18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38476

Kontras dan ICW Laporkan Kabareskrim ke Propam

Jakarta, Aktual.co — Perwakilan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) bersama Indonesia Corruption Watch (ICW) ‎menyambangi Mabes Polri, Rabu (18/2).
Maksud kedatangan meraka adalah, melaporkan kasus pelanggaran dalam proses penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto (BW) oleh Kabareskrim Komjen Budi Waseso dan anggotanya ke Divisi Propam Mabes Polri.
Mereka yang tiba sekitar pukul 11.15 WIB itu beranggapan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh Budi dan anggotanya merupakan tindakan yang sewenang-wenang saat menangkap BW. 
Perwakilan Kontras‎, Arif Nur Fikri mengatakan, proses penangkapan BW dibawah perintah Budi Waseso selaku Kabareskrim melanggar prosedur yang diatur dalam KUHAP (kitab undang-undang hukum acara pidana).
“Penangkapan BW kami itu adalah tindakan sewenang-wenang, diskresi berlebihan,” kata Arif di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Sementara, perwakilan ICW Lalola Ester menegaskan memang penangkapan pada BW melanggar prosedur. Ia pun mengaku akan lebih banyak menggalang partisipasi masyarakat untuk melaporkan BW.
“Kami akan galang lebih banyak lagi laporan masyarakat untuk melaporkan Kabareskrim,” singkatnya.
Sebelumnya aksi penggalangan partisipasi dan dukungan dilakukan dengan terlebih dulu mengkonfirmasikan kesediaan masyarakat ikut melapor melalui email ke [email protected], dengan melampirkan nama dan identitas lengkap atau fotocopy KTP/SIM calon pelapor.
“Saat ini ada 30 fotokopi dari masyarakat yang ikut berpartisipasi melaporkan Kabareskrim. Laporan ini kami serahkan ke bagian administrasi selanjutnya diteruskan ke Kavid Propam,” ungkap perwakilan Kontras, Arif.
Arif menjelaskan acuan laporannya ke Propam karena sebelumnya sudah ada laporan dari Komnas HAM soal hasil penyelidikan saat penangkapan BW.
Kemudian untuk mendukung laporannya, Arif mengaku membawa serta hasil laporan Komnas HAM, sprindik BW, dan pemberitaan beberapa media.
“Kami anggap penangkapan pada pak BW itu sewenang-wenang, ada diskresi kepolisian yang berlebihan. Kami ingin uji sejauh mana internal Polri menguji proses laporan kami,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Akademisi: Penghapusan Pajak Bumi Bangunan Harus Diapresiasi

Jakarta, Aktual.co — Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Dr Thomas Ola Langoday, mengatakan kebijakan pemerintah menghapus Pajak Bumi dan Bangunan harus diberikan apresiasi, karena akan memberikan manfaat bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Menurut dia, dengan tidak adanya beban pajak bagi masyarakat kecil, maka akan mengurangi biaya konsumsi rumah tangga, yang akan berdampak kepada peningkatan sektor riil untuk kesejahteraannya.

Dekan Fakultas Ekonomi itu menjelaskan, dari aspek runutan, pajak hanya bisa diberikan jika masyarakat telah memenuhi sejumlah haknya untuk hidup sejahtera. “Karena itu, yang mesti didahulukan dalam tatanan hidup masyarakat adalah peningkatan kesejahteraan dan sektor ril, bukan pajak,” katanya.

Semestinya pemerintah, hanya boleh memberlakukan pajak bumi dan bangunan kepada para pemilik modal yang secara riil memiliki kemampuan lebih, untuk pengembangan usahanya. “Misalnya pemilik hotel, restoran dan pemilik rumah mewah. Jangan diberlakukan kepada masyarakat eknomi menengah dan kecil,” katanya.

Pemerintah semestinya tidak mengganggap PBB sebagai sebuah penghasilan dan prestasi gemilang daerah. Tetapi lebih dari itu harus mengutamakan kepentingan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Bisa memanfaatkan hal lain untuk kepentingan pendapatan asli daerah (PAD) dan jangan hanya terpaku pada pajak dan retribusi semata. Kreatifitas pemerintah daerah harus digenjot untuk kepentingan PAD,” katanya.

Rencana Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menghapus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai wujud nyata memperkokoh kehadiran negara dalam masalah pertanahan, akan memunculkan persoalan baru di daerah. “Daerah akan kehilangan banyak penghasilan yang diperoleh untuk kepentingan pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Frans Salem.

Dia mengatakan, sebagian besar pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini dijadikan sebagai salah satu sumber pembiayaan pelaksanaan pembangunan masyarakat di daerah, berasal dari pajak termasuk Pajak Bumi dan Bangunan (PPB). “Karena itu jika kebijakan menghapus pajak diterapkan maka hal itu menjadi ancaman menurunnya PAD di setiap daerah. Dan ini akan timbul persoalan baru,” katanya.

Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang Jefry Pelt, terpisah mengatakan, Pemerintah Kota Kupang akan kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pajak sebesar Rp7,6 miliar, jika Pemerintah Pusat menerapkan kebijakan penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Dia menyebutkan, pada 2014, PAD Kota Kupang sebesar Rp112,5 miliar, sebagian di antaranya berasal dari pajak sebesar Rp56,3 miliar dan retribusi sebesar Rp22,6 miliar.

Pendapatan lainnya berasal dari perusahaan daerah dan penerimaan lain dari pihak ketiga. Kendati dinilai kecil, kehilangan pendapatan sebesar itu mempengaruhi struktur dan postur pendapatan bagi daerah, yang nantinya akan berujung kepada pelaksanaan pembangunan di daerah. Karena itulah, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang itu berharap kebijakan itu tidak diterapkan secara keseluruhan untuk pajak bumi dan bangunan

Artikel ini ditulis oleh:

Khamenei: American Sniper, Film Propaganda Anti-Islam

Jakarta, Aktual.co —Kecaman untuk film American Sniper sepertinya belum usai. Setelah dilarang tayang di satu-satunya bioskop di Baghdad, Irak, kini American Sniper juga dihujat oleh pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Selasa (17/2). Menurut kantor berita Iran, IRNA, Khamenei menyatakan bahwa American Sniper merupakan film yang mempromosikan propaganda anti-Islam, seperti yang dilansir CNN.

“Film (American) Sniper telah membuat begitu banyak kebisingan, mendorong pemuda, misalnya seorang penganut Kristen atau non-Muslim, untuk melecehkan seorang Muslim sebanyak mungkin,” kata Khamenei.  American Sniper, yang merajai box office di Amerika Serikat dan Kanada, bercerita tentang Chris Kyle, seorang prajurit Navy Seal AS yang bertugas sebagai penembak jitu pada Perang Irak.

Dalam film tersebut, Kyle yang disebut-sebut sebagai penembak jitu terbaik yang dimiliki AS, terlihat tanpa segan menembaki wanita berkerudung dan anak-anak kecil Irak yang berada di medan perang. Kyle, yang diperankan oleh aktor Bradley Cooper, disebutkan menembak mati 160 warga Irak dalam film tersebut.

American Sniper juga dinilai menghina masyarakat Irak, karena selalu digambarkan dengan pakaian serba hitam, serta membolehkan wanita dan anak kecil angkat senjata.  “Itulah yang mereka katakan tentang film (American Sniper). Saya belum melihat sendiri,” tambah Khamenei.

Komentar Khamenei tersebut juga diterbitkan di situs resminya, khamenei.ir, yang kerap menampilkan pidato-pidatonya. Menurut situs tersebut, Khamenei melontarkan komentar tersebut pada awal Januari, tak lama setelah serangan di kantor Charlie Hebdo dan swalayan Yahudi di Paris, Perancis.

Khamenei juga mengecam “propaganda melawan Muslim di Eropa dan Amerika”, dengan mengatakan “tidak ada jejak agresi terhadap non-Muslim oleh umat Muslim” sejak munculnya republik Islam (Iran) pada tahun 1979. Iran sendiri mengakui tiga agama minoritas di negara tersebut, yaitu Kristen, Yahudi, dan Zoroastrianisme. Pemerintah Iran mengakui bahwa pengikut agama tersebut memiliki hak tertentu.

Meskipun demikian, Iran Namun tidak mengakui Baha’i, mengingat agama tersebut berbasis di Israel dan menyebut agama tersebut sesat. Disutradarai oleh Clint Eastwood, American Sniper meraih enam nominasi Oscar, termasuk Film Terbaik. American Sniper juga dikritik organisasi pendukung hak sipil Arab-Amerika, Komite Antidiskriminasi Arab-Amerika.

Meskipun digelari sebagai “penembak jitu terbaik”, Kyle yang berhasil selamat dalam Perang Irak, tewas di Amerika akibat dibunuh oleh rekan sesama veteran perang Eddie Ray Routh, di sebuah lapangan tembak di Texas, pada Februari 2013 lalu. Sidang terhadap Routh digelar pada pekan lalu, mendakwa pembunuhan atas Kyle  Chad Littlefield.

DPD Serahkan LHKPN Kolektif ke KPK

Ketua DPD Irman Gusman didampingi Wakil Ketua DPD Faoruk Muhammad dan Ratu Hemas bersama Wakil Ketua KPK Zulkarnain. menandatangani laporan menyerahkan LHKPN DPD RI, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2015). DPD RI melaksanakan paripurna dengan agenda menyerahkan LHKPN ‎seluruh anggota dan eselon I ke KPK, langkah ini diapresiasi pimpinan KPK dan berharap instansi lainnya segera memberikan LHKPN-nya pada KPK. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Sepupu Rodrigo Gularte “Bali Nine” Meminta Pemerintah Indonesia untuk tidak Menghukum Mati Saudaranya

Sepupu Rodrigo Gularte, Angelita Muxfeldt (kedua dari kiri) didampingi Biro Riset Kontras Putri Kencana, Koordinator Kontras Haris Azhar,Lembaga Hukum Rakyat Riky Gunawan saat menunjukkan surat dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap yang menunjukkan terpidana mati Rodrigo telah mengalami gangguan jiwa saat menggelar jumpa pers di kantor Kontras Jalan Borobudur, Jakarta, Rabu (18/2/2015). Angelita meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk tidak mengeksekusi mati sepupunya lantaran gangguan jiwa yang dialamainya. AKTUAL/MUNZIR

Bayi Mungil Dibuang Dalam Kardus di Jatinegara

Jakarta, Aktual.co — Warga Jalan Swadaya Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (18/2) siang mendadak gempar. Pasalnya dari dalam rumah kos milik Haji Romaya ditemukan bayi berjenis kelamin laki-laki.
Kepala Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Sri Bhayakari mengatakan bahwa bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga kos lainnya yakni Iren (17) yang saat itu hendak berbelanja. 
“Saya mau belanja ke pasar, lalu dengar suara bayi menangis. Saya cari bayi itu ada di dalam kardus,” ujarnya menirukan keterangan Iren, Rabu (18/2).
Dikatakan Sri saat ditemukan bayi malang tersebut tidak mengenakan sehelai kain dan dalam kondisi lemah dan lengkap dengan ari-ari yang masih menempel. “Usianya baru sehari sepertinya. Waktu ditemukan tidak dikasih pakaian dan lemas,” tambahnya.
Untuk penyeledikan lebih lanjut, kata Sri pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Dan saat ini bayi malang tersebut telah dititipkan ke Suku Dinas Bina Mental (Bintal) Kementerian Sosial di Kecamatan Cipayung.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain