6 April 2026
Beranda blog Halaman 38670

Warga Aceh Sesalkan Pernyataan Abbott

Banda Aceh, Aktual.co —Warga Aceh menyesalkan pernyataan Perdana Menteri Australia Tonny Abbot yang mengungkit bantuan tsunami Aceh dan mengaitkannya dengan eksekusi terpidana mati kasus narkoba. 
Seorang warga Aceh Utara, Fauzan Teuku Iskandar, mengatakan bagi mereka setiap bantuan maupun sumbangan yang telah diberikan akan diterima dengan hati gembira. Dan juga dengan diiringi doa agar Tuhan selalu membalas si pemberi bantuan. 
“Bukan malah dia meminta balasan dari sumbangan tersebut,” ujar dia, kepada Aktual.co, Minggu (22/2).
Warga pun mendesak Abbot meminta maaf pada publik Aceh dan Indonesia.
Sakit hati pernyataan Abbot, Fauzan dan teman-temannya di Aceh Utara kini sedang mengumpulkan dana untuk mengganti sumbangan Australia.
Kecaman juga dilontarkan warga Banda Aceh, Santi. Menurut dia pernyataan Abbot melukai hati masyarakat Aceh. Dia meminta sumbangan untuk tsunami Aceh tidak dikaitkan dengan eksekusi mati duo Bali Nine dalam waktu dekat ini.
“Kami menghargai bantuan Australia sebesar 17 juta dollar saat tsunami. Namun, tidak apik mengkaitkan sumbangan itu untuk kasus narkoba. Kami dukung pemerintah menghukum mati pelaku narkoba,” ujar Santi.
Ditambahkan dia, masyarakat Aceh dan Indonesia harus solid mengumpulkan dana untuk mengembalikan sumbangan Australia. 
Seperti diberitakan sebelumnya PM Australia Tonny Abbot mengungkit bantuan Australia saat tsunami Aceh. Dia meminta agar duo Bali Nine, warga Australia dibebaskan dari hukuman mati. 

Artikel ini ditulis oleh:

Geram Pernyataan Abbott, Koalisi Pro Indonesia Kumpulkan Koin

Jakarta, Aktual.co —Koalisi Pro Indonesia melakukan aksi pengumpulan koin dari warga yang  Jakarta di lokasi ‘Car Free Day’, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (22/2) pagi tadi.
Aksi dilakukan menyusul pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang mengungkit-ngungkit bantuan Australia untuk korban tsunami Aceh di 2004 lalu. 
Perwakilan koalisi, Sanusi mengatakan upaya dilakukan karena pernyataan Abbott telah melukai hati rakyat Indonesia. Untuk itu, mereka berupaya kumpulkan koin untuk mengganti sumbangan yang sudah diberikan Australia ke rakyat Aceh saat bencana tsunami.
“Ini bukti kalau kami bisa membayar semua yang telah diberikan Australia untuk tsunami Aceh, yakin sedikit demi sedikit bangsa Indonesia akan mampu mengembalikan bantuan yang telah diberikan Australia,” kata dia, Minggu (22/2). 
Kendati demikian, Sanusi mengaku belum tahu pasti berapa jumlah bantuan yang telah diberi Australia ke Aceh. Dia memperkirakan sekitar Rp12 miliar.
Di pengumpulan hari ini yang sudah memasuki hari ke tiga, Sanusi mengaku belum menghitungu jumlah koin yang didapat. Jika sudah terkumpul sesuai jumlah yang disumbangkan Australia, ujar dia, pihaknya akan memberikannya lewat Kedubes Australia di Jakarta.
“Kami percaya koin ini akan terkumpul sejumlah bantuan yang telah diberikan,” kata dia.
Diketahui, sebelumnya, Abbott mengungkit soal bantuan Australia ke Aceh, terkait sikap Indonesia yang ‘kekeuh’ untuk mengeksekusi dua warga Australia yang jadi terpidana narkoba.

Artikel ini ditulis oleh:

Situasi Kritis, Alasan AP II Kucurkan Talangan ke Lion Air

Jakarta, Aktual.co —Pihak PT. Angkasa Pura II akui beri dana talangan ke pihak Maskapai Lion Air. Dana itu digunakan untuk refund ke penumpang maskapai itu yang gagal terbang lantaran armada delay.
Diakui Direktur Utama PT. Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi menjelaskan pihaknya memutuskan memberi dana talangan, lantaran saat itu situasi di Bandara Soekarno-Hatta kritis. Di mana ribuan penumpang Lion Air yang kecewa akibat gagal terbang, menjadi beringas. Tutur dia, hari itu Rabu (18/2), tidak ada pihak Lion Air yang memberi penjelasan ke penumpang. Sehingga terjadi eskalasi dan tindakan rusuh dari penumpang. Dari mulai memecahkan kaca, perusakan pintu ‘check-in’, sampai pemblokiran apron. 
Mencegah situasi berubah jadi semakin memburuk, ditambah tidak adanya kehadiran petugas Lion Air, pihak AP II lantas berkoordinasi dengan otoritas bandara mengambil inisiatif untuk meredam emosi penumpang. 
Yakni dengan menalangi refund tiket penumpang, karena petugas Lion Air belum juga memberi kepastian.
“Situasi sudah tak kondusif makanya kita segera memberi dana talangan ke penumpang. Dana talangan tidak melanggar aturan,” ujar Budi di Jakarta, Minggu (22/2) Budi kembali menambahkan, “Keputusan (memberi dana talangan) diambil dengan pertimbangan bahwa perlu segera dilakukan upaya pencegahan terjadinya penumpang yang marah yang jumlahnya semakin banyak.” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Lion Air Sudah Kembalikan Dana Talangan ke AP II

Jakarta, Aktual.co —Maskapai Lion Air sudah kembalikan dana talangan yang dipinjam dari Angkasa Pura II untuk refund ke penumpangnya yang mengalami delay terbang. 
Direktur utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengaku sudah menerima pengembalian uang dari Lion Air sebesar Rp. 526.893.500 pada Minggu (22/2). “Lion Air hari ini sudah transfer uang talangan oleh AP II sebesar Rp 526.893.000,” kata Budi dalam Konferensi Pers di Jakarta, Minggu siang (22/2).
Saat meminjamkan dana talangan itu, kata Budi, pihaknya tidak memberi ke pihak Lion Air. Namun langsung diberikan kepada penumpang yang menjadi korban delay.
“Uang itu tidak pernah kita berikan kepada lion air, uangnya langsung diberikan kepada penumpang,” kata dia.
Total dana yang disediakan AP II adalah Rp4 miliar. Namun hanya terpakai Rp 526.893.000 untuk refund tiket 548 penumpang. Selebihnya, uang tersebut dikembalikan ke kas AP II. Refund dilakukan pada Jumat (20/2). 

Artikel ini ditulis oleh:

Hebat! Hormon Ini Membuat Pria Makin Setia dan Anti Poligami

Jakarta, Aktual.co —  Sebuah penelitian yang dipublikasi dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menyatakan ada sebuah hormon yang dapat memertahankan kesetiaan pasangan. Hormon ini bahkan terbukti dapat mencegah pria untuk melakukan poligami.

Penelitian tersebut melibatkan tes pada 20 pria yang rata-rata memiliki hubungan dua tahun lamanya. Mereka disemprotkan sebuah hormon dan diperlihatkan foto pasangan, wanita lain dan sebuah rumah. Hasilnya, saat melihat foto pasangannya, pusat otak yang membuat rasa senang sangat aktif ketika melihat foto pasangannya. Hal inilah yang membuat pria merasa senang, tenang dan bertahan dalam sebuah hubungan monogami.

Adalah oksitosin, hormon cinta dalam tubuh manusia yang punya pengaruh penting dalam sikap kasih sayang seseorang. Oksitosin juga terkenal karena perannya dalam membangkitkan gairah seksual dan reproduksi. Disinyalir hormon ini jugalah yang bertugas memerintahkan otak seseorang dengan pasangannya untuk saling bergandengan tangan, berpelukan, hingga berciuman. Hormon ini juga dilepaskan tubuh ketika seorang ibu menyusui bayinya dan menyebabkan ikatan batin yang kuat.

Dalam momen pdkt, hormon oksitosin inilah yang memacu anda untuk terus menelpon pasangan, berbincang dengan pasangan hingga larut, hingga memberikan perhatian-perhatian romantis kepada pasangan. Oksitosin juga yang membuat Anda dan pasangan tetap bersama dan tak saling meninggalkan ketika melalui masa-masa sulit.

“Monogami seksual sebenarnya cukup mahal untuk laki-laki, sehingga harus ada beberapa bentuk mekanisme (hormon) yang mengikat pria dan wanita bersama-sama, setidaknya untuk beberapa waktu,” ujar penulis studi Dr Rene Hurlemann, seorang profesor psikiatri di Universitas Jerman.

Paul J.Zak, direktur Center for Neuroeconomics Studies  juga menjelaskan bahwa oksitosin juga berkaitan dengan terjadinya orgasme, mengakhiri konflik, mengurangi kecemasan, dan membuat kita lebih tenang menghadapi orang asing.

Studi dalam jurnal Psychoneuroendocrinology juga menulis, bahwa pasangan dengan tingkat oksitosin tinggi lebih sering tertawa, dan saling menyentuh daripada mereka dengan tingkat hormon oksitosin rendah.

Banyak studi yang telah membuktikan secara ilmiah bahwa hormon cinta ini dapat mencegah pria berpoligami, pun menyulap pria untuk lebih setia kepada pasangannya. Lalu bagaimana caranya untuk meningkatkan hormon super hebat ini? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kadar hormon tersebut:

Mandi Air Hangat
Para peneliti dari Swedia membuktikan bahwa guyuran air hangat di kulit bukan hanya membuat rileks tapi juga efektif meningkatkan level oksitosin.

Curhat Dengan Orang Terdekat
Perbincangan hangat Anda dengan orang-orang terdekat juga dapat memicu lepasnya hormon oksitosin dalam tubuh. Itu sebabnya ada rasa nyaman dan lega setelah Anda curhat dengan orang-orang terdekat.

Pijatan
Oksitosin juga dipicu oleh sentuhan dan pijatan. Kegiatan memijat atau dipijat dipercaya dapat mendorong meningkatnya oksitosin dalam tubuh seseorang.

Menonton Film
“Oksitosin membuat kita tersentuh sampai ke level emosional. Karena itu menonton film yang menggugah emosi bisa memicu hormon ini,” ujar Paul J. Zak, Direktur Center for Neuroeconomics Studies yang membuat penelitian tentang hormon oksitosin.

Bermain Dengan Hewan Peliharaan
Dalam studi yang dimuat dalam Annals of the New York Academy disimpulkan bahwa bercengkerama dengan hewan peliharaan bisa mengaktifkan pelepasan oksitosin.

Mendengarkan Musik
Studi yang dimuat di Journal of Clinical Nursing, yang memonitor efek musik pada pasien paska operasi jantung menemukan bahwa mereka yang mendengarkan musik menenangkan memiliki level oksitosin lebih tinggi dalam darahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Hasil Penelitian: Bertengkar dengan Pasangan Picu Kegemukan

Jakarta, Aktual.co —  Tak hanya mengancam keharmonisan rumah tangga, pertengkaran yang terjadi antar pasangan juga dapat memicu masalah kesehatan. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa seseorang yang sering terlibat pertengkaran dengan pasangannya berisiko lebih cepat gemuk dibanding dengan pasangan yang jarang bertengkar.

Hasil penelitian yang dilakukan Behavioral Medicine Research di Universitas Ohio itu menyebut pertengkaran yang berujung pada depresi dan kecemasan dalam rumah tangga dapat meningkatkan risiko obesitas pada orang dewasa. Hal ini karena depresi yang disebabkan oleh pertengkaran dengan pasangan akan mempengaruhi kinerja tubuh dalam memproses makanan berlemak tinggi. Demikian seperti dilansir Huffingtonpost.

Peneliti menemukan fakta bahwa tubuh seseorang yang sering bertengkar dengan pasangan hingga mengalami depresi, lebih lamban membakar lemak dibandingkan dengan orang yang jarang bertengkar dengan pasangannya. Pasangan yang kerap bertengkar juga diketahui memiliki tingkat insulin lebih tinggi yang akan memicu penumpukan lemak yang lebih cepat. Selain itu, melambatnya pembakaran kalori akan menyebabkan seseorang bertambah berat badan lebih banyak dalam waktu satu tahun.

Hasil penelitian ini juga mendukung hasil penelitian sebelumnya. Penelitian yang melibatkan 43 pasangan sehat berusia 24 sampai 61 tahun yang sudah menikah sekitar tiga tahun lamanya ini mengungkapkan bahwa wanita yang sedang stres akan mengalami kenaikan berat badan karena metabolisme yang melambat. Dalam penelitian tersebut, para partisipan diminta untuk mengisi penelitian yang sudah disediakan yang berisi tentang kepuasan, gangguan suasana hati selama ini dan gejala depresi.

Setelah itu, para partisipan disuguhkan makanan tinggi lemak setara dengan makanan di restoran cepat saji. Setiap 20 menit selama tujum jam setelah makan, peneliti mengukur berapa kalori yang terbakar oleh setiap partisipan. Mereka juga mengambil sampel darah untuk mengukur insulin dan lemak dalam darah yang berisiko sakit jantung.

Di tengah-tenah pengujian, peneliti meminta para pasangan tersebut untuk berdiskusi secara pridai dan mencoba untuk membahas masalah dalam hubungan mereka. Pada saat itu, peneliti merekam dan mengukur emosi, kebingunan dan kritik satu sama lain. “Argumen cenderung menciptakan permusuhan dalam pernikahan,” ujar Jan Kiecolt-Glaser, Ph.D, psikiater dan psikolog serta direktur dari Institute for Behavioral Medicine Research di Universitas Ohio, Amerika.

Jan Kiecold-Glaser dari Ohio State University selaku peneliti utama mengatakan, temuan ini mengungkapkan betapa pentingnya memperhatikan dan mengobati masalah kesehatan mental.

“Temuan ini tidak hanya mengidentifikasi bagaimana stres kronis dapat menyebabkan obesitas, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya untuk menjaga mood tetap baik sepanjang hari. Intervensi untuk kesehatan mental jelas bermanfaat juga bagi kesehatan fisik,” ungkap Kiecold-Glaser.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain