14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38478

Menlu: Hukuman Mati Ditujukan Untuk Kejahatan Keji

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno LP Marsudi menegaskan bahwa pelaksanaan hukuman mati para terpidana kasus peredaran dan penyelundupan narkoba tidak ditujukan kepada negara, bangsa, dan warga negara tertentu.
“Saya akan mengulangi pernyataan ini bahwa keputusan hukuman mati yang dibuat pengadilan Indonesia tidak ditujukan pada negara, bangsa, maupun warga negara tertentu, melainkan ditujukan untuk kejahatan yang sangat keji,” kata Menlu Retno, di Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Selasa (17/2).
Dia menekankan, kebijakan hukuman mati merupakan bagian dari penegakan hukum yang positif di Indonesia yang diimplementasikan untuk jenis kejahatan luar biasa.
“Dan putusan hukuman mati itu dibuat sistem peradilan yang independen dan imparsial,” ujar dia.
Dalam pelaksanaan hukuman mati itu, Pemerintah Indonesia telah memastikan proses hukum yang dijalani para terpidana telah benar-benar sesuai dengan sistem hukum di Indonesia dan hukum internasional.
Retno menyebutkan Mahkamah Konstitusi RI pada 2007 telah memutuskan bahwa hukuman mati tidak melanggar Konvensi Internasional.
“Konstitusi juga menggarisbawahi penegakan HAM harus mempertimbangkan hak asasi orang banyak, ketertiban umum, dan moral,” tutur dia.
Pasal 6 Konvensi Internasional mengenai Hak-hak Sipil dan Politik menyatakan bahwa hukuman mati dapat dilaksanakan untuk tindak kejahatan yang sangat serius melalui proses peradilan yang adil dan terbuka.
Pernyataan tersebut disampaikan Menlu Retno untuk menanggapi desakan dari beberapa pihak kepada Pemerintah RI agar mempertimbangkan kembali hukuman mati terhadap beberapa terpidana mati kasus peredaran narkoba skala besar, yang diantaranya warga negara asing.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Singgung Dukungan Deklarasi Palestina

Jakarta, Aktual.co —Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas soal persiapan pelaksanaan peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). Dalam rapat tersebut, Presiden sempat menyinggung soal dukungan deklarasi kemerdekaan Palestina.

“Yang jelas tentu saja dukungan politik terhadap Palestina, juga dukungan-dukungan lainnya yang diberikan selama ini, termasuk capacity building,” ujar Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Muhammad Fachir di kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (17/2).

Fachir menyatakan, nantinya akan ada formula-formula yang akan dibahas antara negara-negara Asia Afrika soal dukungan deklarasi kemerdekaan Palestina ini. “Nanti akan ada formula-formula. Itulah yang akan dibahas,” kata dia. Fachir menyebutkan, dalam rapat tersebut Jokowi juga membahas soal Pesan Bandung mengenai sejauh mana kemajuan yang telah dicapai oleh negara-negara Asia Afrika selama 60 tahun terakhir.

“Pesan Bandung itu lebih menyeluruh, lebih kepada makro, lebih kepada sesuatu yang lebih visioner, yang konkret, kerja sama yang bisa dilakukan negara-negara Asia Afrika,” kata Fachir. Tak hanya itu, Fachir menyampaikan, Presiden juga mengangkat soal strategi kerja sama untuk memajukan negara-negara di Asia Afrika melalui New Asian African Strategic Partnership (NAASP).

Kegiatan peringatan KAA dan NAASP akan diselenggarakan pada April 2015. Kegiatan tersebut terdiri atas dua segmen besar. Segmen pertama adalah Konferensi Tingkat Tinggi Negara Asia-Afrika yang akan digelar di Jakarta pada 19-23 April 2015. Sedangkan segmen kedua, yaitu segmen peringatan yang akan dilakukan di Bandung pada 24 April 2015.

Pelarangan Alat Tangkap Pukat, DPR Aceh: Ribuan Nelayan Kehilangan Pekerjaan

Jakarta, Aktual.co — Ribuan nelayan di Provinsi Aceh kehilangan pekerjaannya menyusul dilarangnya penggunaan alat tangkap ikan berupa pukat.
“Sejak dikeluarkannya larangan menggunakan pukat oleh Menteri Susi, ribuan nelayan tidak melaut dan kehilangan pekerjaannya,” anggota Komisi I DPR Aceh, Iskandar Usman, di Banda Aceh, Selasa (17/2).
Pernyataan tersebut dikemukakan Iskandar Usman dalam rapat kerja Komisi I DPR Aceh dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, Pangkalan TNI AL Lhokseumawe, Sabang, dan Simeulue, Polisi Air Polda Aceh, dan lembaga adat laut Aceh, Panglima Laot.
Iskandar menyebutkan, akibatnya ribuan nelayan yang kehilangan pekerjaan. Mereka selama ini bergantung hidup di kapal-kapal penangkap ikan yang tersebar di Provinsi Aceh.
“Seperti di daerah saya di Aceh Timur. Sekarang ini ada 471 kapal pukat nelayan yang dikandangkan atau tidak melaut lagi. Satu kapal mempekerjakan 15 nelayan. Jika dikalikan, maka ada 7.065 nelayan yang sudah menganggur,” ujarnya.
Selain itu, larangan penggunaan alat tangkap pukat tersebut tidak pernah disosialisasikan. Nelayan baru mengetahui larangan tersebut setelah ada kapal pukat ditangkap.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluarkan peraturan melarang penggunaan pukat. Aturan tersebut tertuang dalam Permen Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Mesir Desak PBB Bentuk Koalisi untuk Konflik Libya

Jakarta, Aktual.co — Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyerukan kepada PBB untuk membuat resolusi berisi mandat pembentukan koalisi internasional untuk mengintervensi konflik Libya, seperti yang dilansir CNN.com. “Tak ada pilihan lain, melihat persetujuan dari pemerintah dan rakyat Libya, mereka meminta pertolongan kita,” ujar Sisi pada radio Perancis Europe 1 pada Selasa (17/2), dua hari setelah ISIS merilis video pemenggalan 21 warga Mesir.

Ditanya apakah Mesir akan melakukan aksi mereka di Libya, Sisi menjawab, “Kita harus melakukannya lagi, kita semua bersama-sama.” ISIS merilis video pemenggalan 21 warga Kristen Koptik Mesir pada Ahad (15/2). Video ini menarik Kairo secara langsung dalam konflik melawan kelompok militan yang kini menyebar dari Irak ke Suriah ke wilayah-wilayah lain seperti Libya.

Merujuk pada revolusi Libya pada 2011, di mana Perancis merupakan anggota pasukan koalisi internasional yang ikut menggulingkan Muamar Gaddafi, Sisi mengatakan bahwa misi mereka belum selesai. “Kita mengabaikan rakyat Libya yang menjadi tawanan oleh militan ekstremis,” kata Sisi.

Sisi menyerukan kelompok milisi untuk menyerahkan senjata mereka, namun mendesak agar ada suplai senjata kepada pemerintah resmi Libya yang diakui oleh dunia internasional yang kini berbasis di kota Timur, Tobruk, setelah oposisi merebut Tripoli. Pemerintah Libya di Tobruk telah meminta pencabutan embargo senjata mereka agar bisa merebut kembali wilayah yang dikontrol pemberontak.

DPRD Diminta Kaji Alih Fungsi Lahan

Jakarta, Aktual.co — LSM Anti Korupsi Inside Cianjur, Jabar, meminta DPRD Cianjur, segera mengkaji alih fungsi lahan yang dilakukan Pemkab Cianjur karena terkait ketahanan pangan di wilayah tersebut.
“Kami berharap wakil rakyat jangan sampai tertipu oleh eksekutif dalam soal alih fungsi lahan produksi di Cianjur karena kami menilai alih fungsi lahan pertanian, merupakan dosa eksekutif yang coba dilempar ke lembaga legislatif,” kata Direktur Inside, Yusef Somantri, di Cianjur, Selasa (17/2).
Selanjutnya ungkap dia, Bupati Cianjur dalam hal tersebut, meminta legislatif untuk melakukan perbaikan payung hukum berbentuk Peraturan Daerah (Perda) perihal alih fungsi lahan tersebut.
Pasalnya, peraturan bupati (perbup) tentang percetakan sawah impoten untuk menangani masalah penggunaan lahan produksi oleh pabrik dan perumahan di Cianjur.
Permasalahan tersebut sangat serius untuk dikaji anggota dewan karena menyangkut ketahanan pangan di Kabupaten Cianjur. Dewan seharusnya memiliki inisiatif sendiri untuk melahirkan payung hukum yang relevan dengan kondisi saat ini terutama penanganan sawah produksi yang kini menjadi pabrik dan perumahan.
“Saat ini bola panas tentang masalah alih fungsi lahan ada di dewan, jadi kita ingatkan agar dewan tidak diperalat eksekutif dengan bahasa kasarnya ditipu Bupati dalam melahirkan Perda soal alih fungsi lahan,” katanya.
Bahkan, pihaknya setuju Perda yang akan ditelurkan nanti berupa Peraturan tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan (P2LB) karena akan melindungi kawasan pertanian dari kegiatan pembanguan pabrik di Cianjur.

Artikel ini ditulis oleh:

Serangan Bunuh Diri di Lahore, Puluhan Terluka

Jakarta, Aktual.co —Menurut laporan awal, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di luar sebuah hotel dekat distrik polisi di daerah Qila Gujjar Singh Lahore, Pakistan. Beberapa kendaraan yang diparkir di dekat lokasi ledakan terbakar dan suara tembakan terdengar dari dalam distrik polisi. Pakistan Taliban mengatakan, merekalah yang  melakukan serangan itu.

Lahore Kepala polisi kota Kapten Mohammad Ameen Wains mengatakan ledakan itu tampaknya disebabkan oleh bom bunuh diri dan mengakibatkan banya orang terluka dan lima atau enam kendaraan rusak. Lahore adalah salah satu kota paling liberal Pakistan dan telah melihat relatif sedikit serangan dalam beberapa tahun terakhir. Pakistan telah meneriman dua serangan .

Setidaknya 60 orang tewas dalam serangan terhadap sebuah masjid Syiah pada tanggal 30 Januari di provinsi selatan Sindh, dan serangan Taliban di sebuah masjid Syiah di kota Peshawar pada Jumat lalu menewaskan 20.

Berita Lain