2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38757

RSUD Sampang Rawat 282 Pasien DBD

Jakarta, Aktual.co — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang, Madura, Jawa Timur, hingga kini, Sabtu (7/2), merawat sebanyak 282 pasien penderita demam berdarah dengue (DBD).

“Jumlah pasien penderita DBD yang dirawat di RSUD Sampang ini mulai Januari hingga tanggal 7 Februari hari ini,” kata Humas RSUD Sampang dr Yuliono di Sampang.

Perinciannya, pada Januari panderita DBD yang dirujuk ke RSUD Sampang sebanyak 248 orang, sedang pada Februari hingga hari ini, sebanyak 34 orang.

Dari jumlah total sebanyak 282 orang itu, sebanyak dua orang di antaranya meninggal usia. Korban masih berusia 7 dan 8 tahun.

“Pasien yang meninggal dunia itu karena terlambat dirujuk ke rumah sakit, dan saat dirujuk kondisinya sudah sangat parah,” kata Yuliono menjelaskan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Firman Pria Abadi menyatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menekan banyaknya penderita penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti itu.

Antara lain, pemberantasan sarang nyamuk dengan meminta warga melakukan “3M” yaitu menguras air di kamar mandi secara rutin, mengubur sampah yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta membersihkan saluran air yang tersumbat, sehingga tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

“Kami juga membagikan abate secara gratis kepada warga yang membutuhkannya,” kata Firman.

Selain itu, Dinkes juga melakukan pengasapan ke sejumlah lokasi yang warganya menderita DBD. “Hingga saat ini, pengasapan telah kami lakukan di tujuh kecamatan dari 14 kecamatan yang ada di Sampang ini,” terang Firman.

Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini lebih lanjut menjelaskan, Dinkes juga telah berkoordinasi dengan semua pihak, baik dengan tokoh masyarakat dan tokoh ulama agar ikut berperan serta menyampaikan kepada masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat.

“Lingkungan yang bersih, saluran air yang lancar, serta pola pembuangan sampah yang teratur, akan sangat memengaruhi bagi berkembangbiaknya nyamuk,” kata Firman.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir di Gresik Rendam Ribuan Rumah

Jakarta, Aktual.co — Banjir akibat hujan deras dan meluapnya Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, merendam sedikitnya 1.245 rumah di 29 desa Kecamatan Benjeng, Cerme dan Menganti.

Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sabtu sore (7/2), banjir hingga kini masih merendam sejumlah desa dengan ketinggian air 30 cm hingga 60 cm.

Sedangkan ribuan rumah yang tergenang, tercatat berpenghuni 1.520 kepala keluarga (KK) atau 4.432 jiwa, dan sawah yang terendam seluas 378 hektare.

Sebelumnya diberitakan, banjir juga menewaskan tiga warga Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, yakni Heni Pratama Putra (15), Sutris (17) dan M Martoni (21).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Abu Hasan mengatakan, tewasnya tiga warga akibat terseret arus deras usai mencari ikan di kawasan Menganti.

“Mereka pulang melalui jalan pintas pematang sawah yang terendam banjir. Saat di pematang sawah ada seorang terpeleset, yang lain akan menolong tapi ikut tercebur, dan saat bersamaan debit banjir naik dengan cepat yang akhirnya menyeret 8 orang,” katanya.

Lima orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya tenggelam terseret banjir dan ditemukan tewas.

Lima korban selamat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Cahaya Giri, Kringkang, Menganti, untuk mendapat perawatan, masing-masing Jainuri Eri Erianto (17), Rama (16), Angga (20), Andy Romadhani (18), serta Eko Tri Cahyono (29).

Artikel ini ditulis oleh:

Tangkal Kegaduhan Polri vs KPK, Polda Banteng Gelar “Polisi Sahabat Sekolah”

Jakarta, Aktual.co — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten sekaligus jubir Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar gelar ‘Polisi Sahabat Sekolah’. Hal ini dilakukan sebagai penagkal kegaduhan yang merebak di masyarakat antara Polri dengan KPK.

“Acara ini untuk terus mendekatkan intitusi kepolisian dengan seluruh sekolah. Pelajar dan guru adalah sahabat kami,” kata Boy kepada wartawan di alun-alun barat Serang, Banten, Sabtu (7/2).

Menurut Jendral bintang satu tersebut, acara ini digelar guna mengawali program pendampingan kepada para pelajar dalam memberikan semangat kebersamaan dan juga menanamkan ‘virus’ kebaikan.

“Perlu ada intervensi dalam tanda kutip dari negara untuk menyebarkan virus kebaikan. Sekarang ini kan seluruh pelajar bisa mengakses dunia maya yang di antara kontennya justru tidak sesuai dengan bangsa. Upaya itulah yang kami secara institusi emban dalam acara ini,” ucapnya.

Intan, pelajar SMPN 1 Kramatwatu mengaku senang sekali bisa dekat dengan para polisi dalam acaravyang dimulai sejak pukul 9.00 WIB pagi tadi. “Belum pernah saya selfie sama polisi. Polwannya baik,” jawabnya penuh semangat.

Dalam cara tersebut turut hadir Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah dan Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Kol. Kav. Ana Supriatna.

Semakin menambah kemeriahan acara yang digelar, seluruh tamu undangan pun disuguhi dengan hiburan serta berbagai atraksi keterampilan dari polwan, polisi cilik (polcil). Dengan melibatkan siswi SD dan SMP Pandeglang, sekaligus penampilan marching band Gita Surosowan Banten turut menambah maraknya suasana.

Artikel ini ditulis oleh:

Hadiri MoU dengan Proton, Jokowi Dinilai Jalani Misi Balas Budi

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR RI, Elnino M Husein Mohi menilai, hadirnya Presiden Joko Widodo dalam acara penandatangan kesepahaman (MoU) antara CEO Proton Holdings, Abdul Harith Abdullah dengan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari, AM. Henderopriyono di Malaysia, karena misi balas budi.

Balas budi ini karena, Hendropriyono telah memuluskan jalan mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Tanpa penjelasan yang masuk akal, maka bukan tidak mungkin ada orang yang membaca kehadiran presiden dalam penandatanganan MoU itu benar-benar hanya sekedar membantu kelancaran bisnis seorang tokoh yang menjadi tim suksesnya,  sebagai balas jasa belaka,” kata Elnino di Jakarta, Sabtu (7/2).

Untuk diketahui, Hendropriyono sempat menjadi tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla dalam kampanye Pilpres 2014 kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Dinilai Tak Perdulikan Hinaan Malaysia

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo tak peduli dengan kesedihan rakyat Indonesia, atas penghinaan Malaysia terhadap Indonesia melalui iklan dalam sebuah kotak bertuliskan “Pecat pembantu Indonesia dan ganti dengan robot.”

Sebab, Jokowi menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara CEO Proton Holdings, Abdul Harith Abdullah dengan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari, AM. Henderopriyono untuk mengembangkan mobil nasional.

“Penandatanganan MoU itu tidak tepat waktu. Saat ini kita sedang tersinggung oleh iklan produk Malaysia yang berjudul “Pecat Pembantu Indonesia!”. Iklan yang rasis, merendahkan dan melukai perasaan rakyat Indonesia. Kalau saya presiden, saya tidak hadiri acara MoU itu jika dilaksanakan sekarang, karena saya mesti mewakili rasa tersinggung rakyat,” kata anggota DPR RI, Elnino M Husein Mohi di Jakarta, Sabtu (7/2).

Juga, kerjasama antara Proton tersebut perlu dikaji ulang, karena Proton bukanlah perusahaan yang memiliki kemampuan dan kalah bersaing dengan perusahaan mobil Jepang dan Korea Selatan.

“Presiden perlu menjelaskan bagaimana bisa dilakukan kerjasama dengan Proton Malaysia yang penjualannya terus merosot, karena kalah bersaing dengan merek asing seperti Jepang dan Korea Selatan. Bahkan di Malaysia sendiri, omsetnya anjlok dari 50 persen menjadi hanya 21 persen. Mengapa kerjasama bukan dengan perusahaan mobil Jepang atau Jerman misalnya,” kata Elnino.

Ditambahkan politisi Gerindra itu, mesti ada penjelasan yang rasional tentang MoU itu.

“Tanpa penjelasan yang masuk akal, maka bukan tidak mungkin ada orang yang membaca kehadiran presiden dalam penandatanganan MoU itu benar-benar hanya sekedar membantu kelancaran bisnis seorang tokoh yang menjadi tim suksesnya,  sebagai balas jasa belaka,” pungkas Elnino

Artikel ini ditulis oleh:

Hadiri MoU dengan CEO Proton, Jokowi Dinilai Lupa Mobnas

Jakarta, Aktual.co — Kecintaan Presiden Joko Widodo saat menjadi Walikota Solo dengan mobil nasional dengan memperkenalkan mobil Esemka-nya bertolak belakang dengan kenyataan. Jokowi lupa kacang dengan kulitnya, ketika sudah menjadi Presiden.

Sebab, Presiden Jokowi saat bertandang ke Malaysia, dirinya menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara antara CEO Proton Holdings, Abdul Harith Abdullah dengan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari, AM. Henderopriyono untuk mengembangkan mobil nasional.

“Jika kerjasama tersebut adalah bagian dari pengembangan mobil nasional Indonesia, mengapa bukan Esemka yang dikembangkan dengan serius sebagai bagian dari program besar Low Cost Green Car?” kata anggota DPR RI, Elnino M Husein Mohi di Jakarta, Sabtu (6/2).

Ia menyebutkan, dulu, sewaktu menjadi walikota Solo, Jokowi begitu cinta pada mobil nasional, sehingga dirinya memperkenalkan mobil Esemka dan membawanya ke Jakarta.

“Yang bikin Pak Jokowi sangat ngetop sewaktu jadi wali kota Solo itu adalah mobil Esemka. Waktu itu Jokowi mewakili rasa rindu rakyat yang ingin punya mobil 100 persen Indonesia. Ketika jadi presiden yang punya kewenangan sangat besar, Jokowi seperti lupa kacang akan kulitnya, lupa dengan Esemka,” pungkas politisi Gerindra.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain