16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38288

Tuding Anggaran Siluman DPRD, Ahok Cerita UPS Empat Miliar

Jakarta, Aktual.co —Jelang rapat paripurna DPRD DKI besok untuk ketok rencana pengajuan hak angket terhadap dirinya, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) justru lemparkan ‘bola panas’. Yakni terkait akal-akalan yang dilakukan DPRD DKI untuk ‘bermain’ anggaran.
Serupa dengan yang dilontarkan Sekretaris Daerah DKI Saefullah saat diskusi di DPRD minggu lalu, Ahok hari ini kembali mengungkit ulah DPRD menyunat anggaran hingga 10 persen.
Kata dia, para anggota dewan hingga wakil ketua komisi bahkan bisa memotong anggaran hingga kisaran 10-15 persen dari yang sudah disusun. 
“Lalu mereka masukan yang versinya dia, itu jumlahnya bisa sampai Rp12,1 triliun. Nah bagaimana bisa?” kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (24/2).
Yang lebih gila lagi, ujar dia, anggaran yang dimasukkan dewan juga tidak masuk akal.
Misal, Ahok mengaku pernah bertanya ke lurah  apa betul pernah mengajukan pembelian UPS (uninterruptible power supply) atau semacam power bank. Pengakuan si lurah pun membuatnya kaget. Sebab mereka mengaku tidak pernah mengajukan pembelian USP.
“Berarti kan barang yang ditemukan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dulu ini barang siluman yang tiba-tiba muncul,” ujar dia.
Temuan itu, beber Ahok, terjadi di wilayah Jakarta Barat. Adapun UPS adalah alat yang mampu menyimpan tenaga listrik dan biasa digunakan di komputer jika listrik padam dengan harga satuan berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta.
Sedangkan untuk pembelian UPS di satu kelurahan, ujar Ahok, anggarannya mencapai Rp4,2 miliar.
“Itu kan gila‎ banget masa Rp4,2 miliar buat satu gedung lurah. Masuk akal ga?” ujar Ahok.
Beralasan agar hal serupa tidak terulang kembali, kata Ahok, maka dirinya dan Pemprov DKI ngotot agar di draf Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2015 diikutsertakan e-budgeting. 

Artikel ini ditulis oleh:

Ketua AFC Minta Piala Dunia 2022 Digelar Pada November/Desember

Jakarta, Aktual.co — Ketua gugus tugas FIFA, Sheikh Salman bin Ebrahim, meminta penyelenggaraan Piala Dunia 2022 Qatar, harus diselenggarakan pada bulan November atau Desember.

Sheikh Salman, yang juga ketua Konfederasi Sepak Bola Asia, mengenyampingkan kemungkinan Piala Dunia 2022 digelar pada Mei, seperti yang diinginkan klub-klub Eropa.

Setelah pertemuan terakhir gugus tugas FIFA November lalu, Sekjen FIFA Jerome Valcke mengatakan bahwa Januari/Februari 2022 atau November/Desember 2022 menjadi opsi.

Namun Sheik Salman mengatakan, opsi Januari/Februari tidak diinginkan, karena akan berbenturan dengan jadwal Olimpiade Musim Dingin.

“Kami tidak ingin jadwalnya bentrok pada periode tersebut,” katanya seperti dikutip BBC, Selasa (24/2).

“Para pemangku kepentingan mencemaskan jika pertandingan Piala Dunia Qatar 2022 berlangsung pada musim panas, sehingga kami harus menggesernya ke musim dingin, yaitu Januari atau November. Mereka harus menetapkan pilihan A atau B,” jelasnya.

“Namun menurut saya semua orang sepakat bahwa Januari atau Februari sulit untuk menggelar pertandingan, karena alasan yang saya sebut tadi (Olimpiade Musim Dingin),” ungkapnya.

“Satu-satunya opsi adalah November/Desember,” kata Sheikh Salman menegaskan.

Gugus Tugas FIFA pada Selasa melakukan pertemuan ketiga atau terakhir di Doha dan kemudian akan menyampaikan rekomendasinya ke Komite Eksekutif FIFA.

Berdasarkan rekomendasi itu, keputusan akhir soal waktu pelaksanaan Piala Dunia Qatar 2022 ini akan ditetapkan di Zurich 20 Maret mendatang.

Asosiasi Klub Sepak Bola Eropa, Senin (23/2) mengatakan bahwa mereka masih berharap Piala Dunia 2022 dapat berlangsung bulan Mei, karena dampaknya pada jadwal kompetisi tidak terlalu besar.

Artikel ini ditulis oleh:

Sekjen DPR Kembali Diperiksa KPK

Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Winantuningtyastiti Swasanani meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (24/2/2015). Winantuningtyastiti menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus penerimaan hadiah terkait pelaksanaan proyek PT. DGI dan tindak pidana pencucian uang pembelian saham PT. Garuda dengan tersangka Muhammad Nazaruddin. AKTUAL/MUNZIR

Greenpeace Indonesia ‘ Menanti Komitmen Blusukan Asap Jokowi’

Juru Kampanye Politik Hutan Greenpeace Indonesia Teguh Surya, Pusat Studi Bencana Universitas Riau Haris Gunawan, Juru Kampanye Politik Hutan Greenpeace Indonesia Yuyun Indriadi, saat jumpa pers ‘Menanti Komitmen Blusukan Asap Jokowi’ di Eatology, Jalan KH Agus Salim, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2015). Saat Presiden Jokowi blusukan ke Sungai Tohor, Kabupaten Meranti, Riau pada 27 November 2014, sedikit banyak berdampak positif kepada wilayah tersebut karena berhasil berperan mengatasi bencana kekeringan dan mengurangi kebakaran hutan. Sekat Kanal yang dibangun atas dukungan Presiden Jokowi terbukti ampuh membuat tanah gambut tetap basah sehingga sulit terbakar. AKTUAL/MUNZIR

Polisi Selidiki Pembakar Begal Motor di Tangsel

Jakarta, Aktual.co — Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul mengatakan hingga saat ini pihaknya tengah menyelidiki atas tewasnya salah satu pelaku begal yang dibakar oleh massa di Tangerang Selatan. 
“Kami akan menyelidiki, siapa yang melakukan ini, siapa saja yang bersama-sama melakukan tindakan ini,” ujarnya kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (24/2). 
Dikatakan Martinus kalau pihaknya juga akan memberikan sanksi terhadap orang-orang yang melakukan pembakaran terhadap pelaku begal. 
“Orang-orang yang melakukan ini tentu kami harus ingatkan, dan berikan sanksi,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Mensos Buka Rakernas IPW

Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa membuka rapat kerja nasional Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL), di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Selasa (24/2/2015). Sebanyak 13 lembaga rehabilitasi narkoba siap menjadi IPWL guna mendukung target pemerintah merehabilitasi 100 ribu korban penyalahgunaan narkotika. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Berita Lain