2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38734

Aman, Ketinggian Air di Katulampa dan Manggarai

Jakarta, Aktual.co —Meski wilayah Jabodetabek diguyur hujan sejak pagi, namun ketinggian air di Bendungan Katulampa dilaporkan aman stabil. Dengan ketinggian air 30 centimeter.
Dari pantauan di situs BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) yang di perbaharui terakhir pukul 06.00Wib, Senin (9/2), ketinggian air di Pintu Air Manggarai Jakarta Pusat juga dilaporkan aman stabil. Dengan ketinggian air 690 centimeter.
Namun, di Pintu Air Karet, ketinggian air masuk Siaga III. Meski stabil, ketinggian air terpantau 490 centimeter.
Begitu juga di Pasar Ikan, ketinggian air Siaga III dengan ketinggian 186 centimeter.
Siaga III juga terjadi di Pintu Air Pulo Gadung, dengan ketinggian 550 centimeter dan Kali Bekasi. 

Artikel ini ditulis oleh:

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Genangan Muncul di Jakarta

Jakarta, Aktual.co —Akibat diguyur hujan sejak pagi, sejumlah genangan dilaporkan muncul di Ibu Kota DKI Jakarta.
Dari informasi yang dihimpun Aktual.co di TMC Polda Metro Jaya, Senin (9/2), sejak pukul 05.32Wib genangan dilaporkan terjadi di underpass Senen, Jakarta Pusat. Kendaraan bermotor tidak bisa melalui jalan tersebut. 
Pukul 05.38Wib, genangan setinggi 20-40 centimeter juga terjadi di Jalan Kota Bambu Utara 1, Jakarta Barat.
Di jam yang sama, genangan setinggi 30-40 cm juga muncul di dekat SPBU Kamal Jakarta Barat. Akibatnya, kendaraan sejenis sedan dihimbau agar tidak melintas.
Genangan setinggi 15 centimeter juga dilaporkan di depan Pasar Cakung Jakarta Timur, pukul 05:40Wib. 
Pukul 06.02Wib, genangan dilaporkan di Jalan kapuk Raya, Jakarta Barat setinggi 20-40 cm. 
Lalu pukul 06.12Wib, genangan setinggi  30-40 cm terjadi di jalur lambat Jalan Letjen Suprapto Jakarta Pusat. Untuk sementara arus lalu lintas dialihkan ke jalur cepat. 
Pukul 06.51Wib Kondisi lalu lintas Garuda  arah Gunung Sahari juga dilaporkan terpantau padat. 
Kepadatan juga terjadi di Jalan Arteri samping Kompas Gramedia, di pukul 06.50Wib.

Artikel ini ditulis oleh:

Kondisi Jalan Nasional Sukabumi Rusak Parah

Jakarta, Aktual.co —Kerusakan jalan nasional di Sukabumi, Jawa Barat, dapat sorotan. Kondisinya dianggap sudah sangat parah. Dengan banyaknya lubang menganga sepanjang jalan. Akibatnya, rawan kecelakaan lalu lintas.
“Bahkan banyak ditemukan kondisi jalan yang lapisan aspalnya sudah habis sehingga tinggal batu saja,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Heri Gunawan, di Sukabumi, Minggu (8/2). 
Kerusakan itu menurutnya juga ikut menghambat pertumbuhan ekonomi. Karena bisa dipastikan waktu tempuh akan semakin lama. Sehingga menurunkan minat investor untuk menanam modal di Sukabumi. Padahal salah satu syarat utama mendatangkan insvestor selain keamanan juga tersedianya akses jalan yang baik.
Mengaku akan membantu mendorong perbaikan jalan itu, dia juga meminta pemerintah daerah berani mengeluarkan kebijakan untuk membuat jalan awet. Seperti, pembatasan atau mengurangi waktu operasional kendaraan berat yang jadi salah satu penyebab kerusakan. 
“Kami juga akan berkoordinasi dengan Komisi V DPR agar memprioritaskan dan mempertanyakan kelaikan pembangunan jalan tersebut ke Kementerian Pekerjaan Umum RI,” ujar Heri.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG: Pagi Hari, Jakarta Merata Diguyur Hujan Sedang

Jakarta, Aktual.co —Sejak pagi, sebagian besar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) diperkirakan diguyur hujan sedang.
Dari pantauan Aktual.co di situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), di pagi hari hujan sedang mengguyur wilayah Kepulauan Seribu, merata di lima wilayah di Jakarta, dan Bekasi. Sedangkan hujan ringan mengguyur Depok dan Bogor. Lalu Tangerang diguyur hujan lebat.
Siang hari, wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Depok, dan Bogor, diperkirakan diguyur hujan ringan. Sedangkan hujan sedang diperkirakan mengguyur Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang dan Bekasi.
Malam hari, sebagian besar wilayah diperkirakan diguyur hujan ringan. Yakni di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Tangerang. Sedangkan Jakarta Timur, Depok, Bekasi dan Bogor diguyur hujan sedang.

Artikel ini ditulis oleh:

Rahasia The Strait Times ‘Merajai’ Singapura Puluhan Tahun

Jakarta, Aktual.co —Sejak terbit pertama di tahun 1945, atau 70 tahun lalu, koran berbahasa Inggris ‘The Straits Times’ masih ‘merajai’ dunia persuratkabaran di Singapura. Yakni dengan tetap menjadi koran dengan oplah tertinggi. Apa rahasianya?
Wakil Pemimpin Redaksi Bidang Politik koran tersebut, Zakir Hussain tak segan membeberkan, saat kantor redaksinya dikunjungi peserta Hari Pers Nasional 2015 asal Indonesia.
“The Straits Times bisa bertahan begitu lama karena banyak mengambil langkah semangat berkompetisi,” kata Zakir, di Singapura, Minggu (8/2).
Ujar dia, koran yang awalnya fokus pada pemberitaan bidang bisnis itu berkembang ke bidang politik, ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial. The Straits Times juga memperluas jaringannya dengan membangun biro di negara-negara besar di Asia termasuk Tiongkok, India, dan Malaysia.
“Kami juga membangun redaksi online seiring berkembangnya media online saat ini meskipun koran masih menjadi andalan,” ujar Zakir yang pernah mewakili biro The Strait Times di Jakarta selama beberapa tahun itu.
Diakuinya, munculnya media online dan media sosial memang sempat berpengaruh, dan membuat oplah stagnan. 
“Namun kami mengikuti perkembangan zaman dengan membangun website dan memperkuatnya lewat tim yang secara aktif menangani website, akun di media sosial, dan berita online,” jelas Zakir.
Tidak hanya itu, The Straits Times juga turun ke sekolah mulai dari sekolah dasar hingga tingkat menengah atas. “Kami ada program di sekolah mulai dari SD sampai SMA. Banyak guru-guru menggunakan laman koran The Straits Times dalam program pendidikan terutama belajar menulis dengan bahasa Inggris,” kata Zakir.
Jelang ulang tahun The Straits Times yang ke 70 di Juli 2015, menurut Zakir, tantangan media secara umum akan lebih besar dengan perkembangan media online dan sosial media. Kompetisi akan semakin sengit.
“Tetapi semoga pers bisa memainkan peran dan memberi maklumat yang tepat,” pungkas dia.
Peserta HPN 2015 melakukan kunjungan ke kantor redaksi surat kabar dengan oplah terbesar di Singapura The Straits Times yang merupakan bagian dari Singapore Press Holdings group. Peserta HPN 2015 datang dari Batam, Kepulauan Riau, tempat digelarnya rangkaian kegiatan perayaan HPN 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Marak, Pencurian Kabel PLN di Depok

Jakarta, Aktual.co —Pencurian kabel atau trafo PLN di Kampung Jati, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, sering terjadi. Akibatnya, kerap terjadi gangguan pemadaman listrik di sana. 
Manager PLN Rayon Sawangan Kota Depok, Yuli Adi Nugroho, menuturkan modus yang digunakan para sindikat spesialis pencuri kabel biasanya dengan cara mematikan aliran listrik. 
Akibatnya, terjadi pemadaman listrik. Yang diawali dengan naiknya tegangan jaringan listrik, lalu tiba-tiba listrik padam. Sehingga terkesan ada kerusakan jaringan listrik PLN.
“Padahal saat diperiksa oleh tim PLN ditemukan adanya aksi pencurian kabel dan benda lainnya yang mengakibatkan pemadaman aliran listrik,” kata Yuli, di Depok, Minggu (8/2).
Ujar dia, aksi pencurian kabel atau trafo milik PLN biasanya terjadi di lokasi atau wilayah yang sepi yang tidak terlihat atau termonitor masyarakat.
Akibat aksi pencurian, PLN mengalami kerugian hingga ratusan juta. Karena tidak bisa memasok aliran listrik kepada para konsumen. Selain itu juga konsumen PLN mengalami gangguan aktivitas dan kerugian material lainnya.
Yuli menduga, para pelaku pencurian merupakan sindikat pencuri kabel terorganisir, dan merupakan orang yang mengerti masalah instalasi kelistrikan.
“Padahal pengamanan di tiap gardu, trafo, atau kabel PLN sudah sesuai dengan standar operasional. Namun kita akan meningkatkannya sehingga tidak bisa dicuri oleh para pelaku,” ujar Yuli.
Selain itu, tambah dia, “Kami terus memburu dan menurunkan tim atau supervisor untuk mencari para pelaku pencurian kabel PLN ini.”
Demi meringkus si pencuri, PLN juga menjanjikan imbalan bagi masyarakat jika melihat atau menangkap pelaku pencurian. “Ya kita akan berikan reward yang layak kepada masyarakat atau pihak lain yang dapat menangkap para pelaku pencurian kabel ini,” katanya.
PLN rayon Sawangan memiliki sekitar 703 gardu yang bertugas mensuplai jaringan aliran listrik ke 145.000 konsumen yang ada di wilayah seperti Bojongsari, Tangerang Selatan, Ciseeng, Telaga Kahuripan, Limo, Sasak Panjang, Bojong Gede dan wilayah lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain