15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38274

Menlu RI: Eksekusi Mati Merupakan Hukum Positif Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan bahwa pihaknya akan tetap berupaya untuk menjelaskan sistem hukum negara di Indonesia kepada dunia. Hal itu disampaikan menyusul derasnya kecaman yang diterima Indonesia terkait eksekusi terpidana mati. “Yang kita lakukan adalah menjelaskan sistem hukum Indonesia ke semua level, baik presiden, maupun menteri. Kita menjelaskan, ini masalah law enforcement. Ini kita lakukan secara hati-hati. Semuanya yang sudah dilalui dan hukuman mati jadi bagian dari hukum positif di Indonesia. Kami tidak akan lelah pada dunia,” ujar Retno.

Demikian diungkapkan Retno dalam konferensi pers bersama  Presiden Joko Widodo dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Brasil Toto Riyanto di Istana Merdeka, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (24/2). Retno mengaku mendapat informasi dari Toto penundaan penyerahan credentials (surat kepercayaan kepada Duta Besar) Indonesia oleh negara Amerika Latin itu. “Informasi yang diterima Pak Dubes dari Menlu (Menteri Luar Negeri Brasil Mauro Vieira) adalah penundaan ini dikaitkan dengan masalah hukuman mati. Bapak Presiden sudah menjelaskan posisi kita,” kata dia.

Menurut Retno, setelah mendapat informasi mengenai penundaan penyerahan credentials itu, pada Jumat (20/2), pukul 22.00 WIB, Kemlu memanggil Duta Besar Brasil untuk Indonesia untuk menyampaikan protes keras dan memberikan nota protes. “Pada Jumat malam, terdapat tiga hal yang dilakukan. Pertama, memanggil pulang Dubes Indonesia di Brasil. Kedua, memanggil Dubes Brasil untuk Jakarta dan sekaligus kita menyampaikan nota protes, nota diplomatik kita untuk Brasil,”ujar dia.

Menurut Retno, selama ini hubungan Indonesia dan Brasil dalam kondisi baik. Oleh karena itu, alasan penundaan penyerahan credentials ini belum jelas benar baginya. “Kita belum tahu kenapa masalah ini dapat terjadi karena belum pernah terjadi. Kita meyampaikan protes keras dan kita sudah memanggil pulang Dubes kita dari Brasil,” kata Retno. Ia tidak merasa khawatir soal citra Indonesia di mata dunia. “Saya kira posisi Indonesia sangat jelas, baik isu kedaulatan hukum, isu kemartabatannya, juga isu menjaga hubungan baik dengan negara lain,” ujar dia menegaskan.

Pemuda Saudi Berhasil Meramal Kematiannya

Jakarta, Aktual.co —Pemuda Arab Saudi berhasil meramal kematiannya sendiri beberapa bulan sebelumnya. Ia meminta agar keluarga dan teman-temannya mendoakan kebaikan baginya melalui sebuah pesan di Twitter. Ajaib, tiga bulan setelah menulis pesan tersebut, ia meninggal akibat terjatuh ke dalam selokan. Pesan Abdullah Al Zahrani di Twitter baru ditemukan ayahnya, Ati Al Zahrani sebulan setelah ia memakamkan jasad anaknya di sebelah barat pelabuhan Laut Merah di Jeddah.

Pesan itu berbunyi: “Saya sedang menulis wasiat di rumah sebelum saya mati. Saya meminta semua orang yang mengenal saya untuk mendoakan saya setelah saya meninggal dunia. “Saya berharap semua perpecahan antara orang-orang akan terpecahkan. Saya juga meminta siapapun yang pernah saya sakiti untuk memaafkan saya.

“Saya hanya memiliki waktu beberapa bulan sebelum meninggal dunia dan saya benar-benar tidak tahu mengapa saya memiliki perasaan ini.” Dalam pesan yang diterbitkan oleh harian Ajel, Zahrani juga meminta keluarganya untuk memakamkannya di sebelah barat Makkah. Ia juga memberi saran kepada teman-temannya agar berhenti merokok.

ISIS Menculik Puluhan Warga Kristen di Suriah

Jakarta, Aktual.co —Anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dikabarkan telah menculik sedikitnya 90 umat Kristen Assiria di wilayah timur laut Suriah. Demikian Lembaga Pengamat HAM Suriah, Selasa (24/2). Organisasi yang berbasis di Inggris itu menjelaskan penculikan tersebut terjadi setelah ISIS merebut dua desa Assiria, Tal Shamiram dan Tal Hermuz dari tangan pasukan Kurdi di provinsi Hassakeh.

Insiden ini berbarengan dengan gerak maju pasukan Kurdi di wilayah timur laut Suriah tak jauh dari perbatasan Irak yang terjadi sejak Ahad (22/2). Harian The International Business Times mengutip Nuri Kuno, pendiri organisasi A Demand for Actiona (ADFA), mengatakan kedua desa Assiria itu diserang pada pukul 05.00 pagi yang mengakibatkan 3.000-an orang meninggalkan kedua desa tersebut.

Organisasi yang memfokuskan diri terhadap etnis minoritas Assiria, Khaldea dan Siriac di Suriah itu mengatakan sudah menghubungi kerabat para pengungsi di Swedia, Jerman dan Kanada untuk memastikan jumlah warga Assiria yang diculik itu. Kino memperkirakan antara 70-100 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, diculik sementara para pria dibawa ke pegunungan Abd al-Aziz. Dikabarkan ISIS menghendaki pertukaran rekan-rekan mereka yang ditahan pasukan Kurdi dengan kebebasan warga minoritas Assiria itu.

Dalam beberapa hari terakhir, pasukan Kurdi Suriah (YPG) melakukan serangan di provinsi Hassakeh terhadap sejumlah posisi ISIS. Dalam gerak maju itu, YPG berhasi merebut 24 desa dan dusun sebagai bagian dari operasi untuk merebut kembali kota Tal Hamis dan daerah di sekitarnya. Pasukan YPG juga melakukan ofensif di provinsi Raqqa, yang bertetangga dengan provinsi Hassakeh, dan berhasil merebut 19 desa menyusul keberhasilan mempertahankan kota Kobani yang terletak di perbatasan dengan Turki.

Akhirnya, Indonesia Siap Adopsi Rekomendasi ILO

Jakarta, Aktual.co — Indonesia akan mengadopsi rekomendasi kebijakan terkait pengembangan pekerjaan yang layak dan pembangunan yang berkesinambungan dalam sebuah pertemuan yang diadakan oleh Organisasi Tenaga Kerja Internasional, ILO, di Jakarta, seperti yang dilansir CNN Indonesia. Pada pertemuan dua hari yang dimulai hari ini, Selasa (24/2), hadir perwakilan dari pemerintah, pengusaha, akademisi dan pemangku kepentingan lainnya dari Indonesia untuk meninjau pengalaman dan mengadopsi rekomendasi tersebut.

Dalam pernyataan ILO, pertemuan bertema “Mencapai Pembangunan Berkesinambungan melalui Penciptaan Tenaga Kerja dan Pekerjaan Layak untuk Semua” akan membahas beberapa masalah kunci pekerja dan pengusaha. Di antaranya adalah pembahasan soal kebijakan untuk meningkatkan industri manufaktur dan meningkatkan sektor pelayanan tingkat tinggi, peran upah minimal, penawaran kolektif dan reformasi lainnya untuk mengurangi kesenjangan pendapatan dan reformasi untuk meningkatkan kesempatan kerja layak.

Selain itu juga dibahas soal pelatihan pekerja untuk pekerjaan baru yang diperlukan perusahaan, sistem pensiun dalam mendorong pertumbuhan dalam negeri, perlindungan pekerja migran dan kebijakan menciptakan pekerjaan yang lebih baik untuk ekonomi perdesaan. Diskusi dan rekomendasi dalam pertemuan tersebut akan disampaikan dalam konferensi global di New York dan membantu pembentukan agenda pembangunan PBB pasca-2015 yang akan diadopsi dalam KTT global September mendatang.

“Pekerjaan yang layak dan pembangunan yang berkesinambungan juga merupakan masalah kunci bagi Indonesia dan isu ini sejalan dengan tema, agenda dan target pembangunan nasional di sektor tenaga kerja,” kata Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan Indonesia. Tomoko Nishimoto, Asisten Direktur Jenderal dan Direktur Regional Asia dan Pasifik ILO mengatakan pertemuan ini penting untuk menekankan Agenda Pembangunan Pasca-2015 dan mendukung Indonesia terutama dalam membentuk lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

“Ini adalah kesempatan untuk menjelajahi kerja sama antara pekerjaan yang layak dan pembangunan yang berkesinambungan, dan untuk memberikan rekomendasi kebijakan berdasarkan pelajaran yang telah didapat di Indonesia,” kata Nishimoto.

2014, Permukiman Ilegal Israel Meningkat 40 Persen

Jakarta, Aktual.co —Permukiman ilegal Israel di Tepi Barat, Palestina meningkat 40 persen sepanjang tahun lalu, menurut sebuah lembaga swadaya anti-permukiman, Senin (23/2), seperti yang dilanir Al JazeeraNews. Peace Now mengatakan 3.100 rumah dibangun di Tepi Barat tahun lalu. Sementara itu diluncurkan 4.485 lelang untuk pembangunan di tempat itu dan di daerah permukiman Yerusalem Timur pada tahun tersebut, “rekor tertinggi untuk setidak-tidaknya satu dasawarsa belakangan”.

Dari 3.100 rumah, menurut organisasi Israel itu, hanya 287 yang merupakan pemukiman liar karena tanpa otorisasi resmi dari pemerintah Israel. Masyarakat internasional tidak membedakan antara permukiman “sah” dan “gelap”, mengingat semua menjadi tidak sah jika dibangun di wilayah Palestina. Peace Now menambahkan 460 rumah baru dibangun setiap bulannya selama pemerintahan periode ketiga Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang mulai menjabat pada 18 Maret 2013.

Disebutkannya bahwa selama periode yang sama, 66 proyek konstruksi diluncurkan untuk membangun 10.113 rumah di 41 permukiman. “Angka-angka ini membuktikan bahwa Benjamin Netanyahu melakukan segalanya” untuk meningkatkan sengketa di lapangan “dan membuat solusi dua negara tidak mungkin”, kata Hagit Ofran dari Peace Now. “Kami berharap para pemilih Israel akan mengingat fakta penting ini,” ketika mereka menuju tempat pemungutan suara pada 17 Maret, katanya.

Bulan lalu, Israel juga mengumumkan rencana untuk membangun 450 rumah pemukim baru di Tepi Barat, yang memicu kemarahan Washington yang mengecam hal itu sebagai “tidak sah dan kontraproduktif” untuk mencapai perdamaian dengan Palestina. Pengumuman itu, datang hanya beberapa minggu sebelum pemilihan umum dini, membuat hubungan dengan Amerika Serikat – mediator pembicaraan damai yang sekarang terhenti – dan sekutu utamanya Timur Tengah menegang.

Palestina mengecam rencana untuk pembangunan 450 rumah baru itu sebagai “kejahatan perang”. Peace Now mengatakan rumah itu akan dibangun dalam empat kawasan permukiman yang ada di Tepi Barat. Israel menduduki Tepi Barat dan Jerusalem timur dalam perang Timur Tengah 1967. Membangun pemukiman adalah ilegal berdasarkan hukum internasional dan ditentang oleh masyarakat internasional sebagai hambatan bagi kesepakatan perdamaian dengan Palestina.

Sobek dan Injak Al-Quran, Pria Ini di Arab Saudi Dihukum Mati

Jakarta, Aktual.co —Pengadilan Syariah di Arab Saudi menghukum mati seorang pria karena menyobek kitab suci Al-Quran dan menginjaknya dengan sepatu. Diberitakan harian Saudi berbahasa Inggris, Saudi Gazette pada Selasa (24/2), pria berusia 20-an tahun yang tidak dipublikasikan namanya tersebut mengunggah rekaman video yang memperlihatkan aksinya menyobek Kitab Suci umat Islam tersebut.

Pengadilan Arab Saudi kemudian menghukum pria tersebut atas dakwaan keluar dari keyakinan agama Islam, atau murtad. Di bawah interpretasi hukum Syariah Islam yang diterapkan Saudi, murtad merupakan tindak kriminal dan dapat dijatuhi hukuman mati. Di Saudi, hukuman karena murtad, sama halnya seperti hukuman pelanggaran agama lainnya, seperti mempraktikkan ilmu sihir.

Sementara, menghujat dan melontarkan kritik kepada ulama senior dapat dijatuhi hukuman penjara dan hukuman fisik.Eksekusi mati di Arab Saudi biasanya dilakukan dengan cara pemenggalan kepada di depan publik. Dilaporkan Reuters, Selasa (24/2), kelompok pemerhati HAM internasional menilai bahwa sistem peradilan di Saudi kurang transparan terkait dengan proses hukum. Pasalnya, terdakwa kerap kali tidak mendapat perwakilan hukum. Hukuman yang dijatuhkan kepada terdakwa pun terkesan sewenang-wenang.

Pemerintah Saudi telah melakukan beberapa langkah untuk mereformasi sistem peradilannya. Namun, Saudi selalu menyatakan bahwa sistem pengadilan yang diterapkan di negara tersebut telah adil. Tahun lalu sebuah pengadilan di Jeddah menghukum aktivis liberal Raif Badawi dengan hukuman cambuk 1.000 kali di muka publik. Badawi juga harus menjalani hukum 10 tahun penjara karena menerbitkan tulisan yang berisi kritik terhadap elit penguasa agama dan politik kerajaan. Badawi juga menyerukan reformasi dalam Islam.

Hukuman cambuk kepada Badawi sebanyak 50 kali dilakukan pada bulan Januari, di depan publik setelah shalat Jumat. Namun, hukuman cambuk berikutnya belum dilakukan karena kondisi kesehatan Badawi yang menurun dan desakan yang kuat dari sejumlah organisasi internasional.

Berita Lain