13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38239

LPEM UI: Harga Beras Bakal Picu Kenaikan Inflasi

Jakarta, Aktual.co —  Pemerintah menargetkan tahun 2015 pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 persen, Rupiah Rp12.500 per Dolar AS, dan inflasi di level 5 persen. Untuk mencapai target tersebut, tentunya diperlukan adanya upaya-upaya yang lebih realistis, selain dari penerimaan pajak.

Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) UI, I Kadek Dian Sutrisna mengatakan asumsi makro ekonomi di tahun 2015 tersebut dapat diterima. Namun, melihat situasi global saat ini, kata dia, perlu extra effort dari pemerintah.

“Depresiasi Rupiah terhadap Dolar AS memberikan kontribusi terhadap inflasi melalui kenaikan harga barang-barang impor,” ujar Kadek yang dihubungi Aktual.co, Rabu (25/2).

Lebih lanjut dikatakan dia, untuk menjaga inflasi di level 5 persen dirasa berat. Pasalnya, tahun 2014 inflasi Indonesia mencapai 6,96 persen, namun dirinya tetap optimis akan target tersebut.

“Januari kita deflasi 0,24 persen itu karena penurunan harga BBM. Februari nanti, akan bertolak dengan Januari, apalagi kenaikan harga beras yang saat ini mencapai 30 persen, tentu akan mempengaruhi inflasi umum,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Plt Kapolri: Saya Yang Teken Skep Viktor Sebagai Penyidik

Jakarta, Aktual.co —  Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti mengatakan, Kombes Pol Viktor Simanjuntak yang ikut dalam penangkapan Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto pada 23 Januari 2015 adalah penyidik Polri.
“Kombes Viktor itu penyidik. Ada skep (surat keputusan) penyidiknya. Saya yang tanda tangan,” katanya di Jakarta, Rabu (25/2).
Hal itu diungkapkan Badrodin menjawab hasil temuan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) yang menyatakan ada pelanggaran peraturan perundang-undangan, pengabaian kewajiban hukum, dan melampaui kewenangan oleh Kombes Pol Viktor yang melakukan penangkapan terhadap Bambang Widjojanto (BW) karena tanpa dilengkapi dengan surat perintah penangkapan.
Menurut Wakapolri, dirinya sudah meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri untuk menyelidiki apakah betul ada penyimpangan dalam penangkapan BW seperti yang disebutkan oleh Ombudsman.
Pada Selasa (24/2 ), lembaga negara pengawas pelayanan publik ORI menyatakan terdapat dua maladministrasi dalam proses penangkapan dan pemeriksaan BW oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Beras Naik Akibat Ulah Tengkulak dan Distributor

Jakarta, Aktual.co — Lonjakan harga beras yang terjadi saat ini tidak mempengaruhi keuntungan petani. Pasalnya, petani menjual hasil panen pada tengkulak dengan harga normal.

Dosen IPB yang juga menekuni bidang pangan, Sugianta mengatakan para tengkulak tersebut memanfaatkan situasi, yaitu membeli beras petani dengan harga normal atau bahkan lebih murah. Setelah itu, mereka menjual beras langsung ke distributor dengan harga yang lebih mahal.

“Atau biasanya tengkulak tahan dulu berasnya, nanti dia jual ke distributor lebih mahal. Dari distributor satu ke distributor lainnya ada kenaikan harga juga, dan akhirnya sampai di masyarakat dengan harga seperti sekarang,” ujar Sugianta saat dihubungi Aktual.co, Rabu (25/2).

Sugianta menjelaskan, jika dilihat dari aspek hulu, kenaikan harga beras bisa disebabkan oleh naiknya harga pupuk, benih, dan pestisida. Pasalnya, kata dia, pasca kenaikan harga BBM pada November lalu dan penurunan pada Januari, harga-harga pertanian belum sepenuhnya turun.

“Karena kemarin kita sempat musim hujan terus-menerus, banjir dibeberapa wilayah juga mempengaruhi, akibatnya banyak serangan hama dan produksi panen berkurang,” ujar Sugianta saat dihubungi Aktual.co, Rabu (25/2).

Namun, lanjut Sugianta, mahalnya harga-harga pertanian juga tidak mempengaruhi penentuan harga beras di petani. Penentuan harga beras, kata dia, biasanya dilakukan sekali dalam satu musim.

“Biasanya dihitung satu musim panen, tergantung petani itu menanam jenis padi apa, bisa tiga sampai enam bulan panennya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, harga beras di pasaran terus melonjak naik. Di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta, harga beras kualitas menengah mencapai Rp12.000/kg dari sebelumnya Rp9.000/kg, sedangkan harga beras kualitas premium mencapai Rp15.000/kg dari sebelumnya Rp12.000/kg.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pengagas KPK: Tukang Becak Pun Bisa Ajukan Praperadilan

Jakarta, Aktual.co — Pembelaan-pembelaan yang dilakukan oleh kubu Bambang Widjojanto terus dilayangkan. Kubu BW tak ada habis-habisnya menebar opini ketimbang mengajukan praperadilan.
Praperadilan sama sekali tak menjadi pertimbangan BW untuk mencari keadilan, dalam penetapannya sebagai tersangka di kasus mengarahkan saksi dalam sidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi.
Menanggapi hal tersebut pakar hukum pidana Prof Romli Asmasasmita mengatakan, setiap warga negara sekalipun ‘tukang becak’ berhak mengajukan praperadilan jika merasa disakiti penyidik dan penuntut umum.
“Tukang becak juga bisa ajukan praperadilan kalau dizolimi penyidik dan penuntut,” kata Prof Romli ketika berbincang dengan Aktual.co, Rabu (25/2).
Sebelumnya pengacara Bambang Widjojanto menyebut, para tersangka yang mengajukan gugutan praperadilan adalah orang-orang yang mempunyai kekuasaan dan uang.
“Kalaupun ada terobosan hukum (praperadilan) hanya untuk orang-orang yang punya kekuasaan atau duit,” ujar Asfinawati usai jumpa pers di gedung KPK, Selasa (24/2).
Di sisi lain, anggota tim kuasa hukum BW lainnya, Rasamala Aritonang mengatakan bahwa ada kemungkinan jika kliennya juga akan mengajukan praperadilan.
“Praperadilan memang kalau faktanya terbuka untuk melakukan itu (praperadilan). Tapi hasil diskusi kami dengan beliau, beliau masih dalam persepsi bahwa putusan itu di luar hukum. Tapi sekali lagi peluang (ajukan praperadilan) masih terbuka,” jelas Rasamala.
Bukan hanya itu, tim pengacara BW juga melemparkan wacana praperadilan itu ke Mahkamah Agung (MA). Mereka mengatakan bahwa sah atau tidaknya pengajuan gugatan status tersangka seseorang baik oleh KPK ataupun Polisi berada di tangan MA.
“Bola ada di MA. Mereka harus bertanggung jawab. MA bukan hanya berfungsi menyidik perkara ditingkat terakhir. Tapi mereka harus melihat unifikasi hukum, melakukan koreksi,” tutur Asfinawati.
Laporan: Wisnu Jusep

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ini Yang Terjadi Bila Kubu Agung Laksono Menang di Mahkamah Partai

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik Budi Setiono mengatakan bahwa kemungkinan besar Partai Golkar akan bergabung ke partai pendukung pemerintah.
Hal ini dikatakan bila nantinya kubu Agung Laksono memenangkan sidang Mahkamah Partai.
“Kemungkinan besar akan bergabung dengan KIH,” kata Budi, Rabu (25/2).
Menurutnya, kubu Agung juga memiliki kepentingan untuk bergabung bersama partai pendukung pemerintah, Koalisi Indonesia Hebat.
Bahkan, tak menutup kemungkinan bila kubu Agung laksono yang menang dalam sidang, kubu Aburizal Bakrie akan bergabung dengan kubu Agung laksono.
“Tak menutup kemungkinan kubu Ical akan bergabung, tergantung dari Ical,” katanya.
Dirinya memberi catatan tersendiri soal sidang MPG, dimana Mahkamah partai diisi oleh orang-orang dari kedua kubu, sehingga legitimasi hasil keputusan sidang akan sulit diterima kedua belah pihak.

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp12.827

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah ditransaksikan antarbank di Jakarta, bergerak menguat sebesar 95 poin menjadi Rp12.827 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.922 per dolar AS.

“Pernyataan Gubernur the Fed Janet Yellen mengenai suku bunga (fed fund rate) yang belum dinaikan dalam waktu dekat, kembali mendorong pelaku pasar masuk ke aset berkembang,” ujar Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta, Rabu (25/2).

Ia menambahkan bahwa indikasi dari the Fed itu membuat aset mata uang berisiko seperti rupiah kembali menguat terhadap dolar AS setelah sebelumnya tertekan hingga menembus level Rp12.900 per dolar AS.

Di sisi lain, lanjut dia, sentimen positif juga datang dari adanya kesepakatan dana talangan utang Yunani oleh menteri keuangan Eropa setelah Yunani mereformasi kebijakan ekonomi dan fiskalnya sehingga meredam kekhawatiran investor.

Dari dalam negeri, lanjut dia, sentimennya juga masih cukup positif untuk menopang mata uang rupiah, pelaku pasar uang menilai bahwa pemerintah cukup antuasias dalam menjaga pertumbuhan perekonomian agar mencapai target.

“Orientasi pelaku pasar mayoritas berjangka panjang, ekspektasi yang positif terhadap perekonomian domestik itu akan menahan sentimen penguatan dolar AS jika fed fund rate akan dinaikan,” katanya.

Pengamat Pasar Uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan bahwa menjelang pengumuman data ekonomi domestik pada awal pekan depan (Senin, 2/3) yang sedianya dipublikasikan oleh badan pusat statistik (BPS) masih akan positif.

“Inflasi Februari diperkirakan masih stabil, dan neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus meski tipis,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (25/2) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.887 dibandingkan hari sebelumnya, Selasa (24/2) di posisi Rp12.866 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain