15 April 2026
Beranda blog Halaman 38435

Kapasitas Smelter Gresik Sudah “Overload”

Jakarta, Aktual.co — Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM R. Sukhyar mengungkapkan bahwa kapasitas smelter (pabrik pemurnian) baik yang sudah terbangun (existing) maupun yang akan dibangun masih belum mencukupi target.

Pasalnya, menurut Sukhyar, setelah 2025, produksi konsentrat nasional diperkirakan akan meningkat dan mencapai 4,6 juta ton. Sementara, kapasitas saat ini mulai dari smelter existing sampai pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Gresik dan di Papua, seluruhnya jika dikalkulasi baru sanggup mengolah 3,9 juta ton konsentrat.

“Pada 2025, produksi Freeport diperkirakan mencapai 3-3,8 juta ton konsentrat. Sedangkan produksi Newmont ditaksir mencapai 1,75 juta ton. Adapun produksi konsentrat Gorontalo Mining ditaksir sekitar 200.000-400.000 ton, sedangkan produksi konsentrat Kalimantan Surya Kencana ditaksir sekitar 200.000 ton,” katanya di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (2/3).

Ia menjelaskan, jika dilihat dari proyeksi produksi empat KK besar tersebut, maka smelter yang ada dan rencana smelter yang dibangun PT Freeport Indonesia termasuk yang di Papua, masih kurang. Belum termasuk PT Sumbawa Mining serta Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Sukhyar menuturkan, hingga saat ini belum ada pihak lain yang menyatakan siap membangun smelter. Namun, jika ada, maka pembangunan smelter paling lambat harus dimulai pada 2022.

“Sehingga pada 2025 sudah bisa menerima pasokan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penyidik Punya Cukup Bukti untuk Tahan BW?

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) sudah memiliki bukti cukup untuk melakukan penahanan terhadap Bambang Widjojanto, dalam kasus mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu disidang sengketa Pilkada Kotawaring Barat di Mahkamah Konstitusi.
“Dari keterangan saksi dikaitkan dengan dokumen yang ada bisa mendapatkan alat bukti berupa petunjuk bahwa tindak pidana itu ada dan dapat menguatkan keyakinan hakim,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie di Jakarta, Senin (2/3) malam.
Penyidik, lanjut Ronny sudah mengantongi empat alat bukti yaitu, keterangan saksi dari berbagai kelompok, saksi ahli, dokumen dan petunjuk. Sehingga pihaknya tak akan melakukan pemeriksaan lagi. Sejauh ini keterangan BW hanya untuk mencukupi berkas perkara atau mengklarifikasi dari pemeriksaan sebelumnya.
“Urutan alat bukti keterangan terdakwa itu berada di paling akhir. Keterangan yang paling penting pemeriksaan pak BW itu nanti di pengadilan,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

KESDM: Perpanjangan Kontrak Newmont Tunggu Freeport

Jakarta, Aktual.co — Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM R. Sukhyar mengimbau kepada PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) agar segera memperbarui kontrak kerjasamanya dengan PT Freeport Indonesia dalam hal pembangunan smelter.

Menurut Sukhyar, rekomendasi ekspor dari Pemerintah akan diberikan jika perpanjangan kerja sama antara kedua belah pihak (Newmont-Freeport) dapat tercapai.

“Masih menunggu agreement antara Freeport dan Newmont akan ikut suplai konsentrat, apa akan share dalam investasi. Batasnya sampai 19 Maret untuk bisa ekspor, selambatnya menunggu sebelum tanggal segitu antara mereka, nota kesepahaman,” katanya di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (2/3).

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut harus diperbarui karena pembangunan smelter merupakan proyek jangka panjang yang memakan waktu.

“Newmont siap kontribusi dalam dana. Malu-lah Newmont nebeng, ada share di pendanaan. Karena smelter ini jangka panjang, ya Newmont invest-lah,” jelas dia.

Ia menambahkan, pihak Freeport sendiri telah sepakat dan berkomitmen kepada pemerintah untuk segera membangun smelter di Gresik.

“Freeport siap bangun smelter secara mandiri di Gresik, Jawa Timur (Jatim),” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bambang Janji Tak Akan Mangkir Lagi dari Panggilan Bareskrim

Jakarta, Aktual.co — Bambang Widjajanto berjanji bakal memenuhi panggilan pemeriksaan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Rabu (4/3) mendatang. 
“Surat terakhir yang membuat pimpinan KPK. Saya ada tugas lain. Insya Allah Rabu depan saya datang,” kata Bambang, Senin (2/3) malam.
Bambang bakal diperiksa lagi sebagai tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa pemilihan kepala daerah Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi.
Sebelumnya, Bambang tidak hadir pada pekan lalu saat diminta dalam pemeriksaan oleh Bareskrim. Tetapi menurut kuasa hukumnya, Lelyana Santosa, kliennya punya tugas penting sehingga tidak bisa hadir memenuhi panggilan.
Bambang sempat menolak diperiksa karena surat pemanggilan dianggap cacat lantaran pasal sangkaan bertambah. Surat pemanggilan pertama, pasal yang disebut hanyalah Pasal 242 KUHPidana juncto Pasal 55 KUHPidana. 
Tetapi pada surat pemanggilan kedua, bertambah menjadi Pasal 242 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHPidana. 
Sedangkan pada surat pemanggilan ketiga Bambang dijerat pasal 56 KUHPidana tentang peran membantu kejahatan.
Bambang juga mempersoalkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada pemeriksaan kedua sampai sat ini belum diterima. Pihaknya juga mendesak kepolisian melakukan gelar perkara khusus yang menjeratnya.
Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti mengimbau Bambang supaya menghadiri pemeriksaan yang sudah ditentukan. Sebab menurut dia jika Bambang absen lagi, dia siap mengeluarkan surat perintah pemanggilan paksa terhadap Bambang.
“Kalau tidak datang akan ada perintah membawa artinya ketemu di mana saja, kami akan bawa,” kata Badrodin.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kajati Laporkan Kesiapan Pemindahan Terpidana Mati “Bali Nine” ke Kejagung

Denpasar, Aktual.co — Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Momock Bambang Samiarso, mengaku telah menyampaikan kesiapan terkait pemindahan dua terpidana mati asal Australia, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan kepada Kejaksaan Agung.

“Kita sudah laporan (ke Kejagung) pagi tadi (Senin, 2/3). Kita tetap segera menyiapkan,” kata Momock, Senin (2/3).

Soal waktu pemindahan, Momock mengaku mempertimbangkan aspek pengamanan. Soal saran dari Kapolda Bali agar keduanya dipindah siang hari, Momock tak mempersoalkannya. “Kita mempertimbangkan keamanan. Kalau siang aman, siang. Kalau malam aman, malam. Kita koordinasi dengan Kapolda,” tuturnya.

Sementara itu, ia memastikan jika alat transportasi untuk memindahkan duo gembong Bali Nine itu telah siap. “(Kendaraan) sudah. Terserah aparat keamanan. Mau pakai hercules atau CN,” paparnya.

Momock mengaku belum memberitahukan kepada Andrew dan Myuran soal kapan keduanya akan dipindah. “Oh tidak, belum. Saya belum menentukan hari H-nya,” kata Momock.
Menurut Momock, baik Andrew dan Myuran juga tidak menanyakan kepadanya kapan mereka dipindah dari lapas terbesar di Bali tersebut. “Nggak sama sekali. Mereka tidak menanyakan apa-apa sama sekali,” ujar Momock.

Momock memastikan tak ada kendala pemindahan keduanya. “Nggak ada. Cuma nunggu dari sana, Jakarta. Yang pasti dalam minggu ini,” bebernya.

Pada saat yang sama, Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta memastikan dua terpidana mati Bali Nine dalam kondisi baik-baik saja. “Mereka sehat semua. Tadi tidak ada pertemuan (koordinasi) sama sekali. Saya hanya membesuk sebagai wakil pemimpin wilayah,” tutur Ketua DPD Partai Golkar Bali ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Haftar Ditunjuk Sebagai Panglima Tentara Libya

Jakarta, Aktual.co — Mantan jenderal Libya, Khalifa Haftar, Senin (2/3), ditunjuk sebagai panglima tentara bagi pemerintahan negara yang diakui secara internasional.

Penunjukan itu dinilai dapat menyulitkan perundingan yang diupayakan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengakhiri pertempuran di Libya.

Empat tahun setelah kematian Muammar Gaddafi, Libya dijerat konflik, yang menghadapkan pemerintahan yang diakui dengan pemerintahan tandingan bentukan faksi bersenjata. Faksi itu dikenal sebagai Fajar Libya, yang mengambil alih ibu kota Tripoli pada musim panas lalu.

Penunjukan Haftar, bekas sekutu Gaddafi yang kemudian bergabung dengan revolusi 2011 menentang pemimpin Libya, tampaknya akan memicu ketegangan dengan pemerintah Tripoli, yang menganggap kebangkitannya sebagai tanda bahwa penjaga lama sedang menghimpun kekuatan.

“Dewan Perwakilan Rakyat telah menunjuk Jenderal Khalifa Belqasem Haftar sebagai panglima militer,” kata Tarek Saqer Juroushi, wakil kepala komite pertahanan pada parlemen terpilih Libya, dilansir dari Reuters.

Ia mengatakan, Haftar telah dipromosikan menjadi letnan jenderal dan menambahkan bahwa jenderal tersebut akan diambil sumpahnya pada Selasa atau Rabu.

Haftar adalah mantan jenderal yang membantu Gaddafi mencapai kekuasaan namun ikut jatuh bersamanya pada 1980an. Ia telah menjadi salah satu sosok paling memecah belah pasca revolusi Libya, negara tempatnya muncul kembali di panggung politik tahun lalu.

Pada tahun lalu, ia memulai perang yang ia nyatakan sendiri terhadap kalangan militan Islamis di kota Benghazi.

Ia mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak di Libya yang sudah lelah dengan kekacauan yang terjadi di negara mereka.

Namun, Haftar juga mendapatkan kritik atas serangan-serangan udara serta serangan terhadap bandar udara dan pelabuhan laut sipil.

Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang berupaya untuk menyelenggarakan perundingan perdamaian antara pemerintahan-pemerintahan yang bersaing guna meredakan perebutan kekuasaan dengan kekerasan, yang membuat negara Afrika Utara itu terancam terpecah belah.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain