7 April 2026
Beranda blog Halaman 38381

DPRD DKI Pilih Pengacara BG, Dampingi Proses Hukum

Jakarta, Aktual.co —DPRD DKI Jakarta secara resmi menunjuk pengacara Komjen Budi Gunawan, Razman Arif Nasution sebagai kuasa hukum dalam kasus percobaan suap Pemprov DKI sebesar Rp12,7 triliun.
“Menunjuk Razman Arif Nasution sebagai pengacara Dewan dalam proses hukum,” kata Wakil Ketua DPRD M Taufik saat memperkenalkan Razman, di DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/3).
Taufik tak menjelaskan alasan penunjukkan Razman. Sementara Razman sendiri menerka dirinya ditunjuk lantaran suka mengkritik Ahok. “Mungkin karena saya orang pertama yang mendatangi Ahok ke ruangannya. Kami pun setahun lalu sudah menyampaikan kalau Ahok itu tidak beretika,” klaim dia.
Setelah ditunjuk, Razman dan tim kuasa hukumnya bakal menyusun tahapan-tahapan untuk membuat aduan resmi ke lembaga penegak hukum.
Diketahui, usai gelar rapat perdana, Pansus Hak Angket mendapat temuan adanya percobaan suap yang dilakukan Pemprov DKI. Jumlahnya pun tak kalah fantastis dengan temuan Ahok soal dana siluman, yakni sebesar Rp12,7 triliun.
“Penyuapan terhadap lembaga DPRD DKI Jakarta sebanyak 12,7 triliun,” ujar Ketua Pansus hak angket, M. Ongen Sangaji, saat ditemui di DPRD DKI, Senin (2/3).
Atas temuan itu, Pansus Hak Angket berencana melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau Bareskrim. 
Ujar Ongen, rencana penyuapan dengan jumlah fantastis itu, terjadi saat pembahasan APBD tahun 2015. Rinciannya pun bermacam-macam. “Rp12,7 triliun itu isinya adalah tanah, alat berat, alat kesehatan, yang disuapin kepada lembaga ini (DPRD),” ujar dia.
Tidak ingin dibilang ‘peluru kosong’, Ongen mengaku pihaknya sudah menyiapkan bukti dan saksi untuk disertakan saat melapor ke KPK atau Bareskrim.

Artikel ini ditulis oleh:

Efek Timbal pada Pipa Air bagi Sistem Organ Tubuh Manusia

Jakarta, Aktual.co — Berikut, bahaya elemen ‘timbal’ pada pipa air yang digunakan di dalam rumah. Unsur timbal (Pb) sangat berbahaya bagi siapapun terutama pada balita dan anak-anak.

Efek negatif lainnya pada tubuh dapat mempengaruhi hingga merusak sistem organ tubuh manusia. Contoh bahaya ‘timbal’ bagi kesehatan di antaranya, timbulnya gangguan neurologi (persarafan), gangguan fungsi ginjal, gangguan sistem reproduksi dan gangguan pada hemopitik.

“Banyak sekali masyarakat yang tidak memperhatikan hal tersebut, banyak yang memilih pipa biasa yang justru diantaranya terdapat bahan ‘timbal’ tersebut,” papar Franky Tansajaya, selaku Brand Strategic Marketing Power Pipe and Fitting, kepada Aktual.co, Selasa (3/3), di kawasan Senayan, Jakarta.

Sumber pencemaran air tidak hanya diakibatkan oleh perilaku buruk masyarakat, tetapi diakibatkan pula oleh berbagai jenis media yang ada. Seperti bahan adiktif untuk bensin, baterai, pigmen, amunisi, bahan perpipaan air minum yang belum jelas bebas timbal dan bahkan tanah pun terkadang mampu menyebabkan air justru malah tercemari oleh kandungan timbal.

“Saya nggak berani bilang pipa lain bebas timbal, tetapi kami hanya meyakinkan bahwa pipa kami memang kuat dan bebas timbal untuk kesehatan masyarakat,” katanya lagi.

Power Pipe & Fitting ini rencananya sudah siap dipasarkan di bulan Mei 2015 mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Beri Pengarahan, Jokowi Singgung Gesekan TNI Polri

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo memberikan beberapa catatan aktual dalam Rapim TNI dan Polri, Selasa (3/3). 
Hal-hal aktual yang menjadi masalah tersebut adalah Terorisme, terkait bagaimana antisipasi ISIS dengan pendekatan Agama, Budaya dan penegakan Hukum. Kemudian masalah Ekonomi, dimana diperlukan sinergisitas antara TNI dan Polri untuk mengendalikan para distributor pasar yang selalu dipermainkan oleh distributor nakal dalam hal inflasi yang cukup tinggi. 
“Narkoba, penegakan hukum dengan menerapkan hukuman mati kepada gembong narkoba. Juga penegakan hukum terkait korupsi,” kata Jokowi, di PTIK, Jakarta.
Selain itu, Human Trafficing, akan dilakukan pemberhentian pengiriman PRT ke luar negeri dalam 3 atau 5 tahun kedepan. Tak kalah penting, pencurian kekayaan laut, penegakan (hukum) dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan dengan menenggelamkan kapal asing yang mencuri kekayaan laut dan pengelolaan laut Indonesia secara maksimal, serta pembangunan pelabuhan dan transportasi laut.
Terakhir,  dibutuhkan kerjasama TNI/Polri di daerah dalam mengatasi ilegal logging dan kebakaran hutan. 
Jokowi menambahkan,  pembangunan dilaksanakan dengan mengutamakan pendekatan TNI dan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia timur. Disinggung juga persoalan gesekan antara TNI/Polri, dan meminta untuk kedepannya tidak ada lagi kejadian serupa di wilayah NKRI.  
“Apabila pertumbuhan lebih besar dari 70% maka kesejahteraan TNI/Polri ditingkatkan dua kali lipat. Revolusi karakter masyarakat menjadi prioritas dengan dipelopori oleh penegak hukum dan TNI/Polri,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bangun Kantor Pusat, Perhutani Anggarkan Belanja Modal Sebesar Rp520 M

Jakarta, Aktual.co —  Direktur Keuangan Perum Perhutani Morgan Sharif Lumban Batu mengatakan bahwa pihaknya menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp520 miliar di 2015. Belanja modal tersebut salah satunya akan digunakan untuk pembangunan kantor pusat Perhutani. Rencananya, belanja modal tersebut juga akan didapatkan melalui pinjaman modal.

“Kita kan belum ada kantor pusat, ini kita masih numpang,” ucapnya di gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (3/2).

Ia menerangkan, rencananya kantor pusat Perhutani yang akan dibangun itu akan berlokasi di daerah Jakarta Selatan, tepatnya di belakang Hotel Kartika Chandra. Selain untuk pembangunan kantor pusat, lanjutnya, anggaran tersebut juga akan dipergunakan untuk perbaikan jalan dan jembatan di wilayah dekat hutan, pembelian mesin industri, serta kendaraan bermotor.

“Ada investasi PT BUMN HL Rp17,4 miliar yang belum kita bayar,” tambah dia.

Ia menerangkan, pihaknya juga akan melakukan penyuntikan dana untuk anak usahanya yaitu Inhutani I,II,III, IV, dan V agar dapat meningkatkan kinerja dan pendapatannya. “Terus untuk (anak usaha) untuk meningkatkan pendapatannya, kita menyuntikkan modal Rp30 miliar,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Belasan Naga Pontianak Jalani Ritual ‘Buka Mata’

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 12 reflika naga, Selasa (3/3), menjalani ritual “naga buka mata” di Kelenteng Kwan Tie Bio, Jalan Diponegoro Pontianak, kata Ketua Yayasan Bhakti Suci Pontianak Tjioe Kui Sim.

“Ritual ‘naga buka mata’ dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Tjioe Kui Sim.

Ia menjelaskan, ada 12 replika naga yang melakukan ritual “naga buka mata” yang secara bergiliran melakukan ritual itu di Kelenteng Kwan Tie Bio Pontianak.

Ke-12 naga tersebut dari YPK (Yayasan Pemadam Kebakaran), diantaranya YPK Merdeka dua naga, Majelis Adat Budaya Tionghoa Pontianak dan Kalbar tiga naga, YPK Khatulistiwa satu naga, Perkumpulan Seni Permainan Naga dan Barongsai Kalbar satu naga, YPK Budi Pekerti satu naga, YPK Panca Bhakti satu naga, YPK Siaga satu naga, Surya Mas dan Nusa Indah masing-masing menurunkan satu naga.

Setelah, ke-12 naga tersebut melakukan ritual, ada yang pulang ke YPK masing-masing, dan ada juga yang melakukan kunjungan ke donatur, katanya.

Ia ritual “naga buka mata” dilakukan oleh seorang suhu yang kerasukan arwah, kemudian suhu itulah yang memberikan tanda merah pada mata replika naga yang berarti mata naga itu telah dibuka dan mempunyai kekuatan atau keajaiban dalam mengusir roh jahat.

Ritual naga buka mata dilakukan sebelum naga diarak keliling kota yang rencananya akan dilakukan di kawasan pecinan, yaitu Jalan Gajah Mada, Hijas dan Tanjungpura pada puncak perayaan Cap Go Meh (hari ke-15 Imlek) Kamis, (5/3) Ritual “naga buka mata” dimaksudkan agar naga memberikan keajaiban, mengundang naga turun dari kayangan untuk memberikan berkah, membantu masyarakat Kalbar, keselamatan dan kebaikan di dunia.

Menurut kepercayaan warga Tionghoa ritual buka mata berawal dari cerita dahulu kala di kalangan masyarakat Tionghoa bahwa ada naga yang pernah berkelahi dengan seorang manusia dan terkena panah di bagian mata. Beruntung ada biksu yang mengobati dengan berbagai mantra sehingga mata naga dapat sembuh kembali.

Setiap naga yang melakukan ritual buka mata, pada hari ke-16 Imlek harus dibakar agar tidak membahayakan keselamatan para pemain naga tersebut.

Kemudian bagi replika naga yang telah menjalani ritual “naga buka mata, pada hari ke-16 Imlek, yakni, Jumat (6/3) akan menjalani ritual “naga tutup mata” di Klenteng Kwan Tie Bio kemudian dilanjutkan kembali dengan menjalani ritual bakar naga di Kompleks Pemakaman YBS, Sungai Raya kilometer delapan, Kabupaten Kubu Raya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jaksa Agung: Kan Sudah Sepakat, Tak Usah Lagi Curiga

Jakarta, Aktual.co — Kasus dugaan gratifikasis yang menyeret Komjen Budi Gunawan sudah dilimpahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Namun, sejumlah pihak khawatir bahwa perkara yang menjerat Kalemdikpol Polri itu nantinya akan di kembalikan ke Polri.
Jaksa Agung HM Prasetyo, menegaskan, jangan ada kecurigaan yang berlebihan terhadap perkara Budi Gunawan. Dia mengatakan, siapapun yang menangani perkara itu tetap akan profesional.
“Ya kita tidak usah bercuriga seperti itulah. Kita sudah sepakat bahwa penanganan perkara secara objektif, profesional dan proporsional,” ujar Prasetyo di Kejagung, Selasa (3/3).
Kejagung, kata dia, akan mempelajari terlebih dahulu berkas kasus itu ketika sudah diterima dari KPK nantinya. Selain itu, lanjut Prasetyo, bahwa sebelum-sebelumnya sudah ada semacam nota kesepahaman antara KPK, Kejaksaan dan Kepolisian.
“Bahwa ketika suatu perkara ditangani oleh salah satu pihak maka tentunya kesempatan diberikan kepada pihak yang menangani perkara itu,” jelas mantan politisi partai NasDem itu.
Saat disinggung apakah kasus tersebut diserahkan kembali kepada Polri, dan Jaksa Agung akan mengeluarkan deponeering? Prasetyo menyatakan, penggunaan deponeering tak boleh sembarangan.
Menurutnya, memang itu hak prerogatif Jaksa Agung. Tapi, penerapannya tidak bisa serta merta tanpa alasan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 
“Bahwa penerapan deponeering suatu perkara oleh Jaksa Agung semata-mata hanya dilandasi oleh semata-mata demi kepentingan umum,” ungkapnya.
Kepala Bagian Penerangan Umum Div Humas Mabes Polri Kombes Rikwanto mengatakan menghormati apa yang dilakukan KPK terhadap kasus jenderal bintang tiga itu. Polri pun tak mempersoalkan langkah tersebut karena merupakan kewenangan KPK.
“Itu wilayahnya KPK. Tentu KPK sudah mendalami rangkaian daripada proses hukum yang ada,” kata Rikwanto, Selasa (3/3).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain