6 April 2026
Beranda blog Halaman 38025

Kembali dari Lawatan, Eks PM Jepang: Warga Krimea Menjalani Kehidupan Damai

Jakarta, Aktual.co — Mantan Perdana Menteri Jepang, Yukio Hatoyama, Sabtu (14/3), kembali ke Tokyo setelah menyelesaikan perjalanan dari Krimea, yang ditentang oleh pemerintah Tokyo saat ini.
Yukio Hatoyama, yang tiba di bandara Narita dekat ibu kota, tidak berbicara banyak kepada wartawan yang menunggu kedatangannya. 
Tokyo bergabung dengan Barat dalam memperkenalkan sanksi terhadap Rusia karena mengambil Krimea dari Ukraina Maret lalu.
Hatoyama mengunjungi Krimea, karena ingin melihat kehidupan di sana secara langsung, meski ditentang keras oleh Tokyo karena perjalanannya itu bisa dilihat sebagai legitimasi status semenanjung itu.
“Warga Krimea menjalani kehidupan damai bahagia,” kata Hatoyama kepada wartawan di Simferopol, pusat regional di Krimea.
Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida mengatakan, sebelumnya pemerintah telah mencoba untuk menghentikan mantan perdana menteri itu melakukan aksi yang tidak lazim dengan bepergian ke Krimea.
Tapi Hatoyama memaksa tetap melakukan kunjungannya ke Krimea, dimana dia mengatakan bahwa referendum tahun lalu, yang diakhiri dengan suara mayoritas pemisahan diri Krimea dari Ukraina, dilakukan sesuai dengan norma-norma demokrasi meskipun ditolak internasional.
Hatoyama, seorang pria yang sangat kaya, menjadi perdana menteri pada tahun 2009 saat memimpin Partai Demokrat Jepang, tapi masa pemerintahannya berakhir hanya sembilan bulan kemudian setelah serangkaian kebijakan yang salah dan blunder.
Upaya diplomasi pribadinya sebelumnya antara lain perjalanan ke Iran pada 2012, yang juga dilakukan sekalipun bertentangan dengan keinginan pemerintahnya.
Krimea, yang merupakan bagian dari Soviet Rusia sampai 1954, secara resmi dianeksasi oleh Moskow pada 18 Maret, yang memicu kecaman internasional.
Televisi Rusia telah mengungkapkan bagaimana Presiden Vladimir Putin memberikan perintah rahasia untuk pasukannya bergerak ke Krimea pada Februari tahun lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kembalinya Sergio Ramos Bakal Perkuat Madrid Lawan Levante

Jakarta, Aktual.co — Real Madrid kembali akan memiliki bek tengah Sergio Ramos dalam tim mereka untuk pertandingan Liga Spanyol menjamu Levante pada Minggu (15/3). 
Ramos tidak pernah bermain sejak mengalami cedera otot paha belakang pada awal Februari. Kembalinya dia merupakan dorongan moral lain untuk Real setelah gelandang Luka Modric tampil untuk pertama kalinya dalam rentang waktu empat bulan saat mereka kalah 3-4 dari Schalke 04 di Liga Champions pada Selasa lalu.
Hasil buruk di Eropa itu terjadi setelah mereka menelan kekalahan 0-1 di markas Athletic Bilbao dan hasil imbang 1-1 saat melawan Villarreal di Liga Spanyol. Kekalahan itu pun memicu reaksi marah dari para penggemar Real di Santiago Bernabeu, yang mencemooh Ancelotti dan para pemain.
Pada konferensi pers yang berlangsung Sabtu (14/3), pelatih asal Italia itu mengatakan Real harus “membayar harga mahal” untuk cedera para pemain dalam beberapa bulan terakhir.
Gelandang James Rodriguez juga menepi, sehingga tim kehilangan salah satu pemain paling kreatifnya. “Dia (Ramos) melakukannya dengan benar-benar baik, dia bekerja dengan baik dan dia akan membantu kami, sebagaimana Modric dan semua pemain yang telah kembali dari periode cedera-cedera ini,” kata Ancelotti.
“Dia (Ramos) memiliki kepribadian, karakter, dan semua orang gembira telah kembali.” Real berpeluang merebut kembali setelah tertinggal empat angka dari Barca saat mereka bertanding pada Minggu.
Barca, yang akan menjamu rival abadinya di ‘Clasico’ Liga Spanyol pekan depan, bermain melawan Eibar pada Sabtu malam dan kemenangan akan membuat mereka mengumpulkan 65 angka dengan 11 pertandingan tersisa.
Ancelotti mengaku yakin bahwa Real akan mengambil kembali kemenangan setelah menorehkan rekor Spanyol dengan catatan 22 kemenangan beruntun di semua kompetisi pada akhir tahun lalu.
“Kami harus fokus pada pekerjaan kami dan mengubah laju hasil ini,” ucapnya kepada para pewarta.
“Untuk melakukannya, kami akan berusaha dan memainkan pertandingan berkualitas dengan intensitas, di mana semua orang bermain dan bekerja bersama, dan membantu satu sama lain.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Jakarta BNI 46 Berpeluang Lolos ke Final

Jakarta, Aktual.co — Tim putra Jakarta BNI 46 menempati posisi aman untuk lolos keempat besar Pertamina Proliga 2015, setelah mengalahkan Electric PLN diputaran kedua di Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (14/3) malam.
Dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Mastrip, Jakarta BNI 46 menundukkan Jakarta Electric PLN dengan lima set 3-2 (25-23, 25-19, 23-25, 27-29,15-11) dan mengumpulkan nilai 8 yang menguatkan posisinya di peringkat empat klasemen sementara Proliga 2015.
Sementara di peringkat paling bawah klasemen sementara Proliga 2015, dan dipastikan gagal maju ke final adalah Palembang Bank Sumsel Babel yang hanya mengoleksi nilai empat.
Dalam pertandingan itu, Jakarta BNI 46 sempat akan mengakhiri laga hanya dengan tiga set, namun memasuki akhir pertandingan Jakarta Electric PLN mampu membuat kejutan dengan menyalip angka dan unggul dengan angka 23-25.
Memasuki set keempat, Jakarta Electric PLN kembali unggul dengan angka tipis 27-29, hal ini membuat pertandingan lebih seru karena posisi skor menjadi seri 2-2, sehingga diharuskan menambah satu set lagi.
Pada saat set kelima, Jakarta Electric PLN harus mengakui keunggulan anak asuhan Gordon My forth, yang mengakhiri pertandingan dengan kemenangan angka 15-11 (3-2).
Sementara itu, meski kalah dari Jakarta BNI 46, Electric PLN tetap maju ke final four karena posisinya masih kokoh di peringkat pertama klasemen sementara Proliga 2015 dengan perolehan angka 13.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sulut Tingkatkan Pengawasan Kebutuhan Pokok

Jakarta, Aktual.co — Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Hanny Wajong mengaku, pihaknya terus meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di daerah tersebut.
“Kami akan terus meningkatkan pengawasan kebutuhan pokok di Sulut, baik di tingkat distributor, pedagang pengumpul maupun di tingkat pengecer, sehingga distribusi tetap lancar,” kata Hanny, di Manado, Sabtu (14/3).
Hanny mengatakan, tahap pertama pengawasan akan difokuskan di tingkat distributor, karena merekalah yang menjadi kunci bahan kebutuhan pokok masyarakat tersedia cukup atau tidak.
“Pengalaman tahun sebelumnya, bila stok bahan pokok tersedia pada distributor, biasanya akan terjamin kecukupannya hingga tingkat pengecer.”
Dia mengatakan, pengawasan kepada distributor juga dimaksudkan agar praktek penimbunan bermotif spekulasi tidak terjadi.
“Praktek menimbun bahan kebutuhan pokok oleh distributor akan sangat menggangu ketahanan stok, karena itu pemerintah daerah melakukan langkah antisipatif dengan menurunkan tim pengawasan,” kata dia.
Karena itu, katanya, tim akan melakukan pemeriksaan terhadap stok yang ada pada pedagang distributor.
Pemerintah provinsi Sulut melalui Disperindag Sulut dan kabupaten/kota yang ada, selama ini mampu menekan gejolak dengan optimalisasi pengawasan, karena itu bahan kebutuhan pokok masyarakat selalu tersedia cukup sesuai kebutuhan.
“Saat ini anggota sudah bergerak terus melakukan pemantauan harga di tiap Kecamatan terutama di pusat-pusat perbelanjaana seperti pasar, yang kita pantau diantaranya harga sembako dan elpiji,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pengrajin Kulit di Semarang Siap Hadapi MEA

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah pengrajin kulit siap menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) seiring dengan dukungan yang diberikan oleh pemerintah kota Semarang maupun Jateng.
“Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah diberikan oleh pemerintah kepada para pengrajin kulit khususnya yang sedang merintis seperti saya,” kata salah satu pengrajin produk kulit Aminnudin di Semarang, Sabtu (14/3).
Dia mengaku tidak khawatir untuk menghadapi MEA selama pelaksanaan tersebut tidak merugikan masyarakat khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Aminnudin mengaku sudah banyak menerima pesanan baik dari dalam kota maupun luar kota. “Kami bisa memperluas pasar karena pernah mengikuti program promosi yang dilaksanakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag).”
Selain jaket, Aminnudin juga membuat produk tas, dompet, ikat pinggang, topi, sarung tangan, dan gantungan kunci yang juga berbahan baku kulit.
Mengenai bahan baku, sejauh ini Aminnudin mengaku tidak menghadapi kendala mengingat pasokan dari Tasikmalaya dan Garut berjalan lancar. Bahkan, hingga saat ini dirinya mengaku belum pernah kesulitan memperoleh bahan baku.
“Meski demikian, kami berharap agar Pemerintah setempat tetap memperhatikan ketersediaan bahan baku, dengan demikian kami lebih siap menghadapi MEA mendatang,” kata dia.
Sebelumnya, Ketua Klaster Tas Kota Semarang Claudyna S Ningrum mengatakan jumlah pengrajin produk kulit khususnya tas di Kota Semarang masih minim. Oleh karena itu, pihaknya yang dibantu Pemkot Semarang ingin meningkatkan jumlah tersebut.
“Pangsa pasar produk kulit sangat luas, selain itu kami juga harus bersaing dengan produk kulit dari luar negeri dalam menghadapi MEA mendatang.”
Salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah pengrajin produk kulit, pada bulan ini pihaknya akan mengadakan pelatihan secara gratis kepada masyarakat umum khususnya yang tertarik pada industri tas.
“Sampai saat ini jumlah sumber daya manusia (SDM) untuk tas memang masih minim, untuk menambah SDM berkualitas tentu pelatihan-pelatihan harus terus dilakukan. Dalam waktu dekat ini pelatihan yang dilakukan khusus untuk produksi tas kulit,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Frans Lebu Raya Kembali Pimpin PDIP NTT

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPD PDI Perjuangan Nusa Tenggara Timur periode 2010-2015 Frans Lebu Raya yang juga Gubernur NTT, kembali terpilih secara aklamasi periode 2015-2020 dalam konfrensi daerah (Konferda).
“Konferda yang dilakukan selama tiga hari dilakukan di tiga DPC berbeda seperti di DPC Ngada untuk wilayah Flores, DPC Sumba Barat Daya untuk DPC di wilayah Pulau Sumba dan DPC Kota Kupang untuk DPC-DPC di Pulau Timor,” kata Sekretaris DPD PDIP NTT Nelson Obet Matara di Kupang, Sabtu (14/3).
Dalam kegiatan itu, akhirnya disepakati untuk menempatkan dua kader partai yang diusulkan mendampingi Frans Lebu Raya saat pencalonan yaitu Nelson Matara dan Lily Adoe.
Dari tiga calon ketua yang mencuat yakni, Lebu Raya, Nelson Matara dan Lili Adoe akhirnya menyepakati agar Lebu Raya yang saat ini menjabat kembali sebagai ketua hingga lima tahun ke depan.
“Karena calonnya tiga orang maka, disepakati Lebu Raya sebagai ketua, Nelson kembali menjadi sekretaris dan Lili Adoe menjadi bendaharanya.”
Wakil Ketua DPRD NTT itu mengatakan, tahun 2015 merupakan tahun konsolidasi bagi PDIP yang mengedepankan musyawarah mufakat dan bersifat bottom-up yang dimulai dari anak ranting, PAC sampai ke DPD.
“Jadi proses musyawarah di PAC sudah selesai, dilanjutkan dengan konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP NTT,” katanya.
Ketua DPD PDIP NTT terpilih Frans Lebu Raya mengatakan, proses rekrutmen calon ketua jauh sebelumnya. Dia menyebut, DPP memutuskan tiga nama, kemudian ketiganya musyawarah. Tidak ada voting dan tidak membangun konflik dalam kader.
Masih menurut dia, sebelum Konferda, pihaknya telah menggelar Konfercab yang dilaksanakan di tiga wilayah. Ketiga untuk Alor, Sabu Raijua, Rote Ndao dan Timor bertempat di Kota Kupang.
Bahkan Konfercab di Kota Kupang dihadiri lebih dari 500 kader. “Banyak yang tanya saya, kenapa tidak dibuat di masing-masing daerah tapi dibagi per wilayah. Saya bilang, ini untuk membangun kebersamaan pengurus dan kader partai. Dan semua berjalan dengan lancar,” kata dia.
Namun dari semua pengurus DPC yang dilakukan pemilihan, hanya DPC Kabupaten Lembata yang mengalami deadlock sehingga harus diserahkan kepada DPP untuk diputuskan. “Lembata satu-satunya yang deadlock sehingga diserahkan ke DPP dan ditunggu keputusan DPP,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain