16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38281

10 Hari di Indonesia Bawa Sabu, WNA Tionghoa Dicokok Polisi

Jakarta, Aktual.co — TKH warga negara asal Tionghoa yang baru 10 hari menetap di Indonesia terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya TKH kedapatan telah membawa dan memiliki narkotika jenis sabu seberat lima kilogram. 
Demikian disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Eko Daniyanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/2).
“WNA asal Tionghoa membawa sabu untuk transaksi di wilayah Penjaringan,” ujarnya.
Dikatakan Eko kalau TKH saat ditangkap oleh polisi tengah mengendarai sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B 6585 UNQ, di Jalan Pluit Karang Permai, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.
“Dia di lokasi seperti orang bingung, sambil menelefon. Dia juga tidak memakai helm,” lanjutnya.
Eko menambahkan bahwa TKH merupakan kurir asal Hongkong yang menginapnya, di Hotel Maxley di Jalan Pluit Selatan, Jakarta Utara.  
“Dia kurir sabu yang berasal dari Hongkong, dan datang ke Indonesia untuk melakukan transaksi dengan para pemesan di Jakarta,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Meski Hadir, Kubu ARB Ragukan Independensi Mahkamah Partai

Jakarta, Aktual.co — Pengurus Golkar kubu Aburizal Bakrie meragukan independensi Mahkamah Partai Golkar (MPG) dalam sidang yang akan diselenggarakan pada Rabu (25/2) besok.
Pihak ARB tak yakin MPG akan memberikan keputusan yang independen dan objektif terkait persoalan dualisme kepemimpinan Partai Golkar.
“Kami tidak yakin bahwa Mahkamah Partai Golkar bisa bertindak independen untuk keluarkan keputusan objektif,” kata Waketum Golkar versi Munas Bali, Nurdin Halid, di Jakarta, Selasa (24/2).
Dirinya mempertanyakan pernyataan MPG pada Desember lalu yang menolak menyidangkan gugatan dualisme kepemimpinan dengan alasan tak sanggup, namun kini bersedia menggelar persidangan.
Kubu Aburizal Bakrie akan membawa ratusan saksi pada sidang MPG esok.

Artikel ini ditulis oleh:

PPATK Bantu Telusuri 3.100 Penunggak Pajak

Jakarta, Aktual.co — Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sedang menelusuri 3.100 wajib pajak badan usaha dan individu yang terindikasi memiliki utang pajak sesuai dengan laporan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan. Dari 3.100 wajib pajak tersebut, pihaknya sudah menelisik 120 wajib pajak besar dengan total tunggakan Rp15 triliun.

“Saya berharap dengan cara ini PPATK bisa berkontribusi pada penerimaan pajak,” ujar Kepala PPATK Muhammad Yusuf di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan, Jakarta, Selasa (24/2).

Selain data transaksi keuangan 3.100 wajib pajak tersebut, kata Yusuf, PPATK juga sedang meminta data 10 wajib pajak dengan nominal pembayaran pajak yang sangat besar untuk ditelusuri mengenai dugaan penunggakan pajak.

Selain berkoordinasi dengan Ditjen Pajak Kemenkeu, lanjut Yusuf, PPATK juga meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan mengenai data pelaku penangkapan ikan ilegal untuk ditelisik data pembayaran pajaknya.

Yusuf menyebutkan penelusuran ini merupakan tindak lanjut kerja sama dengan Ditjen Pajak Kemenkeu.

Menurut dia, pihaknya juga sedang berusaha untuk mendapatkan akses penelusuran ke sektor jasa keuangan, termasuk dalam pengelolaan investasi.

“Selama ini hanya data manajer investasi yang kami dapat. Akan tetapi, dana kelolaan itu milik siapa? Kami belum tahu. Kami ingin akses lebih diperlunak. Kami ingin lihat pembayaran pajak selama ini,” ujar dia.

Target penerimaan pajak dalam APBN-Perubahan 2015 ditetapkan sebesar Rp1.294,3 triliun. Pemerintah ingin mencapai target penerimaan pajak tersebut, salah satu caranya dengan meningkatkan tingkat kepatuhan pajak.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemprov NTT Siapkan Lahan Pembangunan Pabrik Garam

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan lahan di Kabupaten Nagekeo untuk pembangunan pabrik garam.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat NTT Johanna Engeline Lisapaly di Kupang, Selasa (24/2), mengatakan Pemprov NTT memastikan lahan itu tidak berada dalam sengketa.

“Hal ini masih dalam proses untuk biaya pembangunan pabrik sendiri akan ditanggung oleh pemerintah pusat,” kata Johana di Kupang.

Namun Pemprov NTT meminta pembangunan pabrik di daerah tersebut dapat memberdayakan masyarakat setempat.

“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian di NTT khususnya di Nagekeo,” tambahnya.

Johanna menambahkan garam di NTT dianggap sebagai garam terbaik bukan hanya secara nasional saja namun juga dunia.

Terkait rencana pembangunan pabrik garam tersebut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Alam Kelautan dan Perikanan (BPSDM KP) dalam kunjungan ke Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Kupang pada Senin (23/2) mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan akan membangun pabrik garam tersebut.

“Untuk meningkatkan perekonomian di NTT 2015 direncanakan akan dibangun pabrik garam di Kabupaten Nagekeo,” katanya di Kupang.

Ia berharap masyarakat di daerah tersebut juga dapat membantu rencana pemerintah tersebut agar bisa berjalan dengan lancar mengingat garam NTT merupakan adalah yang terbaik.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Komisi X Minta Kompetisi ISL Segera Diselenggarakan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya, meminta kepada PT Liga Indonesia dan PSSI, untuk tak gentar menyelenggarakan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

“Kami (Komisi X) berharap, kick off ISL segera dilakukan,” ujar Riefky ketika dihubungi, Selasa (24/2).

Politisi Partai Demokrat itu meminta, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), untuk tidak mempersulit persyaratan yang diberikan kepada PT LI selaku operator.

“Dokumen tunggakan pemain, silakan saja (diverifikasi), tapi jangan dijadikan alat atau syarat agar ISL tidak bisa dilakukan,” ungkapnya.

Riekfy mengatakan, keputusan pemerintah menunda ISL hingga dua pekan mendatang sejak 18 Februari 2015 telah menyalahi kesepakatan yang pernah diputuskan saat rapat kerja bersama Komisi X DPR RI.

“Timbul kesepakatan yang meminta, baik Kemenpora dan PSSI mengambil kebijakan yang tidak akan membawa mundur persepakbolaan Indonesia,” kata Riefky.

Ia berharap agar BOPI tidak perlu terlalu kaku dalam menyikapi ISL 2015, karena bukan hanya PT Liga dan klub yang dirugikan, tetapi juga masyarakat Indonesia yang sudah menanti kompetisi terbesar di Tanah Air ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Kunjungi Nusakambangan, Keluarga Khawatirkan Kondisi Terpidana Mati Asal Brazil

Jakarta, Aktual.co — Keluarga Rodrigo Gularte mengaku tidak memikirkan masalah eksekusi tetapi lebih memikirkan kondisi kesehatan terpidana mati asal Brasil itu karena mengalami gangguan jiwa.
“Saat ini kami tidak memikirkan masalah itu. Kami sedang mengupayakan kesehatan dan memikirkan psikologis Rodrigo,” kata salah seorang sepupu Rodrigo Guarte, Angelita Muxfeldt Gularte di Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (24/2) siang.
Angelita mengatakan hal itu kepada wartawan usai membesuk Rodrigo Gularte yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap.
Dalam kunjungan itu, Angelita mendampingi ibunda Rodrigo Gularte, Clarisse Muxfeldt Gularte, dan sepupu Rodrigo lainnya, Marlisse Gularte De Carvalho.
Lebih lanjut, Angelita mengatakan bahwa kondisi kejiwaan Rodrigo saat ini sangat buruk.
“Dia meletakkan kertas di dahinya dan berbicara soal kucing. Dia tidak mengerti apa yang terjadi dan tidak paham kalau akan dihukum mati,” katanya dalam bahasa Inggris.
Menurut dia, Rodrigo selalu berpikir kalau dirinya akan pulang ke rumah.
Oleh karena itu, kata dia, keluarga memohon kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk membawa Rodrigo ke rumah sakit guna menjalani perawatan.
“Namun sampai saat ini belum ada respons. Kemarin hanya ada dokter dari Yogyakarta dan Cilacap yang didatangkan ke sana (Lapas Pasir Putih, red.),” katanya.
Selain Rodrigo Gularte, salah seorang terpidana mati berkewarganegaraan Prancis, Serge Areski Atlaoui juga dibesuk oleh keluarganya.
Akan tetapi, dua saudara Serge Areski Atlaoui yang diketahui bernama Natalia dan Mohamed Areski tampak menghindari wartawan yang sibuk mengejar keluarga Rodrigo Gularte.
Bahkan, Natalia tampak menutup wajahnya dengan kain ketika melintas di hadapan wartawan.
Natalia dan Mohamed Areski meninggalkan Dermaga Wijayapura (tempat penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan, red.) menuju hotel tempat mereka menginap dengan berjalan kaki.
Sebelumnya, Kepala Lapas Pasir Putih Hendra Eka Putranto mengatakan bahwa Kedubes Brasil meminta dilakukan pemeriksaan psikologi terhadap terpidana mati tersebut.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya memeriksakan kondisi psikologi Rodrigo Gularte ke Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas.
“Bener enggak sakit jiwa, prosedurnya kan seperti itu,” katanya.
Kendati demikian, dia mengaku belum mengetahui hasil pemeriksaan kejiwaan Rodrigo Gularte.
Kejaksaan Agung berencana mengeksekusi 11 terpidana mati yang sudah ditolak permohonan grasinya.
Ke-11 terpidana mati itu, Syofial alias Iyen bin Azwar (WNI) kasus pembunuhan berencana, Mary Jane Fiesta Veloso (WN Filipina) kasus narkotika, Myuran Sukumaran alias Mark (WN Australia) kasus narkotika, Harun bin Ajis (WNI) kasus pembunuhan berencana, Sargawi alias Ali bin Sanusi (WNI) kasus pembunuhan berencana, dan Serge Areski Atlaoui (WN Prancis) kasus narkotika.
Martin Anderson alias Belo (WN Ghana) kasus narkotika, Zainal Abidin (WNI) kasus narkotika, Raheem Agbaje Salami (WN Cordova) kasus narkotika, Rodrigo Gularte (WN Brazil) kasus narkotika, dan Andrew Chan (WN Australia) kasus narkotika

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain