2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38755

Dewan Pers: Kemerdekaan Pers Harus Dilestarikan Cegah Kediktatoran Penguasa

Jakarta, Aktual.co — Anggota Dewan Pers, Muhammad Ridlo Eisy menegaskan bahwa, kemerdekaan pers harus dilestarikan di Indonesia untuk mencegah kediktatoran penguasa.

“Kita harus mencegah kediktatoran di Indonesia. Itu (kediktatoran) akan dilestarikan kalau tidak ada kemerdekaan pers,” kata Ridlo di sela-sela Konvensi Media, rangkaian perayaan Hari Pers Nasional 2015 di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (7/2).

Menurut Ridlo, kebebasan dan kemerdekaan pers harus tetap hidup, agar tidak muncul kembali Pancasila versi Orde Baru.

Dengan frasa Demokrasi Pancasila, penguasa penguasa Orde Baru bisa melarang berbagai ideologi berkembang di Indonesia, termasuk ideologi agama.

Pancasila kala itu dijadikan asas tunggal. Organisasi apa pun wajib menjadikannya sebagai satu-satunya asas.

Dengan cara sakralisasi dan mistikasi ideologi Pancasila, lanjut Ridlo, penguasa menindas lawan-lawan politiknya dengan memberi stigma anti-Pancasila.

Begitu juga dengan Pers Pancasila, penguasa Orde Baru bisa membredel media massa, sehingga nyaris tidak ada kebebasan media pada saat itu.

“Nama baik Pancasila dirusak oleh Orde Baru, sehingga orang waktu itu harus sangat berhati-hati ketika menggunakan istilah Pancasila dalam percakapan,” jelas Ridlo.

Ia mengajak berbaga pihak untuk memperjuangkan sebisa-bisanya agar kebebasan harus tetap hidup. “Orang bisa berteriak, kebebasan media adalah kebebasan kita semua,” kata Ridlo.

Kalau tidak punya media yang merdeka, kita tidak akan merdeka,” tegas anggota Dewan Redaksi Harian Pikiran Rakyat Bandung itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Perbincangan Presiden Zimbabwe di Dunia Maya

Jakarta, Aktual.co —Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe baru-baru ini menjadi perbincangan di dunia maya. Pasalnya, presiden berusia 90 tahun ini tertangkap kamera ketika terjatuh dari anak tangga menuju mobilnya, setelah berpidato di hadapan pendukungnya, pada Rabu (4/2).

Kala itu, Mugabe nampaknya salah menginjak anak tangga setelah menuruni podium yang disediakan di bandara setibanya dia dari Etiopia setelah menghadiri KTT Uni Afrika. Mugabe kemudian langsung dibantu berdiri oleh para pembantunya dan langsung diantar ke mobil yang sudah menunggunya.

Diberitakan Al-Arabiya, media sosial Twitter memperbincangkan foto jatuhnya Mugabe. Dengan tagar #MugabeFalls, berbagai pengguna Twitter ramai-ramai mengunduh foto Mugabe yang telah diedit menjadi meme yang memperlihatkan sang presiden di sejumlah situasi. Samuel Ouga, editor dan analis untuk NewsVision, misalnya, mengunduh foto sang presiden dengan berbagai gaya.

Salah satu foto yang diunduh memperlihatkan gaya sang presiden ketika jatuh seperti sedang berlayar. Foto lainnya memperlihatkan sang presiden seperti seorang pelari yang tengah mengikuti Olimpiade. Dilaporkan Buzzfeed, pemerintah Zimbabwe sendiri telah berupaya menampik insiden jatuhnya Presiden Mugabe. Petugas keamanan Zimbabwe menyatakan bahwa sang presiden tidak terjatuh, namun hanya “tidak jadi terjatuh”.

Mugabe, merupakan salah satu tokoh penting yang baru-baru ini didapuk sebagai pemimpin Uni Afrika. Mugabe merupakan satu-satunya pemimpin Zimbabwe sejak negara ini merdeka dari Inggris pada tahun 1980 silam. Bagi banyak warga Zimbabwe, Mugabe dianggap sebagai pahlawan nasional yang berhasil membawa negara ini keluar dari penjajahan dan memperjuangkan hak-hak warga kulit hitam. Komitmennya memperjuangkan persamaan hak kulit hitam selama 34 tahun semenjak menjabat.

Persija Permalukan Tuan Rumah PSIS 1-0

Jakarta, Aktual.co — Tim tamu Persija Jakarta mempermalukan tuan rumah PSIS 1-0 (0-0) pada pertandingan uji coba sebelum mereka berlaga pada musim kompetisi 2015 di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, Sabtu malam (7/2).

Persija Jakarta Pusat dan PSIS sama-sama sedang mempersiapkan diri tampil pada musim kompetisi 2015, hanya saja tim berjuluk Macan Kemayoran untuk Liga Super Indonesia sedangkan tim Mahesa Jenar (PSIS) untuk Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Liga Indonesia.

Pada pertandingan uji coba kedua tim yang disaksikan sekitar 15 ribu penonton tersebut, kedua tim terlihat masih belum maksimal menampilkan permainannya mengingat mereka sedang masuk ke masa persiapan.

Memang tim asuhan pelatih Rahmad Darmawan lebih mendominasi jalannya pertandingan pada babak pertama, sebaliknya tim tuan rumah terlihat hanya mengandalkan serangan balik untuk menekan lini pertahanan tim dari ibu kota tersebut.

Bahkan, Ismed Sofyan dan kawan-kawan lebih banyak menekan pertahanan PSIS Semarang tetapi selama 45 menit babak pertama, mereka tidak berhasil mencipkatan gol ke gawang PSIS yang dijaga kiper Saiful Amar.

Serangan yang mereka bangun dari berbagai lini selalu dapat dimentahkan pemain belakang PSIS yang dikoordinasikan oleh kapten tim Fauzan Fajri. Sebaliknya, begitu mendapat kesempatan melakukan serangan pemain-pemain PSIS juga terlihat kesulitan menembus lini belakang Persija yang dikoordinasikan oleh Alan Acier.

Pada babak pertama ini kedua pelatih Rahmad Darmawan maupun M Dofir tidak terlalu banyak melakukan pergantian pemain meskipun dalam pertandingan uji coba ini tidak ada pembatasan pergantian pemain.

Pesepak bola legenda nasional Bambang Pamungkas juga masih terlihat duduk di bangku cadangan pada babak pertama. Sampai babak pertama usai kedudukan tetap imbang 0-0.

Memasuki babak kedua, kedua tim menampilkan permainan yang berbeda terutama ditunjukkan pemain-pemain tuan rumah. Mereka berani melakukan penetrasi ke lini pertahanan Persija meskipun belum sampai membahayakan gawang Persija yang dijaga kiper Adixi.

Bahkan salah seorang pemainnya berani melancarkan tembakan keras ke gawang Persija meskipun ditangkap dengan baik kiper Adixi yang sambil menjatuhkan badannya.

Persija Jakarta juga mulai berani bermain di depan gawang PSIS setelah masuknya beberapa pemain cadangan termasuk Bambang Pamungkas. Kiper PSIS terlihat harus bekerja keras untuk menyelamatkan gawangnya dari serangan yang dilancarkan pemain-pemain tamu.

Tim Macan Kemayoran akhirnya memecah kebuntuan dengan mencetak satu-satunya gol ke gawang PSIS melalui tendangan lambung Kobae V pada menit ke-63 setelah pemain ini berhadapan-hadapan dengan kiper Saiful Amar.

Sontekan bola penyerangan Persija ini langung mengarah ke gawang PSIS meskipun sempat akan dihalau rekannya tetapi laju bola lebih dulu dibandingkan upaya penyelamatan pemainnya. Hingga pertandingan usai kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Persija Jakarta Pusat.

Artikel ini ditulis oleh:

Malam Ini Partai Perindo Dideklarasikan

Jakarta, Aktual.co — Hary Tanoesoedibjo mendeklarasikan organisasi masyarakat (Ormas) miliknya menjadi partai Persatuan Indonesia (Perindo) di Gedung Hall Jakarta Fair, Jakarta, Sabtu malam (7/2).

“Malam ini kami mendeklarasikan Partai Perindo beserta perkenalan para pengurusnya,” kata Hary Tanoe.

Pada acara tersebut, ia memperkenalkan diri sebagai Ketua Umum Partai Perindo.

Selain itu ia memperkenalkan juga Syafril Nasution sebagai Ketua Bidang Organisasi, Ahmad Rofiq sebagai Sekretaris Jenderal dan Arya Sinulinga sebagai Ketua Bidang Politik Komunikasi.

Tujuan dari Partai Perindo adalah memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan rakyat Indonesia pada kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Ia menuturkan, Perindo tidak ingin terlalu cepat dalam ikut persaingan percaturan politik di Indonesia.

“Perindo ingin fokus pada program pengembangan kekuasaan terlebih dahulu, tidak pada kekuasaan politik,” katanya.

Dalam deklarasi tersebut hadir beberapa tokoh politik nasional, mereka adalah Ketua DPP PAN Hatta Rajasa, Ketua DPP Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie, Ketua DPP PPP versi Muktamar Jakarta Djan Faridz, dan Presiden PKS Anis Matta.

Selain itu, hadir juga Ketua DPP Hanura Wiranto, Ketua DPD Irman Gusman, Ketua DPR Setya Novanto dan Menteri Perindustrian Saleh Husin.

Hary menargetkan anggota Perindo setidaknya berjumlah 10 juta orang dalam waktu dekat di seluruh Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah Akan Dorong Pertumbuhan Investasi untuk Capain Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, Aktual.co — Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah akan mendorong sektor investasi untuk membantu pencapaian pertumbuhan ekonomi 5,7 persen, dan salah satu caranya adalah dengan memberikan insentif fiskal bagi investor swasta.

“Yang tidak kalah penting adalah investasi swasta. Untuk itu diperlukan iklim usaha yang kondusif dan insentif fiskal,” katanya di Jakarta, Sabtu (7/2).

Bambang menjelaskan pemberian insentif fiskal ini harus berkorelasi secara positif dalam rencana pencapaian target penerimaan pajak, apalagi pemerintah berupaya secara agresif untuk mendorong pendapatan negara dari sektor pajak tahun 2015.

Untuk itu, pemberian insentif fiskal ini akan bermanfaat, terutama bagi investor swasta yang taat dalam membayar pajak, agar memudahkan mereka dalam melakukan ekspansi usaha dan berkontribusi terhadap pertumbuhan investasi di Indonesia.

“Kami buat keseimbangan antara penerimaan pajak yang agresif tapi tetap dalam aturan atau koridor yang benar dengan insentif fiskal, yang kita harapkan makin mendorong investasi swasta masuk ke Indonesia,” kata Bambang.

Selain mengandalkan investasi swasta, Bambang memastikan investasi pemerintah masih menjadi salah satu kontributor dalam pertumbuhan ekonomi, dengan memanfaatkan tambahan alokasi belanja dalam RAPBN-P 2015 yang berasal dari pengalihan subsidi energi.

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi 2014 hanya mencapai 5,02 persen, atau cenderung menurun dalam lima tahun terakhir akibat kinerja investasi dan ekspor yang tidak maksimal akibat adanya perlemahan ekonomi global.

Salah satu komponen penyumbang pertumbuhan ekonomi 5,02 persen adalah pembentukan modal tetap bruto atau investasi yang pada 2014 tumbuh 4,12 persen, serta memberikan distribusi terhadap PDB sebesar 32,57 persen atau kedua terbesar setelah konsumsi rumah tangga.

Pemerintah ingin mendorong kontribusi dari sektor investasi mulai awal 2015 yang ditandai dengan peresmian sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk memperbaiki birokrasi dan mempermudah iklim berusaha.

Pemerintah juga tidak ingin hanya bergantung dari konsumsi rumah tangga, investasi dan ekspor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, namun juga dari konsumsi pemerintah yang hanya tumbuh 1,98 persen pada 2014 karena adanya penghematan belanja.

Artikel ini ditulis oleh:

Penyerang Kroasia Siap Perkuat Sriwijaya FC

Jakarta, Aktual.co — Penyerang asal Kroasia, Goran Ljubojevic siap memperkuat Sriwijaya FC pada musim kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 dengan tiba di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (7/2).

Goran didampingi agennya turut menyaksikan pertandingan uji coba Sriwijaya FC melawan Tim Sepak Bola Kota Palembang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring yang berakhir dengan kemenangan 8-0.

“Saya tertarik bergabung dengan Sriwijaya FC karena setelah melihat video di youtube tergolong tim hebat di Indonesia. Sejauh ini saya belum mengetahui persis bagaimana Sriwijaya FC,” kata dia usai menyaksikan pertandingan.

Sebagai pemain profesional, Goran mengatakan tertantang bermain di Indonesia apalagi setelah mengetahui seorang pemain asal Belanda yakni Raphael Maittimo juga bermain di Sriwijaya FC.

“Saya pernah beradu tanding dengan Maittimo di Belanda,” ujar dia.

Sementara, berdasarkan informasi agen, Goran dijanjikan manajemen Sriwijaya FC tanda tangan kontrak kerja pada Senin (9/2), karena sudah positif diterima sebagai pemain musim ini.

Lantaran belum tanda tangan kontrak, maka Goran memutuskan belum mengikuti program latihan Sriwijaya FC.

Sementara, Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hendri Susilo mengatakan belum menggaransi posisi Goran di dalam tim karena masih memiliki seorang pemain seleksi yakni Raffaele Simone Quinrieri asal Itali yang bermain di Divisi I Liga Aljazair.

“Simone belum bisa menunjukkan performa terbaiknya karena ketika tiba di Palembang langsung cedera hamstring. Jadi masih diberikan kesempatan beberapa hari lagi, sementara terkait Goran tentunya akan dilihat dulu,” ujar Hendri.

Goran Ljubojevic, berasal dari Kroasia dengan tinggi 189 cm, saat ini sudah memasuki usia 31 tahun. Selama berkiprah di Liga Super Singapura terbilang cukup tajam dengan total 20 gol dari 27 penampilan dengan durasi bermain 2.398 menit.

Sriwijaya FC membutuhkan seorang penyerang asing, karena pemain rekrutan sebelumnya Christian Vaquero dinyatakan PT Liga Indonesia tidak lolos verifikasi. “Laskar Wong Kito” telah diperkuat dua orang pemain asing yakni gelandang Morimakan Koita dan bek Abdoulaye Maiga dari tiga orang yang diizinkan regulasi Liga Super Indonesia.

Pada musim kompetisi 2015, Sriwijaya FC menargetkan gelar juara dengan merekrut sejumlah pemain nasional kelas wahid, di antaranya, Ferdinand Sinaga (pemain terbaik 2014), Titus Bonay, Patric Wanggai, dan Raphael Maittimo.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain