahnya.

Setelah bertahun-tahun bersikeras bahwa hari-hari Bashar akan berakhir, Kerry mengatakan kepada televisi CBS dalam sebuah wawancara yang disiarkan Minggu (15/3) bahwa Washington harus bernegosiasi dengan pemimpin tangan besi itu untuk mengakhiri perang.

“Yah, kita harus bernegosiasi pada akhirnya. Kami selalu bersedia untuk bernegosiasi dalam konteks proses Jenewa I,” kata diplomat tertinggi Amerika Serikat itu.

Para pejabat Inggris merujuk kepada pernyataan Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marie Harf, yang menyangkal bahwa komentar Kerry itu mewakili pergeseran kebijakan Amerika Serikat di Suriah.

“@JohnKerry mengulangi kebijakan lama bahwa kami perlu proses negosiasi dengan rezim – tidak mengatakan kami akan bernegosiasi langsung dengan (Bashar) al-Assad,” katanya dalam pesan Twitter.

Perang saudara yang sangat menghancurkan Suriah telah memasuki tahun kelima pada Minggu, dengan lebih dari 215 ribu orang telah tewas sementara setengah dari penduduk negara itu mengungsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Kone Tak Ikuti Latihan Perdana Persipura di Maladewa

Jakarta, Aktual.co — Pemain Persipura Jayapura, Lancine Kone, tidak mengikuti latihan perdana tim Mutiara Hitam di Male, Maladewa, Senin (16/3) waktu setempat. Hal ini karena, mantan pemain Sriwijaya FC itu, sedang beristirahat karena dilanda sakit.

“Latihan perdana kali ini, hanya diikuti 19 pemain dari 20 pemain yang kami bawa. Lancine Kone tidak mengikuti latihan karena harus beristirahat karena sakit,” kata juru bicara Persipura, Bento Madubun dalam siaran persnya.

Tim pelatih, kata Bento, berharap agar Kone sgera bisa pulih dari sakitnya untuk memperkuat tim kebanggaan masyarakat Jayapura itu, ketika menghadapi tuan rumah Maziya FC dalam pertandingan babak penyisihan Grup E Piala AFC 2015, Selasa (17/3) waktu setempat.

“Semoga dia (Kone) cepat sembuh dan bisa bergabung bersama Boaz dan Kawan-kawan,” harapnya.

Diungkapkan Bento, dalam sesi latihan perdana itu, pelatih Persipura, Oswaldo Lessa, memberikan materi latihan serangan balik bagi Boaz TE Salossa dan kawan-kawan.

“Latihan itu dimanfaatkan oleh pelatih Oswaldo Lessa untuk memantapkan kerja sama tim dan skema serangan balik cepat,” ungkapnya.

Latihan perdana Persipura ini digelar di lapangan FAM Turf Ground, Male, Maladewa.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkot Makassar Akan Lelang Enam Jabatan

Makasar, Aktual.co — Pemerintah kota Makassar, segera akan membuka lelang jabatan direksi perusahaan daerah (Perusda) secara resmi mulai Selasa (17/3) – 3 April 2015.

Ada enam jabatan direksi utama Perusda yang akan dilelang jabatannya, diantaranya Direktur Utama (Dirut) PDAM,  Dirut PD Terminal Makassar Metro, Dirut PD Pasar Makassar Raya, Dirut PD Parkir, Dirut PD Rumah Potong Hewan dan Dirut PD Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) kota Makassar, Mario Said mengatakan, hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 11 April, Pelaksanaan Ujian Tertulis pada 13 April, uji kompetensi dan wawancara tim seleksi pada 21-25 April, pelaksanaan tes kesehatan, pelaksanaan tes psikologi.

“Wawancara langsung oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan  Pomanto pada 4 Mei nanti,” ungkapnya, Senin (16/3).

Ketua timsel BPR, PD Pasar, dan PD Terminal, Anis Kama yang juga mantan Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar ini mengungkapkan bahwa, untuk perekrutan yang dilaksanakan dengan sangat terbuka ini, merupakan upaya pemerintahan Danny-Ical untuk melakukan penyesuaian dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN, dimana Permenpan nomor 13 tahun 2014 menjadi acuan.

“Meski tidak diatur secara tegas tentu menjadi pedoman, sehingga proses yang cukup panjang ini bukan hal yang mengada-ada, tetapi sesuai dengan pedoman yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris timsel BPR, PD Pasar, dan PD Terminal, Arqam Azikin yang juga pengamat politik Makassar menambahkan, dalam pelelangan ini mencantumkan adanya tes kesehatan, dikarenakan seorang direksi perusda dibutuhkan orang yang sehat secara jasmani maupun rohani. “Kalau sakit-sakitan kan repot, dibutuhkan orang yang mampu bekerja untuk publik, bahkan hingga 24 jam memberikan pelayanan untuk masyarakat,” ungkapnya.

Adapun syarat bagi para calon direksi terbagi dalam persyaratan umum dan khusus, diantaranya tidak rangkap jabatan sebagai pimpinan/pegawai di perusahaan lain/pegawai negeri sipil, dan juga organisasi lainnya baik partai maupun organisasi kemasyarakatan.

“Untuk calon yang sementara menjabat, di perusahaan, PNS, maupun organisasi harus bersedia mundur jika terpilih dalam jajaran direksi perusda,” tutur Arqam.

Bagi kalangan pegawai negeri sipil (PNS) juga diberi peluang untuk ikut berkompetisi, tanpa harus melepaskan status kepegawaiannya.

Sementara itu, untuk aturan syarat khusus berbeda untuk masing-masing perusda, seperti untuk PDAM dibutuhkan sertifikat manajemen air minum, BPR memiliki sertifikat kelulusan jasa keuangan non perbankan, PD Pasar mempunyai keahlian dalam manajemen organisasi berorientassi laba dibidang pasar menimal dalam skup jaringan regional, PD Terminal mempunyai keahlian dalam manajemen organisasi berorientasi laba di bidang transportasi minimal lima tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Mantan Atlet Tenis Kritik Agenda Pelti yang Kurang Menggelar Kompetis

Jakarta, Aktual.co — Mantan petenis nasional Bonit Wiryawan, mengkritik Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), yang menggelar kompetis tenis lapangan dalam negeri sangat sedikit.

Diungkapkan Nomita, jumlah kompetisi dalam negeri menurun dalam dua dekade terakhir, sehingga berimbas pada prestasi atlet Indonesia di jalur profesional.

“Pertandingan berlabel future (kompetisi dalam negeri untuk cari poin peringkat ATP) sama sekali tidak ada di tahun lalu, dan baru ada lagi di tahun ini yang direncanakan ada tiga kejuaraan. Dari jumlah jelas ini sangat kurang,” kata Bonit ketika dihubungi, Senin (16/3).

Ia mengemukakan, berkurangnya jumlah kompetisi future ini membuat atlet dalam negeri kesulitan untuk menembus peringkat dunia ATP.

“Ajang future ini sangat penting bagi atlet yang belum ada poin. Seperti diketahui turnamen internasional lebih memilih atlet yang ada poin ATP-nya. Sementara, kenyataanya justru turnamen future di dalam negeri sangat sedikit, lantas ke mana lagi atlet kita jika ingin dapat poin?,” kata dia.

Menurutnya, pemerintah dan PP Pelti, harus bersatu padu untuk menyelesaikan persoalan ini demi prestasi tenis Indonesia di mata dunia.

Tak hanya kompetisi profesional, ajang untuk atlet muda juga diperbanyak karena tidak mudah beralih dari junior ke senior.

Lantaran sedikitnya kompetisi, membuat atlet Indonesia mulai tidak dapat bersaing di ajang regional hingga internasional.

Menurut petenis berusia 47 tahun ini, meski meraih tiga emas pada SEA Games 2011, tapi hal ini bukan jaminan karena negara seperti Thailand justru mampu menelurkan petenis ke 50 dunia.

Sebelumnya, pada periode 1986-1996, Indonesia atas nama petenis andalannya Yayuk Basuki senantiasa menggondol emas pada Asian Games.

“Pada era saya ada sekitar 20-30 petenis yang bisa menembus peringkat dunia (masuk peringkat ATP, red), namun saat ini hanya satu hingga dua petenis, setahu saya hanya Christopher Rungkat dan David Harry Sasongko,” kata petenis era tahun 80-an hingga 90-an ini yang beberapa kali menyumbang medali SEA Games

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain