12 April 2026
Beranda blog Halaman 38306

Wakil Ketua DPRD Di-Bully di Twitter

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana atau biasa dikenal dengan panggilan Haji Lulung yang salah ucap menyebut Uninterruptible Power Supply (UPS) menjadi USB kepada jurnalis pada Kamis (5/3) kemarin menjadi cibiran sejumlah nitizen di jejaring sosial twitter.
Tak hanya cibiran yang diperoleh Haji Lulung, bahkan hashtag #SaveHajiLulung pun bahkan menduduki tingkat populer di twitter. 
@kiitingg: Cuman doi doang yang bisa ubah USB jadi UPS #SaveHajiLulung #saveHajiLulung
@ManaloeRIO: Haji Lulung nabrak tiang Listrik, tiang Listriknya yang kesakitan #SaveHajiLulung
@roel_yanuar: Haji Lulung kalo naik Lion Air, jadwalnya jd maju 3 jam (gak delay lagi) #SaveHajiLulung
Tokoh Betawi asal Tanah Abang tersebut yang merupakan perwakilah dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam mengucapkan salah kata tersebut terjadi usai rapat di Kemendagri terkait perang DPRD dengan Ahok selaku Gubernur DKI atas kasus dana Siluman RAPBD DKI 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Dolar Kian Perkasa Dipicu Ekspektasi Perbaikan Pasar Tenaga Kerja AS

Jakarta, Aktual.co — Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor memperkirakan laporan penggajian non pertanian pada Jumat akan menunjukkan membaiknya pasar tenaga kerja AS.

Kemungkinan data pekerjaan positif memicu spekulasi pasar bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunganya tahun ini. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,43 persen menjadi 96,373 pada akhir perdagangan, tingkat tertinggi sejak September 2003.

Di sisi ekonomi AS, angka pendahuluan disesuaikan secara musiman klaim pengangguran awal untuk pekan yang berakhir 28 Februari meningkat 7.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya menjadi 320.000, melebihi konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis.

Departemen Perdagangan melaporkan pada Kamis bahwa pesanan baru untuk barang-barang manufaktur pada Januari turun 0,2 persen, turun selama enam bulan berturut-turut.

Selain itu, euro turun terhadap dolar AS ke tingkat terendah dalam hampir 12 tahun setelah Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis mengumumkan bahwa program pelonggaran kuantitatif 1,1 triliun euro akan dimulai pada 9 Maret.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun menjadi 1,1027 dolar dari 1,1074 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5238 dolar dari 1,5261 dolar. Dolar Australia turun menjadi 0,7774 dolar dari 0,7820 dolar.

Dolar AS dibeli 120,16 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,71 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik tipis menjadi 0,9747 franc Swiss dari 0,9629 franc Swiss, dan naik ke 1,2508 dolar Kanada dari 1,2414 dolar Kanada.

Artikel ini ditulis oleh:

Pola Uptrend IHSG Masih Kuat, Soroti 10 Saham Berikut

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Asjaya Indosurya Securities memperkirakan, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada pada kisaran support 5.389 dan resistance 5.513.

“IHSG berhasil melakukan T-bound dan berusaha menuju level resistance 5.513, kata Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya dalam risetnya, Jakarta, Jumat (6/3).

Menurutnya, pola uptrend IHSG, masih terlihat cukup kuat. Level support 5.389 sudah berhasil teruji dan kekuatan naik belum terlihat berkurang. Kondisi itu menunjukkan bahwa potensi kenaikan IHSG masih akan terlihat pada Jumat ini, seiring dengan penantian rilis data ekonomi tentang cadangan devisa.

“IHSG dalam jangka pendek masih berada dalam jalur strong uptrend,” ucapnya.

Dalam risetnya, William juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat dipertimbangkan pada hari ini, yaitu:
1. PT Perusahaan Gas Negara (PGAS)
2. PT Indofood Sukses Makmur (INDF)
3. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM)
4. PT Aneka Tambang (ANTM)
5. PT Jasa Marga (JSMR)
6. PT Bank Negara Indonesia (BBNI)
7. PT XL Axiata (EXCL)
8. PT Bank Tabungan Negara (BBTN)
9. PT Pakuwon Jati (PWON)
10. PT Bank Central Asia (BBCA).

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Prepres 26/2015 Menunjukkan Fungsi Luhut Layaknya Perdana Menteri

Jakarta, Aktual.co — Penambahan kewenangan Luhut Panjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan melalui Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2015 yang dilakukan oleh Presiden Jokowi membuat adanya sedikit perubahan sistem pemerintahan Indonesia.
Direktur Gaspol Indonesia Virgandhi Prayudantoro, mengatakan bahwa Perpres ini berpotensi menimbulkan koordinasi yang berlebihan. Yang nantinya dapat menciptakan kesimpangsiuran koordinasi pemerintahan.
“Kebijakan yang diambil oleh Presiden Jokowi ini membuat posisi Luhut Panjaitan layaknya  seperti Perdana Menteri. ini bukti bahwa Jokowi lebih percaya dengan Luhut daripada dengan Wakil Presidennya yaitu Jusuf Kalla,” kata dia dalam siaran pers yang diterima Aktual.co,  Jum’at (6/3).
Kata Gandhi, nantinya Luhut Panjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan bisa memanggil menteri-menteri untuk membahas program nasional yang akan dijalani dan punya otoritas untuk mengendalikan program prioritas nasional. 
“Saya berharap  ini bukan malah membuat jalannya pemerintah Indonesia menjadi mandek karena adanya tumpang tindih kewenangan tetapi bisa lebih baik lagi secara tinggal dibuktikan saja jangan hanya obral jabatan saja,” tutupnya

Artikel ini ditulis oleh:

‎Rupiah Terus Jeblok, Serikat Pekerja: Tim Ekonomi Jokowi Kelas Lokal

Jakarta, Aktual.co — Anjloknya nilai tukar rupiah menembus level Rp13.000 menambah rentetan panjang penderitaan rakyat di pemerintahan Presiden Jokowi. Pasalnya, pemerintah tak henti-hentinya menaikkan kebutuhan pokok seperti menaikkan pajak, tarif listrik, raskin tidak jelas, hingga menaikkan harga BBM yang akan berdampak pada naiknya ongkos produksi dan transportasi.

“Tim ekonomi Presiden Jokowi yang sekarang cuma kelas lokal atau setara dengan Tim PSSI. Sementara perubahan ekonomi global detik perdetik memerlukan the Economic dream team yang bisa bersaing dan punya strategi dan taktik berkelas internasional,” ujar ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono kepada Aktual di Jakarta, Jumat (6/3).

Menurutnya, tim ekonomi Jokowi setara dengan Tim PSSI perlu dilakukan perubahan. Tim ekonomi Jokowi yang dibutuhkan seharunya merupakan personel yang punya pengalaman dan berpegang pada ekonomi yang dilandasi oleh visi Trisakti dan nawacita.

“Sebab, Presiden Jokowi sendiri belum punya kelas untuk menghadapi para mafioso ekonomi lokal dan international juga. Kepala staff Presiden dan Setkab tidak punya dukungan kuat diparlemen,” terangnya.

Jokowi perlu melakukan perubahan besar-besaran terhadap Tim Ekonominya. Sejak Jokowi dilantik menjadi Presiden, rupiah tidak pernah kembali ke level di bawah Rp10.000 menandakan pasar dan investor tidak merespon positif terhadap tim ekonomi Jokowi.

“Jika dibiarkan berlarut-larut maka tidak mustahil dolar AS akan tembus dikisaran Rp14.000 dan beban hutang dan fiskal akan semakin berat serta mengarah pada krisis ekonomi yang berujung pada krisis sosial politik,” tegasnya.

Jokowi harus segera melakukan evaluasi dan meresufle menteri ekonomi, menteri ESDM yang mengakibatkan ekonomi rakyat makin sulit. Jangan sampai pemerintahan Jokowi berakhir dengan pengulingan oleh masyarakat yang dulu mendukungnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mandiri Sekuritas Turunkan Prediksi IHSG 2015 Menjadi 5.450

Jakarta, Aktual.co — Mandiri Sekuritas menurunkan prediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir tahun 2015 ini menjadi 5.450 poin dari proyeksi sebelumnya di level 6.350 poin.

“Dalam pandangan Mandiri Sekuritas, adanya kecenderungan terjadinya pengaturan harga barang dan ketidakpastian aturan hukum di Indonesia terkait perseteruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menurunkan daya tarik Indonesia bagi investor langsung,” kata Head of Equity Research Mandiri Sekuritas, John Rachmat dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (5/3).

Menurut dia, jika pengeluaran investasi jauh dari ekspektasi, maka realisasi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun ini juga akan turun. Hal itu akan memicu gelombang penurunan prediksi laba, karena banyak dari valuasi pertumbuhan pendapatan sektoral yang signifikan sudah memfaktorkan (priced in) pertumbuhan ekonomi yang kuat.

Di sisi lain, John Rachmat mengatakan bahwa masih adanya kekhawatiran investor pada keputusan bank sentral AS (The Fed) yang akan mulai menaikkan suku bunga acuan (Fed fund rate) pada tahun 2015 ini, juga akan dapat menekan rupiah dan pasar saham Indonesia.

“Namun, hingga risiko negatif itu terjadi, kami mengusulkan investor untuk mengikuti ‘rally’ penguatan IHSG BEI saat ini dengan beberapa saham pilihan,” katanya.

Ia merekomendasikan beberapa saham pilihan yang akan diuntungkan dari penurunan suku bunga diantaranya Bank Danamon Tbk (BDMN), Lippo Cikarang (LPCK), Summarecon Agung Tbk (SMRA), dari sektor infrastruktur yakni Wijaya Karya Tbk (WIKA), Wijaya Karya Beton Tbk (WTON).

Sementara pilihan saham yang didukung dari pertumbuhan ekonomi domestik yakni Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

Berdasarkan prediksi Mandiri Sekuritas, IHSG masih dapat terangkat ke level 5.800 poin pada Juli 2015 mendatang, yang didukung dari berita positif lama yakni reformasi harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, disetujuinya APBN-P 2015 yang fokus pada pengembangan infrastruktur, penurunan suku bunga (BI rate), dan potensi naiknya peringkat atau ‘rating’ utang Indonesia dari Standard & Poor’s (S&P).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain