5 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38764

Banjir di Gresik Rendam Ribuan Rumah

Jakarta, Aktual.co — Banjir akibat hujan deras dan meluapnya Kali Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, merendam sedikitnya 1.245 rumah di 29 desa Kecamatan Benjeng, Cerme dan Menganti.

Berdasarkan data yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sabtu sore (7/2), banjir hingga kini masih merendam sejumlah desa dengan ketinggian air 30 cm hingga 60 cm.

Sedangkan ribuan rumah yang tergenang, tercatat berpenghuni 1.520 kepala keluarga (KK) atau 4.432 jiwa, dan sawah yang terendam seluas 378 hektare.

Sebelumnya diberitakan, banjir juga menewaskan tiga warga Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, yakni Heni Pratama Putra (15), Sutris (17) dan M Martoni (21).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Abu Hasan mengatakan, tewasnya tiga warga akibat terseret arus deras usai mencari ikan di kawasan Menganti.

“Mereka pulang melalui jalan pintas pematang sawah yang terendam banjir. Saat di pematang sawah ada seorang terpeleset, yang lain akan menolong tapi ikut tercebur, dan saat bersamaan debit banjir naik dengan cepat yang akhirnya menyeret 8 orang,” katanya.

Lima orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya tenggelam terseret banjir dan ditemukan tewas.

Lima korban selamat dilarikan ke Rumah Sakit Islam Cahaya Giri, Kringkang, Menganti, untuk mendapat perawatan, masing-masing Jainuri Eri Erianto (17), Rama (16), Angga (20), Andy Romadhani (18), serta Eko Tri Cahyono (29).

Artikel ini ditulis oleh:

Tangkal Kegaduhan Polri vs KPK, Polda Banteng Gelar “Polisi Sahabat Sekolah”

Jakarta, Aktual.co — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten sekaligus jubir Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar gelar ‘Polisi Sahabat Sekolah’. Hal ini dilakukan sebagai penagkal kegaduhan yang merebak di masyarakat antara Polri dengan KPK.

“Acara ini untuk terus mendekatkan intitusi kepolisian dengan seluruh sekolah. Pelajar dan guru adalah sahabat kami,” kata Boy kepada wartawan di alun-alun barat Serang, Banten, Sabtu (7/2).

Menurut Jendral bintang satu tersebut, acara ini digelar guna mengawali program pendampingan kepada para pelajar dalam memberikan semangat kebersamaan dan juga menanamkan ‘virus’ kebaikan.

“Perlu ada intervensi dalam tanda kutip dari negara untuk menyebarkan virus kebaikan. Sekarang ini kan seluruh pelajar bisa mengakses dunia maya yang di antara kontennya justru tidak sesuai dengan bangsa. Upaya itulah yang kami secara institusi emban dalam acara ini,” ucapnya.

Intan, pelajar SMPN 1 Kramatwatu mengaku senang sekali bisa dekat dengan para polisi dalam acaravyang dimulai sejak pukul 9.00 WIB pagi tadi. “Belum pernah saya selfie sama polisi. Polwannya baik,” jawabnya penuh semangat.

Dalam cara tersebut turut hadir Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah dan Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Kol. Kav. Ana Supriatna.

Semakin menambah kemeriahan acara yang digelar, seluruh tamu undangan pun disuguhi dengan hiburan serta berbagai atraksi keterampilan dari polwan, polisi cilik (polcil). Dengan melibatkan siswi SD dan SMP Pandeglang, sekaligus penampilan marching band Gita Surosowan Banten turut menambah maraknya suasana.

Artikel ini ditulis oleh:

Hadiri MoU dengan Proton, Jokowi Dinilai Jalani Misi Balas Budi

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR RI, Elnino M Husein Mohi menilai, hadirnya Presiden Joko Widodo dalam acara penandatangan kesepahaman (MoU) antara CEO Proton Holdings, Abdul Harith Abdullah dengan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari, AM. Henderopriyono di Malaysia, karena misi balas budi.

Balas budi ini karena, Hendropriyono telah memuluskan jalan mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Tanpa penjelasan yang masuk akal, maka bukan tidak mungkin ada orang yang membaca kehadiran presiden dalam penandatanganan MoU itu benar-benar hanya sekedar membantu kelancaran bisnis seorang tokoh yang menjadi tim suksesnya,  sebagai balas jasa belaka,” kata Elnino di Jakarta, Sabtu (7/2).

Untuk diketahui, Hendropriyono sempat menjadi tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla dalam kampanye Pilpres 2014 kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Dinilai Tak Perdulikan Hinaan Malaysia

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo tak peduli dengan kesedihan rakyat Indonesia, atas penghinaan Malaysia terhadap Indonesia melalui iklan dalam sebuah kotak bertuliskan “Pecat pembantu Indonesia dan ganti dengan robot.”

Sebab, Jokowi menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara CEO Proton Holdings, Abdul Harith Abdullah dengan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari, AM. Henderopriyono untuk mengembangkan mobil nasional.

“Penandatanganan MoU itu tidak tepat waktu. Saat ini kita sedang tersinggung oleh iklan produk Malaysia yang berjudul “Pecat Pembantu Indonesia!”. Iklan yang rasis, merendahkan dan melukai perasaan rakyat Indonesia. Kalau saya presiden, saya tidak hadiri acara MoU itu jika dilaksanakan sekarang, karena saya mesti mewakili rasa tersinggung rakyat,” kata anggota DPR RI, Elnino M Husein Mohi di Jakarta, Sabtu (7/2).

Juga, kerjasama antara Proton tersebut perlu dikaji ulang, karena Proton bukanlah perusahaan yang memiliki kemampuan dan kalah bersaing dengan perusahaan mobil Jepang dan Korea Selatan.

“Presiden perlu menjelaskan bagaimana bisa dilakukan kerjasama dengan Proton Malaysia yang penjualannya terus merosot, karena kalah bersaing dengan merek asing seperti Jepang dan Korea Selatan. Bahkan di Malaysia sendiri, omsetnya anjlok dari 50 persen menjadi hanya 21 persen. Mengapa kerjasama bukan dengan perusahaan mobil Jepang atau Jerman misalnya,” kata Elnino.

Ditambahkan politisi Gerindra itu, mesti ada penjelasan yang rasional tentang MoU itu.

“Tanpa penjelasan yang masuk akal, maka bukan tidak mungkin ada orang yang membaca kehadiran presiden dalam penandatanganan MoU itu benar-benar hanya sekedar membantu kelancaran bisnis seorang tokoh yang menjadi tim suksesnya,  sebagai balas jasa belaka,” pungkas Elnino

Artikel ini ditulis oleh:

Hadiri MoU dengan CEO Proton, Jokowi Dinilai Lupa Mobnas

Jakarta, Aktual.co — Kecintaan Presiden Joko Widodo saat menjadi Walikota Solo dengan mobil nasional dengan memperkenalkan mobil Esemka-nya bertolak belakang dengan kenyataan. Jokowi lupa kacang dengan kulitnya, ketika sudah menjadi Presiden.

Sebab, Presiden Jokowi saat bertandang ke Malaysia, dirinya menghadiri penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara antara CEO Proton Holdings, Abdul Harith Abdullah dengan CEO PT Adiperkasa Citra Lestari, AM. Henderopriyono untuk mengembangkan mobil nasional.

“Jika kerjasama tersebut adalah bagian dari pengembangan mobil nasional Indonesia, mengapa bukan Esemka yang dikembangkan dengan serius sebagai bagian dari program besar Low Cost Green Car?” kata anggota DPR RI, Elnino M Husein Mohi di Jakarta, Sabtu (6/2).

Ia menyebutkan, dulu, sewaktu menjadi walikota Solo, Jokowi begitu cinta pada mobil nasional, sehingga dirinya memperkenalkan mobil Esemka dan membawanya ke Jakarta.

“Yang bikin Pak Jokowi sangat ngetop sewaktu jadi wali kota Solo itu adalah mobil Esemka. Waktu itu Jokowi mewakili rasa rindu rakyat yang ingin punya mobil 100 persen Indonesia. Ketika jadi presiden yang punya kewenangan sangat besar, Jokowi seperti lupa kacang akan kulitnya, lupa dengan Esemka,” pungkas politisi Gerindra.

Artikel ini ditulis oleh:

Jakarta Elektrik Taklukkan BNI 46 3-1

Jakarta, Aktual.co — Tim bola voli wanita Jakarta Electric PLN, menang 3-1 atas Jakarta BNI 46 dalam laga putaran pertama kompetisi Proliga 2015 di GOR Dome di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (7/2).

Jakarta Electric membuat skor 25-19, 23-25, 25-22, dan 25-8. Tim Listrik itu pada musim ini mengandalkan para pemain asal Jawa Barat seperti Yolla Yuliana, Wilda Nurfadhila, dan Tri Retno Mutiara.

Setelah kehilangan set kedua 23-25, pada set ketiga dan keempat, Berlian Marshella dan kawan-kawan mampu bangkit dan memenangkan pertandingan.

Bahkan pada set keempat yang membuat kedudukan 3-1, anak-anak latih coach asal Tiongkok Tien Mei itu menang mudah dengan skor 25-8.

Meski demikian, asisten pelatih Jakarta Electric PLN, Risco Herlambang Matulessy mengatakan, seharusnya timnya tidak perlu sampai bermain empat set.

“Anak-anak ingin cepat-cepat menyelesaikan pertandingan tapi tidak melihat situasi,” ujar Risco usai pertandingan.

Menurutnya, pada set keempat Jakarta Elektrik menang mudah karena sudah mengetahui pola main BNI 46 dari set pertama hingga set ketiga.

Pada kesempatan itu kapten tim Jakarta Electric PLN Maria Jose Perez mengaku senang bisa menang pada penampilan pertamanya bersama Jakarta Electric PLN. “Saya yakin ini adalah tim bagus,” kata Maria Perez yang musim 2014 bermain utuk Manokwari Valeria Papua Barat.

Pelatih Jakarta BNI 46 Svetlana Ilic mengakui kalau Jakarta Electric PLN adalah tim yang bagus.

“Tapi tim saya membuat kemajuan yang bagus. Kami dua bulan berlatih keras,” katanya.

Menurut Ilic, perlawanan yang diberikan Novriali Yami dan kawan-kawan, bahkan bisa mencuri set kedua, menandakan masalah timnya lebih pada taktis dan psikologis.

Setelah kehilangan set pertama 25-19, perlawanan hebat diberikan Jakarta BNI 46 di set kedua. Anak-anak latih pelatih asal Siberia Svetlana Ilic menutup set itu dengan skor 23-25, padahal sudah tertinggal 20-16.

“Set kedua memang kuncinya. Tapi kemudian anak-anak gagal tampil konsisten,” kata Ilic usai pertandingan.

Dua set penentuan, BNI 46 yang sudah terbaca permainannya tak bisa berbuat banyak. Puncaknya di set ketiga, Novriali Yami dibekuk 28-8.

“Secara tim kami memang bermain gugup, tidak berhasil keluar dari tekanan,” kata Novriali Yami.

Menurut Yami yang anggota TNI AU itu, hal tersebut karena teman-temannya masih junior.

“Ini pelajaran berharga dari pertandingan pertama, dan saya yakin kami semakin baik dan kawan-kawan terus belajar,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain