6 April 2026
Beranda blog Halaman 38353

Terpidana Mati Asal Nigeria Ikut Dipindahkan ke Nusakambangan

Jakarta, Aktual.co — Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun, Jawa Timur, mengaku akan segera memindahkan terpidana mati kasus narkoba, Raheem Agbaje Salami, ke Lapas Nusakambangan untuk menjalani proses eksekusi.
Kepala Lapas Kelas 1 Madiun, Anas Saepul Anwar, mengatakan pihaknya sudah menerima surat izin yang diterbitkan Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM.
Menurut dia, meski surat izin pemindahan sudah diterima, pihaknya belum mengetahui jadwal pemindahan Raheem dari Lapas Madiun ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
“Karena belum tahu jadwalnya, ya kami harus siaga selama 24 jam terus. Kapanpun ada perintah pelaksanaan, maka langsung dipindahkan,” terang Anas.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan guna pelaksanaan pemindahan tersebut. “Koordinasi terus dilakukan. Baik dengan Polres Madiun Kota, Polda Jatim, Kejaksaan, dan Kanwil Jatim.”
Terkait kondisi Raheem saat ini, Anas menyatakan, pria asal Nigeria tersebut dalam kondisi sehat. Jelang pelaksanaan eksekusinya, perilaku Raheem baik secara psikologi dan fisiknya tergolong tenang dan terkontrol.
Pelaksana Harian Bidang Pelayanan dan Pembinaan Narapidana Lapas Kelas I Madiun Romi Novetrion mengatakan, untuk kesehariannya, Raheem selalu mendapat bimbingan dari pendamping rohaniwannya.
“Tiap hari dia ke gereja untuk mendapat bimbingan rohani dari pendeta. Dari dulu dia aktif di gereja, sejak ada kabar grasinya ditolak dan akan dieksekusi, dia semakin rajin ke gereja,” kata Romi.
Seperti diketahui, Raheem Agbaje Salami ditangkap di Bandara Juanda pada 1997 karena kedapatan membawa 5,2 Kilogram heroin. Pria asal negara Negeria, itu diproses hukum dan langsung divonis hukuman mati.
Setelah putusan berkekuatan hukum tetap, dia mengajukan grasi pada 11 September 2008. Jawaban grasi tersebut baru turun tujuh tahun kemudian yang isinya ditolak. Sejak tahun 2007, Raheem menempati Lapas Kelas 1 Madiun setelah dipindah dari Lapas Porong, Sidoarjo. Kini dia sedang menanti pelaksanaan eksekusi bersama terpidana mati kasus narkoba lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Arema Lebarkan Sayap Kerjasama Internasional

Malang, Aktual.co — Arema Cronus saat ini sedang merombak struktur organisasi manajemen tim, guna melebarkan sayap kerjasama di dunia internasional.

CEO Arema Cronus, Iwan Budianto, mengatakan, pihaknya sengaja membentuk struktur baru divisi internasional agar pada kompetisi Indonesia Super League (ISL) mendatang, ada kerjasama yang bagus dalam menopang tim.

“Arema saat ini memiliki tujuh manajer pada musim tahun ini, manajer membawahi manajer tim, event, keuangan, media, bisnis, legal dan internasional,” kata Iwan di Malang, Jawa Timur, Selasa (3/3).

Ia menambahkan, pada 2015 ini, berharap cakupan Arema Cronus makin luas, sehingga kerjasama dengan tim luar negeri mampu mendongkrak prestasi Arema Cronus hingga sampai internasional.

“Semoga ini bisa memberikan dampak bagus bagi perkembangan tim mendatang,” kata dia.

Sementara itu, Yusrinal Fitriandi, manajer bisnis dan marketing, Arema Cronus berambisi menggenjot pemasukan Arema lebih baik dari sebelumnya. Menurutnya, akan ada korelasi kenaikan segi bisnis Arema Cronus dengan kerjasama internasional.

“Tahun ini saya sudah menyusun konsep terkait program kerja, divisi bisnis intinya ada profit bagi Arema Cronus,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tower Bersama Catat Pendapatan Rp3,307 Triliun

Jakarta, Aktual.co — PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,307 triliun atau meningkat sekitar 22,9 persen untuk periode satu tahun yang berakhir pada 31 Desember 2014 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp2,690 triliun.

Meningkatnya pendapatan perseroan itu berdampak pada laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga naik sebesar 4,28 persen menjadi Rp1,301 triliun pada 2014 dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp1,247 triliun.

“Di tahun 2014, kami berhasil menambahkan 1.959 menara telekomunikasi secara organik ke dalam portofolio kami. Kami terus mendapatkan dukungan dari para kreditur seperti bank dan pemegang obligasi sehingga menumbuhkan kinerja dan bisnis kami,” ujar Chief Executive Officer (CEO) TBIG Hardi Wijaya Liong dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (4/3).

Ia mengemukakan bahwa per 31 Desember 2014, TBIG memiliki 19.076 penyewaan dan 11.820 site telekomunikasi. Site telekomunikasi milik perseroan terdiri dari 10.825 menara telekomunikasi, 941 “shelter-only”, dan 54 jaringan DAS.

Dipaparkan juga, per 31 Desember 2014, total pinjaman (debt) perseroan, jika bagian pinjaman dalam dolar AS yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, adalah sebesar Rp14,835 triliun dan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp11,522 triliun.

“Dengan saldo kas yang mencapai Rp901 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp13,934 triliun dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) perseroan menjadi Rp10,621 triliun,” katanya.

Menurut dia, rasio pinjaman senior bersih (net senior debt) terhadap EBITDA triwulan keempat yang disetahunkan sebesar 3,69 kali, dan rasio pinjaman bersih (net debt) terhadap EBITDA triwulan keempat yang disetahunkan adalah 4,84 kali, maka TBIG masih mempunyai ruang untuk pendanaan lebih lanjut berdasarkan rasio yang disyaratkan dalam perjanjian pinjaman perseroan serta obligasi bedenominasi dolar AS dan rupiah.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Semarang jadi Tuan Rumah NBL 2015 Untuk Pertama Kali

Semarang, Aktual.co — Ajang bergengsi liga basket profesional IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia musim 2014-2015, akan dihelat di GOR Sabahat Semarang, Jawa Tengah, 4-8 Maret 2015.

Setelah Solo, Semarang untuk pertama kali disinggahi sebagai kota yang menjadi seri maraton terberat dalam liga basket profesional kasta tertinggi di Tanah Air tersebut.

“Semarang ini menjadi kota baru dalam penyelenggaraan seri regular season NBL. Sejak liga ini dimulai pada 2010 lalu, baru kota Semarang di Jateng diramaikan atlet basket nasional,” ujar Senior Manager Communication PT DBL Indonesia, Yondang Tubangkit saat jumpa pers di Saung Dapoer Kampung, Semarang, Selasa (3/3).

Pihaknya beralasan antusias publik terhadap pecinta basket sangat tinggi. Saat itu, Semarang pernah menjadi kota penyelenggaraan liga basket tertinggi perempuan, yakni IndiHome Women’s National Basketball League (WNBL) Indonesia pada musim 2012-2013 lalu.

“Alasan itulah yang mendorong kami selaku penyelenggara untuk menghadirkan kedua liga basket di sini,” imbuhnya.

Pada kesempatan kali ini, NBL di Semarang akan menggelar sebanyak 27 pertandingan. Termasuk delapan laga seri keempat IndiHome WNBL Indonesia 2014-2015 yang digelar 5-8 Maret.

“Tentu saja animo penonton Semarang cukup besar, sekaligus mendukung tuan rumah Sahabat, yang tampil di WNBL Indonesia. Selain itu, untuk NBL Indonesia seri Semarang ini tim-tim sudah mulai menancapkan jangkar untuk memastikan diri lolos ke championship series,” bebernya.

Menurutnya, pilihan kota dari berbagai kota yang pernah menjadi ajang gelaran bergengsi itu, pasti antusiasme tinggi bagi para kontestan. Terlebih, sejak seri Semarang ini, setiap laga akan sangat krusial.

Pada pertandingan ini, setiap tim dituntut mampu mengoptimalkan setiap laga demi memuluskan ambisi lolos play-off. Hangtuah Sumsel IM (peringkat ke-6), Garuda Kukar Bandung (ketujuh), Stadium Jakarta (kedelapan), dan Bimasakti Nikko Steel Malang (kesepuluh) bakal menjadi sorotan selama seri ketujuh di Semarang nanti.

Sebagai tim langganan lolos playoff pada empat musim sebelumnya, kata dia, keempat tim itu belum benar-benar aman. Bahkan, kemapanan mereka kini mendapat ancaman serius dari dua tim kuda hitam. Yakni JNE BSC Bandung Utama yang untuk sementara berhasil menyodok ke posisi lima besar, serta Satya Wacana ACA LBC Salatiga yang mengancam di posisi sembilan.

“Siapa yang lengah, sangat mungkin akan terpental dari delapan besar atau zona,” pungkas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Duo Terpidana Mati “Bali Nine” Akhirnya Dibawa Keluar Dari Lapas Kerobokan

Denpasar, Aktual.co — Akhirnya, Baracuda yang mengangkut dua terpidana mati Bali Nine, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, ke luar Lapas Kelas IIA Kerobokan, Denpasar, Rabu (4/3) dini hari.

Sekira pukul 05.18 WITA, satu Baracuda dan rantis, keluar lapas terbesar di Bali itu. Begitu keluar, Baracuda itu langsung dikawal ketat menuju Bandara Ngurah Rai.

Iring-iringan pengangkut terpidana mati asal Australia itu mengambil rute Kerobokan, Seminyak, Imam Bonjol, Kuta lalu ke Bandara Ngurah Rai.

Menurut informasi, Myuran dan Andrew akan diterbangkan dengan pesawat carteran milik Lion Air ATR 72 sekira pukul 07.00 WITA.

Artikel ini ditulis oleh:

Kakak Andrew Chan Tak Diperkenankan Temui Adiknya

Denpasar, Aktual.co — Kakak terpidana mati dari Andrew Chan, Michael Chan, tiba di Lapas Kelas IIA Kerobokan Denpasar, Bali. Michael tiba sekira pukul 04.05 WITA, Rabu (4/3) dini hari.

Setibanya di lapas terbesar di Bali itu, Michael dengan langkah tegopoh-gopoh langsung meminta masuk ke dalam lapas. Sayang, keinginannya itu tak bisa dipenuhi pihak keamanan, dan Michael langsung pergi meninggalkan lapas.

Tak lama ia berada di lapas yang telah dijaga ketat aparat kepolisian bersama TNI itu. Sekitar lima menit saja, ia lantas meninggalkan lapas dengan wajah kecewa. Tak ada kata yang terucap.

Dari raut wajahnya nampak kekecewaan. Sementara itu, satu unit Baracuda masih berada di dalam lapas. Sebelumnya telah hadir Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Momock Bambang Samiarso.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain