15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38460

Plt Pimpinan KPK: Konflik dengan Polri Akibat Samad Cs Kurang Komunikasi

Jakarta, Aktual.co — Pelaksana Tugas (Plt) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufikurrahman Ruki menilai, konflik yang terjadi antaran KPK-Polri lantaran Abraham Samad cs kurang komunikasi dengan lembaga penegak hukum lainnya.
“Saya baru sampai pada satu poin, komunikasi tak baik dengan KPK, Kejaksaan, Polri dan kepala negara. Peristiwa yang pertama kali muncul melibatkan KPK kemarin itu, karena tak ada komunikasi,” kata Ruki disalah satu acara televisi nasional, Rabu (18/2).
Namun demikian, dia mengatakan, komunikasi jangan sampai dipengaruhi oleh pihak manapun. Independen, sambung dia, harus tetap dijaga. “Itu yang harus terjaga, meski komunikasi jangan sampai terpengaruh,” kata dia.
Presiden Joko Widodo memberhentikan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto sebagai komisioner KPK, karena saat ini keduanya berstatus tersangka di Mabes Polri.
“Karena adanya masalah hukum pimpinan KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto maka sesuai perundang-undangan yang berlaku, kami mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres). Saya akan memberhetikan sementara dua pimpinan KPK,” kata dia di Istana Negara, Rabu (18/2).
Seperti yang diketahui Bambang Widjojanto saat ini menyandang status tersangka di Bareskrim Polri, Bambang terlibat dalam kasus mengarahkan saksi di sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi.
Sedangkan Abraham Samad juga saat ini menyandang status tersangka di Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulsesbar) dalam kasus pemalsuan dokumen.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Jokowi Pindah Kantor, Bogor Benahi Angkot

Jakarta, Aktual.co —Urusan kemacetan lalu lintas dan jalur angkutan kota (angkot) di Kota Bogor, Jawa Barat, bakal ditata ulang oleh Pemerintah Kota Bogor.
Tak lain, hal itu disebabkan oleh ‘pindahnya’ kantor Presiden Joko Widodo dari DKI Jakarta ke kota hujan sejak minggu lalu. Yakni di Istana Bogor.
Rencana untuk membenahi ulang jalur angkot disampaikan langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya saat bertemu Jokowi. “Angkot Bogor akan ‘re-routing’,” kata politisi PAN usai bertemu Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/2) pagi tadi.
Dengan pengaturan ulang, ujar dia, angkot tak lagi menumpuk di satu titik di pusat kota. Tak hanya diatur ulang trayek. Seperti di DKI, di Bogor pun akan dihadirkan angkutan massal semodel TransJakarta. Bernama Trans Pakuan. Angkot pun berubah peran, jadi feeder.
Arus jalan di depan istana juga bakal dirubah. Kemungkinan, jadi satu arah di sekitar istana dan Kebon Raya. Diakui Bima, presiden juga berpesan kepadanya memperhatikan pejalan kaki.
Selain itu, ujar dia, Jokowi juga berjanji pemerintah pusat akan dukung penataan di Bogor.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Kenegarawanan Presiden Dipertanyakan

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsyi menilai langkah yang dilakukan Jokowi untuk tidak melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri dapat berakibat pada wibawa dan konsistensi kenegarawanan presiden.
“Bukankankah nama Komjen Budi Gunawan muncul dari usulan presiden sendiri, bahkan presiden hanya mengusulkan calon tunggal, ini menunjukkan presiden sangat percaya diri dengan kualifikasi calon yang diajukannya ke DPR,” ujar Aboe Bakar, Rabu (18/2).
Aboe Bakar menuturkan secara yuridis formal, sebenarnya presiden memiliki kewajiban untuk melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri setelah disetujui oleh DPR. Jika pelantikan sempat ditunda presiden dengan alasan status tersangka untuk komjen Budi Gunawan, maka alasan tersebut telah hilang lantaran Pengadilan Negeri telah membatalkan status tersangka.
“Seharusnya dilakukan pelantikan, lantaran presiden sendiri yang menyatakan bahwa beliau tidak membatalkan pencalonan Komjen Budi Gunawan, melainkan hanya menunda sampai proses ada kejelasan proses hukum,” katanya
Menurutnya, bila saat ini presiden hendak mengeluarkan perpu untuk mengangkat orang lain sebagai kapolri, maka sikap tersebut tentunya tidak konsisten dengan pencalonan yang diajukan serta alasan penundaan yang telah disampaikan kepada masyarakat.
“Bila sikap presiden kerap berubah begini, tentunya marwah kenegarawanannya akan hilang. Memimpin negara itu memerlukan konsistensi untuk menjaga marwah lembaga kepresidennan, berbeda dengan main monopoli yang bisa maju mundur sesuka hati,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ahok: Duit DKI Banyak, Keluarnya Ngga Pas

Jakarta, Aktual.co —Anggaran daerah milik DKI Jakarta besar, namun pengeluaran selalu tidak tepat dengan peruntukan semula.
Pendapat itu disampaikan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat menerima rombongan pengusaha yang menggelontorkan dana hibah ke Pemprov DKI sebesar Rp7 miliar, di Balai Kota DKI, Rabu (18/2) pagi.
Ahok menuding, hal itu disebabkan adanya ‘campur tangan’ oknum yang bermain. Untuk mencegah itu, Ahok memilih e-budgeting. 
Namun, ujar dia, justru itu yang membuat dirinya saat ini berseteru dengan DPRD DKI. Sebab dimasukkannya e-budgeting di APBD DKI 2015 dilakukan tanpa persetujuan dewan.
“Duit DKI banyak tapi keluarnya nggak pas. Mendagri sekarang nggak mau terima tanpa tanda tangan DPRD. Di DPRD oknumnya nggak mau e-budgeting. Berantem sekarang (Pemprov DKI-DPRD),” ujar dia.
Di depan para pengusaha, Ahok mengklaim dirinya adalah orang paling sabar lantaran menahan-nahan diri dalam persoalan ini.
“Saya nahan diri. Dulu nggak ada e-budgeting, semua depan saya sopan-sopan. Tapi begitu dikirim ke Mendagri berkasnya muncul-muncul. Saya lagi berantem sama DPRD, kenapa nggak interpelasi saya,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Anjlok 64 Poin ke Posisi Rp12.825

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, bergerak melemah sebesar 64 poin menjadi Rp12.825 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.761 per dolar AS.

Analis PT Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) membuat investasi jangka pendek di Indonesia keluar, sehingga membuat nilai tukar rupiah tertekan terhadap dolar AS.

“Penurunan BI rate itu mendorong pengalihan dana, investor kembali mencari imbal hasil yang lebih tinggi,” ujarnya.

Kendati demikian, menurut dia, dengan fundamental ekonomi Indonesia yang masih cukup kuat akan kembali menarik minat investor asing untuk kembali masuk ke dalam negeri.

“Ada investor yang berorientasi jangka pendek dan panjang, saat ini investor jangka pendek sedang menyesuaikan portofolionya setelah pemangkasan BI rate, namun perekonomian domestik yang kuat masih menjadi sentimen positif bagi rupiah ke depan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penurunan BI rate itu juga nantinya akan mendorong ekonomi Indonesia dalam jangka panjang seiring proyeksi peningkatan konsumsi di sektor mikro.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa pelemahan rupiah juga dipicu dari antisipasi pelaku pasar uang terhadap notulen rapat moneter Bank Sentral AS (Fed).

“Pasar mencari indikasi soal potensi kenaikan suku bunga AS ke depannya. Jika the Fed mengindikasikan akan melanjutkan rencana kenaikan suku bunga akan mendorong dolar AS kembali melanjutkan peningkatannya,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (18/2) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.804 dibandingkan hari sebelumnya, Selasa (17/2) di posisi Rp12.757 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Persela Targetkan Papan Atas ISL 2015

Jakarta, Aktual.co — Persela Lamongan, menargetkan masuk papan atas pada Liga Super Indonesia (LSI) 2015, atau posisi tiga besar setelah musim lalu hanya berada di empat besar.

“Musim lalu Persela Lamongan sukses berada di 4 besar. Tahun ini, dengan persiapan lebih baik dan dukungan masyarakat insy Allah masuk jajaran papan atas ISL 2015,” kata Ketua Penasihat Persela Lamongan, Fadeli di Lamongan, Jawa Timur, Rabu (18/2).

Sebelumnya, beberapa punggawa tim berjuluk “Laskar Joko Tingkir” itu telah diperkenalkan kepada publik di Lamongan pada Selasa (17/2) malam.

Sementara dalam menghadapi kompetisi LSI 2015, Persela menunjuk pelatih baru Iwan Setiawan, dan asisten pelatih tetap dipercayakan Didik Ludianto yang sebelumnya juga memegang Persela.

Selain itu, juga diperkenalkan tiga pemain asing yang telah resmi dikontrak yakni David Pagbe, Balsa Bozovic dan Pedro Javier.

Sedangkan penjaga gawang Persela pada LSI 2015 diisi masing-masing Choirul Huda, Roni Tri dan Gilang Firmansyah.

Untuk pemain belakang adalah Eki Taufik, Asep Budi, Zainal Haq, Akbar Zakaria, Taufik Kasrun, Riszky Mirzamah, Andik Rendi Rama dan Mahyadi Panggabean.

Punggawa tengah diisi Danu Rosade, Radikal Idealis, Jusmadi, Bangkit Sabily, Zaenal Arifin, Arif Aryanto dan M Yogi Novrian serta Dias Bayu Saputra.

Sedangkan pemain depan atau penyerang Persela diisi Bijahil Chalwa, Agus Salim dan Eki Nurhakim.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain