13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38244

ESDM Bakal Lelang Delapan WK Migas Maret 2015

Jakarta, Aktual.co — Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) I Gusti Nyoman Wiratmaja mengatakan bahwa pihaknya berencana melelang delapan Wilayah Kerja (WK) Migas pada tahun ini. Lelang tersebut rencananya akan dilakukan pada Maret 2015.

Lelang terdiri dari dua jenis yaitu lelang reguler dan sisanya penunjukan langsung.

“Jumlah lelang ada reguler dan lelang penunjukkan. Jumlahnya 8 di tahun ini. Masih proses lelang,” kata Wirat saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (25/2).

Nantinya, lanjut dia, setelah melakukan lelang, pihaknya akan mengumumkan pemenang lelang pada tahun ini. Meski begitu, Wirat masih enggan membeberkan wilayah kerja migas manakah yang akan dilelang.

“Maret dibuka dan tahun ini ada pemenang. Saya tidak hafal wilayah kerja migas yang akan dilelang,” tuturnya.

Wirat menambahkan, pihaknya juga akan mencabut izin dari perusahaan hulu migas yang tak menunjukan keseriusan dalam melakukan eksplorasi.

“Yang eksplorasi tidak melakukan aktivitas sama sekali kami tutup saja. Saya tidak hafal siapa aja, yang sudah melakukan sesuatu kita perpanjang,” tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana untuk memutus 41 kontrak kerja sama minyak dan gas (migas). Pemutusan dilakukan karena seluruh kontraktor tersebut tidak dapat memenuhi komitmen sesuai dengan perjanjian awal.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan bahwa sebagian besar kontrak yang akan diakhiri tersebut merupakan wilayah kerja (WK) eksplorasi.

“Wilayah kerja eksplorasi itu penuh risiko dan mungkin 41 blok ini termasuk pemegang wilayah kerja yang menilai hitung-hitungannya terlalu besar sehingga tidakperform,” kata Sudirman seperti dilansir laman resmi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Kementerian ESDM, Rabu (25/2).

Menurut Sudirman, pemutusan tersebut merupakan salah satu upaya dari pemerintah untuk menunjukkan ketegasan dalam membangun profesionalisme di industri migas.

“Yang perform kami hargai, yang tidak perfom, ya sudah. Jangan menyandera industri ini,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Jawaban Polri Soal BAP BW

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto menyampaikan surat ke Wakapolri untuk meminta salinan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Menurut Bambang, salinan BAP tersebut merupakan hak seorang tersangka.
Menanggapi hal tersebut, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie menuturkan, bahwa apbila salinan tersebut diserahkan, maka dikhawatirkan akan mengganggu proses penyidikan.
“Memang salinan BAP itu hak tersangka. Tapi kalau digunakan untuk mengganggu penyidikan dan membangun opini proses penyidikan tentu bisa disikapi,” kata Ronny di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/2).
Ronny mengaku, nantinya apabila seluruhnya sudah final maka pastinya salinan BAP akan diberikan pada tersangka Bambang.
Untuk diketahui sebelumnya, Kuasa hukum Bambang Widjojanto, Lelyana Santosa mengatakan isi surat yang diberikan kliennya ke Wakapolri salah satunya yakni meminta salinan berita acara pemeriksaan (BAP).
“Kami memang hanya serahkan surat. Isi surat antara lain menagih janji atas salinan berita acara yang sampai saat ini belum diterima sebagai tersangka yang memang menjadi hak klien saya,” ujar Lelyana, Selasa, di Mabes Polri, (24/2) kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ambivalent, Kubu Agung Minta Majelis Kesampingkan Jawaban Kubu Ical

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPP versi Munas Jakarta, Lauren Siburian meminta kepada majelis mahkamah partai Golkar (MPG) untuk mengesampingkan semua jawaban yang disampaikan oleh pihak termohon, yakni Aburizal Bakrie (Ical).
Ia berpandangan, apa yang disampaikan pihak Munas Bali mempunyai sikap yang ambivalent  dengan kenyataannya.
“Pertama-tama kami ingin menyampaikan bahwa termohon punya sikap yang equivalent, dimana termohon akan mengajukan kasasi atas proses hukum perselisihan ini, tetapi disisi lain mereka hadir dalam sidang (MPG) ini,” kata Lauren menanggapi jawaban pihak Termohon, di Ruang Sidang MPG, Kantor DPP Golkar, Rabu (25/2).
Ia pun menjelaskan, meski pihaknya melayangkan pengajuan permohonan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, namun dalam amar putusannya mengembalikan perselisihan kepengurusan kepada internal partai.
“Pihak Aburizal Bakrie yang memang dalam amarnya tidak disebutkan kepada mahkamah partai, tetapi orang yang mengerti hukum maka pertimbangan kita lihat dalam putusan Jakarta Pusat halaman 43, dimana majelis hakim tidak menemukan bukti mahkamah partai telah menangani permasalahan ini, dan di halaman 44 itu hakim berpendapat bahwa perselisihan ini dikembalikan kepada mahkamah partai,” bebernya.
“Sehingga kami tidak mengajkukan kasasi, karena kami menyerahkan seluruhnya kepada MP yang berwenang. Dan kami mohon MP menyampingkan apa yang disampaikan pada persidangan ini,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Ular Phyton 2,5 M Gegerkan Turis di Pantai Kuta Bali

Denpasar, Aktual.co — Ular Phyton loreng sempat menggegerkan turis yang tengah berjemur di Pantai Kuta. Kala terik Matahari menyengat membakar kulit turis berjemur, tiba-tiba saja ular dengan panjang 2,5 meter itu muncul dari air laut.

Sontak saja beberapa wisatawan lari tunggang langgang. Untung saja kehadiran ular itu tepat di depan menara life guard.

Penjaga pantai langsung mengamankan ular tersebut. Membutuhkan delapan orang untuk menangkap ular tersebut. Tak perlu waktu lama, ular tersebut berhasil ditangkap.

Ular tersebut langsung dibawa ke markas penjaga pantai. Ngurah Kirna, petugas penjaga pantai yang pertama kali menemukan menuturkan telah melihat ular tersebut sejak berada di tengah lautan.

“Dia terbawa ombak ke pinggir pantai,” katanya, Rabu (25/2).

Ular yang ditemukan sekira pukul 14.30 WITA itu menarik perhatian turis yang sedang berlibur. Sebabnya, baru pertama kali peristiwa ini terjadi.

“Sangat besar dan menyeramkan. Meski tidak berbisa, tetap saja membuat takut,” kata Stev, turis asal Amerika Serikat.

Artikel ini ditulis oleh:

Elemen Anti Ahok Dirikan Posko, Cegah DPRD ‘Masuk Angin’

Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dianggap telah jadi diktator dengan melupakan etika dan bersikap arogan dalam memimpin Ibu Kota DKI Jakarta.
Ghea, salah satu aktivis dari “Masyarakat Jakarta Cabut Mandat Gubernur DKI Jakarta Ahok” menjadikan penilaian itu sebagai alasan untuk menuntut agar sang gubernur dilengserkan.
“Ahok ini kan hanya mementingkan pembangunan Fisik, Jakarta tidak bisa seperti itu, manusianya juga harus dibangun,” ujar dia, Rabu (24/2).
Untuk itu, ujar Ghea, mereka akan mengawal bergulirnya hak angket Ahok. yakni dengan cara mendirikan posko di Gedung DPRD DKI mulai hari ini sampai besok saat digelarnya rapat paripurna pengesahan hak angket.
“Seruan aksi dukungan tandatangan Cabut Mandat Gubernur DKI Jakarta, kami akan ajukan kepada seluruh Anggota DPRD DKI Jakarta mulai Rabu 25 Februari. Sekaligus kami akan bentuk poskodi DPRD untuk mengawal hak angket agar dewan yang terhormat tidak masuk angin, Kamis 26 Februari,” kata Ghea.

Artikel ini ditulis oleh:

Penertiban Bangunan Liar, Warga Bongkar Sendiri Bangunanannya

Warga membongkar kiosnya sendiri yang berada di badan jalan disaksikan Satpol PP saat penertiban di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2015). Puluhan petugas Satpol PP Kecamatan Pulo Gadung melakukan pembongkaran bangunan di badan jalan yang dipergunakan untuk berjualan. AKTUAL/MUNZIR

Berita Lain