18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38304

Jalan Rel Kereta Rusak Membahayakan Pengendara Bermotor

Pengendara melintasi jalan rusak di pintu perlintasan rel Stasiun Palmerah, Jakarta, Selasa (24/2/2015). Jalan rusak ini terjadi di sejumlah ruas jalan protokol tidak hanya berpotensi tinggi mengakibatkan kecelakaan, tetapi juga mengganggu estetika jalan. AKTUAL/MUNZIR

Tunda ISL, Menpora Kurang Kerjaan

Jakarta, Aktual.co — Menpora Imam Nahrawi menunda  bergulirnya Indonesia Super League 2015. Dia mempersilakan liga mulai bergulir pada awal April, tapi dokumen yang diminta sebagai syarat klub profesional tetap harus dipenuhi tanpa kecuali,
Direktur Gaspol Indonesia Virgandhi Prayudantoro, mengatakan bahwa “Menpora kurang kerjaan dengan larangan ISL tersebut, Bayang-bayang ancaman sanksi dari FIFA sudah menanti sepakbola Indonesia pasca intervensi pemerintah ini” tandasnya dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (24/2).
Apa yang dilakukan Menpora  bukan membantu, tetapi justru melarang, menghambat dan menghalangi kompetisi sepakbola nasional Indonesia.
“Menurut aturan FIFA yang berlaku pada intinya kompetisi sepakbola tidak diatur oleh Kemenpora, atau BOPI, tetapi diatur oleh PSSI melalui aturan, arahan dan rules of the game kompetisi yang berlaku sama di seluruh dunia.” ujar Gandhi.
“Karena keputusan Menpora  ini sangat merugikan persepakbolaan kita. Apalagi kalau sepakbola Indonesia disanksi FIFA, pupus harapan Persib Bandung dan Persipura Jayapura untuk bisa berlaga di tingkat Asia yang harus menjadi kebanggaan kita semua,” tutupnya

Artikel ini ditulis oleh:

CORE: Neraca Pendapatan Primer, Penyumbang Defisit Terbesar Sebenarnya

Jakarta, Aktual.co —  Neraca pembayaran Indonesia pada triwulan IV tahun 2014 surplus sebesar USD2,4 miliar. Namun, pada saat yang sama nilai tukar Rupiah terus mengalami pelemahan terhadap Dolar AS.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE), Hendri Saparini mengatakan seringkali argumentasi pelemahan Rupiah disandarkan pada ketidakpastian global. Namun menurutnya, pelemahan Rupiah juga disebabkan oleh buruknya kinerja perekonomian nasional, khususnya pembengkakan defisit pada neraca transaksi berjalan.

“Sebenarnya penyumbang defisit yang terbesar adalah neraca pendapatan primer. Ini dipicu oleh besarnya pembayaran investasi, yang mengalir keluar maauk dalam bentuk hasil keuntungan investasi asing yang kembali ke negara asal, pembayaran bunga utang luar negeri, dan sebagainya,” ujar Hendri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/2).

Lebih lanjut dikatakan dia, diantara komponen pendapatan investasi tersebut, defisit pendapatan investasi langsung menyumbang hampir 64 persen dari defisit neraca pendapatan primer. Menurutnya, hal tersebut perlu diwaspadai, mengingat keinginan besar Pemerintahan Jokowi untuk menarik investasi asing.

“Target investasi langsung untuk periode 2015-2019 dipatok Rp3.519 triliun, dimana 63,7 persen diantaranya diharapkan berasal dari investasi asing,” jelasnya.

Hendri mengatakan, target investasi langsung tersebut lebih dari dua kali lipat realisasi investasi dibera SBY yang sebesar Rp1.687 triliun (2009-2014). Untuk mencapai tarhet tersebut, kata dia, berbagai roadshow telah dilakukan dan kebijakan perizinan satu pintu telah dikeluarkan awal tahun untuk menggenjot investasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Safzen Noerdin, Dubes RI yang Suka “Blusukan” di Irak

Jakarta, Aktual.co — Berbeda dengan para Duta Besar negara-negara lain yang ditempatkan di Baghdad, Irak, yang cenderung mencari aman, Duta Besar RI untuk Irak, Safzen Noerdin, adalah figur yang menarik.

Safzen berani mengambil risiko dan menanggung ancaman keamanan, “blusukan” ke daerah-daerah di Irak dan menemui warga Indonesia di sana, demi kepentingan tugas. Padahal Irak adalah tergolong daerah berbahaya.

Demikian pengamatan Redaktur Senior Aktual.co, Satrio Arismunandar, pada Selasa (24/2). Aktual.co sempat ikut “blusukan” bersama Dubes RI di kawasan Kurdistan, Irak Utara, dan kemudian pulang ke Kedutaan Besar RI di Baghdad.

Dubes Safzen, yang mantan Komandan Korps Marinir TNI-Angkatan Laut, menemui sekitar 100 pekerja Indonesia di wilayah Halabja, Kurdistan, Irak Utara.

Para pekerja itu sedang mengerjakan proyek pengolahan air untuk perkotaan, di bawah kontraktor Korea Selatan, Ssang Yong. Safzen menunjukkan perhatian serius pada kondisi pekerja dan tidak-adanya surat kontrak kerja dari mayoritas mereka.

Setelah itu, Safzen mengadakan pertemuan di sebuah hotel dengan warga Indonesia yang bekerja di Erbil, masih di wilayah Kurdistan. Sekitar 100 warga hadir, meskipun diperkirakan total ada 900 pekerja Indonesia di Erbil, dan sekitar 90 persen-nya adalah tenaga kerja wanita (TKW).

Masalahnya tidak semua warga tercatat, karena para TKW masuk langsung ke Erbil melalui agen dan tidak melapor ke KBRI Baghdad.

“Ketika awal ditugaskan di Irak dan baru tiba di Baghdad, ada staf KBRI yang bilang agar saya duduk manis saja, dan semua urusan akan dikerjakan oleh mereka. Tapi, saya tidak mau,” ujar Safzen pada Aktual.co.

“Saya bilang pada staf, saya mau ikut terlibat dan mau tahu apa saja yang kalian kerjakan.” (Laporan: Satrio Arismunandar)

Artikel ini ditulis oleh:

Resmikan Rusun Tambora, Ahok Sesumbar Tak Kalah dengan Singapura

Jakarta, Aktual.co —Rumah Susun Sewa (rusunawa) Tambora, Jakarta Barat, sudah diresmikan hari ini oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Usai peresmian, Ahok melontarkan puja puji untuk Rusun Tambora. Dia mengklaim kondisi Rusunawa Tambora sudah setara dengan apartemen. Bahkan dia sesumbar berani adu rusunawa Tambora dengan rusun di Singapura.
“Ini tidak kalah dengan rusun orang Singapura untuk orang biasa. Lift lebih bagus gak ada suara. Toilet pake American Standard,” kata Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (24/2).
Puja-puji Ahok tak berhenti di situ. Kata dia, rusunawa seluas 21.743 meter persegi itu  dilengkapi fasilitas taman dan kios.
Rusunawa Tambora sendiri terdiri dari 3 tower, dengan 549 unit, 16 lantai, masing-masing tipe 30. 
Dari total unit, sebanyak 477 unit akan ditempati penghuni rusunawa lama. Dan hanya 72 unit yang diperuntukkan buat warga korban penggusuran proyek Pemprov DKI.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Himbau Pusat Perbelanjaan Pasang CCTV

Jakarta, Aktual.co — Polisi meminta pengelola mal mencukupi pemasangan kamera pemantau atau “colsed circuit television” di setiap sudut agar bisa lebih mengawasi aktivitas pengunjung.
“Kami sarankan mal memiliki alat yang bisa memonitor barang mencurigakan, minimal ada CCTV di tempat tertentu. sehingga kalau ada masalah memudahkan proses penyelidikan,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Agus Rianto di Jakarta, Selasa terkait ledakan berdaya ledak rendah di ITC Depok Jabar pada Senin (23/2).
Polisi juga meminta pengelola mal agar memastikan CCTV berfungsi dengan baik.
Hingga kini, Mabes Polri bekerja sama dengan Polda Metro Jaya masih menyelidiki peristiwa ledakan tersebut untuk mengungkap adanya unsur teror di dalamnya.
“Ada kabel, ‘timer’, dan cairan. Ledakannya kecil, tidak ada kerusakan dan tidak menimbulkan korban. Kami dan Polda Metro masih menyelidiki peristiwa itu,” ujarnya.
Sebelumnya, ledakan kecil terjadi di toilet pria lantai 2 ITC Depok pada Senin (23/2) sekitar pukul 17.00 WIB.
Ledakan berasal dari sebuah kardus warna coklat.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban dan petugas telah mengevakuasi dan mensterilkan lokasi kejadian

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain