17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38290

Forum Legeslasi DPR

Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsudin (kiri) bersama Pakar Hukum Pidana UI DR Achyar Salmi dan Pengamat Hukum Institute Criminal Justice Reform (IJCR) Anggara tampil sebagai pembicara dalam diskusi yang diselenggarakan Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerjasama dengan Setjen DPR mengambil tema “Urgensi Revisi UU KUHP adn Penegakan Hukum” di Presroom DPR-RI, Jakarta, Selasa (24/2/2015). AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Pengamat Sepakbola Sayangkan Penundaan ISL oleh Menpora

Jakarta, Aktual.co — Pengamat sepakbola asal Papua, Nico Dimo, menyayangkan keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, yang menunda penyelenggaraan Indonesia Super League (ISL) 2015.

“Penundaan ISL 2015 memang menyakitkan,” ujar Nico Dimo di Kota Jayapura, Papua, Selasa (24/2).

Mantan pemain Persipura Jayapura era 1970-1980-an yang berposisi sebagai kiper itu, menilai keputusan Menpora dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), yang tak memberikan rekomendasi ISL, adalah salah besar.

“seharusnya sejumlah rekomendasi oleh BOPI dilakukan sejak awal,” sesal Nico Dimo.

Nico Dimo mengaku sempat kaget dengan keputusan Menpora Imam Nahrawi yang menunda penyelenggaraan LSI 2015.

“Kebijakan yang diambil oleh Pak Menpora itu, sangat mengagetkan,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Persiapkan Profesional Muda, OCBC NISP Workshop ke UI

Preskom Bank OCBC NISP Pramukti Surjaudaja memberikan bekal pengetahuan dan pengalaman kepada para mahasiswa di acara campus visit Sharing knowledge dan workshop dengan tema “Menciptakan Profesionalisme Muda Dalam Industri Perbankan” di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Selasa (24/2/2015). Pembekalan ini untuk mempersiapkan mahasiswa terjun menghadapi persaingan, peluang dan tantangan yang ketat dalam dunia pekerjaan khususnya perbankan diera Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Bank OCBC NISP melakukan campus visit Sharing knowledge dan workshop dengan tema “Menciptakan Profesionalisme Muda Dalam Industri Perbankan” yang diikuti 125 mahasiswa peserta dari berbagai jurusan. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

PGE Targetkan Buaran Energi Geothermal Capai 25 Persen di 2025

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama Pertamina Geotermal Energy (PGE) Roni Gunawan mengatakan bahwa porsi energi geothermal pada tahun 2025 harus mencapai 25% dari total energi baru terbarukan untuk menyokong pembangkit listrik nasional ke depan.

“Kontribusi panas bumi saat ini dalam buaran energi baru mencapai 5 persen. Sementara ini batubara masih paling banyak mengambil porsi untuk menyokong pembangkit listrik dengan persentase sebesar 63%,” kata Roni dalam workshop pengembangan energy geothermal di kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (24/2).

Ia menerangkan, Indonesia hanya mampu memproduksi 5% atau sekitar 1,4 gigawatt (GW) dari potensi yang ada, sekitar 40%. Lebih besar dari potensi Amerika Serikat yang nyatanya lebih mampu memanfaatkan energi geothermal dibandingkan Indonesia, dengan memproduksi sebanyak 3,3 GW.

“Kalau dunia bicara minyak, maka semua mata tertuju pada Arab. Kita mau kalau dunia bicara energi panas bumi, semua orang melihat Indonesia. Itu yang kita mau,” ujarnya.

Menurutnya, potensi gunung api di Indonesia harus sangat diberdayakan, tidak hanya dari sektor mineralnya, tapi juga geothermalnya. “Jangan cuma gempa buminya saja yang kita rasakan dampaknya, tapi harus kita manfaatkan juga kelebihannya”.

“Kita tidak bisa terus menerus mengandalkan minyak dan gas bumi (migas) sebagai cadangan energi nasional. Masa kita bertumpu dengan energi yang cadangannya lebih kecil. Sementara 20 tahun lagi migas kita akan habis jika tidak ada penemuan baru,” tutur Roni.

Roni menambahkan, saat ini pihaknya sedang melakukan eksplorasi terus menerus untuk menemukan titik-titik mana saja yang berpotensi memiliki energi panas bumi. Penyebaran titik-titik tersebut membentang dari Sumatera hingga Nusa Tenggara Barat yang memiliki potensi gunung api cukup banyak, meskipun Sumatera dan Jawa menjadi fokus paling besar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Industri Kreatif Batik Jadi Unggulan Ekspor Jateng

Jakarta, Aktual.co —  Industri kreatif batik masih menjadi produk unggulan Jawa Tengah pada 2015, termasuk untuk peningkatkan ekspor, kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng Prijo Anggoro.

“Kalau untuk batik memang kami terus melakukan ekspor, tahun ini kami masih berupaya meningkatkan ekspor produk batik,” katanya di Semarang, Selasa (24/2).

Bahkan, pihaknya mengimbau kepada para perajin batik untuk lebih mengoptimalkan bahan baku lokal sehingga impor bahan baku untuk batik bisa lebih diminimalkan.

“Dengan lebih banyak memanfaatkan sumber daya alam lokal maka bisa menekan nilai impor Jateng secara keseluruhan,” katanya.

Selain itu, bahan baku lokal dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan baku impor.

Ia mengatakan mulai saat ini pelaku usaha, salah satunya perajin batik, harus memperhatikan faktor lingkungan yang antara lain dengan membuat usaha secara ramah lingkungan. .

Selain batik, pihaknya juga berupaya terus menggenjot industri kreatif berbahan baku kayu, salah satunya furniture.

Ia mengatakan baik furnitur maupun batik bukan merupakan produk yang mudah termakan oleh waktu.

Bahkan, pihaknya memastikan permintaan dua produk tersebut dari pasar luar negeri, terus meningkat, di antaranya dari kawasan Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.

“Produk-produk tersebut masih menjadi idola hingga saat ini, yang perlu kami lakukan hanya membuat terobosan-terobosan baru, tujuannya agar kami tidak kalah saing dengan produk dari negara lain,” katanya.

Untuk penjualan, pihaknya tidak ingin terpatok pada penjualan ke luar negeri.

Ia mengatakan Indonesia khususnya Jateng memiliki pasar yang cukup besar.

Bahkan, katanya, dibandingkan dengan negara lain, salah satunya Jepang, masyarakat Indonesia justru memiliki kelebihan, yaitu bersifat moderat atau banyak yang masih berusia muda.

Dengan demikian, katanya, keinginan mereka untuk membeli produk karena mengikuti tren masih relatif besar.

Kondisi berbeda, katanya, terjadi di Jepang di mana mayoritas masyarakatnya merupakan usia manula sehingga keinginan untuk membelanjakan uang mereka tidak begitu besar.

“Tidak mudah bagi kita untuk masuk ke pasar Jepang, jadi lebih baik mengoptimalkan pasar lokal sebelum fokus di ekspor,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jumat Pekan Ini, Bareskrim Kembali Periksa BW

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Bareskrim menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjajanto sebagai tersangka pada Jumat (27/2) mendatang.
Bambang sendiri hari ini sudah memenuhi panggilan penyidik, namun batal diperiksa lantaran dirinya mempertanyakan pasal baru yang sangkakan kepadanya oleh penyidik. Selain itu, Bambang juga meminta salinan berita acara pemeriksaan (BAP).
“Kami akan panggil ulang hari Jumat (27/2). Sore ini surat sudah dilayangkan ke rumahnya,” kata Kasubdit VI Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/2).
Ketika disinggung soal penambahan pasal yang dipertanyakan oleh Bambang, menurut Bolly hal itu merupakan kewenangan penyidik.
“Saya mau menambah, mengurangin pasal, itu tidak diatur di KUHAP (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana),” ujarnya.
‎Diberitakan sebelumnya, Bambang Widjajanto meminta salinan BAP atas dirinya sebagai tersangka.‎ Sebab hingga saat ini, dirinya belum mendapatkan berita acara tersebut. Menurutnya, BAP itu diperlukan untuk melakukan pembelaan diri sebagai tersangka.
“Sampai sekarang BAP belum saya terima. Dalam pasal 72 KUHAP, itu hak tersangka. Bagaimana saya bisa menyiapkan pembelaan bila tidak diberikan berita acara. Saya ingin hak saya dipenuhi sebagai komitmen mencari keadilan,” tegas Bambang di Bareskrim.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain