2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38732

Hemat Anggaran USD100 Juta, Pertamina Angkut Sendiri Migas Impor

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina mengoptimalkan penggunaan kapal milik sendiri dalam pengangkutan minyak mentah, bahan bakar minyak dan gas sehingga bisa melakukan penghematan sekitar 100 juta dolar AS atau sebesar Rp1,2 triliun.

“Pertamina saat ini sedang menggencarkan program Marketing and Operation Excellence sebagai respons dari situasi industri Migas dunia yang sedang mengalami turbulensi karena harga minyak mentah yang jatuh,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan yang diterima Senin, (9/2).

Ia menjelaskan salah satu sasarannya, Pertamina yakni melakukan penghematan dengan optimalisasi pemanfaatan kapal-kapal milik sendiri didukung dengan kebijakan perubahan pola pembelian impor dari semula “Cost and Freight” menjadi “Free on Board”, baik untuk gas, minyak mentah, maupun BBM.

Ali mencontohkan dengan pemanfaatan VLGC Pertamina Gas dua untuk mengangkut gas dari Uni Emirat Arab dihasilkan penghematan sebesar 23 juta dolar dalam setahun atau 11 voyage.

“Apabila VLGC Pertamina Gas Satu juga dimanfaatkan untuk hal yang sama, maka dapat dihasilkan penghematan sedikitnya dua kali lipat,” ungkapnya.

Menurut dia apabila nanti kapal milik pengangkutan minyak mentah atau BBM dioptimalkan untuk hal yang sama, maka potensi penghematannya apabila digabung dengan gas atau LPG bisa di atas 100 juta dolar dalam setahun. “Ini bahkan melampaui target awal untuk ‘Shipping Excellence’ yang merupakan bagian dari program Marketing and Operation Excellence yang semula ditargetkan dapat menghemat sekitar 86 juta dolar/tahun,” ujar Ali.

Ali menambahkan dengan semakin banyaknya kapal milik sendiri yang digunakan untuk mengangkut kargo impor akan sejalan dengan strategi menuju “World Class Shipping” artinya, kapal-kapal milik Pertamina mendapatkan standar dan klasifikasi internasional sehingga dapat berlayar ke pelabuhan mana saja di dunia, seperti Pertamina Gas Satu, Pertamina Gas Dua, MT Gunung Geulis, MT Gamsunoro, dan MT Gamkonora.

Saat ini, Pertamina mengoperasikan 64 kapal milik sendiri dari total sekitar 200-an kapal untuk mengangkut minyak mentah, BBM, dan LPG. Manajemen Pertamina telah menargetkan sedikitnya menguasai sekitar 90 unit kapal milik untuk mendukung efisiensi biaya pengangkutan minyak mentah, BBM, dan LPG sehingga lebih kompetitif.

Selain optimalisasi penggunaan kapal milik sendiri, beberapa agenda telah disiapkan dalam kerangka Shipping Excellence, yaitu optimalisasi penggunaan jumlah kapal yang dioperasikan, rekomposisi tipe dan kontrak kapal sewa, pengurangan konsumsi bunker pada kapal sewa, dan konversi kapal-kapal tua tipe merdium range dan long range sebagai “Floating Storage and Offloading” (FSO).

Pertamina juga akan memastikan penggunaan kapal sewa yang kompetitif untuk pengangkutan minyak mentah, BBM,dan LPG, kata Ali.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Data Cadev Beri Angin Segar IHSG Lanjutkan Penguatan

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (9/2), Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berada di kisaran 5.282 –5.348.

“IHSG berhasil melewati ujian terhadap support 5.264. Saat ini support berada pada level berikutnya di 5.282,” kata Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya dalam risetnya, Senin (9/2).

Menurutnya hal ini menunjukkan kekuatan naik IHSG untuk melanjutkan reli naik masih cukup besar, dan berpotensi menembus level resisten 5.348.

“Capital inflow masih terus terjadi hingga akhir pekan, dan rilis data cadangan devisa juga cukup memberikan angin segar terhadap IHSG untuk kembali melanjutkan perjalanan uptrend nya hari ini, IHSG dalam jangka pendek berada dalam jalur uptrend,” ujarnya.

Dalam risetnya, William juga merekomendasikan beberapa saham yang dapat dipertimbangkan pada pedagangan hari ini adalah PWON, BWPT, BBNI, AALI, SGRO, SIMP, SMCB, WTON, dan TOTL.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jokowi Jangan Ragu Lantik Budi Gunawan

Jakarta, Aktual.co — Persatuan  Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik dan Pemerintahan Seluruh Indonesia  mendesak Jokowi untuk tidak ragu melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri karena sudah sesuai dengan UUD 1945.
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik dan Pemerintahan Indonesia Marrie Andi Muhamadiyah, Senin (9/2). 
Yurispendensi hukum dan politik untuk melantik pejabat negara yang sudah dtetapkan sebagai tersangka oleh KPK dapat mengikuti 10 kepala daerah yang terpilih dalan pilkada dan sebelum dilantik jadi tersangka kasus korupsi tapi tetap dilantik oleh Mendagri dalam rangka menjalankan hak dan kewajiban konstitusi negara yang diatur dalam UUD 1945, 
“Contohnya, Bupati terpilih Hambit Bintih, Bupati Gunung Mas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap ketua MK,” ungkapnya.
Apalagi untuk kasus Budi Gunawan sudah ada lembaga oenegak hukum yaitu Polri yang sebelum BG ditetapkan tersangka oleh KPK.
“Polri sudah mengeluarkan produk hukum tahun 2010 bahwa BG clear dari dugaan kepemilikan rekening gendut yang dihasilkan dari gratifikasi,” tutupnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Sentimen Positif, IHSG Diperkirakan Menguat

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan lalu mampu berbalik ke zona hijau. Hal tersebut disebabkan oleh hijaunya laju bursa saham AS, menguatnya Rupiah yang diiringi masih adanya aksi beli investor asing, hingga rilis kenaikan cadangan devisa Indonesia bulan Januari.

“Laju IHSG pekan lalu dapat memenuhi harapan kami untuk dapat mengalami kenaikan,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pada perdagangan Senin (9/2) IHSG diperkirakanReza berada pada rentang support 5.290-5.320 dan resisten 5.352-5.358.

Menurutnya, laju IHSG kembali berhasil menyentuh level tertinggi terbarunya dan lonjakan tersebut tidak meninggalkan utang gap, sehingga masih ada potensi bagi IHSG untuk kembali menguat. Selain itu, dikatakan Reza, meski IHSG masih memiliki peluang, namun seperti biasanya pasca menyentuh level tertinggi IHSG terkadang berbalik arah.

“Jika kondisi ini terjadi maka akan menutup peluang IHSG untuk menguat, oleh karena itu tetap cermati potensi pembalikan arah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Seskab dan Tim Independen Usik Hak Konstitusional Presiden

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik dan Pemeriitahan Indonesia Marrie Andi Muhamadiyah mengatakan bahwa para pengganggu pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri telah mengusik hak konstitusional presiden.
Kata dia, dalam masalah pengangkatan  Kapolri saat ini Presiden Jokowi dan Budi Gunawan sama sama mempunyai hak konstitusi didalam pemerintahan serta kewajiban menjunjung hukum dan pemerintahan yang dijamin oleh UUD 1945 
“Jika tekanan segelintir group didalam masyarakat seperti para group masyarakat pengiat penegaskan hukum dan antikorupsi serta  tim 9  independen yang bekerja tanpa landasan hukum atau bisa disebut tim ilegal yang telah menghalang halangi pelantikam Budi Gunawan sebagai Kapolri artinya mereka sudah melakukan pelanggaran hak konstitusional Jokowi sebagai presiden dan Budi Gunawan yang sudah di setujui oleh DPR untuk menjabat Kapolri yang sudah melalui tahapan sesuai hukum dan UU yang berlaku,” paparnya panjang dalam siaran pers, Senin (9/2).
Patut disayangkan juga pernyataan salah satu Tim 9 yaitu Syafii Maarif yang sudah kenyang makan garam tentang  hak konstitusi bagi warga negara justru memberi masukan Presiden  untuk tidak melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri  yang akan menghilangkan ke kewajiban Jokowi dan Budi Gunawan yang diamanatkan oleh konstitusi negara 
Terkait usulan Seskab Andi Widjajanto kepada Jokowi terkait Budi Gunawan dengan meminta Budi Gunawan mundur juga tidak ada bedanya dengan Syafii Maarif yang telah melanggar hak dan kewajiban secsra konstitusional yang dimiliki Jokowi dan Budi Gunawan 
“Karena itu pernyataan Seskab sebagai pembantu presiden justru terkesan ada agenda ingin mengkudeta Jokowi sebagai presiden karena tidak menjalankan kewajiban konstitusinya sesuai UUD 1945,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Cadev Meningkat, Rupiah Diprediksi Menguat

Jakarta, Aktual.co —  Laju Rupiah pekan lalu dapat kembali terapresiasi pasca rilis kenaikan cadangan devisa Indonesia. Pada Desember 2014, cadangan devisa Indonesia sebesar USD111,86 miliar dan pada Januari 2015 mencapai USD114,25 miliar.

“Setidaknya sentimen tersebut dapat mengimbangi sentimen negatif dari rilis GDP sebelumnya yang mengalami penurunan,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Lebih lanjut dikatakan Reza, laju Dolar Amerika Serikat (AS) yang juga sedang melambat akibat defisitnya beraca perdagangan AS turut menambah sentimen positif pada Rupiah.

Pada Senin (9/2), Rupiah diperkirakan Reza berada di atas target level resisten 12.650, yaitu Rp12.620-12.609 (kurs tengah BI). Menurutnya, laju Rupiah dapat kembali melanjutkan penguatannya dengan memanfaatkan pelemahan Dolar AS.

“Namun demikian, tetap cermati sentimen yang ada,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain